Visit Bali
Dari kiri: Donny H, Rizki Wimanda, dan Prof Raka Suardana dalam kegiatan Capacity Building Media. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Beberapa sektor ekonomi mesti digenjot seperti Pertanian, Kelautan, Perkebunan dan ekonomi Kreatif bisa jadi ladang bagi ekonomi di Bali. Masa depan pariwisata Bali belum bisa dipastikan, Bali harus bergerak mencari sumber ekonomi selain pariwisata.

Dosen FEB Undiknas, Prof. Ida Bagus Raka Suardana, SE., MM, pada acara Capacity Building Media Juni yang diselenggarakan BI Bali, Selasa (22/6/2021), di Denpasar, Bali tidak bisa menggantungkan nasib pada kedatangan wisman. Bali harus bergerak dengan sektor lain dari pariwisata.

Baca Juga :  Rumkit Bhayangkara Denpasar Gelar Bakti Kesehatan Polri Operasi Bibir Sumbing 

“Beberapa sektor yang memiliki peluang adalah UMKM, pertanian, kelautan hingga industri,” katanya.

Lanjutnya, menggalakkan ekspor kerajinan, kelautan hingga pertanian menjadi solusi yang bisa dilakukan Bali untuk keluar dari krisis. Produk pertanian Bali memiliki peluang seperti manggis, sedangkan kelautan seperti lobster.

Ekspor barang ke luar negeri juga akan mendatangkan devisa seperti kedatangan wisatawan, serta juga akan menggeliatkan ekonomi. Masyarakat Bali juga harus mengkonsumsi produk lokal sendiri, produk petani sendiri dan produk teman.

“Agar ekonomi Bali bergerak, kita harus menggalakkan dan mencintai produk Bali,” ujarnya.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini