Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNG – Menjelang Pemilihan Perbekel (Pilkel) serentak di Kabupaten Klungkung pada Minggu (9/8/2020), Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta didampingi Wakil Bupati Klungkung I Made Kasta melakukan evaluasi monitoring terhadap pelaksanaan Pilkel agar berjalan dengan baik dan lancar. Monitoring diawali dari Desa Pesinggahan, Kampung Kusamba, Desa Dawan Kelod, Desa Sulang, Desa Tangkas, Desa Jumpai, Desa Timuhun dan Tesa Tohpati, Sabtu, (8/8/2020).

Dalam pantauannya, Bupati Suwirta mengatakan ada catatan-catatan yang perlu ditaati, karena Pilkel kali ini berbeda dengan Pilkel sebelumnya. Protokol kesehatan sangat melekat, bahkan di utamakan paling depan sehingga keselamatan dan kesehatan warga dalam menentukan hak pilihnya aman, dan Pilkel berjalan dengan lancar.

“Dalam Pilkel ini, protokol kesehatan harus diutamakan dalam situasi pandemi ini, masyarakat merasa aman dan nyaman untuk memilih calonnya,” ujar Bupati Suwirta.

Dari persiapan TPS yang dikunjungi, ada TPS yang sudah siap dan ada pula yang belum. Masukan-masukan sudah diberikan, sehingga pedoman protokol kesehatan dalam Pilkel diterapkan sama semua. “Semoga besok berjalan dengan aman, dan siapapun yang menjadi Perbekel adalah milik kita semua, serta siapapun yang menjadi Perbekel maka dialah yang menjadi terbaik di desanya,” imbuhnya.

Baca Juga :  World Clean Up Day Indonesia 2020, Pentingnya Jaga Kebersihan Lingkungan

Sementara itu, Kadis PMDPPKB Kabupaten Klungkung, I Wayan Suteja menjelaskan Pilkel serentak ini dilaksanakan oleh 22 Desa yang tersebar di semua kecamatan. Di Kecamatan Klungkung yakni Desa Kamasan, Gelgel, Jumpai dan Desa Tangkas.Kecamatan Banjarangkan diikuti oleh Desa Timuhun, Tohpati, Tusan, dan Desa Takmung. Sementara di Kecamatan Dawan dilaksanakan oleh Desa Sulang, Dawan Kelod, Sampalan Kelod, Paksebali, Pesinggahan, Sampalan Tengah, dan Desa Kampung Kusamba. Sedangkan di Kecamatan Nusa Penida yakni Desa Batukandik, Kutampi, Klumpu, Ped, Tangglad, Jungutbatu, dan Desa Batununggul.

Pihaknya menambahkan untuk persiapan sebelum Pilkel serentak berlangsung sudah dibentuk panitia tingkat kabupaten dan panitia pemilihan desa. Selain itu panitia juga menyiapkan tahapan-tahapan pelaksanaan Pilkel dari awal proses penjaringan dan penyaringan calon, sampai dengan proses pemilihan ataupun pemungutan suara. “Dengan harapan proses Pilkel ini bisa berjalan dengan baik, lancar, dan demokratis,” ujar Suteja. (dar/bpn)