25 C
Denpasar
Rabu, 22 Agustus 2018

Bupati Giri Prasta Berikan Pengarahan kepada Penerima Bantuan Hibah

BALIPORTALNEWS.COMBupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Sabtu (29/10/2016), mengumpulkan penerima bantuan hibah tahun 2016. Bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Badung, Bupati memberikan pengarahan kepada sekitar 2.500 warga/kelompok masyarakat berkenaan dengan penggunaan dan pertanggungjawaban hibah.

Bupati Giri Prasta memberi pengarahan didampingi Wakil Bupati I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata, Wakil Ketua I I Nyoman Karyana dan Wakil Ketua II I Made Sunarta. Hadir pula Sekretaris Daerah Kompyang R. Swandika beserta pimpinan SKPD terkait
Selain penerima hibah, pengarahan ini juga wajib dihadiri Camat, Lurah serta Perbekel se-Kabupaten Badung.

Bagi penerima hibah Bupati mengingatkan penggunaan bantuan sesuai dengan peruntukan pada NPHD dan proposal dengan berpedoman pada perundangan yang berlaku. Bupati juga mengingatkan penerima hibah agar melaporkan pertanggungjawaban penggunaan hibah paling lambat tanggal 10 Januari 2017.

Bupati mengintruksikan kepala SKPD yang mempunyai kewenangan untuk mengevaluasi secara cermat dan berikan rekomendasi dengan kajian teknis.  SKPD terkait juga diperintahkan memberikan pendampingan kepada penerima hibah, tentang kewajiban yang harus dipenuhi termasuk tatacara pengelolaan keuangan dan pelaporan.

“Inspektur, para Camat, Perbekel agar melakukan pengawasan secara intensif terhadap pelaksanaannya di lapangan,” tegasnya.

Pengawasan ini menurut Bupati sangat penting, mengingat dibeberapa daerah terjadi permasalahan hukum pemberian hibah. Untuk itulah Bupati kembali mengingatkan, penerima bantuan agar menggunakan dengan bertanggungjawab, dan sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

“Jangan sampai maksud baik untuk membantu masyarakat dalam pembangunan, berujung adanya masalah hukum. Untuk itulah, kami harapkan penerima bantuan harus mengingikuti semua ketentuan aturan, dan bisa menyampaikan pertanggungjawaban pada waktunya,” terangnya.
Selain pengawasan intern, Pemerintah Kabupaten Badung juga minta pendampingan Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan (TP4D) Kejaksaan.

Sementara itu, Asisten I Setda Badung IBA Yoga Segara menjelaskan, pemberian hibah berdasarkan Keputusan Bupati Badung Nomor 2146/01/HK/2016, tentang Penetapan Penerima Hibah pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Badung Tahun 2016.

Jumlah penerima hibah kepada kelompok/anggota masyarakat sebanyak 1.789 penerima dengan PAGU sebesar Rp 193.221.533.000. Dari 1.789 penerima hibah tersebut, proposal yang sudah diterima Bagian Administrasi Kesra adalah sebanyak 1.239 proposal dan semua proposal tersebut telah dimohonkan evaluasi kepada SKPD terkait sesuai sifat permohonan.

Untuk proses NPHD sampai Jumat (28/10/2016), sudah menerima 423 NPHD dan Sekretariat DPRD Badung. “Saat ini proses NPHD terus berlangsung. Untuk NPHD yang telah ditandatangani bapak Bupati, yang kelengkapan NPHD-nya sudah lengkap dan benar, telah ditindaklanjuti ke Bagian Keuangan untuk proses lebih lanjut,” terangnya.

Untuk yang proses NPHD-nya sudah lengkap pencairan akan dilakukan, Senin (31/10/2016). (hbs badung/bpn)

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Sabtu (29/10/2016), memberikan pengarahan kepada sekitar 2.500 warga/kelompok masyarakat berkenaan dengan penggunaan dan pertanggungjawaban hibah, bertempat di Ruang Sidang Utama DPRD Badung.

 

Dikunjungi Ny. Giri Prasta, Lempung Langsung Dirawat di RSUD Mangusada 

BALIPORTALNEWS.COMAksi sosial Ketua K3S Kabupaten Badung Ny. Seniasih Giri Prasta terus berlanjut. Sabtu (29/10/2016), Ny. Giri Prasta yang didampingi Ny. Kristiani Suiasa, Ny Kompyang R Swandika serta rombongan lainnya, mengunjungi kediaman Ni Ketut Lempung (70), warga Banjar Selat, Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi.

Ni Ketut Lempung adalah warga miskin yang mengalami gangguang kesehatan kulit gatal hingga melepuh, dan juga gangguan pengelihatan.  Kesehariannya, Lempung dirawat oleh anaknya, I Made Yasa yang tidak memiliki pekerjaan tetap.

Saat rombongan istri bupati ini berkunjung yang juga didampingi Perbekel Sobangan, kondisi Lempung sangat memperihatinkan. Sekucur tubuhnya penuh luka dan mengeluarkan cairan.

Menurut penuturan Yasa, ibunya hanya dirawat secara non medis, karena tidak memiliki biaya untuk berobat ke dokter atau rumah sakit. Melihat kondisi warganya ini, Ny. Giri Prasta yang mengajak serta Tim Dokter dari RSUD Mangusada dan Dinas Kesehatan langsung memerintahkan untuk melakukan penanganan segera.

“Harus segera mendapatkan perawatan. Untuk biaya kan ada JKBM, atau JKKB Manguwaras, semuanya ditanggung pemerintah,” tegasnya.

Pada kesempatan itu juga Ny. Giri Prasta memberikan bantuan sembako kepada keluarga miskin ini, yang rumahnya baru saja kena musibah pohon tumbang.

Menurut Perbekel Sobangan I Ketut Mas Budiarta, meski tergolong miskin keluarga ini belum masuk dalam daftar Rumah Tangga Sasaran (RTS), sehingga tidak mendapat bantuan dari Pemkab Badung. Mereka hanya mendapatkan bantuan pemerintah pusat berupa jatah beras untuk rakyat miskin (raskin).  Segera pihaknya akan mengusulkan keluarga ini masuk dalam RTS, sehingga nanti bisa mendapatkan bantuan dari Pemkab Badung.

Setelah kunjungan Ny. Giri Prasta ini, Lempung langsung dibawa untuk mendapatkan perawatan di RSUD Mangusada Badung. (hms badung/bpn)

Keterangan Foto : Sabtu (29/10/2016), Ny. Giri Prasta yang didampingi Ny. Kristiani Suiasa, Ny Kompyang R Swandika serta rombongan lainnya, mengunjungi kediaman Ni Ketut Lempung (70), warga Banjar Selat, Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi. 

 

 HUT Ke-54 STT Wijaya Kusuma, Delod Pasar Blahkiuh

BALIPORTALNEWS.COMSTT (Sekahe Teruna Teruni) Wijaya Kusuma Br. Delod Pasar, Desa Blahkiuh memperingati HUT Ke-54, dengan Tema “Rame Ing Gawe Sepi Ing Pamrih”. Acara ini dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, anggota DPRD Badung I Made Subawa, Camat Abiansemal Putu Ngurah Thomas Yuniarta beserta Muspika Kecamatan dan tokoh masyarakat, di Balai Banjar Delod Pasar Desa Blahkiuh Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/10/2016).
Ketua Panitia I Wayan Mahardika menyampaikan, jumlah anggota STT Wijaya Kusuma sebanyak 140 orang. HUT ke-54 ini mengambil tema “Rame ing Gawe Sepi ing Pamrih”, yang artinya banyak bekerja tanpa mengedepankan imbalan.

Didalam melaksanakan HUT-54 ini dilakukan bermacam-macam kegiatan dan lomba diantaranya; ngayah mebersih di pura Kahyangan Tiga dan melakukan kunjungan serta menghaturkan punia di Panti Asuhan Semara Putra Klungkung.

Adapun sumber dana dalam pelaksanaan HUT ini berasal dari kas STT, bantuan dari Desa Dinas dan Koperasi Kusuma Arta Sari milik br. Delod Pasar.

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyampaikan, apresiasi dan mengatakan STT merupakan garda terdepan dalam pembangunan. STT Wijaya Kusuma telah melaksanakan Audio Visual, untuk itu kedepannya diharapkan program ini dapat berlanjut untuk mengetahui apa yang telah dilakukan oleh pengurus dan bagaimana koordinasinya dengan pengurus yang lama.

Masa jabatan STT di Kabupaten Badung 3 (tiga) tahun, karenanya pada saat pelaksanaan Brata Penyepian mendatang akan diundang seluruh STT untuk ikut melaksanakan Brata Penyepian agar terlaksana dengan baik dengan memberi dana masing-masing Rp 15 juta.

Lebih lanjut Giri Prasta menyampaikan, program-program yang akan dilakukan dalam mensejahterakan masyarakat. Mulai tahun 2017 yang namanya pendidikan tidak akan ada pungutan sedikitpun agar betul-betul pendidikan di Badung gratis.

Untuk SD kelas VI di Kabupaten Badung yang berjumlah 8.982 orang akan diberikan Laptop, dan pertengahan tahun 2017 juga akan diberikan kepada SD kelas V. Sedangkan yang baru tamat TK yang akan masuk SD kelas 1 akan diberikan pakaian lengkap, begitu pula tamatan SD yang akan masuk SMP.

Sedangkan untuk Bedah Rumah akan dibantu Rp. 50 juta dan di bidang kesehatan masyarakat akan diberikan 2 (dua) kartu yaitu; Kartu KIS (Kartu Indonesia Sehat) yang dapat dipakai untuk berobat di luar Kabupaten Badung dan Bali serta Kartu KBS (Kartu Badung Sehat) dapat dipakai berobat di Puskesmas, RS Mangusada dan RS yang diajak kerjasama berapapun biayanya akan ditanggung Pemerintah. Sebagai dana motivasi Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta mepunia Rp. 20 juta. (hms badung/bpn)

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta didamping anggota DPRD Badung I Made Subawa disaat menghadiri HUT Ke-54 STT Wijaya Kusuma Br. Delod Pasar, Desa Blahkiuh di Balai Banjar Delod Pasar Desa Blahkiuh Kecamatan Abiansemal, Sabtu (29/10/2016).

Bentangkan Panah, Bupati Giri Prasta Buka Pesta Rakyat Abiansemal

BALIPORTALNEWS.COMBupati Badung I Nyoman Giri Prasta membentangkan panah sebagai pertanda dibukanya Pesta Rakyat Kecamatan Abiansemal, serangkaian HUT ke-7 Ibukota Badung Mangupura tahun 2016 di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Blahkiuh, Jumat (28/10/2016) malam lalu.

Pesta rakyat Kecamatan Abiansemal berlangsung begitu meriah dengan ditampillannya berbagai pentas seni budaya serta hiburan dari penyanyi pop bali. Kegiatan tersebut juga dihadiri Anggota DPRD Badung Dapil Abiansemal Ponda Wirawan, Alit Yandinata serta IB Sunarta, hadir pura pimpinan SKPD terkait, Ketua TP PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Wakil Ketua TP PKK Ny. Kristiani Suiasa serta Ketua DWP Badung Ny. Kompyang Swandika.

Bupati Giri Prasta dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Camat dan masyarakat Kecamatan Abiansemal yang telah mampu melangsungkan pesta rakyat yang begitu meriah. Menurutnya, pesta rakyat yang digelar dimasing-masing Kecamatan ini sebagai wujud keberpihakan pemerintah dan pemerintah Kabupaten Badung senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan di awal kepemimpinannya di Badung bersama Wabup. Ketut Suiasa sudah membuat RPJMD Semesta Berencana 2016-2021.

Didalamnya sudah dirumuskan 5 (lima) program yang menjadi skala prioritas yakni sandang, pangan dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan tenaga kerja, pelestarian seni, adat, agama dan agama serta pariwisata.

Lebih lanjut dijelaskan, di sektor sandang pangan dan papan bagi masyarakat, Pemkab Badung akan menggelontorkan bantuan bedah rumah bagi RTS, minimal dibantu setiap RTS 50 juta, selain itu juga dibantu dana Usaha Ekonomi Produktif. Dibidang Kesehatan, masyarakat Badung diberikan dua kartu, KIS (Kartu Indonesia Sehat) dan KBS (Kartu Badung Sehat) sehingga masyarakat yang berobat di Puskesmas maupun rumah sakit akan gratis.

Di pendidikan, di tahun ini siswa SD kelas 6 diberikan laptop gratis. Sementara untuk tahun depan siswa SD kelas 1 dan SMP kelas 1 diberikan seragam lengkap serta tidak ada lagi pungutan di sekolah.

Sementara Camat Abiansemal Putu Ngurah Thomas Yuniarta melaporkan, pesta rakyat di Kecamatan Abiansemal berlangsung selama dua hari yang dipusatkan di Lapangan Kopral I Wayan Surem Blahkiuh. Kegiatan yang diadakan meliputi Pameran UMKM dari 18 Desa di Abiansemal, pelayanan akte administrasi kependudukan, seminar meibatkan siswa dengan tema jauhi narkoba dan HIV/AIDS, senam lansia dan donor darah.

Untuk menghibur masyarakat ada pula pementasan hiburan rakyat yang menampilkan artis-artis pop bali papan atas seperti  Diana Giri Prasta, D’Antoni, GT Rock Band, Lolot n’band, Gek Diah 3G, The Green Harmony, Widi Widiana, serta pentas seni budaya fragmentari subali sugriwa,Joged mebarung Sobnagan Blahkiuh. Tema yang diangkat dalam perayaan kali inui “Melalui peritakan kita wujudkan ajaran trisakti menuju Kabupaten Badung yang mandiri”. (hms badung/bpn)

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta membentangkan panah sebagai pertanda dibukanya Pesta Rakyat Kecamatan Abiansemal, serangkaian HUT ke-7 Ibukota Badung Mangupura tahun 2016 di Lapangan Kopral I Wayan Surem, Blahkiuh, Jumat (28/10/2016) malam lalu.

 

Bupati Giri Prasta Tegaskan Penggunaan Dana Hibah Harus By Name By Dress 

BALIPORTALNEWS.COMBupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos, Sabtu (29/10/2016) memberikan pengarahan kepada 1.789 kelompok masyarakat di Badung calon penerima dana hibah pada anggaran Perubahan APBD Badung tahun 2016, di Ruang Sidang Uttama Gosana, Kantor DPRD Badung, Puspem Badung. Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta menegaskan bahwa penggunaan dana hibah harus sesuai dengan yang dibantu (by name by dress). Dan Beliau memastikan dana hibah cair pada hari Senin ini.

Pengarahan berkenaan dengan penggunaan dan pertanggungjawaban hibah tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, Wakil Ketua DPRD Badung I Made Sunarta beserta sejumlah anggota DPRD Badung, pimpinan SKPD serta para Perbekel.

Lebih lanjut Bupati Giri Prasta menekankan, bantuan hibah ini bukan merupakan kewajiban pemerintah, namun dalam upaya program percepatan pembangunan di Kabupaten Badung, Pemkab Badung bersama DPRD Badung mengambil kebijakan ini.

“Ini murni kebijakan Pemkab Badung bersama Dewan berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Badung,” terangnya.

Kepada pengguna dana hibah Bupati kembali menegaskan agar memanfaatkan dana ini sesuai dengan tatanan regulasi dan aturan yang berlaku.

“Kami harapkan setelah cair, dana ini harus segera dimanfaatkan dan penggunaanya itu harus by name by dress, yang mana dibantu itu harus dibangun, tidak boleh dialihkan kepada yang lain. Dan harus selesai di bulan Desember ini. Kalo masyarakat tidak mampu memanfaatnya lebih baik diserahkan kembali kepada pemerintah,” tegasnya.

Demikian pula untuk pelaporannya, Bupati mewajibkan kepada penerima bantuan sudah ada laporannya pada tanggal 10 Januari 2017 nanti. Diharapkan, dari informasi ini, masyarakat penerima hibah dapat mensosialisasikan kepada masyarakat lainnya untuk bisa berinovasi sehingga ditahun depan dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan dana hibah seperti ini.

Selain itu kepada masyarakat yang mempunyai Pura Paibon agar segera didaftarkan di Dinas Kebudayaan Badung untuk mendapatkan Surat Keterangan Terdaftar agar bisa dibantu.

Selain mengenai penggunaan dan pertanggungjawaban hibah, Bupati Giri Prasta juga menyampaikan program prioritas Pemkab Badung lima tahun kedepan. Dijelaskan, bahwa dalam PPNSB (Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana) di Badung, terdapat lima program yang menjadi skala prioritas.

Kelima skala prioritas tersebut meliputi  bidang sandang, pangan dan papan, bidang kesehatan dan pendidikan, bidang jaminan sosial dan tenaga kerja, bidang seni, adat, agama dan budaya dan bidang pariwisata.

Asisten Pemerintahan dan Kesra I.B.A. Yoga Segaran SH, MM melaporkan, tujuan dari acara ini adalah untuk mewujudkan penggunaan hibah yang baik dan benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan SK Bupati Badung No. 2146/01/HK/2016 tentang penetapan penerima hibah pada perubahan APBD 2016, jumlah penerima hibah kepada kelompok/anggota masyarakat berjumlah 1.789 penerima dengan pagu sebesar Rp. 193.221.533.000,-.

Adapun jenis kegiatan yang dilaksanakan berupa, kegiatan infrastruktur sepertu renopasi pura, pembangunan candi betar/tembok penyengker, wantilan, balai banjar dan infrastruktur lainnya, kegiatan pelestarian adat, seni dan budaya, kegiatan peningkatan srada bakti serta kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Dari 1.789 penerima hibah, proposal yang sudah diterima di Bagian Administrasi Kesra sebanyak 1.239 proposal dan semua proposal tersebut telah dimohonkan evaluasi kepada SKPD terkait sesuai sifat permohonan,” jelasnya.

Untuk proses Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), sudah menerima 423 NPHD dari Sekretariat DPRD Badung, dan saat ini proses NPHD terus berlangsung. Untuk NPHD yang sudah ditandatangani Bupati yang kelengkapan NPHDnya sudah lengkap dan benar, telah ditindaklanjuti ke Bagian Keuangan untuk proses lebih lanjut. Sedangkan untuk sebaran NPHD dimasing-masing Kecamatan adalah Kecamatan Petang 1 NPHD, Mengwi 393 NPHD, Abiansemal 1 NPHD, Kuta Utara 11 NPHD, Kuta 2 NPHD dan Kuta Selatan 15 NPHD dan totalnya 423 NPHD. (hms badung/bpn)

Bupati Giri Prasta Hadiri Nyekah Kurung Banjar Buangga

BALIPORTALNEWS.COMBupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Jumat (28/10/2016) menghadiri upacara pitra yadnya “nyekah kurung” di Banjar Buangga, Desa Getasan, Kecamatan Petang, Badung. Pada kesempatan itu, bupati  menyaksikan langsung prosesi puncak upacara nyekah dengan didampingi Sekcam Petang I Gede Sudarwita, Perbekel Getasan dan prajuru adat lan dinas se-Desa Getasan.

I Wayan Renci, selaku Ketua Panitia melaporkan bahwa upacara pitra yadnya “Nyekah Kurung” di Banjar Buangga diikuti oleh 19 sawa/sekah. Puncak upacara selain dilaksanakan upacara purwa daksina dan meprelina juga diisi dengan mepetik dan mesangih atau potong gigi dengan peserta 23 orang.

Adapun dudonan karya sudah dimulai sejak rahina buda kliwon Pahang (12/10/2016) diawali dengan matur piuning,  weraspati umanis pahang (13/10/2016) nyukat karang,  wraspati pon krulut (20/10/2016) nunas tirta, kemudian sukra wage krulut (21/10/2016), ngadegan ida batara kahyangan tiga, mekarya sanganan.  Anggara pon merakih (25/10/2016), nunas tirta ring soang-soang kawitan, pada buda wage merakih (26/10) mekarya ulam upakara, weraspati kliwon merakih (27/10) mecaru nyuciang pakarangan, ngangget don bingin dan ngajum. Puncak karya dilaksanakan pada  sukra umanis merakih atau Jumat (28/10/2016) dengan melaksanakan upacara purwa daksina, metatah, ngening dan ngaskara. Upacara nyekah kurung ini diakhiri dengan nyegara gunung pada saniscara paing merakih (29/10/2016).

Upacara ini sendiri dilandasi oleh semangat kebersamaan dan gotong royong. Tidak hanya oleh pengempon sekah/sawa, namun juga krama Banjar Adat Buangga.

Sementara Bupati Giri Prasta dalam sambutannya mengaku salut dan menyampaikan apresiasi atas semangat warga dalam melaksanakan upacara pitra yadnya ini. Ia juga berharap semangat tulus iklas dan gotong royong dalam melaksanakan yadnya bisa terus dipupuk.

Terlebih, Pemkab Badung, kata bupati mulai tahun 2017 akan memprogramkan nyekah gratis, baik nyekah yang dilaksanakan desa maupun di banjar. “Tityang (saya) turut mendoakan agar para pitra yang diupacara atiwa-atiwa (nyekah, red) ini bisa mendapatkan tempat yang terbaik disisi-Nya. Dan semoga dudonan karya ini bisa berjalan lancar sampai selesai,” katanya.

Sebagai bentuk bakti dan dukungan terhadap upacara ini, bupati menyerahkan dana punia sebesar Rp 30 juta yang diterima langsung oleh ketua panitia nyekah.

Keterangan Foto : Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Jumat (28/10/2016) menghadiri upacara pitra yadnya “nyekah kurung” di Banjar Buangga, Desa Getasan, Kecamatan Petang, Badung.

Badung Komit Wujudkan Pariwisata Berkualitas Berbasis Masyarakat

BALIPORTALNEWS.COM Dalam upaya mewujudkan pemangunan pariwisata berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Badung melalui kebijakan yang berorientasi kepada pemberdayaan masyarakat serta pelibatan stakeholder pembangunan kepariwisataan, telah berkomitmen untuk membangun pariwisata yang berkualitas dan berbasis kepada masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Badung amat berkepentingan agar pariwisata Bali dan khususnya Kabupaten Badung dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat dari generasi ke genarasi berikutnya, mengingat pariwisata telah terbukti sebagai mesin penggerak perekonomian masyarakat Badung dan Bali pada umumnya”. Demikian antara lain diungkapkan oleh Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, SH saat menjadi salah satu Narasumber dalam Seminar Nasional yang mengangkat tema “Tata Kelola Lingkungan Kepariwisataan Terintegrasi Berbasis Budaya” yang digelar Universitas Warmadewa di Ruang Pertemuan Sri Kesari Warmadewa, Kampus Universitas Warmadewa, Jumat (28/10/2016). Seminar Nasional tersebut dibuka oleh Rektor Universitas Warmadewa Prof. dr. Dewa Putu Widjana, DAP&E, Sp.ParK.

Wabup. Suiasa menjelaskan, bahwa dalam konteks one island manajement (membangun pariwisata Bali dalam satu manajemen kepulauan), Pemkab Badung dengan dukungan penuh DPRD Badung akan turut berkontribusi dalam upaya membangun pariwisata Bali dari Badung.

Sebagai wujud komitmen tersebut, dana penyisihan dari Pajak Hotel dan Restauran (PHR) yang mencapai 350 M tersebut akan diserahkan secara langsung oleh Pemkab Badung kepada 6 (enam) kabupaten di Bali dalam upaya mendukung pembangunan pariwisata Bali yang berkualitas, ramah lingkungan serta senantiasa menjaga kelestarian budaya sebagai ikon pariwisata Bali.

Di bagian lainnya, Wabup Suiasa juga memaparkan tentang visi dan misi Kabupaten Badung, dimana dalam salah satu visinya adalah memantapkan sinergitas potensi budaya, pertanian dalam arti luas dan pariwisata. Selain itu sektor pariwisata juga menjadi salah satu dari lima program prioritas Pemkab Badung yang sudah tertuang dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung tahun 2016-2021.

“Kami akui jantungnya Badung adalah dari sektor pariwisata, untuk itu kami melakukan hal-hal yang strategis, kebijakan kami dalam rangka peningkatan kualitas pariwisata dalam upaya perkembangan keperiwisataan berkelanjutan,” jelasnya.

Untuk itu di sektor pariwisata, Badung juga mempunyai visi khusus yakni mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Untuk mewujudkan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, kabupaten Badung harus melakukan eco tourism, pariwisata berbasis budaya dan pariwisata berbasis masyarakat.

“Ketiga komponen inilah menjadi roh bagi kepariwisataan di Badung menuju pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara dalam sesi tanya jawab dalam seminar nasional tersebut, Wabup. Suiasa langsung mendapat pertanyaan dari empat penanya yang cukup kritis mulai dari seorang Profeesor serta dari Fakultas di Universitas Warmadewa. Pertanyaan tersebut dijawab dengan gamblang oleh Wabup. Suiasa sehingga sering mendapat aplous dari peserta seminar. (hms badung/bpn)

Keterangan Foto : Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, SH menerima cinderamata dari Rektor Universitas Warmadewa Prof. dr. Dewa Putu Widjana saat menjadi salah satu Narasumber dalam Seminar Nasional yang digelar Universitas Warmadewa di Ruang Pertemuan Sri Kesari Warmadewa, Kampus Universitas Warmadewa, Jumat (28/10/2016).

 

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Badung Berlangsung Khidmat

BALIPORTALNEWS.COMApel Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-88 di Kabupaten Badung digelar di Lapangan Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala Kabupaten Badung, Jumat (28/10/2016).

Bertindak selaku Inspektur Upacara yakni Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta. Upacara diikuti Ketua DPRD Kabupaten Badung I Putu Parwata, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Kompyang  R. Swandika, para Kepala SKPD, Ketua TP.PKK Badung Ny. Seniasih Giri Prasta, Ketua Dharma Wanita Persatuan Badung Ny. Kompyang R. Swandika serta para pemuda dan pelajar.

Menteri Pemuda dan Olahraga RI Imam Nahrawi dalam sambutannya yang disampaikan Giri Prasta menekankan bahwa hari Sumpah Pemuda ke-88 ini merupakan hari kebangkitan anak muda Indonesia. Dengan kemajuan teknologi, pemuda-pemuda Indonesia dari Sabang sampai Merauke terus bergerak memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasannya untuk kesejahteraan dan kebesaran bangsa Indonesia di mata dunia.

Para pemuda Indonesia juga sudah mampu menorehkan banyak prestasi di kancah Internasional, hal tersebut mengingatkan kembali pesan Bung Karno bahwa dengan pemuda yang hebat, kita benar-benar bisa menaklukkan dunia. Jumlah yang besar saja tidaklah cukup tanpa diimbangi dengan kualitas tang baik.  Maka dikatakan bahwa tugas kita semua untuk menjadikan era yang langka atau bonus demografi ini memiliki makna bagi percepatan pembangunan di Indonesia baik pembangunan ekonomi sehingga Indonesia menjadi negara maju dan sejajar dengan negara besar lainnya. Untuk hal tersebut maka saatnya para pemuda Indonesia membangun visi yang besar menatap dunia.

Seusai upacara Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwa Peringatan Sumpah Pemuda ini merupakan  salah satu komitmen dan wujud bhakti sebagai warga negara dan abdi negara  yang ada di bawah naungan NKRI. Para pemuda yang merupakan tulang punggung harus bisa menjadi  pemuda yang hebat dan baik sehingga mampu menunjukkan karakter bangsa yang utuh.

Khusus Di Kabupaten Badung dengan 531 banjar ini sekeha terunanya sudah mulai digerakkan mulai di tingkat banjar , karena para  pemuda merupakan garda terdepan bagi Kabupaten Badung.  Dan untuk  para Pemuda yang berprestasi di Kabupaten badung  harus bisa membuat suatu hasil karya sehingga menjadi cerminan baik buat kita kedepannya.

“Wujudkan prestasi sehingga nantinya akan mampu membuat bangga tanah kelahiran dan tetap junjung tinggi persatuan dan kesatuan sehingga Badung khususnya akan menjadi kuat dan damai, serta melalui momentum Peringatan hari Sumpah Pemuda ke 88 tahun 2016 ini diharapkan bisa membawa perubahan yang lebih baik menuju Indonesia yang mandiri, maju dan sejahtera melalui tema Pemuda Indonesia Menatap Dunia” ujarnya. (hms badung/bpn)

PSTI Badung Gelar Kejuaraan Sepak Takraw

BALIPORTALNEWS.COMDalam rangka memperingati HUT Mangupura yang ke-7 dan Hari Sumpah Pemuda ke-88 tahun 2016, Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Badung menggelar Kejuaraan Sepak Takraw. Kejuaraan ini dibuka Ketua KONI Kabupaten Badung Si Putu Raka Arnaya, Kamis (27/10/2016) di GOR Desa Dalung.

Ketua KONI Badung Si Putu Raka Arnaya  dalam  sambutannya, menyambut baik kejuaraan ini dimana pembinaan ini sangat penting untuk menyambut kegiatan event-event yang bergengsi yaitu ajang Porprov tahun 2017 di kabupaten Gianyar. Ia melibah bahwa sepak takraw Badung sudah mulai melihatkan prestasinya, hal ini ditunjukkan waktu tampil pada Porprov di Buleleng.

“Saya melihat anak-anak sangat semangat dan habis habisan bertanding, mudah mudahan semangat itu terus dipupuk sehingga pada event-event berikutnya kita bisa mencapai prestasi yang lebih maksimal, pada akhirnya bisa meraih medali emas,” katanya.

KONI Badung siap mensuport kebutuhan-kebutuhan kususnya seluruh cabor yang ada di Kabupaten Badung sesuai dengan pendanaan yang ada yang diberikan oleh Pemkab Badung. Lebih lanjut dikatakan, kepada atlet jangan berenti untuk melaksanakan latihan, tanpa pelatihan prestasi itu tidak akan bisa jatuh dari langit.

Diharapkan kepada adik-adik selalu mengadakan kompetisi bahkan dilakukan kompetisi antar Kabupaten bahkan perlu adakan try out ke Kabupaten lain  sehingga bisa menguji kemampuan sendiri dan kekuatan lawan.

Ketua Pengurus Sepak Takraw Kabupaten Badung I Ketut Martha juga mengakui sepak takraw Badung telah menunjukkan prestasi yang lebih baik di ajang Porprov.  Buleleng. Diharapkan prestasi ini dapat ditingkatkan pada ajang Porprov. Bali tahun 2017 di Gianyar.

“Kami harapkan semua pihak baik pengurus, pemerintah maupun masyarakat dapat mendukung para atlit sepak takraw Badung sehingga mampu meningkatkan prestasi pada ajang Porprov nanti,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Martha mengharapkan pula, para atlit dapat menunjukkan sportivitas dalam bertanding dan ajang ini mampu melahirkan atlit-atlit berprestasi.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Kejuaraan Sepak Takrow Kabupaten Badung, I Nyoman Alit Sukartha melaporkan, maksud dan tujuan diadakan kejuaran ini  adalah untuk memperbanyak prekwensi pertandingan bagi atlit sepak takraw Kabupaten Badung, disamping meningkatkan motivasi pembinaan sepak takraw ditingkat Desa, Kecamatan, Club di Kabupaten Badung.

Juga untuk menjaring atlit-atlit pelajar, taruna dan dewasa untuk ditingkatkan pembinaanya sehingga menjadi atlit berkualitas yang dapat membawa nama kabupaten Badung di tingkat Provinsi, Nasional maupun Internasional. Lebih lanjut dikatakan, peserta dari kejuaraan ini merupakan atlit terbaik hasil binaan di tingkat sekolah, Desa, Kecamatan dan Club.

Kejuaraan ini berlangsung selama 3 hari dengan peserta terdiri dari 10 regu Putra dan 8 regu Putri dengan menggunakan sistim setengah kompetisi. (hms badung/bpn)

Keterangan Foto : Ketua Pengurus Sepak Takraw Kabupaten Badung I Ketut Martha bersama KONI Kabupaten Badung Si Putu Raka Arnaya saat menghadiri membuka Kejuaraan Sepak Takraw Kamis (27/10/2016) di GOR Desa Dalung

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan