Lomba Mancing Air Deras
Wawali Arya Wibawa didampingi Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa beserta undangan lainnya saat membuka lomba mancing air deras ditandai dengan pelepasan ikan di aliran Bendungan Tukad Mati Banjar Umadui, pada Minggu (21/4/2024). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wiba membuka gelaran lomba mancing air deras di aliran Bendungan Tukad Mati Banjar Umadui, pada Minggu (21/4/2024). Kegiatan ini digagas Karang Taruna Kusuma Praja Desa Padang Sambian Klod ini, dan digelar dalam rangka menyambut Hari Kartini tahun 2024.

Selain Wawali Arya Wibawa, turut hadir pula, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, Wali Kota Denpasar periode 2008-2021, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Tananjaya Asmara Putra, Kadis DPMD Kota Denpasar, I Wayan Budha, Camat Denpasar Barat, Ida Bagus Made Purwanasara, serta undangan lainnya.

Baca Juga :  Sekda Alit Wiradana Jadi Narasumber Rakor Tanggap Ancaman Narkoba, Ingatkan Pentingnya Sinergitas Masyarakat dan Pemerintah Sebagai Langkah Pencegahan

Dalam kesempatan itu, Wawali Arya Wibawa menyampaikan apresiasi pelaksanaan lomba mancing ini sebagai ruang rekreasi yang positif kepada masyarakat dan para penghobi mancing.

“Disamping memberi tempat bagi para penghobi mancing serta memberi ruang rekreasi, pelaksanaan ini juga diharapkan dapat menjaga kelestarian lingkungan dan kebersihan aliran sungai Bendungan Tukad Mati Umadui,” kata Arya Wibawa.

Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Mancing, Achmad Savari disela-sela kegiatan mengatakan pelaksanaan lomba mancing air deras ini merupakan yang kedua kalinya digelar oleh Karang Taruna Kusuma Praja.

“Pelaksanaan lomba tahun ini sengaja kami rangkaikan juga dengan momentum peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2024 ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jadi Perbincangan Hangat jelang Pilgub Bali 2024, Rai Mantra-Mulia Lawan Kuat Bagi Koster-Giri Prasta

Achmad menambahkan, adapun jenis ikan yang ditebar pada perlombaan yang diikuti 350 orang peserta ini adalah ikan lele, dengan jumlah sebanyak 600 kg.

“Kami berharap dengan pelaksanaan lomba mancing ini secara tidak langsung dapat mengedukasi masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan aliran sungai oleh sampah,” lanjut Achmad.

Selebihnya, Achmad menguraikan, pada perlombaan ini pihaknya juga bersinergi dengan PKK setempat untuk menyiapkan olahan makanan dengan bahan dasar ikan lele.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News