Bupati Badung Hidupkan Kembali Lembaga Listibiya

BALIPORTALNEWS.COM – Pembangunan adat dan budaya menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Badung.  Salah satu Kebijakan yang diambil oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, dalam upaya pelestarian adat dan budaya yang bernafaskan Agama Hindu di Kabupaten Badung, dengan menghidupkan kembali Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan (Listibiya).

Pembentukan Listibiya di Kabupaten Badung melalui melalui Surat Keputusan Bupati Badung, Nomor 1590/02/HK/2016 tentang Pembentukan dan Susunan Keanggotaan Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan Kabupaten Badung Periode 2016-2021. Bupati Giri Prasta mengatakan, pentingnya pembentukan lembaga ini yang akan membina para seniman, sekaligus memberikan masukan dan pertimbangan kepada pemerintah dalam segala menyangkut seni dan budaya. "Kehidupan masyarakat di Bali tidak lepas dari kegiatan seni, adat dan budaya. Pengaruh modereniasasi sebagai salah satu dampak pesatnya pembangunan sektor pariwisata, tidak boleh mengikis nilai-nilai adat budaya yang kita miliki," kata Bupati.

Untuk itulah, Bupati berharap dengan dibentuknya Majelis Pertimbangan dan Pembinaan Kebudayaan ini, pembinaan dan pengembangan kebudayaan di Kabupaten Badung secara keseluruhan bisa lebih dimantapkan, guna terwujudnya Kabupaten Badung yang berbudaya dan sejahtera. Bupati juga menekankan, pemerintah akan memperhatikan kehidupan para seniman dan pelaku-pelaku budaya, agar mendaptkan penghargaan serta penghidupan yang layak.   Sementara itu, tugas-tugas Listibiya yang tercantum dalam SK Bupati 1590/2016 adalah, menyampaikamn pertimbangan-pertimbangan kepada Bupati tentang masalah-masalah kebudayaan dan kesenian dalam arti seluas-luasnya, baik diminta maupun tidak diminta.

Membantu Pemerintah Kabupaten Badung dalam membina, melestarikan, dan mengembangkan kebudayaan kepada berbagai pihak baik perorangan, kelompok/lembaga di Kabupaten Badung. Mengusahakan agar para seniman di Kabupaten Badung mendapatkan penghargaan yang wajar dan penghidupan yang layak. Mencegah kemerosotan  mutu kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Badung. Menjaga agar kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Badung tidak dipengaruhi oleh unsur-unsur yang merendahkan martabat kepribadian masyarakat di Kabupaten Badung, serta menyampaikan laporan evaluasi dan bertanggung jawab secara berkala kepada Bupati Badung.

Adapun susuanan Kepengurusan Listibiya Kabupaten Badung sebagai berikut, sebagai pembina Bupati Badung, Wakil Bupati Badung, Ketua DPRD Badung, Sekretaris Daerah, dan Kepala Dinas Kebudayaan Badung. Dewan Penasehat/Pertimbangan Ketua Ida Bagus Gede Mambal, S.Ag, Sekretaris I Gusti Lanang Subamia dan memiliki 7 orang anggota. Selanjutnya jajaran pengurus diketuai  I Gusti Ngurah Artawan, Wakil Ketua I Nyoman Darmu , Sekretaris I I Made Mindrawan, Sekretaris II Kabid Kesenian Dinas Kebudayaan. Bendahara I AA Made Suarsana, Bendahara II I Ketut Wirawan. Lembaga ini juga memiliki koordinator-koordinator di sejumlah bidang. (r/humas pemkab badung/bpn)

 

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa.

SMPN 2 Kuta Dinilai Lomba PKTP, Seniasih Giri Prasta : Perangi Kanker Sejak Dini

BALIPORTALNEWS.COMSMPN 2 Kuta menjadi duta Kecamatan Kuta pada lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tingkat sekolah di Kabupaten Badung tahun 2016. SMPN 2 Kuta dinilai Tim PKTP Kab. Badung, Kamis (29/9/2016).

Tim PKTP Badung dipimpin langsung Ketua Tim sekaligus Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Badung Seniasih Giri Prasta bersama Wakil Ketua II Tim PKTP Badung Kompyang R. Swandika. Kedatangan tim disambut yel-yel dari siswa-siswi SMPN 2 Kuta serta pengalungan bunga kepada Ketua Tim oleh Kepala SMPN 2 Kuta Drs. I Nyoman Werta, SPd. 

Dalam sambutannya Ketua YKI Cabang Badung Seniasih Giri Prasta, menekankan bahwa tujuan utama dari lomba PKTP tingkat sekolah ini adalah untuk menurunkan angka kematian masyarakat Indonesia akibat kanker.

Siswa yang telah dibekali pengetahuan tentang penyakit kanker, cara pencegahan dan pengobatannya dapat diketoktularkan kepada keluarga maupun masyarakat melalui kegiatan penyuluhan di pasar-pasar tradisional, sehingga mampu untuk melaksanakan pencegahan, pengurangan resiko terkena kanker serta pengobatan sedini mungkin, dan diharapkan kedepan berdampak pada peningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan terwujudnya kabupaten badung yang sehat.

 "Melalui lomba PKTP ini kami harapkan mampu mencegah penyakit kanker sejak dini," jelasnya. Selain itu Istri Bupati Badung ini juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah termasuk kantin sekolah sebagai tempat para siswa membeli makanan dan minuman setiap hari. "Jangan baru ada lomba sekolahnya bersih. Kami harapkan setiap hari harus ditekankan untuk menjaga kebersihan dilingkungan sekolah," tambahnya.

Keepala SMPN 2 Kuta I Nyoman Werta pada kesempatan itu melaporkan sekilas tentang keberadaan SMPN 2 Kuta. Menurutnya sekolah ini telah berdiri 11 tahun lalu yakni tahun 2005. Saat ini jumlah siswa sebanyak 1.145 dengan 30 rombongan belajar. Didukung pula sebanyak 55 guru baik guru PNS maupun honorer.

 Selain itu disampaikan, prestasi yang pernah diaraih SMP yang berlokasi di wilayah Kelurahan Seminyak itu. Seperti menjadi juara umum Porjar dan PSP 2016 dan meraih Piala bergilir nasional perisai diri. "Dalam waktu dekat pada tanggal 3 Oktober ini, sekolah ini akan menjadi duta badung lomba sekolah sehat/UKS tingkat provinsi Bali," tterangnya.

Sementara untuk lomba PKTP ini melibatkan 290 siswa serta 75 guru dan pegawai ikut terlibat. Bidang yang dinilai meliputi; bidang administrasi, penyuluhan PKTP, toga, simulasi, pembuatan jamu, baca puisi, senam, yel PKTP, paduan suara, slogan, kantin sekolah, kesenian tradisional, kebersihan lingkungan. "Meskipun dengan persiapan yang minim, kami sebagai duta Kecamatan Kuta siap untuk dinilai," jelasnya. 

Sementara Camat Kuta I Gede Rai Wijaya mengatakan, sangat bangga atas semangat para guru, pegawai dan siswa SMPN 2 Kuta, sehingga penilaian ini dapat berjalan dengan baik. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada YKI Badung atas terlaksananya kegiatan PKTP di sekolah ini. Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa dapat memahami dan memiliki pengetahuan tentang penyakit kanker dan pencegahannya, sehingga dapat disosialisasikan kepada keluarga dan masyarakat sekitar. "Kami sangat mengapresiasi kegiatan dari YKI ini, sehingga kedepan siswa semakin sehat dan terhindar dari bahaya kanker," imbuhnya. 

Dalam lomba tahun ini sekolah yang dinilai diantaranya, untuk tingkat SMA/SMK yakni SMAN 1 Kuta Selatan dan SMAN 1 Petang. Tingkat SMP yakni SMPN 2 Kuta, SMPN 2 Petang dan SMPN 3 Abiansemal. Sementara tingkat SD, SD 2 Petang, SD 2 Kerobokan Kaja dan SD 2 Kapal. Para pemenang dalam lomba ini sekaligus akan mewakili Kabupaten Badung dalam lomba PKTP tingkat Provinsi Bali, yang penilaiannya pada 31 Oktober mendatang. (r/humas pemkab badung/bpn)

 

Keterangan foto : LOMBA PKTP – Ketua Tim PKTP Badung Seniasih Giri Prasta saat memimpin penilaian PKTP di SMPN 2 Kuta, Kamis (29/9/2016) kemarin.

 

Kapolda Bali Berkunjung ke Puspem Badung

BALIPORTALNEWS.COM – Kapolda Bali Irjen. Pol. Drs. Sugeng Priyanto, S.H., M.H, Rabu (18/9/2016), melakukan kunjungan ke Pusat Pemerintahan (Puspem) Mangupraja Mandala. Kapolda yang hadir bersama Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol AA Made Sudana dan Kapolres Badung AKBP Ruddi Setiawan, diterima langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didampingi Kepala Kesbangpolimas I Nyoman Suendi. 

Dalam pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut, Bupati Giri Prasta menyatakan sangat terhormat dan berterima kasih atas kunjungan Kapolda beserta jajaran ke Puspem Badung. Kunjungan ini menurut bupati merupakan bukti sinergitas dan kerjasama yang baik, antara Pemerintah Kabupaten Badung dengan Kepolisian khususnya Polda Bali. Bupati pada kesempatan tersebut sempat mengutarakan rencana penertiban tempat prostitusi di sejumah kawasan Badung Selatan. 

Menurut bupati tempat prostitusi terselubung tersebut, sangat rawan dan berpotensi sebagai tempat penularan penyakit mematikan seperti HIV/AIDS. "Kami memiliki rencana penertiban lokasi prostitusi di Badung Selatan, kami mohon bantuan dan dukungan dari pak Kapolda,"kata Bupati. 

Kapolda sendiri menyatakan siap mendukung rencana bupati melakukan penertiban tempat prostitusi di Badung. Kapolda menyatakan, Bali selama ini terkenal dengan wisata budaya, akan rusak bila ada kegiatan-kegiatan yang mengarah ke prostitusi. "Kami siap mendukung, Bali dikenal dengan wisata Budaya, harus kita pertahankan,”tegas Kapolda. Kapolda menambahkan pentingnya menjaga keamanan dan situasi kondusif wilayah Bali, mengingat Bali dan Kabupaten Badung pada khususnya perekonomiannya bertumpu pada sektor pariwisata. Kapolda mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan serta dan bersama-sama menjaga keamanan wilayah Bali. (r/humas pemkab badung/bpn)

 

Keterangan foto:
TERIMA KAPOLDA – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat menerima kunjungan Kapolda Bali Irjen. Pol. Drs. Sugeng Priyanto,  ke Pusat Pemerintahan Badung, Rabu (18/9/2016).

 

K3S Kabupaten Badung Kunjungi Pasutri Miskin di Jagapati, Seniasih Giri Prasta Minta Aparat Desa Perhatikan Warga

BALIPORTALNEWS.COM – Koordinator Kegiatan Kesejahtaraan Sosial (K3S) bersama Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kabupaten Badung, Rabu (28/9/2016) mengunjungi warga miskin I Wayan Retag (75) – Ni Made Gebrog (62). Pasutri asal Banjar Sibang, Desa Jagapati, Abiansemal Badung ini diketahui menderita sakit stroke dan kencing manis.

Melihat kondisi tersebut, Ketua K3S Kabupaten Badung, Ny. Seniasih Giri Prasta, meminta jajaran aparat desa, baik Camat, Lurah, dan Kepala Desa memperhatikan warganya yang tengah mengalami kesulitan. “Saya minta aparat desa memperhatikan warganya. Jangan sampai parah baru dilaporkan,” ungkapnya.  

Istri orang nomor satu di pemkab Badung ini juga terngiuh melihat sang istrinya yang tak lagi bisa melihat hanya bisa terbaring di kamar. Dia pun merekomendasikan I Wayan Retag dan Ni Made Gebrog dirujuk ke Rumah Sakit Mangusada guna mendapat penanganan lebih lanjut.

“Kalau memang alasannya tidak ada sanak sodara yang menunggu ketika dirawat di rumah sakit, pihak Puskesmas terdekat dapat mengunjungi setiap saat untuk memberikan pelayanan kesehatan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Ny. Seniasih Giri Prasta, didampingi, Ny. Kompyang R. Swandika, Kadisosnaker Badung beserta camat dan kepala desa memberikan bantuan sembako dan uang tunai untuk biaya pengobatan. Seperti diketahui, sejak menderita sakit, Retag dan Gebrog hanya mengandalkan sang anak Ni Made Sariani dan menantunya I Wayan Sukarena untuk mencari nafkah. Itupun dua tulang punggung keluarga yang diharapkan ini harus dibebankan lagi oleh anak-anaknya (cucu Retag-Gebriog) yang juga sakit-sakitan. Yaitu, I Gede Abdi Guna Darma cucu pertama Retag kerap mengalami epilepsi, sedangkan Ni Made Tatik Santiwati cucu keduanya  menderita sakit asam lambung.

Selain mengunjungi I Wayan Retag – Ni Made Gebrog, rombongan yang dipimpin Ny. Seniasih Giri Prasta, juga mengunjungi Ni Wayan Soka, penderita kanker payudara di Banjar Kemulan, Desa Jagapati. (r/humas pemkab badung/bpn)

 

Keterangan foto:
KUNJUNGI – Ketua K3S Kabupaten Badung, Ny. Seniasih Giri Prasta saat mengunjungi pasutri asal Banjar Sibang, Desa Jagapati, Abiansemal Badung, Rabu (28/9/2016).

Pembinaan TP. PKK Provinsi Bali kepada Desa/Kelurahan se Badung

BALIPORTALNEWS.COMPembinaan TP. PKK Provinsi Bali kepada desa/kelurahan yang diikuti oleh Ketua dan pengurus TP.PKK dari tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Kelururahan se Kabupaten Badung, yang dilaksanakan pada Selasa, (26/9/2016) di Ruang Kriya Gosana Puspem Badung. diharapkan dapat memotivasi serta membangkitkan kepercayaan diri dalam memberikan pembinaan program PKK ditengah masyarakat di Kabupaten Badung.

“Melalui Pembinaan ini banyak manfaat yang bisa digali, dan diharapkan akan tercipta masyarakat yang maju, mandiri,sehat dan sejahtera dalam menjalankan 10 program PKK terutama Pokja I, Pokja II, Pokja III, dan Pokja IV,” ungkap Ketua II TP. PKK Provinsi Bali Ny. Ketut Wija saat memberikan sambutan pada pembinaan Desa/Kelurahan kepada TP PKK se Kabupaten Badung. Acara dihadiri Ketua TP. PKK Kabupaten Badung, Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua Gatriwara Ayu Putu Parwata, Kepala BPMD Putu Gede Sridana , ketua TP. PKK kecamata dan Desa/Kelurahan se Kabupaten Badung berserta undangan lainnya.

PKK bertujuan untuk meningkatkan cakupan pelayanan yang berkualitas dalam program kependudukan, kesejahteraan  keluarga dan kesehatan sebagai upaya mendukung ‘millenium development goal’ pemerintah pusat. Menurut Ny. Ketut Wija, hal yang paling utama adalah bagaimana mengimplementasikan program PKK ditengah masyarakat. "Sebagai pembina dilapangan, Ketua dan pengurus hendaknya bisa memberikan kontribusi kongkrit berupa pelayanan serta pencerahan kepada kader PKK, dengan konsep yang abstrak bisa terimpelementasi dengan baik melalui 10 program PKK” katanya

Sementara Ketua TP. PKK Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta  dalam acara tersebut menyampaikan" terima kasih sepenuh hati dengan Kehadiran TP. PKK Provinsi Bali ditengah-tengah PKK se Kabupaten Badung. Tujuh Bulan setelah menjabat sebagai Ketua TP. PKK Kabupaten Badung ada banyak yang harus dilakukan dalam penyamaan persepsi untuk menjadi harmoni agar menjadi keserasian.

Dengan kehadiran TP PKK Provinsi Bali dengan memberikan pembinaan di Kabupaten Badung disamping untuk memperat silaturahmi dan membangun jembatan hati dan kebersamaan diantara sesama kader PKK sekaligus melakukan pembinaan untuk membangun Badung dan Bali yang sehat dan kuat. Ini menjadi sangat berarti bagi kami selaku ketua TP. PKK beserta anggota di Kabupaten Badung untuk menjadikan motivasi dan semangat dalam melaksanakn tugas-tugas serta program PKK kedepannya.

Pembinaan ini dirasa sangat penting untuk memberikan informasi, motivasi dan masukan kepada TP. PKK se Badung, terutama untuk kecamatan dan kelurahan binaan PKK. Dengan pertemuan ini kita bisa mengetahui kegiatan dan langkah apa yang dilakukan secara berjenjang untuk kemajuan pelaksanaan gerakan PKK. Adapun Desa/Kelurahan yang kami usulkan untuk dibina oleh tim Penggerak PKK Provinsi Bali yaitu : Desa Plaga Kec. Petang, Desa Taman Kec. Abiansemal, Kelurahan Sempidi Kec. Mengwi, Desa Tibubeneng Kec. Kuta Utara dan Desa Kutuh Kec. Kuta Selatan. Semoga pembinaan dari Tp. PKK Provinsi Bali ini melalui PKK nafas pembangunan da masyarakat Badung menjadi sehat dan kuat" katanya.

Ny. Seniasih Giri Prasta menambahkan" Gerakan PKK adalah sebuah gerakan untuk mendukung program pemerintah dengan sasaran keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat.  “Melalui Pembinaan  dari tim TP. PKK Provinsi ini cara pandang dan wawasan hendaknya bisa lebih baik dan menjadi nuansa baru untuk melakukan pembinaan kepada anggota PKK serta masyarakat baik tingkat Kabupaten, kecamatan Desa dan kelurahan untuk pembangunan di Kabupaten Badung,“ tegasnya. (r/humas pemkab badung/bpn)

 

Penyerahan SMA/SMK dari Kabupaten kepada Provinsi, Bupati Giri Prasta Taati Aturan, Serahkan 581 Personil dengan Total Aset Capai Rp 165 Miliar

BALIPORTALNEWS.COM – Penandatanganan berita acara serah terima personil, sarana prasana, pendanaan dan dokumen (P3D) sesuai amanat UU nomor 23 Tahun 2014 oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta bersama Ketua DPRD Badung Putu Parwata disaksikan Kajari Denpasar kepada Gubernur Bali dengan disaksikan oleh Kejati Bali di Gedung Wiswa Sabha Utama. Kantor Gubernur Bali, Selasa (27/9/2016).

Dari penyerahan atas personil dan sarana prasarana berkenaan dengan kewenangan dibidang pendidikan menegah dan kejuruan ini Kabupaten Badung setidaknya telah menyerahkan sebanyak 581 personil yang terdiri dari 3 orang pengawas sekolah, 54 pegawai tata usaha sisanya guru, dengan total aset sekitar 165 milyar lebih terdiri dari tanah dan bangunan. 

Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya menekankan bahwa penataan ulang pembagian urusan pemerintahan, antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, sesuai Undang-Undang Nomor 23 tersebut, merupakan solusi terhadap penyelenggaraan kewenangan pemerintahan daerah yang selama ini ada yang tumpang tindih. Kita wajib mengamankan, sekaligus mengimplementasikan kebijakan tersebut.

​Menurutnya bahwa Kegiatan ini, hendaknya dimaknai sebagai momentum untuk menyamakan persepsi dan langkah terhadap implementasi kebijakan desentralisasi, sehingga dapat menciptakan harmonisasi dan sinergitas optimal antar tingkatan pemerintahan di Provinsi Bali. Kondisi ini, Saya harapkan akan mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif dan efisien, guna mempercepat tercapainya tujuan otonomi daerah, yang pada akhirnya memperkuat integrasi nasional dan memperkokoh keberadaan NKRI.​

​"Proses pengalihan ini membawa dampak besar bagi personil, yaitu Aparatur Sipil Negara, berdampak pula pada keuangan dan pencatatan aset daerah, bahkan berdampak pada manajemen pemerintahan daerah secara umum. Saya berharap tidak akan terjadi “gejolak”, yang mungkin saja disebabkan oleh ketidak-siapan beberapa komponen. Saya berharap kondisi itu tidak terjadi, dan potensi-potensi gejolak agar segera dapat diantisipasi, serta dirumuskan solusi terbaik sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, Saya mengajak seluruh Bupati/Walikota untuk tetap mengawal proses transisi ini, serta tetap menjaga kondisivitas penyelenggaraan tugas-tugas pemerintahan pada sub-sub unsur yang diserah-terimakan. ​Saya juga mengajak jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, untuk mengawal proses ini, sehingga keberlanjutan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan dapat terselenggara dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip good governance, yaitu transparan, partisipatif, dan akuntabel.

​Selanjutnya, Gubernur Mangku Pastika mengingatkan bahwa walaupun pengelolaan pendidikan SMA dan SMK, dan beberapa sub unsur lainnya akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi, diharapkan dukungan dan kerjasama dari Bupati/Walikota. Hal ini mengingat permasalahan pendidikan sangat kompleks yang menentukan kualitas sumber daya manusia Bali ke depan, sehingga memerlukan penanganan secara sinergis dan terpadu. Demikian pula beberapa sub urusan pemerintahan lainnya, yang sudah diserah-terimakan, agar tetap mendapat perhatian.​ Dibagian lainnnya Gubernur mengingatkan bahwa Proses pengalihan ini membawa dampak besar pada personil keuangan dan aset bahkan terjadi dampat terhadap manajemen, berharap todak terjadi gejolak, serta dapat dirumuskan solusi terbaik, diminta agar para bupati dan walikota dapat mengawal masa Transisi ini, termasuk jajaran forum koordinasi pimpinan daerah. Walaupun pengelolaan telah diserahkan kepada provinsi, juga diharapkan agar mendapat perhatian dan menjaga komitmen mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat bali.

Sementara Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta melalui Kabag Humas mengatakan bahwa sejak awal pemerintah kabupaten Badung senantiasa berkomitmen untuk taat dan patuh pada ketentuan dan peraturan perundangan yang berlaku. Dalam upaya mewujudkan tiga tujuan pemerintahan didaerah terutama mewujudkan pelaksanaan otonomi daerah yang diorientasikan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, peningkatan pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Badung siap untuk senantiasa memantapkan dan menjaga terbangunnya sinergitas dengan pemerintah provinsi termasuk dengan pemerintah pusat oleh karenannya Pemerintah Kabupaten Badung dengan dukungan penuh DPRD siap mendukung dan melaksanakan amanat konstitusional sebagai mana diamanatkan UUD no 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. "Berkenaan dengan penyerahan personil dan aset ini, Pemkab Badung sudah lama mempersiapkannya dan hal ini sekaaligus menunjukkan bahwa Pemkab Badung memiliki komitmen dan senantiasa taat terhadap ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku" ujarnya

Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi Bali Ir. Jayadi Jaya,M.Si menyampaikan bahwa Penandatangan Berita Acara Serah Terima Penyerahan Personel,Sarana Prasarana dan Dokumen ini meliputi Sub urusan pendidikan menengah dari pemerintah Kabupaten/Kota se-Bali kepada Pemerintah Provinsi Bali, Sub urusan bidang kehutanan dari pemerintah kabupaten/kota se-Bali kepada Pemerintah Provinsi Bali,Pengelolaan pengawas ketenagakerjaan dari pemerintah kabupaten/kota seBali kepada Pemerintah Provinsi Bali serta Pelaksanaan Metrologi Legal berupa tera,Tera ulang,dan pengawasan dari pemerintah Provinsi Bali dimana sesuai dengan asas lokasi diserahkan kepada pemerintah Kabupaten Buleleng dan Kota Denpasar. (r/humas pemkab badung/bpn)

 

Ny. Seniasih Giri Prasta Kembali Bantu Warga Sakit dan Kurang Mampu

BALIPORTALNEWS.COMKetua Koordinator Kegiatan Kesejahtaraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Badung Ny. Kompyang R. Swandika, dan Instansi terkait, kembali turun ke lapangan mengadakan kegiatan sosial untuk melihat kondisi masyarakat Badung sekaligus memberikan bantuan. Kali ini menyasar 5 (lima) warga di Desa Sibang Gede, Kec. Abiansemal, Senin (26/9//2016).

Didampingi anggota DPRD Badung asal Sibang Gede I Nyoman Gede Wiradana dan Camat Abiansemal Putu Ngr. Thomas Yuniarta,  Istri Bupati Badung ini satu persatu mendatangi rumah warga yang sakit maupun yang kurang mampu. Kegiatan sosial tersebut juga dihadiri Kadisosnaker Badung IB Oka Dirga, Kadisdikpora I Ketut Widia Astika, dari Dinas Kesehatan, RSUD Mangusada, Pustu Sibang Gede, Perbekel Sibang Gede serta para kelian banjar setempat.
Kunjungan diawali di Banjar Parekan, Sibang Gede. Salah satu warga banjar tersebut I Nyoman Oka (42) mengalami mata rabun. Kondisi tersebut telah dialami ayah satu anak ini sejak duduk di bangku sekolah dasar.

Penyakitnya sudah pernah diobati, namun hingga saat ini belum bisa melihat normal. Dari sana, Ny. Seniasih mengunjungi I Nyoman Artawan (11 th) di Banjar Pane, Sibang Gede. Anak kelas 4, SD 3 Sibang Gede ini, pada hari Kuningan lalu tangan kirinya terkena minyak panas. Anak ketiga dari pasangan suami istri I Nyoman Dana dan Ni Wayan Sari ini kondisinya cukup memprihatinkan. Meski sudah mendapat pengobatan, namun hampir seluruh bagian tangannya masih terkelupas dan saat ini masih diperban. 

Kunjungan dilanjutkan ke warga Banjar Badung, Sibang Gede Ni Wayan Bunter (70). Nenek yang mempunyai dua anak dan satu cucu ini tergolong keluarga kurang mampu. Aktivitas kesehariannya hanya membuat ceper (sarana upakara) bersama anaknya Ni Wayan Yasa Ariani. Cucunya Luh Sintya Maharani (9 th) masih kelas 3 di SD 2 Sibang Gede. Berikutnya ke Banjar Tagtag, Sibang Gede.

Salah satu warga I Made Widiarta (60) mengalami sakit kanker paru, sesak dan diabetis. Penyakit ini telah dialami sejak 8 bulan lalu. Saat dikunjungi, Made Widiarta sedang kemoterafi. Untuk membantu kondisinya, Istrinya Wayan Darni setiap hari harus memberikan bantuan oksigennya. Terakhir Ny. Seniasih mengunjungi Ketut Astawa (41), warga banjar Bantas Kaja, Sibang Gede mengalami epilepsi. Saat ini ia hanya dirawat oleh sang Ibu Ni Wayan Mundri. Dan keluarga ini tergolong kurang mampu.

Melihat dari dekat kondisi warganya tersebut, Ny. Seniasih Giri Prasta turut prihatin, tak henti-hentinya Beliau memberikan dukungan moril serta mengharapkan keluarga agar tetap tabah. Pihaknya juga meminta kepada instansi terkait baik itu RSUD Badung Mangusada, Disosnaker, Disdikpora maupun Puskesmas Pembantu Sibang Gede dan Perbekel agar segera mengambil langkah-langkah sehingga kondisi masyarakat yang mengalami sakit maupun kurang mampu mendapat penanganan segera.

"Kami minta instansi terkait agar membantu menangani masalah ini. Seperti masyarakat yang sakit, segera di periksakan ke puskesmas atau dirujuk ke RSUD. Sementara keluarga kurang mampu agar dibantu Disosnaker," jelasnya. 

Dikatakan, bahwa kegiatan sosial ini sebagai wujud nyata perhatian dan sumbangsih K3S sebagai fatner Pemkab Badung, ikut berperan aktif menangani masalah kesejahteraan sosial masyarakat Badung. Hal ini juga sebagai bukti bahwa Pemkab bersama K3S Badung senantiasa hadir ditengah-tengah masyarakat.

Sebagai wujud perhatian, Ny. Seniasih Giri Prasta menyerahkan bantuan sembako dan sejumlah uang guna meringankan beban keluarga. (r/humas pemkab badung/bpn)

Badung Sabet 3 Penghargaan Terbaik Dengan Indeks 89,56 

BALIPORTALNEWS.COMKabupaten Badung kembali berhasil meraih 3 penghargaan Terbaik sebagai daerah dengan tujuan investasi yang paling diminati oleh investor, Ketiga penghargaan tersebut diterima Kabag Humas Kabupaten Badung mewakili Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta.

Pada Malam Anugrah Indonesia's Attractiveness Awards Tahun 2016 dari Tempo Media Group dan Frontier Consulting Group yang dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara mewakili Presiden RI  Joko widodo, turut hadir pada acara tersebut Ketua DPR Ade Komarudin, Menteri PAN- RB Asman Abnur, serta kepala BKPM, Kamis (22/9/2016)  di Hotel Mulia Jakarta.

Dari Ajang Indonesia Attractiveness Awards (IAA) ini Kabupaten Badung ditetapkan sebagai Kabupaten Terbaik Nasional dengan 3 posisi terbaik untuk katagori Pariwisata, Katagori ketersediaan infrastruktur untuk Koridor wilayah Bali dan Nusa tenggara  serta daya tarik investasi untuk total indeks daya Tarik investasi  dengan berhasil meraih Penghargaan Platinum dengan Attractiveness Indeks 89,56.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta yang diwakili oleh Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Badung Anak Agung Gd Raka Yuda menerima ketiga penghargaan  tersebut  untuk  katagori Pariwisata dengan posisi terbaik Nasional diserahkan langsung oleh menteri Komunikasi dan informatika Rudiantara, sedangkan untuk katagori ketersediaan infrastruktur dengan total indek daya tarik yang dimiliki diserahkan  oleh Kepala BKPM sementara untuk  pengharagaan  utama sebagai Kabupaten terbaik untuk katagori daya tarik Investasi dengan pengharagaan platinum diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur.

Menkominfo Rudiantara mengatakan Bahwa Pemerintah terus mendrive agar pertumbuhan ekonomi nasional terus bertumbuh sehingga Indonesia bisa berada pada posisi  7 dunia dimasa datang. "Pertumbuhan ekonomi nasional terus didorong agar terus meningkat  dengan menggunakan APBN sebagai Tool dengan mengarahkannya untuk belanja modal yang bersifat produktif, menciptakan lapangan pekerjaan serta sekaligus dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Saat ini dikatakannya bahwa kita tengah  menghadapi kompetisi secara ketat dengan negara negara lain didunia untuk menarik investasi. '"tidak mungkin ada pertumbuhan ekonomi bila tidak ada investasi, oleh karenanya dalam upaya menarik investasi ini dibutuhkan adanya Iklim Investasi yang sehat dinamis dan kondusif." Katanya.

Dibagian lainnya Rudiantara juga menekankan bahwa Formula untuk menarik Investasi tersebut adalah adanya ketersediaan sarana dan prasarana infrastruktur yang memadai, adanya pelayanan publik yang baik dan berkualitas, untuk itu diharapkan kepada kepala daerah untuk dapat memeperhatikan formula dalam menarik investasi dengan mengarahkan belanja daerahnya untuk belanja modal terutama mengembangkan infrastruktur daerahnya serta terus melakukan trobosan dalam meningkatkan pelayanan publiknya. 

Menpan-RB Asman Abnur mengungkapkan bahwa malam Anugrah Indonesia attracctiveness ini merupakan ajang apresiasi terhadap pemimpin didaerah yang  mampu melakukan Inovasi sehingga  berhasil  mengolola segenap potensi daerahnya dengan baik  sehingga daerahnya menjadi tujuan investasi secara nasional dan regional. Kalau setiap  kepala daerah mampu melakukan inovasi memberikan kemudahan sehingga dapat menarik investasi maka daerah tersebut akan menjadi makmur dan sejahtera. oleh karenanya saya tekankan kepada seluruh kepala daerah untuk memberikan kemudahan dan mampu membangun iklim investasi yang sehat sehingga dapat menciptakan lapangan kerja, menekan kemiskinan sehingga akhirnya akan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi secara nasional.

Menurutnya bahwa Keberhasilan suatu daerah sebagai tujuan investasi  ini memang dibutuhkan strategi dan komitmen para pemimpin didaerah untuk melakukan inovasi untuk bekerja keras dalam pengelolaan sumber daya yang dimilikinya sehinga mampu mewujudkan kesejahteraan melalui peningkatan pelayanan publik yang berkualitas termasuk didalamnya dalam pelayanan perijinan.

"Pihaknya bersama segenap jajaran Kemenpan -RB akan terus mendorong para kepala Daerah untuk melakukan trobosan dan inovasi yang mestinya juga dapat dilakukan Replikasi oleh daerah lainnya di Indonesia. Dengan demikian seluruh daerah akan bisa berjalan dan bertumbuh secara bersama-sama." ujarnya. 

Sementara Bupati Badung melalui  Kabag humas Raka Yuda mengatakan bahwa keberhasilan meraih pengharagaan nasional sebagai Kabupaten terbaik untuk ketiga katagori daya tarik investasi ini merupakan buah kerja keras serta komitmen segenap masyarakat, jajaran Birokrasi  serta pemangku kepentingan  lainnya termasuk tentunya dukungan penuh DPRD kabupaten Badung.

Bupati menegaskan bahwa segenap prestasi yang berhasil diraih  hendaknya dapat sejalan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat, terwujudnya pelayanan Publik yang semakin berkualitas dan meningkatnya daya saing daerah.

Menurut Raka Yuda yang juga bicara Bupati Badung ini mengungkapkan bahwa Bapak Bupati Badung dalam berbagai kesempatan  sering menekankan bahwa sebagai daerah dengan tujuan pariwisata nasional dan internasional maka faktor terjaganya keamanan dan kenyamanan ini menjadi faktor penting dan menentukan keberlangsungan pembangunan kepariwisataan di Kabupaten Badung.

Pemerintah akan melakukan berbagai upaya dan Trobosan dalam upaya menyiapkan infra struktur dan peningkatan kualitas pelayanan publik termasuk menjaga rasa aman dan kenayamanan masyarakat dan para pelaku usaha di badung.Hal ini dilakukan karena juga disadari bahwa keberlangsungan pembangunan kepariwsataan ini amat penting karena  menjadi penggerak pertumbuhan perekonomian di kabupaten Badung.

Ditambahkannya bahwa dalam upaya mewujudkan ketentraman dan ketertiban di wilayah hukum Kabupaten badung bapak Bupati telah membuat program bersama dan berkelanjutan  dengan Jajaran TNI dan Polri guna melakukan patroli bersama dengan jajaran dan aparat terkait di kabupaten Badung seperti Sat Pol PP , kes Bang pol Linmas dan pecalang." Pungkasnya. (r/humas pemkab badung/bpn)

Wagub Sudikerta Himbau Umat Jalankan Yadnya Berlandaskan Tri Kaya Parisudha

BALIPORTALNEWS.COMYadnya merupakan pengorbanan  suci yang dilaksanakan dengan rasa tulus ikhlas dalam kehidupan berlandaskan dharma, sesuai dengan ajaran sastra suci Hindu yang ada (Weda). Namun dalam prakteknya yadnya harus dilakukan dengan menyesuaikan dengan kemampuan masyarakat agar tidak sampai membebani dan menimbulkan masalah dikemudian hari.

Demikian disampakan Wakil Geburner Bali Ketut Sudikerta saat menghadiri Karya Ngenteg Linggih Padudusan Agung dan Pecaruan Panca Kelud di Pura Manik Giri, Banjar Angkeb Canging, Desa Gulingan, Mengwi, Badung pada Rabu (14/9/2016).

Menurut Sudikerta, pelaksanaan yadnya harus dengan "Satya", yang berarti bagaimana pun bentuk dari pelaksana yadnya tersebut agar mengedepankan sikap-sikap kesetiaan, sehingga tujuan dari yadnya bisa tercapai.

"Dalam melaksanakan yadnya, harus dilakukan dengan rasa tulus ikhlas serta dapat dilaksanakan dengan kesederhanaan. Karena pada hakekatnya yadnya yang kita jalankan tidak pernah berhenti dan terus berkesinambungan,” ujar Sudikerta.

Ditambahkan Sudikerta, dalam pelaksanaan sebuah yadnya juga harus dibarengi dengan perilaku yang suci berlandaskan Tri Kaya Parisudha, yaitu berpikir yang suci (Manacika), berkata yang benar (Wacika) dan berbuat yang jujur (Kayika). Ketiganya merupakan komponen yang merupakan etika dalam agama Hindu yang akan memberikan tuntunan dan jalan menuju pada kedamaian terhadap yadnya itu sendiri.

“Pelaksanaan Yadnya juga harus berlandaskan Tri Kaya Parisuda yang akan memeberikan tuntunan kepada kita semua untuk menuju kedamaian, karena pada hakekatnya hanya dari adanya pikiran yang benar akan menimbulkan perkataan yang benar sehingga mewujudkan perbuatan yang benar pula,” pungkasnya.

Usai menghadiri Karya Ngenteg Linggih Padudusan Agung dan Pecaruan Panca Kelud di Pura Manik Giri, Banjar Angkeb Canging, Desa Gulingan, Mengwi, Badung, Wagub Sudikerta yang dalam kesempatan tersebut didampingi Staf Ahli  Nyoman Sujaya juga menghadri Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung di Pura Dalem Wisesa, Banjar Pakraman Kuwum Mambal, Desa Kuwum, Marga, Tabanan. (r/humas pemprov bali/bpn)