Seleksi Direktur Perumda
Seleksi Direktur Perumda, Bupati Tamba Tegaskan Pansel Bekerja Profesional. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba menyerahkan seleksi direksi Perumda Air Minum Tirta Amerta Jati Kabupaten Jembrana sesuai tahapan berjalan. Ia mengaku akan menyerahkan seluruh proses seleksi kepada tim pansel untuk bekerja professional menghasilkan yang terbaik dalam memilih direksi. Harapannya, seleksi dapat menghasilkan direksi yang mampu memajukan perusahaan.

“Kita serahkan semua tahapan kepada pansel yang saat ini sedang bekerja. Kita berharap seleksi menghasilkan yang terbaik nantinya sebagai pimpinan perumda,” kata Tamba ditemui awak media beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Scoot Mengambil Alih Rute Penerbangan SilkAir Tujuan Langkawi, Pekanbaru Dan Kalibo

Untuk itulah, dia berharap dengan dibukanya seleksi secara umum ini, bisa terpilih direktur yang benar-benar bisa memajukan Perumda Air Minum Tirta Amerta Jati.

Karena menurutnya, tantangan Perusahaan saat ini cukup besar. Seorang direksi harus mampu membawa profit bagi perusahaan sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat soal pemenuhan air bersih.

Sementara Ketua Panitia Seleksi, I Dewa Gede Kusuma Antara, SE.,M.Si., mengatakan, ketiga kandidat telah usai menjalani tahapan tes tertulis dan presentasi makalah. Saat ini Tim UKK sedang melakukan rekap perhitungan nilai yang akan disampaikan hasilnya selambatnya akhir desember.

Tahapan paling akhir nanti hasil dari uji kelayakan dan kepatutan ini akan disampaikan kepada bapak bupati. Sekaligus juga akan diagendakan wawancara oleh Bupati Jembrana sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Bupati tahun 2022 tentang Tata Cara Pengangkatan dan Pemberhentian Anggota Dewan Pengawas dan Anggota Direkau Perusahan Umum Daerah Air Minum Tirta Amertha Jati.

Baca Juga :  Universitas Jendral Soedirman Belajar Kehumasan ke Pemkot Denpasar

Seleksi direksi Perumda Air Minum Jembrana diikuti oleh tiga orang masing-masing, I Ketut Yudiastawan, I Komang Budisantajaya, dan I Gede Puriawan. Sebelumnya, ketiganya telah lulus seleksi administrasi dalam tahapan uji kelayakan dan kepatutan yang diketuai oleh akademisi Unud Prof. Dr. Drs. I Wayan Ramantha, AK.,MM.,CPA.

Menurut Ramantha ada enam indikator penilaian meliputi, pengalaman, keahlian, integritas dan moral, kepemimpinan, pemahaman atas penyelenggaraan pemerintahan dan dedikasinya.(ang/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini