Gamut
Pemkot Denpasar Apresiasi Album "Like Share Comment" dari Gamelan Mulut. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Sebagai genre musik baru Gamelan Mulut (Gamut) menawarkan nuansa baru dalam pertunjukan musik Bali.

Gamelan Mulut (Gamut) yang dirilis oleh I Made Wardana alias Bli Ciaaattt bersama seniman lainnya dalam penggarapan video klip yang berjudul ‘Like Share Comment’ kali ini melaksanakan pertemuan audiensi yang diterima Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa didampingi Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (22/6/2021).

Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa mengapresiasi karya Gamelan Mulut (Gamut) ini sehingga untuk kedepannya agar lebih meningkatkan kreativitas sehingga dapat menjadi daya tarik atau dapat menginspirasi anak muda lainnya untuk berkreasi baik dalam bidang kesenian maupun dibidang lainnya.

“Kesenian Gamut ini merupakan salah satu kreativitas yang harus diapreasi dan diberikan ruang untuk berinovasi dalam masa pandemi, sehingga nanti bisa menjadi satu genre musik baru,” kata Kadek Agus Arya Wibawa.

Baca Juga :  Konferensi Internasional di Bali Membahas Regulasi Teknologi Keuangan

Selebihnya dikatakannya, dalam penggarapan album serta video clip yang berjudul ‘Like Share Comment’ ini sangat bagus karena memperlihatkan beberapa tempat-tempat menarik di Kota Denpasar seperti kawasan Heritage Gajah Mada dan kawasan bersejarah lainnya, sehingga untuk kedepannya dapat mempromosikan Denpasar kepada khalayak luas.

Sementara I Made Wardana alias Bli Ciaaattt mengatakan, Gamelan Mulut (Gamut) ini diciptakan pada tahun 2015 di Kota Brussel, Belgia. Gamut ini mengkhususkan menyuarakan bunyi intsrumen pemade, ugal, kantilan, kendang, kajar, ceng-ceng, gong, dan kempur dengan menggunakan suara vocal atau mulut seperti ‘nyang nying nyong nyeng’ yang terdengar mendekati suara gamelan.

Baca Juga :  Pengembangan Transportasi Massal Berbasis Kereta di Bali Masuki Babak Baru

“Awalnya dari penggunaan media sosial yang kian memunculkan perselisihan akibat kurangnya ketenangan hati Nurani, kurang berpikir bijak, hingga meletupkan emosi. Maka dari sanalah mendapat inspirasi untuk menciptakan gamelan mulut (Gamut) ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam perilisan album yang berjudul ‘Like Share Coment’ kali ini bercerita tentang drama media sosial yang semakin hari menjadi persoalan umum hingga perselisihan. Tersirat makna dalam album ‘Like Share Comment’ ini berupa edukasi, teguran, antisipasi, instropeksi diri dan solusi.

“Kecerahan hati akan selalu bersinar, jika kita berpikir lebih bijak dan tenang dalam menghadapi suatu persoalan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pelayanan Adminduk Disdukcapil Kota Denpasar Gunakan Aplikasi IKD

“Kami berharap khususnya untuk anak muda, penting sekali kita memanfaatkan waktu luang selebihnya saat ini kita sedang dilanda pandemic sehingga lebih banyak waktu dirumah. Dengan memanfaatkan waktu luang tersebut kita mendapat kesempatan untuk mengembangkan kelebihan kita, baik itu dalam bidang kesenian, memasak, dan lainnya sehingga dapat berguna untuk ke depannya. Dan untuk Gamut ini dapat menyasar anak-anak muda agar semangat dalam memperkuat identitas dan mengeksplorasi tradisi bali dengan menyanyikan lagu atau gamelan tradisional Bali sehingga dapat lebih dikenal oleh khalayak luas,” pungkas I Made Wardana alias Bli Ciaaattt.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News