29 C
Denpasar
Minggu, 23 September 2018

Membagun Identitas Bangsa Lewat Tradisi

BALIPORTALNEWS.COM – Sekelompok Pemuda kembali mewarnai konteks kesenian di Sumatera Utara, kesenian ini berbasis tradisi , tradisi menjadi sebuah pilihan ditengah arus globalisasi yang sudah mulai menggerus kebudayaan lokal. Mereke menamakan kegiatan ini dengan nama “Jong Bataks Arts Festival” pemakaian kata Jong Batak lewat sebuah kajian mengingat sejarah Nusantara dibangun dari perkumpulan kedaerahan dan melebur menjadi satu kesatuan yaitu republik Indonesia.

Kegiatan Jong Bataks Arts Festival sendiri digagas oleh Komunitas Rumah Karya Indonesia dan kegiatan ini merupakan kegiatan ke empat kalinya. Menurut Ori Semloko selaku Direktur Rumah Karya Saat inibahwa membagun kesenian  tradisi berada dalam jalan sunyi namun kami akan tetap melaksanakannya dan kami terbangun atas spirit yang sama bagai mana kebudayaan lokal menjadi kekuatan untuk melawan arus globalisasi.

Jong Batak Arts Festival tahun ini diselenggarakan tanggal 25- 28 Oktober 2017 di Taman Budaya Sumatera. Dan tahun ini melibatkan sekitar 36 Komunitas dari Sumatera Utara dan 2 Provinsi di Luar Sumatera Turut Mewakili kegiatan tahun ini yakni dari Provinsi Riau dan Sumatera Barat,

Ojax Manalu selaku Direktur Festival Jong Bataks Ke Empat mengatakan bahwa sejauh ini perhatian pemerintah masih sangat minim terkait kegiatan ini, padahal kegiatan ini bukanlah kegiatan yang pertama melainkan sudah kegiatan yang ke Empat. Namun kita tetap bersemangat dalam melakukannya karena kami menyadari bahwa kegiatan ini adalah sumbangsih kami bagi generasi muda.

Dalam tahun ini Jong Bataks Arts Festival mengusung Tema “ Gong” sesuai dengan filosofi Gong sebagai pemersatu, bagaimana spirit jong batak sebagai pemersatu dan penjaga irama antara kaum muda dan tua kata Brepin Tarigan selaku Manager Program Kegiatan ini.

Dan hal itu terlihat pada hari pertama kegiatan Jong  Batak Arts Festival dimana segala umur turut mengapresiasi kegiatan ini, di hari pertama telah tampil sekitar sepuluh pertunjukan yaitu Toba Putri Dancer, Kugitari, SMA Dharmawangsa, Hendra DKK, Yayasan Perguruan HKBP Sidorame , Nauli Sister, Etnomosrfosa, Averiana Barus, Tari Bakureh dari Padang Panjang dan Arunika Incindental Musik. Kesepuluh perform tersebut tetap menonjolkan tradisi dalam setiap pertunjukannya.  (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

NH. Dini Menerima Lifetime Achievement Award dari Ubud Writers & Readers Festival 2017

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Pada hari Rabu (25/10/17) malam, bertempat di Puri Saren Ubud, Ubud Writers & Readers Festival 2017 resmi dimulai untuk yang ke-14 kalinya. Salah satu perayaan sastra dan seni terbesar di Asia Tenggara ini membawa 160 lebih pembicara yang datang dari 30 lebih negara di seluruh dunia untuk berkumpul di pusat seni dan budaya Pulau Bali, Ubud.

Malam Gala Opening dibuka oleh tarian Sekar Jagat,  sebuah  tarian  selamat  datang tradisional Bali yang diciptakan oleh N.L.N. Swasthi Wijaya Bandem  di  tahun  1993.  Tarian yang ditarikan oleh tujuh perempuan muda ini membuat para tamu undangan – yang kebanyakan datang di Bali untuk pertama kalinya, terpesona  oleh  indahnya  liukan  serta kostum para penari. Para tamu undangan sendiri terdiri dari penulis, jurnalis, seniman, duta besar, perwakilan pemerintahan, media, serta hotel.

“Dengan semua yang telah terjadi satu bulan belakangan, berada di sini, malam ini, bersama Anda semua, adalah suatu kehormatan dan ini adalah sesuatu yang pantas dirayakan.” ujar Janet DeNeefe, Founder & Director UWRF, dalam pidatonya. Janet merujuk pada keadaan Pulau Bali saat ini yang tengah dirundung resah oleh aktivitas Gunung Agung yang masih dalam status Awas namun tidak menghentikan kedatangan para penikmat Festival dari seluruh dunia.

Puncak acara malam Gala Opening adalah saat legenda hidup sastra Indonesia, NH. Dini, menerima penghargaan Lifetime Achievement Award. Sebuah penghargaan bergengsi dari UWRF bagi para tokoh sastra Indonesia yang telah berkiprah selama puluhan tahun dan sukses memajukan dunia sastra Indonesia. Penghargaan tersebut terakhir diberikan kepada Alm. Sitor Situmorang di tahun 2010.

Dini naik ke atas panggung ditemani oleh puteranya, Pierre Coffin, sutradara dan animator film box office Despicable Me dan Minions. Saat menerima penghargaan yang diberikan oleh Janet DeNeefe, NH. Dini berujar, “Saya sangat bahagia bisa mendapatkan penghargaan ini, karena sebelumnya penerima penghargaan ini adalah Alm. Sitor Situmorang, seorang senior yang saya hormati. Saya telah berkiprah di dunia sastra selama puluhan tahun dan merasa sangat terhormat saya masih diingat hingga saat ini.”.

Nurhayati Sri Hardini Siti Nukatin atau yang lebih dikenal dengan nama NH DIni lahir di Semarang pada tanggal 29 Februari 1936. Beberapa karya NH Dini yang terkenal adalah Pada Sebuah Kapal (1972), La Barka (1975) atau Namaku Hiroko (1977), Orang-orang Tran (1983), Pertemuan Dua Hati (1986), Hati yang Damai (1998), dan masih banyak lagi karya lainnya dalam bentuk kumpulan cerpen, novel, atau cerita kenangan. NH Dini juga disebut sebagai penulis feminis yang terus memperjuangkan kesetaraan jender. Terlepas dari apa pendapat orang lain, ia mengatakan bahwa ia akan marah bila mendapati ketidakadilan khususnya ketidakadilan jender yang sering kali merugikan kaum perempuan. Dalam karyanya yang berjudul Dari Parangakik ke Kamboja (2003), ia mengangkat kisah tentang bagaimana perilaku seorang suami terhadap isterinya.

Hingga kini, ia telah menulis lebih dari 20 buku. Kebanyakan di antara novel-novelnya itu bercerita tentang wanita. Banyak orang berpendapat bahwa ia menceritakan dirinya sendiri. Akan tetapi terlepas dari semua penilaian itu, karya NH Dini adalah karya yang banyak dikagumi, buku-bukunya banyak dibaca kalangan cendekiawan dan jadi bahan pembicaraan sebagai karya sastra. NH Dini pernah meraih penghargaan SEA Write Award di bidang sastra dari Pemerintah Thailand. Ia kini berusia 82 tahun dan tinggal di Ungaran, Jawa Tengah.

“Hadirnya NH. Dini, seorang legenda hidup dunia sastra Indonesia, di UWRF adalah suatu hal yang sangat membanggakan bagi kami. Tidak ada orang Indonesia yang tidak mengenal NH. Dini dan saya harap makin banyak juga pembaca internasional yang mengenal beliau, dan tahu betapa luar biasanya penulis-penulis Indonesia.” ucap Janet DeNeefe saat memberikan penghargaan tersebut di atas panggung Gala Opening.

UWRF adalah sebuah perayaan sastra dan seni berkelas dunia yang membawa  160  lebih figur-figur mengagumkan dari 30 negara di seluruh dunia yang akan  tampil  di  atas  satu panggung. Mereka  semua  akan  bergiliran  tampil  di  72  sesi-sesi  diskusi  yang  menarik  tajuk dari tema UWRF tahun ini,  yaitu  Origins  atau  Asal  Muasal  dalam  bahasa  Indonesia.  Dari tanggal 25-29 Oktober mereka akan berbagi kisah, ide, dan inspirasi. Sesi-sesi panel diskusi berlokasi di venue utama, yaitu Taman Baca, Indus Restaurant, dan NEKA Museum. Selain itu     juga akan ada 100 lebih program lainnya seperti workshop, Special Event, pemutaran film, panggung musik, pembacaan puisi, program  pengembangan  karir  di  Emerging  Voices,  dan masih banyak lagi. Kunjungi website Ubud Writers & Readers Festival di www.ubudwritersfestival.com untuk informasi lebih lanjut. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Perayaan HUT Mangupura Ke-8 di Kecamatan Kuta Utara Semarak

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Ibukota Mangupura ke-8 sudah menggaung dimana-mana, kendati puncak HUT jatuh pada 16 November 2017 mendatang. Setelah digelar di Kecamatan Petang dan Kecamatan Mengwi, kini peringatan HUT Mangupura juga dilaksanakan di Kecamatan Kuta Utara, Sabtu (21/10/2017) malam kemarin di Lapangan Purna Krida Kerobokan, Kuta Utara.

HUT Mangupura ke-8 di Kecamatan Kuta Utara yang dikemas dalam sebuah pesta rakyat dibuka secara resmi oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang hadir langsung bersama Nyonya Seni Asih Giri Prasta. Pembukaan ditandai dengan penghunusan keris “Cura Dharma Raksaka”.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati I Ketut Suiasa bersama Nyonya Ni Wayan Kristini Suiasa, Ketua DPRD dan istri Nyonya Ayu Parwata, Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa, Mantan Wakil Bupati Badung I Made Sudiana, Mantan Sekda Badung Kompyang R Swandika, Nyonya Ni Luh Putu Putri Suastini istri dari I Wayan Koster, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Badung I Bagus Alit Sucipta, Seluruh Perbekel dan Lurah se-Kecamatan, Seluruh Ketua BPD dan LPM, LPD se-Kecamatan Kuta Utara, Para Kepala Lingkugan, Dinas dan Adat se-Kecamatan Kuta Utara, Ketua FKUB Kecamatan Kuta Utara, Tokoh Masyarakat se-Kuta Utara, Pembina Listibiya se-Kecamatan Kuta Utara, STT se-Kecamatan Kuta Utara.

Camat Kuta Utara AA Arimbawa yang juga Ketua Panitia pada pelaksanaan tersebut, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada bupati dan wakil bupati, dan segenap pejabat teras dan tokoh masyarkat yang berkenan hadir pada perayaan HUT Mangupura ke-8 di Kecamatan Kuta Utara. Dikatakan, serangkain kegiatan dalam perayaan HUT Mangupura telah dilaksanakan cukup meriah di Kuta Utara, meliputi kegiatan bakti sosial, olahraga bersama, bersih-bersih pantai, lomba layang-layang, pelestarian seni dan budaya, kreativitas anak sekolah, parade budaya anak-anak, gerak jalan indah, dan pemilihan Jegeg-Bagus Kecamatan Kuta Utara.

Masih menurutnya, kegiatan yang dilakukan tersebut tak lain dan tak bukan semata-mata menggaungkan HUT Mangupura ke-8. “Dari serangkaian kgeiatan tersebut kami berharap gaung HUT Mangupura dapat tersosliasikan kepada seluruh lapisan masyarakat di Kuta Utara khususnya,” ujar Arimbawa.

Termasuk kegiatan pesta rakyat yang dilaksanakan pada Sabtu malam lalu, merupakan rangkaian puncak HUT Mangupura ke-8. “Pada kesempatan yang baik ini kami mohon kepada bapak bupati memberikan arahan dan petunjuk dan sekaligus membuka HUT Mangupura yang ke-8 di Kecamatan Kuta Utara, sebagai pedoman melaksankaan pembangunan yang ada di Kuta Utara,” kata Arimbawa.

Sementara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta pada kesempatan tersebut, menyampaikan rasa bahagianya karena diacara HUT Mangupura ke-8 di Kecamatan Kuta Utara, seluruh tokoh-tokoh masyarakat dapat berkumpul bersama. “Saya juga berterima kasih, saya menyaksiakan secara langusg tokoh-tokoh masyakrat Kuta Utara mau bersatu untuk membangun wilayahnya,” ujarnya.

Bupati Giri Prasta dihadapan masyarakat Kuta Utara kembali menegaskan komitmennya menyejahteraan masyarakat. Berbagai program diakui sudah berjalan semata-mata untuk masyarakat, seperti pemberian kesehatan gratis, pendidikan gratis, sampai untuk urusan akta hingga kelahiran diberikan secara cuma-cuma.

Malahan, bupati juga merancang beasiswa bagi siswa di Badung yang betul-betul berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri. “Cita-cita saya masyarakat Badung yang beprestasi kedepan kita akan sekolahkan sampai ke luar negeri. Kami sudah hitung sampai selesai sekitar Rp 1,8 miliar beasiswa yang bisa diperoleh. Setelah tamat pulang ke Bali pulang ke Badung ikut membangun Bali dan Badung,” harap bupati asal Desa Pelaga, Kecamatan Petang itu. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Golden Memories Vol. 02 & Stand Up Comedy Academy 3 Masuki Babak Grand Final

BALIPORTALNEWS.COM – Pekan ini, dua program ajang pencarian bakat yang digagas Indosiar akan segera berakhir. Golden Memories Vol. 02 yang telah tayang sejak Agustus lalu, akan segera memiliki juara baru dalam bidang tarik suara lagu nostalgia. Episode Grand Final akan disiarkan langsung pada Jumat 20 Oktober 2017 dan Episode Grand Final Result pada Sabtu 21 Oktober 2017 pukul 18.00 WIB.

Dari total awal 45 Peserta kini hanya tersisa 3 Peserta yang akan maju ke Babak Akhir, mereka adalah Vanda (Tapanuli Utara), Nursalam (Bone) dan Stevy (Manado). Setelah sebelumnya, Mery (Jakarta) harus menjadi Nostalgia pada Babak 4 Besar kemarin. Siapakah yang akan menjadi pemenang dari Golden Memories kali ini? Saksikan idolamu berjuang dalam Grand Final Golden Memories Vol. 02 hanya di Indosiar!

Sementara itu, ajang pencarian bakat Stand Up Comedy Academy 3 juga akan berakhir pada minggu ini. Setelah berhasil menghibur pemirsa Indosiar dengan materi komedi khas dari masing – masing peserta dalam setiap episodenya, akhirnya akan memasuki Babak Grand Final pada Minggu 29 Oktober 2017 pukul 19.00 WIB. Saksikan Grand Final Stand Up Comedy Academy 3 untuk mengetahui siapakah diantara Yewen (Papua), Neneng (Garut), Bintang Emon (Jakarta) dan Karyn (Medan) yang akan keluar sebagai juara Stand Up Comedy 3.

Indosiar juga akan segera menayangkan 2 program unggulan terbaru salah satunya adalah Dangdut Academy Asia 3. Ajang pencarian bakat menyanyi dangdut ini telah menjaring 36 peserta dari 6 Negara di Asia yakni Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Timor Leste. Sementara Indonesia akan diwakili oleh Fildan, Putri, Aulia, Reza, Tia dan Gabriel jebolan D’Academy Indonesia.

Penampilan seluruh peserta akan dinilai oleh 6 Juri perwakilan dari masing – masing negara dan akan dilatih oleh mentor professional serta diberikan masukan oleh komentator dari dunia musik dangdut. Dangdut Academy Asia 3 akan memulai episode perdananya dengan Konser Parade yang akan disiarkanLIVE pada hari Senin, 23 Oktober 2017 pukul 19.30 WIB dan Selasa, 24 Oktober 2017 LIVE pukul 19.30 WIB untuk kompetisinya.

Satu lagi program yang akan turut menghiasi layar kaca Indosiar yaitu “Mikrofon Pelunas Utang 2”. Program yang turut membantu kesulitan peserta yang terlilit utang ini akan mulai hadir pada Senin, 23 Oktober 2017 pukul 17.30 WIB. Di setiap episodenya akan menampilkan 2 peserta yang bersaing di depan 3 Juri dengan menyanyikan sebuah lagu dan juga menceritakan problematika kehidupan yang mereka alami hingga terbelit kesulitan keuangan. Peserta yang beruntung dipilih oleh juri akan maju ke babak selanjutnya serta dihadapkan dengan 10 mikrofon dan mereka akan memilih satu mic.

Apabila peserta memilih mikrofon yang menyala (Mic On) maka semua hutangnya akan lunas (Debt Off). Jika peserta tidak berhasil memilih mikrofon yang tepat maka akan diberikan kesempatan untuk kembali tampil di episode selanjutnya. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SCTV Tayangkan Secara Istimewa “Festival Film Bandung”

BALIPORTLANEWS.COM – Tiga puluh tahun Festival Film Bandung (FFB) “Berjaya Selamanya” akan hadir di SCTV pada hari Minggu, 22 Oktober 2017 LIVE pukul 12.30 WIB. Ajang penghargaan yang diselenggarakan oleh Forum Film Bandung ini akan memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap insan perfilman tanah air.

Sebanyak 19 penghargaan serta beberapa penghargaan spesial lainnya akan dianugerahkan kepada  tokoh perfilman tanah air yang telah berkiprah lewat karya-karya terbaiknya. Dipandu oleh Andhika Pratama dan Gading Marten, Malam Puncak Festival Film Bandung 2017 juga akan dimeriahkan oleh Afgan, Virgoun, Dewi Gita, Lesti DA, Sheryl Sheinafia, Lyodra, Sundanis, serta para pengisi acara lainnya. Tokoh perfilman kenamaan tanah air juga akan hadir untuk membacakan nominasi penghargaan Festival Film Bandung 2017.

Pekan ini SCTV juga akan menayangkan secara spesial TVM yang hadir dengan kisah perjalanan karir sebuah band ternama tanah air. TVM “Menanti Sebuah Jawaban” akan mewarnai layar kaca SCTV pada hari Jumat, 27 Oktober 2017 pukul 23.00 WIB.

Sesuai dengan judulnya, TVM “Menanti Sebuah Jawaban” akan mengisahkan perjuangan grup band Padi mulai dari usaha mereka meniti karir di industri musik tanah air, hingga lagu-lagu mereka bisa eksis berada di daftar lagu yang banyak digemari.

Berbagai penghargaan pun diraih grup band Padi meski dengan sekelumit konflik yang turut mewarnai di sepanjang karir kesuksesan mereka. TVM “Menanti Sebuah Jawaban” juga akan menggambarkan betapa musik menjadi bagian dari kehidupan seluruh personel grup band Padi yang tak terpisahkan. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Gong Dan Jong Bataks Arts Festival

BALIPORTALNEWS.COM – Gong merupakan alat musik yang sangat terkenal di Asia Tenggara dan Asia Timur yang pada hakikatnya gong berfungsi sebagai penjaga untuk mengatur ritme dengan alat musik lainnya. Pada Jong Bataks Arts Festival kali ini, tema yang diusung adalah Gong, dimana Gong sabagi pengatur Irama dan begitu juga harapannya dalam konteks berkesenian sumatera utara perlu adanya irama yang dibagun demi keberlangsungan kedepannya.

Jong Bataks Arts Festival merupakan agenda tahunan, tahun ini merupakan tahun ke empat dalam proses penyelenggaraannya, tema tahun lalu menggangkat Topeng sebagai tema utama, Rumah Karya Indonesia selaku penggagas dan pelaksana kegiatan tersebut bukanlah hal yang mudah mempertahankan kegiatan ini.

Jong Bataks Arts Festival bukanlah sebagai festivalan tontonan saja yang sifatnya hiburan semata, Jong Bataks Arts Festival menjadi sebuah edukasi dan penuntun bagi masyarakat luas terutama untuk kesenian tradisi.

Untuk kegiatan Jong Bataks Arts Festival tahun ini akan diselenggakan pada tanggal 25- 28 Oktober 2017 bertempat di Taman Budaya Sumatera Utara. Pada Tahun ini melibatkan 36 Komunitas yang bukan hanya dari Sumatera Utara saja namun perwakilan dari Provinsi lain sudah terlibat yakni dari Provinsi Sumatera Barat dan Riau.dan kegiatan ini juga bukan semata pertunjukan musik saja, namun dalam kegiatan Jong Batak Arts Festival menyelenggaran diskusi terkait Gong, dimana Gong Sebagi perekat bangsa.

Kegiatan ini dilakukan atas dasar spirit yang sama bagaimana membangun identitas bangsa sebagai pemersatu bangsa, untuk mewujudkan semboyan bangsa Indonesia “ Bhinneka Tunggal Ika” namun kami menyadari selaku pelaksana kegiatan menyadari masih banyak kekurangan untuk itulah kami mengundang seniman, politisi dan masyarakat umum untuk datang mengapresiasi kegiatan ini, serta memberi sumbangsih positif terhadap kegiatan ini sudah kegiatan ini bisa lebih berguna dan lebih baik ke depan, ungkap Ojax Manalu. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Surabaya Menjadi Kota Penutup D’Academy Menggoyang Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM – Setelah hadir menghibur warga kota Bandung, Sukabumi, Jogjakarta dan Malang, Indosiar kembali hadir menyapa pemirsa setianya di kota Surabaya melalui “Dangdut Academy Menggoyang Indonesia”. Menampilkan langsung para jebolan Dangdut Academy, Bintang Pantura serta penyanyi dangdut ternama lainnya diantaranya Rita Sugiarto, Inul, Nazar, Jenita Janet, Cita Citata, Fildan DA, Putri DA, Weni DA, 2R, Fitri BP, Lilis BP dan masih banyak lagi.

Acara akan semakin meriah dengan kehadiran Ramzi, Irfan Hakim dan Indra Bekti sebagai pemandu acara. Kehadiran D’Academy Menggoyang Indonesia (DAMI) di kota Surabaya sekaligus menjadi penutup dari rangkaian roadshow DAMI di tahun ini. Bagi warga Surabaya dan sekitarnya dapat menyaksikan acara ini langsung dari Lapangan Kodam V Brawijaya, Surabaya hari Sabtu 14 Oktober 2017 pukul 19.00 WIB dan Minggu 15 Oktober 2017 pukul 18.30 WIB. Datang dan saksikanlah Dangdut Academy Menggoyang Indonesia Kota Surabaya! Gratis! Dan jangan lupa juga untuk menyaksikan tayangan ulang “Sukabumi Bersama Rhoma Irama” hari Sabtu, 14 Oktober 2017 pukul 07.30 WIB.

Panggung Golden Memories Vol. 2 yang telah menemani pemirsa sejak Agustus lalu akan segera menghadirkan episode spesial yang berjudul “Paling Golden” pada hariKamis, 19 Oktober 2017 pukul 18.00 WIB langsung dari Studio 5 Indosiar. Pada episode ini Golden Memories Vol. 2 akan memberikan penghargaan bagi para nominasi yang masuk dalam kategori Lagu, Juri, Bintang Tamu, Host Paling Golden serta Moment Paling Golden. Berikut adalah nominasi dari kelima kategori tersebut:

Kategori Lagu Paling Golden Kategori Host Paling Golden
1. Bujangan (Koes Plus) 1. Gilang Dirga
2. Gelas-Gelas Kaca (Nia Daniaty) 2. Irfan Hakim
3. Hati Yang Luka (Betharia Sonata) 3. Ramzi
4. Jangan Biarkan (Diana Nasution) 4. Rina Nose
5. Jangan Sakiti Hatinya (Iis Sugianto)
Kategori Bintang Tamu Paling Golden Kategori Juri & Komentator Paling Golden
1. Betharia Sonata (Hati Yang Luka) 1. Harvey Malaihollo
2. Trio Libels (Aku Suka Kamu) 2. Hetty Koes Endang
3. Nia Daniaty (Gelas-Gelas Kaca) 3. Iis Dahlia
4. 2D (Bohong) 4. Ikang Fawzi
5. Dewi Yull (Kini Baru Kau Rasa) 5. Samuel Wattimena
6. Soimah
7. Titi DJ

Pekan ini, ajang pencarian bakat Stand Up Comedy Academy 3 telah memasuki babak 8 Besar. Seluruh peserta masih akan terus bersaing untuk bisa keluar sebagai pemenang dengan didampingi para mentor yang terus mendampingi anak didiknya. Dari 10 peserta yang telah tampil kemarin, Ovil (Kendari) harus gantung mic di babak 10 besar sedangkan Karin (Medan), Yoga (Banjarnegara), Bintang (Jakarta), Ate (Lampung) dan 4 orang lainnya.akan melanjutkan aksi Open Mic mereka di babak 8 Besar. Saksikan Babak 8 Besar Stand Up Comedy Academy 3 mulai Senin, 16 Oktober 2017 pukul 20.00 WIB! (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

“Inbox” Hadir Langsung di Bandung

BALIPORTALNEWS.COM – Akhir pekan ini SCTV akan hadir langsung di tengah-tengah warga Bandung dan sekitarnya lewat panggung hiburan “Inbox”. Selama dua hari berbagai hiburan menarik dan sejumlah bintang tamu akan memeriahkan panggung Inbox di Bandung. Mulai hari Sabtu, 14 Oktober 2017 hingga Minggu, 15 Oktober 2017 pukul 06.30 WIB program Inbox akan disiarkan langsung dari Floating Market, Lembang. Beberapa artis dan musisi kenamaan tanah air juga ikut menyapa langsung diantaranya Repvblik, The Virgin, JKT 48, Seruni Bahar, Anisa Bahar, Duo Racun, serta Uya Kuya, Sinyorita, Ria Richis, Bhakti, dan Arnold akan turut hadir memandu jalannya program Inbox.

Awal pekan lalu SCTV telah menayangkan sederet sinetron terbaru dengan berbagai kisah yang berbeda. Sinetron “Kiamat Hari Jumat” yang tayang pukul 15.30 WIB dibintangi oleh Kevin Julio, Rifat Sungkar, Bhisma Wijaya Mulia, Margin  Wieheerm, Barry Prima, Angel Karamoy, Asha Shara, serta bintang kenamaan lainnya. Berlanjut pada pukul 17.00 WIB dengan cerita baru SCTV dalam sinetron “Anak Masjid” berkisah kehidupan Fari (Emmiliano), remaja masa kini yang seketika berubah menjadi anak masjid atas desakan sang kakek hingga mempertemukannya dengan Ilham (Syakir Daulay)dan Mai (Megan Domani). Drama kehidupan yang begitu lekat dengan kisah sehari-hari hadir dari sinetron Tuhan Ada Di Mana-Mana” yang tayang pada pukul 18.30 WIB. Persaingan antara Pak Guru Okim (Aditya Herpavi) dengan Bang Markasan (Qubil AJ) akan menjadi suguhan menarik di setiap episodenya.

Sementara di malam hari, sinetron “Anak Langit” yang telah lebih awal tayang masih tetap menghiasi layar kaca SCTV setiap harinya pukul 20.00 WIB. Akan ada kejutan istimewa dari sinetron “Anak Langit” yang disuguhkan spesial untuk pemirsa setia SCTV. Kisah drama percintaan juga akan hadir dari sinetron terbaru SCTV berjudul “Dia” pada pukul 21.30 WIB dengan dibintangi oleh oleh Cut Meyriska, Rionaldo Stokhorst, dan Omar Danial. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wagub Sudikerta Berharap Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 Jadi Ajang Promosi Wisata

BALIPORTALNEWS.COM – Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta mendampingi Menteri Pariwisata, Arief Yahya membuka “Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017″ yang digelar di Pulau Peninsula, kawasan ITDC Nusa Dua, Bali, Rabu (11/10/2017).

Dalam sambutan Gubernur Bali yang dibacakannya, Sudikerta menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap perubahan-perubahan kegiatan Pesona Mandiri NDF yang terus berkembang. “Menggelar kegiatan tersebut jangan monoton. NDF harus berubah dan memanfaatkan teknologi. Dan kini kami buktikan semua itu dapat diwujudkan dalam kegiatan tahunan ini,” ujarnya.

Menurut Sudikerta, Pesona Mandiri NDF 2017 ini meningkat kualitasnya menjadi bertaraf nasional, dan diharapkan kedepan semakin berkualitas lagi untuk mempromosikan pariwisata bukan hanya di Bali tetapi secara nasional. Pariwisata khususnya Bali memiliki tantangan ke depan, untuk itu harus meningkatkan kualitas destinasi dan fasilitas pariwisata yang sudah ada serta berusaha membangun destinasi wisata yang baru sehingga tidak kalah dengan destinasi wisata di tempat lain, dan mampu berdaya saing global. Apalagi ditengah kondisi tanggap darurat Gunung Agung, sedikit banyak telah membawa dampak terhadap pariwisata Bali.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan penyelenggaraan Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 merupakan upaya mempromosikan kawasan wisata The Nusa Dua sekaligus meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali. Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta menjadi salah satu ajang festival andalan untuk menarik kunjungan wisatawan ke Bali. “Nusa Dua Fiesta bisa masuk dalam 100 event premier Wonderful Indonesia Calender of Events (WI-CoE) Indonesia 2018,” kata Arief Yahya.

Pembukaan resmi tersebut ditandai dengan penyalaan lampu laser dan kembang api oleh lima “Pandawa” yaitu Menpar Arief Yahya, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Abdulbar M Mansoer, Regional CEO Bank Mandiri Bali dan Nusa Tenggara Erwan Djoko serta Wakil Direktur ITDC Jatmiko K. Santosa.

Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 merupakan agenda tahunan oleh ITDC selama lima hari sampai Minggu (15/10). Kemegahan pembukaan diawali dengan pementasan “Colors of Nusantara Fashion Carnaval” yang sangat spektakuler dan dilanjutkan dengan tari Sekar Jepun.

Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer mengaku pihaknya bangga karena dapat menyelenggarakan NDF ke-21. Ajang tersebut merupakan wujud apresiasi hotel dan tenan kepada pengunjung The Nusa Dua. Selama agenda lima hari tersebut, Pesona Mandiri NDF 2017 akan dipadati atraksi dan penampilan seni, budaya, musik, dan gaya hidup.

Pengunjung akan dapat menikmati pameran produk kerajinan, fashion show, eksibisi dan kompetisi kuliner, Nusa Dua Coffee Week, Wine and Cheese Testing, beach movie, serta berbagai pertunjukan lain seperti pentas tari tradisional Bali, DJ Performance, dan penampilan musisi lokal dan nasional seperti Balawan, Joni Agung, Gus Teja, Nidji, Andra & The Backbone, Rendy Pandugo, dan Java Jive.

Sebagai wujud perhatian ditengah suasana status Awas Gunung Agung, pihak ITDC akan melakukan aksi peduli bencana Gunung Agung, selama lima hari pihaknya akan melakukan pengumpulan bantuan. Pihaknya juga menekankan letak ITDC sekitar 60 kilometer sangat aman dari bencana. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
5PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
15PelangganBerlangganan