FHTB 2022
Acara Pembukaan FHTB 2022. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Sektor industri pariwisata, perhotelan dan F&B di Indonesia sempat terpuruk akibat pandemi global, namun industri ini telah bangkit kembali seiring pulihnya global. Data BPS pada bulan Mei 2022 menunjukan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia 91,19% dibandingkan sebelumnya.

Pamerindo Indonesia kembali menghadirkan Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2022 sebagai pameran dagang Internasional dalam bidang perhotelan dan F&B terbesar di Timur Indonesia. FHTB tahun ini merupakan edisi ke-12 yang diikuti oleh lebih dari 300 perusahaan exhibitor dari 26 negara selama 3 hari yakni tanggal 22-24 September 2022.

Gelaran FHTB 2022 secara resmi dibuka pada hari Kamis (22/9/2022) di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) oleh Wakil Gubernur Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. selain itu hadir memberi sambutan saat acara opening ceremony FHTB 2022, Event Director FHTB 2022, Juanita Soerakoesoemah, Chariman of Indonesian Food & Beverage Excutive Association (IFBEC) Bali Chapter, Ketut Darmayasa S.IPem, MM., CHT dan Chairman of Bali Culinary Professionals (BCP), Stefan Mueller.

Juanita Soerakoesoemah selaku Event Director FHTB 2022  dalam sambutan pembuka-nya mengatakan FHTB 2022 digelar dalam rangka memberikan dukungan bagi kebangkitan industri F&B, perhotelan dan pariwisata di Indonesia. Setelah pandemik global, industri pariwisata terdampak yang signifikan khususnya bagi wilayah Indonesia Timur sehingga dibutuhkan penjembatan untuk menggairahkan kembali industri ini.

“FHTB sebagai pameran dagang dua tahunan berskala internasional telah menjadi platform terbaik dalam menghubungkan perusahaan peserta pameran sebagai penyedia produk dengan pembeli dari resor, jaringan hotel, restoran, dan importir terbaik di wilayahnya sehingga dapat mendukung akselerasi dari pemulihan industri pariwisata nasional pasca pandemi global,” ujar Juanita.

Lebih lanjut Juanita menambahkan bahwa Tingkat Penghunian Kamar (TPK) dari hotel klasifikasi berbintang sebesar 49,85% yang mengalami peningkatan 15,62 poin di bulan Mei 2022 dibandingkan dengan bulan sebelumnya. maka FHTB menjadi momentum tepat para pelaku usaha untuk meningkatkan dan memperluas pasarnya.Berbagai produk dan layanan jasa dari perusahaan exhibitor dipamerkan selama FHTB 2022 dengan berbagai kategori mulai dari ragam makanan dan minuman (F&B), peralatan dan layanan makanan, perhotelan, produk kopi, wine & spirit, retail, hingga layanan pengemasan. Ragam produk dan layanan jasa unggulan yang dipamerkan dapat memenuhi kebutuhan dari pemilik usaha hotel, klub, restoran, distributor, retail maupun grosir, hingga operator tur agar dapat memperluas peningkatan bisnis mereka secara global.

Diantara perusahaan yang bergabung sebagai exhibitor dalam FHTB 2022 antara lain Hatten Bali, Nano Logistic, McLewis, Health Today, ATEJA, Amardeep, Terry Palmer, Sensatia Botanical, Prambanan Kencana, Rotaryana Prima, Duta Abadi Primantara, Kurnia Mitra Duta Sentosa, Nespresso, Lotus Food Services, Pantja Artha Niaga, Multifortuna Sinardelta, Jadi Internasional, Libra Food Service, Comextra, Unakaffe System, Tokusen Wagyu, Jaddi Internasional, Rasa Group dan masih banyak lagi. Hal ini diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi para pembeli khususnya bagi para pelaku usaha dari resort, jaringan hotel, restoran, dan importir terbaik di wilayahnya. Tidak hanya pameran produk, FHTB 2022 juga menghadirkan berbagai kompetisi dan acara menarik selama tiga hari penyelenggaraan melalui dukungan berbagai asosiasi terkait. Diantaranya yakni: 11th Salon Culinaire Bali oleh Bali Culinary Professionals (BCP); Barnation oleh Asosiasi Bartender Indonesia (ABI); Wine Masterclass oleh Indonesia Sommelier Association (ISA) Bali Chapter; Gelato Workshops oleh Lotus Food Services dan Carpigiani; serta Industry Seminar & FHTB TV Programme melalui kanal Youtube Food & Hospitality Series_ID.

Ketua Indonesian Food & Beverage Executive Association (IFBEC) Bali Chapter, Ketut Darmayasa, S.IPem, MM, CHT mengatakan dalam FHTB 2022 akan menyelenggarakan Barnation yakni kompetisi bagi bartender atau peracik minuman. Flair bartender merupakan salah satu aksi akrobatik yang dilakukan bartender dalam menghibur tamu. Dalam aksinya bartender akan memainkan peralatan bar seperti shaker, botol, ice scoop, dan lainnya dengan berbagai teknik dan gerakan yang sangat menghibur.

“Harapannya dari kompetisi ini bisa mencetak entertainer muda berbakat baik dari kalangan umum maupun pekerja industri pariwisata sehingga bisa menjadi perwakilan Indonesia untuk kompetisi internasional,” ujar Ketut.

Disela-sela kompetisi, juga akan dilaksanakan Bar Coaching Clinic untuk menjadi tambahan pengetahuan bagi pengunjung. Ia berharap dari pelaksanaan FHTB 2022 ini akan terjalin banyak kerjasama yang saling memberdayakan dan memperkuat hubungan bisnis di industri perhotelan dan F&B ini. Baginya, ini merupakan acara besar yang harus diambil kesempatannya oleh para pelaku industri lokal.“Bali adalah barometer pariwisata Indonesia. Dengan keiikutsertaan IFBEC dalam FHTB 2022 diharapkan bisa menarik banyak pebisnis dan turis lokal maupun internasional, supaya mereka makin yakin membeli produk-produk lokal Bali. Dari segi profesi, mereka juga bisa melihat trend-trend baru yang sedang naik daun saat ini,” tambahnya.

Pameran Food, Hotel & Tourism Bali 2022 ini menjadi bukti kepada dunia bahwa Bali masih eksis. Bali masih terus berkarya dan berprestasi serta masih mampu menampilkan kulitasnya kepada dunia.

Wakil Gubernur Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. dalam sambutannya mengatakan Food, Hotel & Tourism Bali 2022 ini akan menjadi ajang berbagai chef kelas dunia menunjukkan keahlian dalam menciptakan dan menyajikan berbagai jenis kuliner yang berasal dari berbagai belahan dunia.

“Bagi para pelaku kuliner tanah air khususnya Bali untuk meningkatkan kualitas kuliner lokal bisa ikut mengambil bagian dalam event bergengsi ini,” ucap Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si.

Lebih lanjut Wakil Gubernur Bali ini mengatakan Kondisi Bali saat ini sudah sangat mendukung untuk pelaksaaan berbagai event baik yang berskala lokal, nasional maupun internasional. Angka kasus Covid-19 di Bali saat ini sudah sangat landai, Bali sudah masuk daerah dengan status level 1.

“Semua ini disebabkan oleh berbagai usaha pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilakukan oleh masyarakat Bali selama ini sudah membuahkan hasil. Penerapan protokol kesehatan yang ketat oleh semua sektor kehidupan, pelaksanaan vaksinasi serta ketaatan dan disiplin masyarakat akhirnya mampu menekan timbulnya kasus-kasus baru.” Kata Wakil Gubernur Bali, Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si.(mon/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini