TPID Bali
TPID Bali Gelar Pasar Murah dan Experience QRIS Canang Jegeg. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali telah menggelar kegiatan Pasar Murah dan Experience QRIS Canang Jegeg di depan Kantor Gubernur Bali pada Minggu (25/2/2024). Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga menjelang perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan.

Acara dimulai dengan Pencanangan Gerakan Tanam Pangan Cepat Panen (GENTA PATEN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali. Pj. Gubernur Bali, Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Direktur Utama BPD Bali, Bulog Divisi Regional Bali, serta Pimpinan Perangkat Daerah yang tergabung dalam TPID Provinsi Bali turut hadir dalam acara ini.

Pj Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya, menyampaikan bahwa TPID baik di tingkat Provinsi maupun Kota/Kabupaten se-Bali telah melakukan pengendalian inflasi secara konsisten menjelang Hari Raya, termasuk Galungan dan Kuningan. Untuk mendukung hal tersebut, kegiatan pasar murah tidak hanya dilaksanakan di tingkat provinsi, tetapi juga di seluruh Kota/Kabupaten di Bali. Mahendra juga mengungkapkan bahwa stok pasokan pangan di Bali saat ini masih mencukupi dengan harga yang terkendali.

Pasar murah yang diselenggarakan pada kegiatan car free day ini diikuti oleh 30 pedagang yang menyediakan berbagai komoditas pokok seperti beras, gula, minyak goreng, daging, olahan daging, telur, sayur mayur, bawang, cabai, buah-buahan, canang sari, dan gas elpiji. Harapannya, melalui pasar murah ini, stabilitas harga dapat terjaga dan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang terjangkau.

Baca Juga :  Wali Kota Jaya Negara Serahkan 1.444 SK PPPK Hasil Seleksi Tahun 2023, Kembali Usulkan 4.602 Formasi di Tahun 2024

G.A Diah Utari, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, menyampaikan bahwa dalam penyelenggaraan pasar murah kali ini, Bank Indonesia mendukung penyediaan komoditas canang sari dengan memanfaatkan alat pembayaran digital, yaitu QRIS. Bank Indonesia telah menyiapkan experience QRIS Rp1,- untuk 1.000 paket canang sari yang dapat diperoleh masyarakat dengan melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Hal ini merupakan wujud akulturasi digitalisasi dengan budaya di Bali.

Butet Linda H. Panjaitan, Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, menambahkan bahwa kegiatan pasar murah ini juga menjadi wadah experience QRIS bagi masyarakat Bali dalam merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Melalui pasar murah ini, masyarakat diajak untuk dapat merasakan manfaat QRIS sebagai alat pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal.

Baca Juga :  Bank Indonesia Provinsi Bali Siapkan Rp3,27 Triliun untuk Penuhi Kebutuhan Uang Tunai Masyarakat pada Periode Ramadhan dan Idulfitri 2024

Tingginya akseptasi kanal pembayaran QRIS di Provinsi Bali terus tumbuh secara signifikan. Pada Januari 2024, jumlah merchant QRIS di Bali mencapai 793.134 atau tumbuh 30,0% (yoy) dibandingkan Januari 2023. Jumlah pengguna QRIS di Bali pada Januari 2024 juga mencapai 1 juta pengguna atau tumbuh 58,5% (yoy) dari Januari 2023. Sementara jumlah transaksi QRIS meningkat signifikan hingga mencapai 21,7 juta transaksi atau tumbuh 636,9% yoy. Dari sisi nominal, volume transaksi QRIS mencapai Rp2 trilliun pada Januari 2024 atau tumbuh 390,5% (yoy).

Pasar murah dan experience QRIS Canang Jegeg Rp1,- ini diharapkan dapat mendorong perluasan akseptasi QRIS di Provinsi Bali serta memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi Bali. (bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News