29 C
Denpasar
Minggu, 23 September 2018

Operasi Simpatik Agung 2017, Polres Badung Bagikan Helm, Bunga dan Sebotol Teh

BALIPORTALNEWS.COM – Operasi Kepolisian bersandikan Simpatik Agung 2017 hari ke sembilan digelar di depan Mapolres Badung, Kamis (9/3/2017).

Pelaksanaan operasi berbeda kali ini, operasi kepolisian yang biasanya memberikan tindakan kepada pelanggar, namun kali ini Sat Lantas Polres Badung dipimpin Kasat lantas AKP Putu Raka Wiratma, SH membagikan helm, bunga, coklat, sebotol teh dan air mineral kepada masyarakat.

Awalnya banyak pengendara yang ingin menghindari polisi lalu lintas di jalan utama Denpasar-Gilimanuk itu.

Beberapa pengendara tampak gugup karena merasa bersalah. Salah satu pengendara yang membonceng anaknya tampak diberhentikan petugas. Karena gugup pengendara tadi langsung meminta maaf kepada polisi karena sadar akan kesalahannya yaitu yang dibonceng (anaknya) tidak mempergunakan helm.

AKP Putu Raka Wiratma langsung menghampiri pengendara itu, kemudian menghimbau bahwa demi keselamatan apabila berkendara wajib untuk mempergunakan helm walaupun masih anak-anak.

“Demi keselamatan di jalan raya, Upayakan mempergunakan helm nggih,” ucap AKP Wiratma.

Selain memberikan teguran dan himbauan, Sat Lantas Polres Badung juga membagikan dua puluh buah helm kepada pengendara serta membagikan setangkai bunga, coklat dan sebotol teh kepeda pengendara yang sudah tertib berlalu lintas.

“Ini merupakan upaya kami dalam membangun kesadaran masyarakat betapa pentingnya keselamatan dijalan raya yang tentunya dengan tertib berlalu lintas serta menjadi pelopor keselamatan berlalu Lintas,” kata orang nomor satu di satuan lalu lintas ini. (guz/humas-polbdg/bpn)

Budayakan Masyarakat Berkebun

BALIPORTALNEWS.COM – Melambungnya harga kebutuhan pokok terutama harga cabai dipasaran, membuat Koordinator Kegiatan Kesejateraan Sosial (K3S) Badung  tergugah untuk mensoslialisaikan kemasyarat budaya berkebun dan menanam cabai.

Hal ini juga sesui dengan program pemerintah dari segi ketahanan pangan yang selalu diprokalmirkan oleh Bupati Badung, Nyoman Giri Prasta setiap kali melakukan kunjungan disejumlah wilayah di Badung.

Selain melakukan penanaman cabai K3S Badung juga menggelar kegiatan safari kesehatan serta memberikan bantuan kepada rumah tangga sasaran di Badung Utara.

Selain  Ketua KS3 Ny. Seniasih Giri Prasta yang hadir dalam kegiatan yang digelar , Rabu (8/3/2017) tersebut, juga dihadiri BPTP Provinsi Bali,  Ketua  DWP Badung,  Ny. Niesya Yoga Segara, Gatriwara Badung,  Ketua PKK Kecamatan Petang, Ny. Natha Manuaba. WHDI Kabupaten Badung beserta anggota Dinas Pertanian Kabupaten Badung.

Seniasih dalam kesempatan tersebut menyampaikan, untuk membangun Kabupaten Badung kedepannya tentu dibangun dari tingkatan terbawah yakni  masyarakat desa .

“Dengan kegiatan yang kita lakukan yakini bersentuhan langsung ke pelosok desa- desa yang ada di kabupaten Badung tentu kita dapat mengetahui permasalahan yang ada dimasyarakat kita. Dengan memberikan sedikit kebahagiaan berupa bantuan sembako, kesehatan dan pendidikan yang layak tentu akan membentu insan manusia yang sehat dan masyarakat Badung menjadi kuat,” ujarnya.

“Lebih lanjut dikatakan, dengan menggalakkan masyarakat menanam cabai ini pihaknya berhadap program pemerintah yakni Pola Pembangunan Semesta Berencana (PPNSB) Kabupaten Badung, yang salahsatunya untuk keterpenuhan  kebutuan akan pangan  bisa diwujudkan, tanpa perlu adanya biaya yang mahal,” terangnya.

Sementara terkait bantuan sosial dari K3S, Seniasih melakukan kunjungan ke RTS di  Banjar Pelaga yaitu keluarga I Gusti Ketut Penatih, Gede Sentana, Wayan Bhuda, Wayan Pais, Dewa Gede Oka Budiana. Di  Banjar Kiada menemui  keluarga I Nyoman Warna Antara, Wayan Sudita, I Made Suka Arsana, Wayan Busana, I Ketut Wendra dan I Wayan Sudana Yoga. (humas-bdg/bpn)

Badung Gelar Pelatihan Penyuratan Lontar

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Badung mempunyai komitmen yang kuat untuk melaksanakan lima bidang prioritas Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB). Salah satu wujud implementasi dalam bidang seni, adat, agama dan kebudayaan dengan digelarnya Pelatihan Penyuratan Lontar oleh Dinas Kebudayaan Kabupaten Badung, di SMPN 4 Mengwi, Rabu (8/3/2017).

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan I Made Rustan didampingi Perbekel Desa Sembung I Made Karyana, Kepala Sekolah SMPN 4 Mengwi Nyoman Purna, narasumber Ketut Sudarsana serta Penyuluh Bahasa Bali yang ditugaskan di Kecamatan Mengwi.

Dalam sambutan Kepala Dinas Kebudayaan yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan I Made Rustan disampaikan, Dinas Kebudayaan sebagai lembaga pemerintah mempunyai tugas dan fungsi menggali, mengembangkan dan melestarikan nilai-nilai seni budaya serta adat istiadat yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan.

“Hal ini sejalan dengan 5 bidang prioritas  PPNSB yakni bidang seni, adat, agama dan kebudayaan yang merupakan taksu Bali yang harus dijaga dan dipelihara. Salah satu langkah konkretnya adalah melaksanakan pelatihan penyuratan lontar dalam upaya melestarikan penulisan lontar di kalangan generasi muda,” ungkap Rustan.

Sementara itu Ketua Panitia I Wayan Arsini selaku Kabid Dokumentasi Kebudayaan, melaporkan, generasi muda merupakan generasi penerus yang mempunyai peran penting sebagai pelanjut estapet budaya dan juga potensi utama dalam melestarikan adat budaya.

“Pelatihan Penyuratan Lontar ini menyasar generasi muda sebanyak 180 siswa SMP yang dibagi menjadi 3 gelombang yakni gelombang pertama sebanyak 60 siswa di SMPN 4 Mengwi, gelombang II 60 siswa di SMPN 1 Petang dan gelombang ke III 60 siswa di SMPN 1 Kuta Utara,” lapornya.

Lebih lanjut Narasumber kegiatan Pelatihan Penyuratan Lontar, Ketut Sudarsana menyampaikan bahwa lontar di Bali merupakan daun yang sudah berisi tulisan yang menceritakan berbagai masalah, cerita-cerita, tembang yang berisi ajaran tentang budi pekerti, hakekat kehidupan dan biasanya merupakan peninggalan dari jaman ke jaman.

“Penulisan dengan daun lontar di Indonesia yang masih aktif hanya ada di Bali. Untuk itu penulisan lontar ini perlu dijaga kelestariannya sehingga dapat menambah khasanah budaya. Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas terkait agar rutin menggelar pelatihan penyuratan lontar sehingga kedepan dapat  meningkatkan serta menggugah generasi muda untuk belajar menulis lontar,” unggahnya. (humas-bdg/bpn)

Pemkab Badung Dengan BNN Provinsi Bali Teken MOU

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Badung menandatangai kesepakatan bersama (MoU) dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali, Rabu (8/3/2017) di Puspem Badung, Mangupura. Penandatanganan MoU ini terkait gerakan bersih narkoba serta penyediaan sarana prasarana guna mendukung operasional BNN.

Kesepakatan bersama diteken langsung oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Kepala BNN Provinsi Bali Kombes Pol. I Putu Gede Suastawa. Penandatangan MoU disaksikan Wakil Ketua DPRD Badung I Nyoman Karyana dan Kepala BNN Kabupaten Badung AKBP Ni Ketut Masmini.

Bupati Badung dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan MoU antara Pemkab. Badung dengan BNN Provinsi Bali dilaksanakan guna menyamakan irama dan gerak langkah dalam penanganan narkotika di Provinsi Bali khususnya Kabupaten Badung.

“Kami atas nama Pemkab Badung dan selaku perwakilan krama Badung memberikan apresiasi setulus-tulusnya atas kesepakatan bersama ini. Mari kita wujud nyatakan MoU ini dengan betul-betul melakukan gerakan bersih narkoba di Kabupaten Badung, termasuk juga bagaimana Pemkab Badung menyediakan kebutuhan rehabilitasi yang sangat penting untuk disediakan,” jelasnya.

Selain itu Pemkab Badung akan siap membantu kaitannya dengan infrastruktur baik itu sarana maupun prasarana guna mempercepat proses dari gerakan BNN.

“Kedepan kami harapkan pencegahan lebih diprioritaskan dan untuk para bandar narkoba dilakukan penangkapan,” tegasnya.

Terkait dengan penyebaran narkoba yang sudah memasuki wilayah desa, Bupati juga meminta sinergitas antara babinkantibmas, babinsa maupun perbekel. Melalui senergitas ini diharapkan mampu memberikan informasi kaitan dengan penyebaran narkoba dan kepala lingkungan atau kelian banjar dinas harus bertanggungjawab untuk menjaga wilayahnya masing-masing.

Kepala BNN Provinsi Bali Kombes Pol. I Putu Gede Suastawa menyampaikan ucapan terma kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung atas penandatangan MOU tersebut.

Dalam hal ini BNN mempunyai tugas dalam upaya mencegah, memberantas, menanggulangi, serta melaksanakan kegiatan penyuluhan/sosialisasi dalam mendukung Pemerintah Daerah khususnya Kabupaten Badung untuk mewujudkan bersih narkoba.

“Melalui kerjasama ini BNN Provinsi Bali sangat mendukung program Bapak Bupati Badung sehingga masyarakat di Kabupaten Badung bebas dari pengaruh-pengaruh narkoba,” tambahnya.

Pihaknya juga berterima kasih kepada Pemkab Badung yang telahmemberikan dukungan sarana dan prasarana, sehingga kedepan pihak BNN dapat melaksanakan tes urine di seluruh jajaran SKPD Kabupaten Badung. (humas-bdg/bpn)

Tahun Ini Dipastikan, Puskesmas Kuta Selatan Dibangun di Taman Griya Jimbaran

BALIPORTALNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Badung terus mematangkan rencana pembangunan Puskesmas di Kuta Selatan. Pada Rabu (8/3/2017) kembali digelar rapat koordinasi (rakor) yang dipimpin langsung Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa di Puspem Badung.

Rakor dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra IB Yoga Segara, Kadis Kesehatan dr. Gede Putra Suteja, Kabag Administrasi Pemerintahan Umum (APU), dari Bappeda, BPKAD, Dinas PUPR, Inspektorat, Bagian Pembangunan, Sekcam Kuta Selatan, Bendesa Adat Jimbaran, Lurah Jimbaran, serta Kaling Taman Griya.

Dari rakor tersebut dipastikan Pembangunan Puskesmas Kuta Selatan berlokasi di Fasilitas Umum Perumahan Taman Griya Jimbaran dan dibangun tahun ini dengan anggaran 8,2 M dari APBD Badung tahun 2017.

Kaling Perumahan Taman Griya Jimbaran I Ketut Sudiarsa menjelaskan, ada beberapa fasilitas umum di Taman Griya yang bisa digunakan untuk membangun Puskesmas. Pertama, ada di depan candi bentar dengan luas tanah 12 are, kedua di Jalan Buyan Barat Taman Griya terdapat tiga tempat dengan luasan berbeda yaitu ada yang luasnya 15 are, 10 are dan 8 are. Terkait pembangunan puskesmas ini telah pula disosialisasikan kepada warga Banjar di perumahan Taman Griya.

“Pada prinsipnya masyarakat setuju pembangunan puskesmas, namun warga agak keberatan bila dibangun di depan candi, karena agak krodit terlebih terdapat trafic light. Warga lebih cenderung memakai lokasi yang 15 are di jalan buyan barat, karena lebih luas,” tambahnya.

Kadis Kesehatan dr. Gede Putra Suteja menambahkan, dengan jumlah penduduk di Kuta Selatan yang cukup tinggi, idealnya Kuta Selatan mempunyai tiga puskesmas dan satu rumah sakit. Saat ini baru ada satu puskesmas di Kuta Selatan yang berlokasi di Peminge.

Diakui khusus pelayanan puskesmas maupun rumah sakit di Badung Utara dan Badung Tengah sudah memadai, sehingga pembangunan fasilitas kesehatan diarahkan di Badung Selatan khususnya Kuta Selatan.

“Dengan pembangunan puskesmas di Taman Griya Jimbaran ini serta rencana pembangunan rumah sakit di Kuta Selatan akan dapat memenuhi kekurangan lagi 200 tempat tidur,” jelanya.

Wakil Bupati Ketut Suiasa memastikan tahun ini pembangunan Puskesmas Kuta Selatan di fasilitas umum Perumahan Taman Griya Jimbaran dilaksanakan. Pemikiran Wabup. asal Pecatu ini lebih cenderung bila pembangunan puskesmas Kuta Selatan dibangun di lahan 12 are di depan candi bentar, karena lokasinya sangat strategis. Untuk itu, Suiasa minta Instansi terkait baik itu Dinas Perhubungan, PUPR maupun Dinas Kesehatan terlebih dahulu melakukan analisis terkait amdal maupun analisis lalu lintasnya.

“Bila dari hasil analisis lalin tidak membahayakan, puskesmas akan sangat strategis dibangun di depan. Dan bila hasil analisis tidak memungkinkan kita akan kembali ke lahan yang 15 are,” tambahnya.

Kalau memang memungkinkan, tanah 15 are tersebut nanti kita akan bangun sekolah TK Negeri dan di lahan 8 are untuk rumah dinas Camat Kuta Selatan. Wabup. Suiasa mengatakan, pembangunan sarana kesehatan di Kuta Selatan tidak ada masalah.

Setelah pembangunan puskesmas ini, akan dilanjutkan pembangunan Rumah Sakit dan satu lagi puskesmas, karena sudah tersedia tempat yang refresentatif baik itu di Ungasan maupun di Pecatu. (humas-bdg/bpn)

Ternyata Ini Awalnya Warga Dijangkiti Penyakit di Sibang Kaja

BALIPORTALNEWS.COM – Banyaknya warga masyarakat Desa Sibang Kaja yang dirawat di beberapa RS di Badung dan Denpasar diduga terjangkit Virus Cikungunya.

Sehubungan dengan hal tersebut Kapolsek Abiansenal Kompol I Nyoman Weca, S.Sos bersama  anggota langsung melaksanakan peninjauan kelapangan dan melakukan koordinasi dengan Dokter Puskesmas Pembentu Desa Sibang Kaja, Rabu (8/3/2017).

Dari hasil koordinasi dengan Tim Dokter Puskesmas Sibang Kaja dr. Rusnadewi bahwa warga masyarakat Br. Bantas Kaja Desa Sibang Gede diduga telah diserang Virus / bakteri Cikungunya.

Penyebaran bakteri  Mangitis Trpokola menyebabkan radang selaput otak yang memerlukan perawatan kurang lebih selama 2 minggu

Adapun dampak dari penyakit tersebut korban akan mengalami gangguan pada syaraf otak dan gangguan pada telinga /pendengaran.

Dari hasil penyelidikan dan wawancara kepada salah satu warga yang terjangkit Virus Cikungunya tersebut berawal dari pada tangga 3 sampai dengan 4 Maret 2017 seusai mengkonsumsi makanan (lawar) yang dibuat dari daging babi di tempat orang hajatan perkawinan, kemudian banyak warga yang mengeluhkan merasakan pusing dan panas badan tinggi dan dirawat di RS Daerah Badung dan Denpasar. (guz/humas-polbdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Penyebaran Virus Mewabah Polisi Turun Tangan

BALIPORTALNEWS.COM – Banyaknya warga masyarakat Desa Sibang Kaja yang dirawat di beberapa rumah sakit di Badung dan Denpasar diduga terjangkit Virus Cikungunya.

Sehubungan dengan hal tersebut Kapolsek Abiansenal Kompol I Nyoman Weca, S.Sos bersama anggota langsung melaksanakan peninjauan kelapangan dan melakukan koordinasi dengan Dokter Puskesmas Pembentu Desa Sibang Kaja, Rabu (8/3/2017).

Dari hasil koordinasi dengan Tim Dokter Puskesmas Sibang Kaja dr. Rusnadewi bahwa warga masyarakat Br. Bantas Kaja Desa Sibang Kaja diduga telah diserang Virus / bakteri Cikungunya.

Penyebaran bakteri  Mangitis Trpokola menyebabkan radang selaput otak yang memerlukan perawatan kurang lebih selama 2 minggu.

Adapun dampak dari penyakit tersebut korban akan mengalami gangguan pada saraf otak dan gangguan pada telinga/pendengaran. (guz/humas-polbdg/bpn)

Cikungunya Diduga Penyebab Banyaknya Warga Sibang Kaja Dirawat di RS

BALIPORTALNEWS.COM – Banyaknya warga masyarakat Desa Sibang Kaja yang dirawat di beberapa Rumah sakit di Badung dan Denpasar diduga terjangkit Virus Cikungunya.

Hal ini dikuatkan oleh keterangan dari Dokter dari Pustu Pembantu Desa Sibang Kaja Kecamatan Abiansemal, Rabu (8/3/2017).

Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca, S.Sos yang ikut dalam pemantauan itu mngatakan dugaan awal banyaknya warga yang sakit diduga terserang virus Cikungunya yang mewabah di daerah tersebut. (guz/humas-polbdg/bpn)

Banyak Warga Alami Sakit, Kapolsek Dampingi Tim Kesehatan Lakukan Pemantauan

BALIPORTALNEWS.COM – Kapolsek Abiansemal Kompol I Nyoman Weca, S.sos mendampingi tim kesehatan dari Puskesmas Pembantu Desa Sibang Kaja, Rabu (8/3/2017).

Dalam rangka penyelidikan akibat dari banyaknya warga masyarakat terserang penyakit diduga Cikungunya.

Hal ini dikuatkan dengan banyaknya warga masyarakat Desa Sibang Kaja yang dirawat di beberapa rumah sakit di Badung dan Denpasar. (guz/humas-polbdg/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
5PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
15PelangganBerlangganan