Scam
Pelajaran dari Kisah IRT Tertipu Part Time Abal-abal hingga Uang Rp131 Juta Ludes. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Seorang Ibu Rumah Tangga asal Bogor, bernama Jehan, menjadi salah satu korban penipuan bermodus kerja paruh waktu. Ia kehilangan uang hingga Rp131 juta hanya karena terbuai dengan iming-iming komisi sebesar Rp20 ribu hingga Rp140 ribu per hari yang ditawarkan oleh pelaku penipuan.

Melalui unggahan Instagram @jehanmayazayanie, Jehan membeberkan awal mula kejadian penipuan yang menimpa dirinya pada pertengahan tahun lalu.

Saat itu, ia dihubungi oleh oknum yang mengaku bernama Maria dan mengatasnamakan perusahaan e-commerce Shopee melalui WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, Jehan ditawari kerja paruh waktu dengan tugas berupa memberikan like pada unggahan video produk di Shopee.

Menurut pengakuannya, Jehan tergiur dengan upah yang dijanjikan. Ia pun diarahkan melanjutkan komunikasi via Telegram.

“Awalnya, pas udah nyelesain tugasnya, oknum tersebut beneran langsung mencairkan komisi dan ditransfer ke ShopeePay aku. Semuanya kelihatan profesional dan meyakinkan, sampai pas mau ngerjain tugas kesembilan, aku diminta untuk deposit sejumlah uang yang nominalnya sangat besar,” ungkap Jehan.

Dalihnya adalah untuk meningkatkan angka penjualan produk dan iming-iming komisi sebesar 20 persen. Tidak tanggung-tanggung, dirinya mendepositkan uang kepada oknum tersebut dengan nilai fantastis hingga total ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  31.985 WP Badan Lapor SPT Tahunan Tepat Waktu dan Tumbuh 21,99 Persen

“Dari uang deposit yang aku transfer ke oknum itu, aku mulai curiga dan ada yang enggak beres, nih. Beberapa kali aku transfer uang deposit, sampai di transferan yang ketiga, aku menagih uang deposit itu dikembalikan. Tapi oknum itu menolak dengan bermacam alasan, mulai dari proses validasi dulu ke OJK, bahkan sampai minta biaya admin untuk mencairkan deposit,” tambah Jehan.

Setelah mengalami ketidakjelasan dan tidak adanya kabar lanjutan, ia akhirnya menghentikan pekerjaan tersebut dan mencoba berbagai upaya agar uang deposit kembali kepadanya. Untuk mengantisipasi kejadian serupa yang menimpa kerabatnya, Jehan pun memberikan edukasi berupa tips untuk menangkal modus penipuan maupun hoaks yang marak terjadi saat ini melalui media sosial dalam Kompetisi Pejuang #CekFakta bersama Shopee.

Tips 3C untuk Menghindari Penipuan Mengatasnamakan Shopee

Jehan adalah salah satu dari tiga pemenang Kompetisi Pejuang #CekFakta bersama Shopee yang telah berlangsung pada 19 Februari 2024 hingga 18 Maret 2024. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengguna terhadap modus-modus penipuan terbaru, serta mengajak pengguna untuk bisa lebih sadar agar terhindar dari modus penipuan online melalui tips 3C dan fitur Cek Fakta di aplikasi Shopee.

Baca Juga :  IVENDO Dorong Kesadaran Pentingnya Even Berkelanjutan ke Pemangku Kebijakan dan Pelaku Industri

Dalam ungahannya di kompetisi tersebut, Jehan menjelaskan pentingnya untuk melakukan validasi kebenaran sebelum melakukan tindakan lebih lanjut.

“Pertama, untuk menghindari penipuan dari oknum yang tidak bertanggung jawab, kita harus cek kebenaran dari informasinya terlebih dahulu langsung ke instansinya, kalo di Shopee, bisa melalui fitur yang tersedia di aplikasi di bagian ‘Akun’ dan ‘Chat dengan Shopee’ kemudian pilih menu Cek Fakta, atau melalui layanan pelanggannya. Yang terpenting, jangan mudah percaya dengan iming-iming komisi atau pendapatan di awal, karena ini jadi pancingan agar korban percaya dan melakukan semua yang diinstruksikan oleh pelaku penipuan,” jelas Jehan.

Baca Juga :  Pj. Ketua Dekranasda Bali Hadiri HUT ke-44 Dekranas di Solo

Maraknya modus penipuan seperti ini membuat Shopee secara konsisten melakukan edukasi kepada penggunanya melalui berbagai channel media sosial. Shopee membagikan tips 3C untuk lebih berhati-hati jika mendapatkan informasi yang mengatasnamakan Shopee:

  1. Cek Pengirimnya: semua informasi resmi dari Shopee hanya dikirim lewat akun WhatsApp Shopee bercentang hijau dan media sosial resmi Shopee yang sudah terverifikasi.
  2. Cek Fakta melalui Customer Service Shopee: jika membutuhkan kepastian atas informasi mencurigakan, pengguna bisa menggunakan fitur Cek Fakta di bagian ‘Akun’ > ‘Chat dengan Shopee’ pada aplikasi Shopee, untuk mengecek kebenaran informasi yang diterima. CS Shopee melayani 24 jam selama 7 hari!
  3. Cari Tau Modusnya: modus penipuan terus berubah sehingga pengguna bisa mengikuti akun @shopeecare_id di Instagram agar selalu update tentang penipuan berkedok Shopee.

Budayakan Cek Fakta dan selalu mengecek informasi mencurigakan, serta tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan online yang ada. Informasi lebih lanjut untuk tips berbelanja aman dan nyaman dapat diakses di sini.(*/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News