MEA
Muhammad Abadi Alfarezy, Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Muhammaiyah Malang.

BALIPORTALNEWS.COMMEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) merupakan lembaga inisiatif negara-negrara ASEAN utuk mewujudkan ASEAN sebagai kawasan perekonomian yang solid dan diperhitungkan dalam pencaturan perekonmian internasional. MEA memiliki tujuan yaitu menjadi pasar tunggal dan basis produksi, arus barang,jasa,investasi dan tenaga terampil yang bebas dan sebagai aliran modal.

Adapula tujuan ASEAN untuk mengintegrasikan ekonomi di wilayah ASEAN dengan meningkatkan pembangunan, mengurangi kemiskinan di kawasan ASEAN, dan mencapai ekonomi yang makmur, berkelanjutan dan merata. menjadi diharapkan pula dengan hadirnya MEA ini dapat menjadi solusi. Jika hambatan dalam perdagangan tidak ada lagi maka dampak positif atau akan menguntungkan bangsa dan negara indonesia sendiri. Misalnya pada sektor ekspor akan lebih mengalami pengingkatan hingga berdampak baik pada peningkatan produk domestik bruto indonesia.

Baca Juga :  Ciptakan Startup Baru dan E-Commerce, Badung Pasang Wifi Corner Gratis di Pasar Tradisional dan Objek Wisata

Salah satu karakteristik MEA adalah peningkatan konektivitas dan kerja sama sektoral. Dalam karakteristik ini, disebutkan beberapa aspek yang dapat mendorong tercapainya peningkatan konektivitas dan kerja sama sektoral salah satunya yaitu e-commerce.

e-commerce adalah bentuk perdagangan secara elektronik, baik itu membeli, menjual, membayar maupun memasarkan. Salah satu e-commerce terbesar di Asia Tenggara seperti Shopee, toko pedia, lazada dll. Beberapa e-commerce ini berhasil merajai beberapa kawasan Asia Tenggara sebagai platform paling sering dikunjungi. Kehadiran e-commerce satu ini sangat membantu meningkatkan perekonomian suatu negara.

Baca Juga :  Kupas Tuntas Perjalanan Pie Susu Dhian Jadi Idola Oleh-oleh Khas Bali

Pasca pandemi Covid-19 ekonomi di Indonesia berangsur membaik, umkm menjadi salah satu objek yang banyak menyumbang ekonomi negara meskipun kita tahu saat Covid-19 umkm sedikit banyak mengalami kerugian bahkan sampai gulung tikar.selama masa pandemi Covid-19 namun terjadi peningkatan jumlah kunjungan pada situs e-commerce terutama Shopee dan Tokopedia.

Dengan peningkatan kunjungan pada situs e-commerce ini sangat berpengaruh pada sisi ekonomi seperti terjadi peningkatan transaksi keuangan secara online, permintaan jasa ekspedisi yang meningkat, kebutuhan bahan untuk mengemas barang. Shopee menyediakan ruang untuk memasarkan barangnya di paltform Shopee dan juga dengan memasarkan produk tersebut sampai ke luar negeri dengan cara melakukan kerja sama dengan sekolah ekspor dengan target kurang lebih 500.000 eksportir bisa dicapai sampai tahun 2030. Dengan meningkatnya jumlah konsumen tentu akan meningkatkan pendapatan ekonomi negara. hal ini secara tidak langsung menjadikan e-commerce sebagai salah satu bentuk implementasi dari MEA untuk mencapai peningkatan konektivitas dan kerja sama sektoral melalui e-commerce.

Baca Juga :  Lima Rekomendasi Merek Celana Jeans Pria Lokal dengan Kualitas Internasional

Keberhasilan aplikasi e-commerce (Shopee, Tokopedia, Lazada, dll) untuk meningkatkan ekonomi suatu negara dan memiliki daya saing sejalan dengan keinginan MEA untuk dapat memastikan kemaksimalan seluruh masyarakat dalam berkontribusi dan membangun jejaring ekonomi kawasan secara lebih kuat dan terintegrasi.(Muhammad Abadi Alfarezy, Mahasiswa Hubungan Internasional Universitas Muhammaiyah Malang)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini