29 C
Denpasar
Sabtu, 17 November 2018

DTIK Festival, Rai Mantra Jadikan Ajang Menunjukkan Perkembangan TIK Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Teknologi dan Komunikai (DTIK) Festival menjadi ajang tahunan Pemkot Denpasar. Berbagai pameran Teknologi Informasi dari kalangan universitas, dan komunitas  dapat dilihat diajang DTIK Festival.

Berlangsung selama empat hari dari tanggal 30 Nopember hingga 3 Desember dibuka secara resmi Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Kamis (30/11/2017) di Lapangan Lumintang Denpasar. Tampak pula kegiatan ini dihadiri Ketua DPRD Denpasar I Gusti Ngurah Gede bersama Wakil Ketua Wayan Mariyana Wandhira, serta pimpina OPD Pemkot Denpasar.

Memasuki kawasan Lumintang Denpasar kita dapat melihat booth besar bertuliskan DTIK Festival dihiyasi lampu dan kain warna-warni. Deretan stand pameran Teknologi Informasi dan kawasan kuliner Food Truk Denpasar dapat dijumpai selama empat hari penuh. Apresiasi kepada insan kreatif Kota Denpasar juga diisi dalam acara pembukaan DTIK Festival. Para pemenang lomba foto dan vlog Joyful Denpasar diserahkan Walikota Rai Mantra.

“DTIK Festival sebagai ajang tiap tahun agar masyarakat mengetahui perkembangan tentang masalah digitalisasi dan teknologi tepat guna, edukasi, dan kegunaan teknologi di Kota Denpasar,” ujar Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan Teknologi Informasi dan teknologi tepat guna dengan edukasinya dapat memudahkan masyarakat dalam beraktifitas dan pemerintah dalam memberikan pelayanan. Sehingga dalam DTIK Festival ini para insan Teknologi Informasi Denpasar memperkenalkan berbagai keunggulan teknologi yang telah dikembangkan.

Seperti teknologi Green Waste Underground atau tempat sampah yang ditanam. Hal ini menurut Rai Mantra akan telah diuji coba dibeberapa TPS dan akan diuji coba juga tahun depan di Lapangan Puputan Badung. Diharapkan dari langkah ini dapat melakukan penataan pengelolaan sampah, serta diharapkan dapat lebih rapi.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Denpasar I Dewa Made Agung didampingi Ketua Panitia DTIK Festival Dewa Gede Rai mengatakan DTIK Festival tahun ini mengusung tema Think Smart. Tema ini diharapkan dapat tercipta pengguna-pengguna teknologi yang semakin cerdas.

Dari Think Samrt juga diharapkan mampu menciptakan Smart Peopleyakni orang-orang cerdas dalam pemanfaatan teknologi, sehingga mampu mengantarkan Kota Denpasar menuju Smart City yaitu kota yang cerdas dalam penggunaan teknologi. Kegiatan di DTIK Festival menyasar anak-anak sekolah, karena hal ini disadari anak-anak sekolah lebih banyak bersentuhan langsung dengan teknologi. Sementara peserta pameran diikuti seluruh stakeholder dibidang IT seperti perusahaan yang bergerak dibidang IT, perguruan tinggi. Sekolah-sekolah bidang IT, relawan IT serta komunitas IT.

Disamping itu peserta yang berpartisipasi meliputi siswa sekolah, universitas dan komunitas berjumlah 20 booth dengan lokasi di Jl. Mulawarman. Disamping berpameran, DTIK Festival juga menyelenggarakan kuliner dan Food TRUCK menyajikan masakan khas Bali menggandeng kelompok kuliner Denpasar.

Workshop dan seminar juga akan diisi dalam bidang IT yang didukung penuh oleh Tim TANYADev Bali, STD Bali, dan dari Bamboomedia dengan materi diantaranya seminar aplikasi Web ReactJS, Seminar POP UP YOUR Store dan Workshop Aplikasi Online to offline untuk hotel dan restoran. Kegiatan perlombaan diisi dengan lomba mewarnai Sekolah Dasar dan Lomba Foto Instagram. (pur/humas-dps/bpn)

Persaingan Ketat Peserta di Babak 15 Besar DA Asia 3

BALIPORTALNEWS.COM – Ajang pencarian bakat menyanyi lagu dangdut di 6 Negara di Asia yaitu DA Asia 3 telah memasuki Babak 15 Besar sejak minggu lalu. Persaingan ketat para kontestan dapat dirasakan dalam setiap penampilan mereka. Meskipun mereka telah menunjukkan yang terbaik, tetap saja di setiap episodenya harus ada satu kontestan yang tersenggol.

Dalam Babak 15 Besar ini, Hammad (Thailand), Darling (Malaysia) serta Nada Fitri (Singapura) harus rela meninggalkan panggung DA Asia 3 dan kembali ke Negaranya. Berbeda dengan Putri DA4 (Indonesia), Farez Adnan (Malaysia), Gabriel DAC2 (Indonesia), Alda De Almeida (Timor Leste), Azizul Haqim (Malaysia) serta Aulia (Indonesia) yang akan terus melangkah ke babak selanjutnya dan berjuang kembali demi mewujudkan mimpi mereka menjadi pemenang.

Siapakah yang akan menyusul mereka bertanding di Babak 10 Besar? Saksikan terus DA Asia 3 setiap hari LIVE pukul 19.30 WIB! Hanya di Indosiar!

Pekan ini Indosiar akan kembali hadir dalam audisi Liga Dangdut Indonesia. Sebuah audisi yang menjaring para penyanyi yang berbakat dalam menyanyikan lagu dangdut ini akan berlangsung di 3 Provinsisecara serentak. Audisi Provinsi Papua Barat akan bertempat di Aimas Convention Center (ACC) pada hari Sabtu, 2 Desember 2017Provinsi DKI Jakarta bertempat di Studio 6 Indosiar dan Provinsi Sulawesi Selatan bertempat di Aula Brimob Makassar pada hari Minggu, 3 Desember 2017. Pendaftaran dapat dilakukan melalui melalui Official Whatsapp LIDA (0812-979-185-45) atau melalui

www.vidio.com. Formulir juga dapat diunduh melalui www.indosiar.com. Audisi ini dapat diikuti baik pria maupun wanita berusia 15 – 25 tahun yang memilki bakat menyanyi lagu dangdut. Seluruh proses audisi ini GRATIS dan tanpa dipungut biaya apapun!Saksikan rangkaian program unggulan dan menghibur hanya di Indosiar Memang Untuk Anda! (r/bpn)

Kisah Sinetron SCTV “Siapa Takut Jatuh Cinta” Semakin Dinanti Kelanjutannya

BALIPORTALNEWS.COM – SCTV telah menghadirkan sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” sejak beberapa pekan lalu. Kini sinetron yang setiap harinya tayang pukul 18.00 WIB ini semakin dinanti-nanti kelanjutan kisah antara Laras (Natasha Wilona) dengan Vino (Verrell Bramasta) dan Satya (Aliando Syarif).

Tanpa sepengetahuan Vino dan Satya, Rani (Windy Wulandari) yang tak lain merupakan ibu dari Vino dan Satya membawa Laras ke rumah mewah miliknya. Ia menahan Laras, karena menduga Ayah Laras telah menyelundupkan uang perusahaannya. Leon (Bryan Domani) yang tak henti-hentinya menggoda wanita, namun tetap setia membantu sahabatnya, Vino untuk membebaskan Laras.

Tanpa diduga, mereka pun justru tertangkap oleh Mama Rani beserta orang bayarannya. Ditengah kepanikan itu, Satya hadir untuk membela sang kakak demi membebaskan Laras. Bukan berterima kasih, Vino justru semakin memusuhinya. Sikap Vino yang tidak bisa ditebak terhadap Laras membuat pemirsa selalu menantikan kehadiran mereka setiap harinya.

Sinetron unggulan SCTV yang juga masih senantiasa hadir menemani dengan kekuatan kisahnya adala sinetron “Rahmat Cinta”. Drama asmara antara Bella, Dewa, dan Andrey menjadi sajian tontonan yang menarik di tiap episodenya yang hadir pukul 21.45 WIB. Kemampuan akting dari para pemain sinetron “Rahmat Cinta” seperti Irish Bella, Giorgino Abraham, Marcel Chandrawinata, Michella Putri, dan Lorenzo Abraham menjadikan sinetron ini semakin digemari penonton SCTV.

Kelima bintang tersebut akan hadir langsung di tengah-tengah warga Surabaya dan sekitarnya untuk menyapa langsung seluruh pemirsa yang begitu setia menyaksikan sinetron “Rahmat Cinta” dalam event offair “Meet and Greet Artis Sinetron Rahmat Cinta” pada hari Minggu, 3 Desember 2017 di Grand City Mall pada pukul 10.00 WIB yang kemudian berlanjut di Pakuwon Mall pukul 13.00 WIB. Acara ini gratis dan terbuka untuk umum!. (r/bpn)

JOOX LIVE Festival Hura Ceria akan diadakan pada 9 Desember 2017 di Lapangan PPI PUSSENIF Bandung

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA Setelah membuka tahun ini dengan kolaborasi bersama salah satu film Indonesia melalui Konser Galih & Ratna, lalu dilanjutkan dengan menggandeng satu band besar Indonesia dalam konser bertajuk “NOAH in concert” di Yogyakarta, JOOX, penyedia streaming musik digital terkemuka di Indonesia, melanjutkan komitmennya untuk membangun ekosistem positif bagi industri musik Indonesia, termasuk musisi independen.

Untuk mengakhiri tahun penuh kejayaan ini, JOOX berencana merayakannya dengan “JOOX Live Festival Hura Ceria”, yang akan diadakan pada Hari Sabtu, 9 Desember 2017 di Lapangan PPI Pussenif Bandung dan menampilkan musisi independen lokal terkenal, seperti Seringai, The SIGIT, Sarasvati, Rendy Pandugo dan Stars and Rabbit. Konser akhir tahun ini akan digelar di Lapangan PPI Pussenif, Bandung pada tanggal 9 Desember 2017.

Benny Ho, Direktur Senior Business Development, Internasional Business Group, Tencent mengungkapkan apresiasinya atas dukungan pecinta musik di Indonesia. “Kami sangat menghargai dan berterima kasih kepada pecinta musik Indonesia karena terus mendukung JOOX dalam dua tahun kehadiran kami di Indonesia. Awal tahun ini, kami sangat senang dengan beberapa hasil penelitian yang telah mengakui layanan kami sebagai online music streaming service yang paling disukai di Indonesia, namun perjalanan kami di Indonesia masih dalam fase pembentukan, saya yakin dalam waktu dekat kami bisa berkontribusi lebih jauh bagi musik Indonesia dan  menjadikannya sebagai tuan rumah di negeri sendiri,” ungkap Benny Ho.

Pada tahun 2017, kehadiran aplikasi musik daring semakin meluas dan benar-benar mengubah wajah industri musik di Indonesia. JOOX adalah salah satu aplikasi hiburan yang tumbuh dan menghubungkan pecinta musik dengan artis dan album favorit mereka. Sebagai pemain regional, JOOX beruntung karena mampu dengan cepat meraih pangsa pasar yang besar, terutama di Indonesia. Kisah sukses JOOX ini dimulai dengan keseriusan meneliti kebiasaan orang Indonesia dalam mendengarkan musik. Hasilnya, hingga kini JOOX berhasil mengakuisisi lebih dari 5 juta lagu untuk memenuhi selera musik lokal dan internasional, bahkan lebih jauh lagi hingga musisi independen lokal.

“Ketertarikan khusus kami terhadap musisi independen, karena mereka lahir dari kreativitas dan gairah berkarya yang luar biasa. Dengan perjuangan yang gigih, para musisi independen Indonesia mampu mencuri perhatian di industri dan membangun basis penggemar setia yang tak terbatas, “kata Benny Ho lebih jauh.

JOOX Live Festival Hura Ceria  merupakan implementasi komitmen JOOX terhadap musisi independen lokal. Line up konser tersebut termasuk 5 musisi independen lokal yang telah mencapai prestasi istimewa di tahun 2017. Berikut adalah Line up nya:  

Seringai

Siapa yang tidak kenal dengan kelompok musik rock oktan tinggi ini? Seringai, sengaja kami dapuk sebagai headliner karena lagu-lagunya yang selalu menghentak gendang telinga penggemar. Berdiri sejak tahun 2002, Seringai telah menelurkan 3 album yang bertajuk High Octane Rock (2004), Serigala Militia (2007) danTaring (2012), serta beberapa mini album dan hits single. Baru-baru ini, Seringai menjadi salah satu penampil di panggung Soul of Steel: Krisna Sadrach Stage, Hammersonic 2017. Penampilan Seringai ini menjadi salah satu yang paling meriah di panggung tersebut. Seringai menjanjikan penampilan yang seru dan penuh energi untuk JOOX LIVE Festival Hura Ceria.

The SIGIT

The S.I.G.I.T merupakan singkatan dari “The Super Insurgent Group of Intemperance Talent” pelan-pelan terangkat berkat aksi panggung mereka yang dahsyat, serta E.P. yang dirilis pada tahun 2004 yang berisi 6 lagu. Penampilan mereka di panggung We The Fest menjadi salah satu penampilan yang paling ditunggu dan mengguncang panggung. Sukses merilis tiga album dan dua mini album, cukup membuktikan reputasi The S.I.G.I.T sebagai salah satu rock band terbaik Tanah Air saat ini.

Sarasvati

Band asal Bandung yang terbentuk sejak 2010 ini gemar mengangkat tema ‘magical realism‘ yang menarik di setiap lagunya. Dalam lagu-lagunya Sarasvati menceritakan mahkluk-mahkluk tak kasat mata yang biasa disebut hantu. Tahun ini, salah satu single mereka berjudul  “Story Of Peter” menjadi soundtrack di salah satu film Indonesia terlaris tahun ini, Danur. Pengemasan aransemen kontemporer yang unik, menjadikan aliran music Sarasvati mendapat banyak perhatian penikmat musik tanah air.

Stars and Rabbit

Grup duo folk asal Yogyakarta yang terbentuk di awal tahun 2011 ini menggebrak dunia musik Indonesia lewat single pertama berjudul “Worth It”. Hingga kini, Stars and Rabbit sudah menghiasi panggung pertunjukan musik mulai dari kota-kota besar di Indonesia hingga ke mancanegara seperti Inggris, Singapura dan Malaysia. Stars and Rabbit, baru saja menyelesaikan rangkaian “Baby Eyes Asia Tour 2017”. Di dalam tour konser ini Stars and Rabbit tampil sebanyak lima kali di empat negara yang berbeda; Tokyo (Jepang), Hanoi (Vietnam), Palembang (Indonesia), Kuala Lumpur (Malaysia), dan Jakarta (Indonesia). Totalitas Elda dan Adi di tiap lagu selalu punya energi tersendiri yang disalurkan melalui musikalitas yang optimal, lighting panggung yang keren, dan tentunya lagu-lagu yang bikin penonton turut bernyanyi.

Rendy Pandugo

Memulai karirnya dengan menjadi viral lewat akun media sosialnya, Rendy Pandugo meluncurkan album solo perdananya yang bertajuk The Journey pada Agustus 2017 lalu.  Dengan album ini, Rendy menjadi artis top streamed dalam JOOX 2nd Anniversary Oktober lalu.

Lebih jauh lagi, di gelaran JOOX LIVE Festival Hura Ceria, penonton akan dihibur juga dengan sejumlah penampilan seru seperti Skate & BMX showcase, Graffiti live painting, Tattoo art & face painting, dan inflatable slide. Dengan tiket seharga Rp. 49.000, penonton sudah bisa mendapatkan 1 tiket dan GRATIS berlangganan JOOX VIP selama 1 bulan. Tiket bisa didapatkan di Indomaret (Bandung area), Go-TIX, ticket.comloket.comyes24.com, Maternal, Scremous clothing, In and Out, tokopedia dan lain-lain.

“Mudah-mudahan dengan konser ini, kita bisa merayakan tahun 2017 yang gemilang bersama di Bandung. Dan khususnya untuk JOOX, kami berharap kita dapat selalu membuat pijakan yang lebih kuat di industri musik Indonesia di tahun-tahun ke depan,” tutup Benny Ho. (r/bpn)

JOOX Membawa Demam K-Pop ke Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Desember ini, Anda bisa menikmati ajang K-pop terbesar dengan jernih. Bersama JOOX, Anda akan semakin akrab dengan bintang K-pop kesayangan Anda dengan nyaman di manapun Anda berada.

JOOX, aplikasi dan layanan web yang menyediakan music streaming gratis, membawa demam K-Pop tahun ini lewat tayangan live-streaming eksklusif bagi para penggemar K-Pop. Mereka dapat menyaksikan dua ajang penghargaan besar K-Pop di Asia: 2017 Mnet Asian Music Awards (MAMA) dan 2017 Melon Music Awards (MMA)!

Para pengguna JOOX dapat menonton tayangan MAMA 2017 secara livestreams pada tanggal 29 November dan 1 Desember, yang menampilkan BTS, EXO, GOT7, Red Velvet, SEVENTEEN, TWICE, Wanna One dan masih banyak lagi. Demam K-pop terus berlanjut hingga 2 Desember dengan tayangan langsung malam penghargaan MMA 2017, menghadirkan 10 bintang top K-Pop, termasuk BIGBANG, Bolbbalgan4, BTS, EXO, IU, Red Velvet, TWICE, Wanna One dan WINNER.

Anda juga memiliki kesempatan untuk memenangkan JOOX VIP gratis serta menikmati layanan musik dan hiburan secara streaming. Ikuti terus kabar terbarunya lewat akun Facebook JOOX Indonesia minggu ini!

Tergila-gila dengan K-Pop? Masuk ke aplikasi JOOX atau via komputer desktop dan dengarkan playlist MAMA dan MMA dengan berbagai lagu K-Pop yang telah memenangkan penghargaan tersebut untuk memuaskan demam K-Pop Anda!

Jadwal tayangan live streaming K-Pop di JOOX adalah sebagai berikut:

2017 Mnet Asian Music Awards (MAMA) 29 November 19.00 waktu Jepang/

19.00 waktu setempat

1 Desember 19.00 waktu Hong Kong

18.00 waktu setempat

2017 Melon Music Awards (MMA) 2 Desember Red carpet: 18.00 waktu Korea /

16:00 waktu setempat

Show: 19.00 waktu Korea /

17.00 waktu setempat

Para pencinta K-Pop dapat menikmati musik favorit dan pertunjukan langsung secara gratis dengan mengunduh JOOX di Apple iOS dan Google Play stores, atau mengakses situs JOOX.

Masih banyak lagi pertunjukan dari artis-artis dalam negeri maupun internasional yang dapat Anda saksikan secara streaming di JOOX. Untuk mengetahui artis-artis yang akan hadir berikutnya atau cara menjadi pengguna VIP, Anda cukup mengunduh aplikasinya atau kunjungi http://www.joox.com/. (r/bpn)

Pameran “Dari Masa Ke Rasa #2” di Griya Art Gallery

BALIPORTALNEWS.COM – Griya Art Gallery di Griya Santrian a Beach Resort and Spa mempersembahkan pameran “DARI MASA KE RASA #2”, yang merupakan pameran yang digagas oleh lima orang perupa yang berasal dari beberapa wilayah di Indonesia.

Mereka adalah Agung Tato Suryanto (Surabaya), Agustan (Jakarta), Angga Sukma Permana (Yogyakarta), Made Kenak Dwi Adnyana (Bali), dan M. Muhlis Lugis (Makasar). Mereka berlima bertemu pada tahun 2012 di Jogyakarta, ketika mereka sama-sama menempuh studi pasca sarjana di ISI Yogyakarta.

Ada dalam angkatan yang sama, membuat persahabatan mereka berlima terjalin erat, mereka sering larut dalam diskusi yang berujung pada adanya satu komitmen untuk mengadakan pameran event bersama. Walaupun secara tegas mereka tidak pernah mendeklarasikan sebuah kelompok, namun gairah kreatif untuk hadir bersama dalam sebuah pameran event terus mereka gulirkan.

Selepas studi tahun 2015, mereka terpisahkan satu sama lain, sebagian besar kembali ke tempat asal mereka sebelumnya dan sebagian lagi merantau ke tempat yang berbeda.

Namun keterpisahan jarak ini tak serta merta memutus begitu saja komunikasi dan ikatan persahabatan antar mereka, komitmen awal untuk hadir dalam event pameran bersama ternyata tetap terpupuk diantara proses kreatif mereka masing-masing.

Pameran “DARI MASA KE RASA #1” yang mereka selenggarakan di Surabaya adalah bukti bahwa mereka masih tetap bisa memupuk kebersamaan walaupun berada dalam keterpisahan jarak yang saling berjauhan satu dengan yang lain.

“DARI MASA KE RASA #2” yang diselenggarakan di Griya Santrian Gallery Sanur, Bali ini adalah sebuah kelanjutan dari pameran yang mereka selenggarakan sebelumnya di Surabaya. Secara tematik “DARI MASA KE RASA #2” adalah sebuah pemaknaan mereka perihal masa dan rasa.

Mereka memaknai masa sebagai waktu atau momentum yang berpengaruh pada proses kreatif mereka sebagai seniman. Berbagai hal yang mereka temui pada fase mereka berproses kreatif seperti eksplorasi teknis, gagasan tematik, maupun pengetahuan kesenirupaan adalah hal yang sangat berpengaruh pada pembentukan pemahaman mereka yakni persoalan rasa.

Pendek kata, mereka memaknai sebuah masa dimana mereka berproses kreatif sebagai momentum mengolah rasa. Mereka kembali menelisik persoalan yang paling esensial dari kesenian, yakni rasa.

“Saya sangat bangga bisa mewadahi presentasi karya-karya indah ini di Griya Santrian Gallery, diharapkan pertemuan perupa lintas daerah ini akan dapat menghadirkan dialog yang lebih intens lagi perihal gagasan dan ide-ide kreatif satu dengan yang lainnya,” ungkap Ida Bagus Gede Sidharta Putra, pemilik Griya Santrian Gallery sekaligus general manager Hotel Griya Santrian. (r/bpn)

Lake Toba Film Festival Semangat Baru Dalam Perfilman Sumatera Utara

BALIPORTALNEWS.COM  – Di Penghujung Tahun 2017 tepatnya tanggal 01-03 desember 2017 Rumah Karya Indonesia akan melakukan Lake Toba Film Festival dipantai Parmonangan, Kecamatan  Simanindo Kabupaten Samosir.

Ori Semloko Selaku Direktur Rumah Karya Indonesia Sekaligus Manajer Lake Toba Film Festival mengatakan bahwa Lake Toba Film Festival merupakan spirit Baru dalam Perfilman Sumatera Utara. Banyak komunitas film di Sumatera Utara tapi masih minim festival.

Lake Toba Film Festival lahir dalam proses panjang Rumah Karya Indonesia bukan tahun ini melakukan kegiatan terkait film ditahun 2015 Rumah Karya Indonesia menggelar Festival Pelajar Sumatera Utara dengan melibatkan sekolah di Sumatera Utara dan di Tahun 2016, kami juga melakukan Festival Film dengan tema pruralisme dengan melibatkan sekolah-sekolah tinggi keagamaan di Sumatera Utara.

Lebih lanjut lagi Ori Semloko mengatakan melihat antusias para generasi muda terkait film sehingga diperlukan sebuah gawean festival bergengsi di Sumatera Utara yaitu Lake Toba Film Festival. Mengingat secara historis Sumatera Utara punya peranan penting dalam perkembangan Film di Indonesia hal itu meski diingat dan perlu dikembangkan lagi sebagai upaya dalam mengisi kemerdekaan.

Demi menarik antusias pengunjung Lake Toba Film Festival mengusung tema  Seni, Budaya dan Lingkungan. Disamping penganurahan film kegiatan ini juga melakuna Nonton Bareng ( Nobar), Diskusi dengan Tema Pertama Film Sebagai Ruang Ekspresi, Film Berdaya Guna dalam peningkatan Ekonomi, dan Film sebagai media perlawanan untuk sementara waktu Panitia Lake Toba Film Festival telah menerima Kategori Film Umum Sepuluh Judul, Kategori Pelajar 10 Judul Film yang nantinya akan diputar pada kegiatan, beberapa film tersebut berasal dari Jakarta, Depok, Bogor, Bandung, Jogyakarta dan Sumatera Utara dengan dipadukan dengan kemah film dengan konsep 1000 tenda dan sekaligus panggung budaya membuat kegiatan tersebut semakin menarik. Pantai Lumban Parmonangan menjadi lokasi bukan tanpa tujuan namun sebagai upaya dukungan untuk mempromosikan Danau Toba ke Dunia Internasional.

Harapannya dengan hadirnya Lake Film Festival membawa hal besar dalam perfilman Sumatera Utara namun perlu dipertahankan bahwa film sesunguhnya harus punya muatan edukasi dan sekaligus sebagai perlawanan bagi perusak lingkungan papar alumni Sekolah Perfilman Jogyakarta ini. (r/bpn)

SCTV Awards 2017 Hadirkan Raksasa Hiburan Tanah Air

BALIPORTALNEWS.COM – Tahun 2017 ini SCTV dengan bangga kembali mempersembahkan  ajang penghargaan bergengsi “SCTV Awards 2017” yang akan menganugerahkan penghargaan setinggi-tingginya kepada insan industri hiburan. SCTV Awards 2017 akan berlangsung pada hari Rabu, 29 November 2017 yang disiarkan langsung dari Studio 6 Emtek City – Daan Mogot pada pukul 20.00 WIB.

Sederet musisi serta aktor dan aktris serta tokoh hiburan lainnya akan hadir memeriahkan Malam Penghargaan SCTV Awards 2017 diantaranya Afgan & The Gandarianz, Judika & The Band, Anji, Virgoun, Ungu, Setia Band, Wali, Five Minutes, Jaz, Rizky Febian, Ge Pamungkas, Ernest Prakasa, Arie Kriting, Demian Aditya, Cita Citata, Zaskia Gotik, dan masih banyak lagi.

Sebanyak 13 penghargaan paling ngetop pilihan pemirsa dari 13 kategori akan diberikan dalam ajang SCTV Awards 2017 ini. Ketigabelas kategori tersebut adalahAktor Utama Paling Ngetop, Aktor Pendamping Paling Ngetop, Aktirs Utama Paling Ngetop, Aktirs Pendamping Paling Ngetop, Penyanyi Paling Ngetop, Group Band Paling Ngetop, Presenter Paling Ngetop, Soundtrack Sinetron Paling Ngetop, Sinetron Paling Ngetop, FTV Paling Ngetop, Film Layar Lebar Paling Ngetop, Infotainment Paling Ngetop, dan Iklan Paling Ngetop.

Pekan ini SCTV juga akan menghadirkan program terbaru “Semesta Bertasbih” pada hari Minggu, 26 November 2017 pukul 12.30 WIB. Dalam setiap episodenya, “Semesta Bertasbih” akan menghadirkan ustadz-ustadz yang menyampaikan tausyiah dengan tema berbeda yang begitu lekat dengan kehidupan sehari-hari. Ustadz Solmed, Ustadz Erick Yusuf, dan Ustadz Derry Sulaiman minggu ini berkesempatan hadir untuk menyampaikan tausyiah langsung di Masjid Al A’zhom.

Selain itu program “Semesta Bertasbih” juga akan memperlombakan tilawah Al Qur’an untuk anak-anak usia 7-15 tahun. Mereka akan membaca surat-surat pendek dengan aturan-aturan Tilawatil Qur’an. Peserta lomba akan dinilai oleh juri yang kompeten di bidangnya. Selain itu masing-masing anak akan dibimbing oleh kakak-kakak hafidz.Mario Irwinsyah dan Zee Zee Shahab akan memandu jalannya program Semesta Bertasbih.

Pemirsa juga masih dimanjakan dengan kelanjutan kisah dari sinetron-sinetron unggulan SCTV. Sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” yang telah hadir memperkuat jam tayang SCTV sejak beberapa pekan lalu ini selalu ditunggu-tunggu kehadirannya oleh penggemarnya. Kehadiran bintang-bintang muda seperti Verrell Bramasta, Natasha Wilona, Aliando Syarif, dan Bryan Domani ini menjadi daya pikat tersendiri.

Untuk semakin mendekatkan para pemain sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” dengan para penggemarnya, pada hari Minggu, 26 November 2017, SCTV menggelar event offair “Meet and Greet Artis Sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta”. Bertempat di Ramayana Mall Sidoarjo, Verrell Bramasta, Natasha Wilona, Aliando Syarif, dan Bryan Domani akan hadir langsung menyapa warga Surabaya dan sekitarnya.

Datang dan saksikan langsung para pemain sinetron “Siapa Takut Jatuh Cinta” di Ramayana Mall Sidoarjo! Gratis! (r/bpn)

DA Asia 3 Mulai Memasuki Babak 15 Besar

BALIPORTALNEWS.COM – Ajang pencarian bakat menyanyi lagu dangdut yang diikuti oleh 6 negara di Asia yaitu DA Asia 3 mulai memasuki Babak 15 Besar pada hari Jumat 25 November 2017. Para kontestan semakin menunjukkan kemajuannya dalam berolah vocal dan memberikan penampilan terbaik mereka di atas panggung.

Meski banyak teman seperjuangan mereka yang telah tersenggol dan kembali ke negaranya, para kontestan tetap bersemangat untuk mewujudkan mimpi mereka menjadi pemenang. Di Babak ini, keenam perwakilan Indonesia berhasil masuk ke Babak 15 Besar, diantaranya Aulia DA4, Tia DAC2, Reza DA2, Putri DA4, Fildan DA4 dan Gabriel DAC2.

Dari Malaysia diwakili oleh Darling, Azizul Haqim, One Forteen dan Farez Adnan; dari Timor Leste diwakili oleh Atanazio Sarmento dan Alda De Almeida; Singapura diwakili oleh Rahila Rashun dan Nada Fitri serta Thailand akan diwakilkan oleh Hammad.

Siapakah peserta yang akan tersenggol di Babak 15 Besar? Dan siapakah peserta yang akan maju ke Babak selanjutnya? Saksikan terus DA Asia 3 setiap hari pukul 19.30 WIB LIVE hanya di Indosiar!

Pekan ini Indosiar akan kembali hadir di kota Surabaya, Jayapura dan Kendari untuk audisi Liga Dangdut Indonesia. Sebuah ajang pencarian bakat yang akan menjaring penyanyi dangdut terbaik dari masing – masing provinsi di Indonesia.

Audisi provinsi Papua bertempat di Aula Polda Papua pada hari Sabtu, 25 November 2017. Sementara provinsi Jawa Timur bertempat di Singgasana Hotel dan provinsi Sulawesi Tenggara bertempat di Makosat Brimob Polda Sulawesi Tenggarapada hari Minggu, 26 November 2017.

Audisi ini dapat diikuti oleh pria maupun wanita berusia minimal 15 tahun dan maksimal 25 tahun serta berbakat dalam menyanyikan lagu dangdut. Untuk pendaftaran dapat dilakukan melalui Official Whatsapp LIDA (0812-979-185-45) atau melalui www.vidio.com. Formulir juga dapat diunduh melalui www.indosiar.com. Seluruh proses audisi ini GRATIS dan tanpa dipungut biaya apapun!

Indosiar juga akan menayangkan Miss Universe ke 66 pada hari Senin 27 November 2017 pukul 23.00 WIB. Acara yang ditunggu – tunggu setiap tahunnya ini akan dilaksanakan di Teater The AXIS, Planet Hollywood Resort and Casino, Las Vegas dengan menampilkan 92 peserta perwakilan dari berbagai negara di dunia. Kontes kecantikan tingkat dunia ini tidak hanya menilai dari kecantikan seorang wanita saja tetapi juga kepandaian, sopan santun, dan multitalenta atau biasa disebut dengan Brain, Beauty, and Behavior.

Selain ajang Miss Universe, Indosiar juga akan menayangkan “Mnet Asia Music Awards” pada hari Rabu, 29 November 2017 dan Jumat, 1 Desember 2017 pukul 24.00 WIB. Sebuah acara penghargaan musik bergengsi di Korea Selatan yang disiarkan setiap tahunnya.

Pada tahun ini MAMA diselenggarakan di 3 Negara yaitu Vietnam, Jepang dan Hongkong yang dimeriahkan oleh EXO, BTS, TWICE, WANNA ONE, RED VELVET dan masih banyak lagi. (r/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
10PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
22PelangganBerlangganan