Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Kodim 1610/Klungkung bersama Polri dan Satgas Covid-19 melaksanakan operasi pendisiplinan masyarakat terkait protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayah Kabupaten Klungkung. Kegiatan tersebut berlangsung di beberapa lokasi, Sabtu (4/7/2020).

Di wilayah Koramil 1610-01/Klungkung, operasi dilaksanakan di Pasar Galiran, dimana Personel Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan anggota Satgas Relawan Covid-19 Kecamatan Klungkung melaksanakan pemantauan, penertiban dan pendisiplinan penggunaan masker, serta memberikan imbauan tentang pencegahan penyebaran Covid-19 kepada para pedagang dan pengunjung pasar agar disiplin memakai masker dan mencuci tangan.

Baca Juga :  Cegah Penularan Covid-19, Inilah 9 Imbauan Bupati Tabanan

Kegiatan yang sama juga dilaksanakan di Terminal Galiran. Personel Babinsa memberikan imbauan tentang pencegahan penyebaran Covid-19 kepada para sopir angkutan dan penumpang agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan.

Di wilayah Koramil 1610-03/Dawan kegiatan pendisiplinan masyarakat dilaksanakan di Pasar Desa Dawan Kelod, Kecamatan Dawan dengan menyasar para pedagang dan pengunjung pasar agar tetap menggunakan masker dan mencuci tangan.

Sementara di wilayah Koramil 1610-04/Nusa Penida kegiatan serupa dilaksanakan di Pasar Desa Jungut Batu, Kecamatan Nusa Penida oleh Personel Babinsa Jungut Batu bersama Tim Piket Tanggap Covid-19 Desa Jungut Batu.

Baca Juga :  Satpol PP Denpasar Beri Hukuman Push Up Kepada 5 Pemuda

Dandim 1610/Klungkung Letkol Czi Paulus Joni Simbolon menjelaskan kegiatan pendisiplinan masyarakat adalah dalam rangka mengimbau dan mengajak masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Ini sebagai upaya untuk mencegah sekaligus memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini belum menunjukkan keadaan yang menurun, bahkan kasus positif masih banyak,” sebut Dandim.

Lanjutnya, dalam pelaksanaan di lapangan oleh para aparat agar tetap dengan cara-cara persuasif, fleksibel dan berlogika.

“Kita ingin masyarakat tumbuh kesadaran sendiri dan mempunyai peran yang sama untuk mengatasi Covid-19. Dengan demikian kedisiplinan masyarakat akan menjadi kunci bagi kesiapan kita menghadapi kebiasaan hidup baru yang disebut New Normal,” tegas Dandim. (dar/bpn)