Curi
Terduga Pelaku Pencurian Berantai di Karangasem Berhasil Diringkus. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Satuan Reserse Polres Karangasem akhirnya berhasil meringkus terduga pelaku pencurian berantai yang beraksi di sejumlah Kantor Desa, LPD hingga sekolah di Kabupaten Karangasem pada Jumat (12/4/2024) malam.

Penangkapan terduga pelaku ini dibenarkan oleh Kanit I Satreskrim Polres Karangasem, IPDA Rawuh saat dikomfirmasi media ini, Sabtu (13/4/2024).

“Ya benar, terduga pelaku inisial I Gede REC (26) asal Desa Bungaya diamankan tadi malam pada saat asik bermain biliar di wilayah hukum Polsek Bebandem,” ujarnya.

Menurut Rawuh, dari hasil penyelidikan sementara, terduga pelaku diketahui sebagai residivis kasus penggelapan ini sedikitnya telah beraksi di 10 TKP berbeda di wilayah Kabupaten Karangasem. Jumlah tersebut juga berpotensi terus bertambah mengingat pihak kepolisian masih terus melakukan pengembangan.

Baca Juga :  Program Tamasya Kelulusan Tak Dilarang, Sekolah Diminta Lakulan Persiapan Matang

Dalam melancarkan aksinya, terduga pelaku terlebih dahulu mengintai lokasi dan situasi targetnya. Begitu menemulan titik buta atau posisi yang luput dari pantauan, baru kemudian terduga pelaku melancarkan aksinya pada malam hari.

“Diintai dulu, jika sudah menukan titik buta misalnya bisa menghindari kamera CCTV baru kemudian malamnya beraksi. Saat melancarkan aksinya terduga pelaku ini juga mematikan meteran listrik dan mencongkel jendela,” kata Rawuh.

Ditanya apakah terduga pelaku ini merupakan dalang di balik sejumlah kasus pencurian yamg menyasar beberapa Kantor Desa dan LPD serta sekolah di Karangasem, pihak kepolisian juga membenarkan hal tersebut.

Saat ini, pihak kepolisian juga sedang mengumpulkan barang bukti hasil curian yang sebelumnya dibawa kabur oleh terduga pelaku seperti laptop hingga HP. Dari keterangan pelaku, barang hasil curiannya telah dijual melalui marketplace ada yang terjual di luar Karangasem, ada juga yang dijual di wilayah Karangasem.

“Masih kita kembangan terus, sementara alasan terduga pelaku melakukan pencurian karena faktor ekonomi,” imbuh Rawuh.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News