Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pohon tumbang menimpa Pura Prajapati Desa Pakraman Denpasar, Denpasar Barat, Denpasar pada Jumat (24/11/2017) dini hari sekitar pukul 04.00 wita. Pohon jenis suar ini tumbang merusak bale piasan (salah satu bangunan pura), satu pelinggih, dan tembok penyengker di pura tersebut.

Salah satu Panglingsir Pura Prajapati Desa Pakraman Denpasar, Wayan Suitra  mengatakan pohon yang berada sebelah timur Pura dengan diameter kurang lebih 3 meter dan tinggi sekitar 25 tersebut termasuk pohon yang dikeramatkan. Dimana sebelumnya pada hari Rabu (23/11) dilaksanakan upacara pujawali dan pada hari kamis (24/11) malam dilaksanakan upacara penyineban.

Prajuru dan pengayah pura masih di pura sampai pukul 01.00 wita dalam keadaan hujan lebat berserta angin kencang dan ketika sudah pulang sekitar pukul 04.00 wita yang akan diganti dengan tukang sapuh (tukang bersih- bersih pura) dilihat pohon roboh yang sudah menimpa pelinggih dan bale tersebut.

Dengan itu kami menginformasikan kepada para prajuru desa, maupun penglingsir serta pengayah pura dan kepada Badan Penanggulangan Bencana  (BPBD) Kota Denpasar serta OPD terkait untuk melaksanakan langkah pertama penanggulangan bencana.

Baca Juga :  UGM dan ITERA Kerja Sama Pengembangan Institusi

“Setelah kejadian, kami selaku prajuru pura menginformasikan kepada seluruh prajuru desa seperti bendesa serta pihak BPBD maupun DLHK  Kota Denpasar untuk melakukan langkah penanggulangan,” ujarnya.

Dikatakan Wayan Suitra, Setelah terjadi bencana terebut pihaknya mengaku akan melaksanakan musyawarah dengan panglingsir, pengemong, dan pangempon pura serta seluruh perangkat Desa Pakraman Denpasar untuk mencari solusi untuk melangkah kedepan.

“Kami langsung tangkil kepada Peranda (Sulinggih) untuk meminta petunjuk, seperti melaksanakan upacara alit yakni mengaturkan guru piduka atau mecaru,”jelasnya.

Setelah pelaksanaan upacara tersebut, pihaknya mengaku akan menunggu petunjuk dari Pemerintah Kota Denpasar maupun pihak Desa. Dari penghitungan sementara kerugian yang dialami akibat bencana pohon tumbang tersebut sekitar Rp 150  juta.

Baca Juga :  67 SMP/MTs Se-Bali Ikuti Simulasi UNBK

“Kami masih menunggu petunjuk yang akan dilaksanakan setelah terjadinya musibah ini, dari Pemerintah daerah maupun pemerintah desa untuk melaksanakan perbaikan pura,” jelasnya.

Sementara Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara setelah menerima informasi terjadi musibah pohon tumbang langsung meninjau ke lokasi kejadian. Dalam hal tersebut Sekda Rai Iswara didampingi Kepala BPBD Kota Denpasar IB. Joni Aribibawa meninjau pelaksanaan penanggulangan bencana di pura tersebut.

Rai Iswara mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan OPD terkait tentang musibah yang terjadi dan telah menugaskan OPD terkait untuk membantu penanggulangan semaksimal mungkin.

Baca Juga :  Ujian Sekolah SD Nihil Laporan Kecurangan, LJK Mulai Dipindai 

“Kami langsung berkoordinasi dengan Bapak Walikota Denpasar untuk mengambil tindakan mengantisipasi penanggulangan bencana langkah pertama. Selanjutnya kami menunggu hasil paruman desa sebagai pedoman untuk mengambil langkah selanjutnya,” ujarnya. (eka/humasdps/bpn)