Bupati Badung
Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua MGPSSR Provinsi Bali menghadiri upacara Atma Wedana Bersama dan Mepandes di Pura Pasek Agung Tegal Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Kamis (28/7/2022). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Bertepatan dengan rahina Wrespati Kliwon, Kamis (28/7/2022), Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta selaku Ketua MGPSSR Provinsi Bali menghadiri upacara Atma Wedana Bersama dan Mepandes di Pura Pasek Agung Tegal Desa Pemecutan Kelod, Denpasar Barat. Turut hadir mendampingi Ketua MGPSSR Denpasar Mangku Gede Susila, Ketua MGPSSR Denpasar Barat, Mangku Wayan Sutasma, Perbekel Pemecutan Kelod, Wayan Tantra, Ketua Karya I Wayan Sudarta serta tokoh masyarakat setempat. Sebagai bentuk motivasi dan perhatian dari Ketua MGPSSR Provinsi Bali, Bupati Giri Prasta menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp30.000.000. Karya ini terdapat 30 pemilet untuk atma wedana dan 106 pemilet untuk mepandes.

Dalam sambra wacananya Ketua MGPSSR Provinsi Bali, Nyoman Giri Prasta menyampaikan kita semua harus selalu berpedoman dengan ajaran Agama Hindu berlandaskan Dharmaning Leluhur, Dharmaning Agama dan Dharmaning Negara. Dimana Dharmaning Leluhur mengingatkan mengingatkan paiketan untuk selalu ingat kepada leluhur, Dharmaning Agama mengingatkan paiketan ini untuk selalu ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan srada bakti dalam semua kegiatan. dan Dharmaning Negara mengingatkan paiketan untuk berperan aktif  mendukung program pemerintah dan pembangunan, begitu juga pemerintah akan selalu mengayomi paiketan untuk saling bersinergi berjalan bersama didalam kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya. Dengan dilaksanakan dharmaning ini, diharapkan bisa mempererat persaudaraan dan persatuan pasemetonan yang ada agar tidak terpecah belah.

Baca Juga :  Sekda Adi Arnawa Hadiri Acara SPBE dan SRIKANDI

Pihaknya juga menyampaikan apresiasi dan dukungan atas semangat persatuan yang telah ditunjukkan, Pihaknya sangat mendukung dan berharap upacara ini berjalan dengan lancar dan baik, disamping itu pula diharapkan kepada krama yang memiliki sawa agar betul-betul mengikuti jalannya upacara, mulai dari awal hingga ngelinggihang di Merajan serta harus didasari atas hati yang tulus ikhlas.

“Dalam pelaksanaan karya (upacara) atiwa-tiwa, atma wedana dan sawa prakerti ini, beberapa hal yang patut dipahami, mulai dari murwa daksina dengan menggunakan sapi gading atau sapi selem batu, yang akan menghantarkan atma menuju surga. Saya berharap, dudonan atau rangkaian karya yadnya ini berjalan dengan lancar labda karya, sida sidaning don,” pungkasnya.

Baca Juga :  Hari Kerja Pertama, Pjs. Bupati Badung Pimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penanggulangan Covid-19

Sementara itu Ketua Karya I Wayan Sudarta  mengatakan mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran Bapak Ketua MGPSSR Provinsi Bali, Bapak Giri Prasta bersama undangan lainnya. Karya ini sudah merupakan yang ketiga kalinya, bertujuan untuk membantu semeton untuk melaksanakan pitra yadnya dan manusa yadnya. Karya ini sudah dimulai dari hari ini yang dimulai dari mepurwa daksina karya atma wedana taler mejaya-jaya/madengen dengen, ngeraja singa ngeraja swala karya mepandes. Besoknya akan dilaksanakan mepandes dan meprelina puspa ngelantur nganyud ke segara. Dan nanti tanggal 2 agustus 2022 akan dilaksanakan nyegara gunung, meajar-ajar.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini