Pariwisata Bali
Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati memaparkan bahwa kesiapan Open International Border atau pintu pariwisata internasional Bali sudah siap dengan mengacu pada indikator pendukungnya. Sumber Foto : Istimewa

Lebih jauh, 3 kawasan telah dirancang sebagai kawasan hijau yakni Ubud, Nusa Dua dan Sanur dengan sistematis.

“Pola untuk wisatawan dari mulai datang, karantina dan dibolehkan ke kawasan hijau hingga kembali ke negaranya sudah kami siapkan,” tandasnya.

Bali disebut Wagub Cok Ace sejatinya sudah berencana membuka pariwisata sejak September tahun lalu, dan karena kondisi di lapangan kembali dijadwalkan ulang untuk dibuka Juli mendatang.

“Kami semua sangat berharap Juli ini (dibuka, red).  Meskipun belum seratus persen seperti dulu, Ada beberapa pola yang bisa kita coba. Ada Travel bubble yang memungkinkan wisatawan antar negara atau antar provinsi. Ada pola Essensial traveler, Free Covid-19 Corridor, Banyak yang bisa kita gunakan,” katanya.

Baca Juga :  Enam Kali Berturut-turut, Klungkung Raih Kabupaten Peduli HAM

“Andaikan memungkinkan, setidaknya Juli ini kami harapkan tidak ada penundaan. Jika pun nantinya akan ada sistem ‘Buka tutup ‘, masih bisa dilakukan andaikata kasus masih dinamis.Namun beberapa bulan ini kondisi pengendalian pandemi sangat bagus dan saya yakinkan kesiapan kami di Bali,” ujar Wagub, meyakini.

“Namun tentu tidak hanya perlu kesiapan Bali tapi juga faktor eksternal seperti kondisi negara asal wisatawan, serta pandangan pemerintah pusat yang tentu perlu pertimbangan yang perlu kita pikirkan bersama,” sebut Penglingsir Puri Ubud ini.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini