fakultas pertanian
Prodi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Unud Gelar Coaching Clinic RPS OBE. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Fakultas Pertanian Universitas Udayana, Prodi Agroekotekologi FP Unud mengadakan ‘Coaching Clinic’ dengan Tema RPS OBE (Case Method) dan  Metode TPB (Team Based Project), bertempat di ruang Senat Fakultas Pertanian Unud, Gedung Agrokomplek lantai 2 pada Rabu (19/10/2022).

Coaching Clinic dilakukan secara Hybrid lewat WEBEX dan secara offline. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh dosen Prodi Agroekoteknologi, secara offline dihadiri juga oleh Wakil Dekan bidang akademik, Dr. Ir. Ni Luh Kartini, MS., Koprodi Agroekoteknologi FP, Dr. Ida Ayu Putri Darmawati, SP., MP., dan I Putu Sudiarta, SP., M.Si., Ph.D., sebagai Ketua UP3M sekaligus sebagai narasumber.

Baca Juga :  Sebanyak 496 Orang Manfaatkan Pelayanan di MPP Kota Denpasar Saat Cuti Bersama Idul Fitri

Coaching clinic dibuka oleh Wakil Dekan bidang akademik, Dr. Ir. Ni Luh Kartini, MS., yang dalam sambutannya sangat mengekpresi kegiatan ini, karena pada saat sekarang semua kegiatan akademi berhubungan dengan IKU 7 (Indikator Kinerja Utama).

“Sehingga untuk itu perlu diupgrade terus RPS kita mengikuti RPS OBE dan Metode TPB sesuai dengan pencapaian Kinerja Utama bagi Perguruan Tinggi Negeri yang telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,” terang Ni Luh Kartini.

I Putu Sudiarta, SP., M.Si, Ph.D yang selain sebagai narasumber sekaligus sebagai UP3M Fakultas Pertanian, mengemukakan untuk mewujudkan Transformasi Pendidikan Tinggi melalui 8 Indikator kinerja Utama (IKU) yang salah satunya adalah mengimplementasikan IKU 7 yakni kelas yang kolaboratif dan Partisfatif.

“Selama ini RPS di Prodi Agroekoteknologi belum mengimplementasikan RPS OBE dan Metode TPB, diharap setelah pelaksanaan coaching clinic Penyusunan RPS berdasarkan RPS OBE dan Metode TPB dalam proses pembelajaran  di Fakultas Pertanian wajib dilakukan,” ucapnya.

Baca Juga :  Pastikan Keamanan Wilayah, Kelurahan Peguyangan Gelar Pendataan Duktang dan Sambangi Rumah Penduduk yang Mudik

Selanjutnya untuk Metode Pembelajaran dalam OBE dan TPB dapat dipilih pelaksanaannya melalui : diskusi kelompok, simulasi, studi kasus, pembelajaran kolaboratif, pembelajaran kooperatif, pembelajaran  berbasis masalah atau  metode pembelajaran  lain yang dapat secara efektif memfasilitasi pemenuhan capaian pembelajaran lulusan. Ditambahkan pula oleh I Putu Sudiarta, SP., M.Si., Ph.D., setiap mata kuliah dapat menggunakan  satu atau gabungan dari beberapa metode pembelajaran.

Untuk lebih mudah peserta memahami pembelajaran dalam OBE dan TPB ditampilkan beberapa contoh implementasi Case Method dan Team Based Project. (unud.ac.id/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News