Masak Apa Ya di 2018 ?

BALIPORTALNEWS.COM – Sejak diluncurkan kembali pada Desember 2017, www.masakapaya.com telah menjadi sahabat di dapur yang setia mendampingi para konsumen khususnya para ibu untuk menghadirkan masakan-masakan lezat sekaligus memberikan pengalaman dan inspirasi memasak yang lebih menyenangkan.

Dilengkapi dengan ribuan aneka resep, mulai dari masakan rumahan hingga masakan untuk hari-hari spesial, www.masakapaya.com terus berusaha untuk menyajikan kehangatan dan hidangan lezat disetiap momen berharga bersama keluarga dan orang terdekat melalui fitur-fitur yang mudah digunakan dan telah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Dari ribuan resep masakan yang tersedia, resep masakan rumahan praktis masih menjadi primadona bagi para ibu, seperti resep Ayam Panggang Istimewa, Donat Kampung, dan Es Buah Susu merupakan tiga resep rumahan yang paling diminati di awal tahun 2018.

Tidak hanya lezat, ketiga kreasi menu tersebut juga dapat dibuat dengan mudah hanya dengan mengunjungi www.masakapaya.com. Perpaduan antara produk berkualitas Indofood dan manfaat dari bahan-bahan pilihan, tidak hanya menghadirkan menu baru yang lezat, namun juga dilengkapi dengan nutrisi yang seimbang.

Pada umumnya, para ibu menyukai resep-resep praktis yang mudah untuk dibuat. Masakan berbahan dasar mi dan telur pun juga banyak diminati oleh para ibu seperti Mi Ayam Lada Hitam, Mi Kriuk Salut Telur, dan Telur Bungkus Bihun Kriuk. Tidak hanya itu, masakan ala restoran nan praktis seperti Non-Oven Pizza Renyah Tuna Jagung juga ikut diminati oleh para pengguna www.masakapaya.com yang didominasi oleh para ibu muda.

Selain itu, untuk mencoba resep-resep inspiratif, situs www.masakapaya.com juga dirancang dengan berbagai fitur yang mudah digunakan dan telah disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Berbagai video resep memasak, termasuk video memasak ala selebriti akan memudahkan konsumen untuk membuat hidangan mulai dari menu rumahan hingga menu acara spesial seperti saat Ramadhan, lebaran, arisan, ulang tahun, Natal, dan Tahun Baru.

Tidak hanya itu, konsumen juga dapat berinteraksi dengan nutrisionis mengenai informasi seputar gizi melalui fitur Gizipedia dan juga tidak perlu khawatir jika konsumen merasa tidak familiar dengan berbagai istilah memasak, alat yang dipakai hingga bumbu dapur, karena www.masakapaya.com dilengkapi dengan fitur Masakpedia, halaman ensiklopedia memasak yang akan memberikan berbagai informasi lengkap seputar kegiatan memasak. (r/bpn)

Pemkot Gelar Vaksinasi Kanker Serviks, Sasar 4.460 Siswi SMP Se-Kota Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kanker Serviks menjadi salah satu penyakit mematikan yang dialami kaum perempuan. Dalam penanggualan dan memberikan perlindungan sejak dini dari Kanker Serviks, Pemkot Denpasar kembali menggelar pencanangan Vaksinasi Kanker Serviks, Rabu (7/6/2017).

Melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar Vaksinasi Kanker Serviks massal berkelanjutan tahun ini menyasar 4.460 siswi  kelas satu SMP Negeri dan Swasta Se-Kota Denpasar.

Pencanangan Vaksinasi dibuka secara resmi  Walikota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra ditandai dengan pemukulan gong dan peninjauan vaksinasi secara langsung dipusatkan di SMP Dwijendra. Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Denpasar Ny. Selly Mantra, Wakil Ketua TP. PKK Kota Denpasar Ny. Antari Negara, Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini, Camat Denpasar Utara Nyoman Lodra, Kepala Sekolah SMP Dwijendra Ni Wayan Nadi Supartini beserta OPD terkait lainya.

“Vaksinasi Kanker Serviks rutin diadakan setiap tahunya berawal disaat melihat wanita itu terserang kangker serviks dan ini merupakan penyebab pembunuh wanita terbesar, sehingga Pemkot bersama YKI Kota Denpasar melakukan vaksinasi secara berkelanjutan,” ujar Walikota   Rai Mantra.

Lebih lanjut menurut Rai Mantra vaksinasi diberikan kepada siswi SMP Negeri dan Swasta dengan kegiatan tahun berikutnya akan melakukan vaksinasi kepada siswa SD. Disamping itu vaksinasi diusahakan kedepannya dapat seperti pemberian vaksinasi polio yang wajib diberikan sejak usia dini.

“Supaya para wanita  terlindungi dan terbebaskan dari kangker serviks dengan angka terjangkit kanker srviks setiap harinya bisa mencapai 40 orang wanita dan 20 orang diantaranya meninggal, sehingga perlu adanya perlindungan untuk para wanita sejak dini”, ujar Rai Mantra.

Sementara Kadis Kesehatan Kota Denpasar dr. Luh Putu Sri Armini  mengatakan, sesuai data lembaga kesehatan dunia (WHO) pada tahun 2030 akan terjadi lonjakan penderita kanker di Indonesia sampai 7 kali lipat. Dengan jumlah penderita kanker yang meninggal juga kian memperhatinkan dan setiap tahun tidak kurang dari 15.000 kasus kanker serviks terjadi di Indonesia. D

imana kanker serviks merupakan pembunuh wanita nomor satu di Indonesia. Tercatat di Denpasar pada tahun 2016 sebanyak 17 orang penderita kanker serviks tanpa kematian. Ini merupakan upaya pengendalian kanker serviks Pemerintah Kota Denpasar yang bersinergi dengan YKI Bali, Persatuan Obstetri dan Ginekologi Indonesia Denpasar yang melakukan pembinaan dan sosialisasi ke banjar-banjar, desa/kelurahan, hingga kecamatan.

Hal ini melakukan deteksi dini, secara efektif dan efisien dengan melakukan pelayanan IVA dan pap smear yang bertujuan menemukan kasus secepatnya agar lebih memungkinkan diobati, melaksanakan workshop kanker serviks dan payudara, melakukan upaya-upaya melalui lingkungan sekolah.

“Tahun ini merupakan tahun ke empat dilaksanakannya program vaksinasi kanker serviks yang menyasar siswi kelas 1 SMP Negeri dan Swasta  yang akan diberikan vaksinasi sebanyak 2 kali (0 bulan dan 6 bulan),” ujarnya. (ays’/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

BFI RUN 2018:  Ajak Masyarakat Makin Bersemangat Hidup Sehat

BALIPORTALNEWS.COM, TANGERANG – Kesuksesan dua kali penyelenggaraan lomba lari sebelumnya yang diikuti ribuan pelari membuat PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) kembali mengadakan event lari berskala nasional bertajuk BFI RUN 2018. Lomba lari bertema ‘BFI RUN for Healthy Lifestyle’ ini diadakan seiring hari jadi ke-36 BFI Finance yang jatuh pada 7 April 2018. Lomba dimulai dan diakhiri di kawasan  Scientia Square Park, Gading Serpong, Tangerang, pada Minggu, 8 April 2018.

Dalam sambutannya, Finance Director BFI Finance Sudjono menyatakan bahwa penyelenggaraan BFI RUN 2018 merupakan bagian dari komitmen BFI Finance untuk mendukung gaya hidup sehat di masyarakat. “Menjadi sehat adalah kebutuhan dan tujuan hidup. Penyelenggaraan BFI RUN 2018 menjadi alasan kami untuk mengajak serta menularkan gaya hidup sehat,” ujar Sudjono.

Event ini menyediakan total hadiah mencapai Rp 250 juta. Rute baru lomba disiapkan untuk empat kategori, yakni half marathon 21,1K, 10K dan 10K Corporate Challenge serta kategori 5K. Selain hadiah yang lebih menarik, semua peserta BFI RUN 2018 mengenakan kaus Newton berbahan khusus yang didatangkan langsung dari Malaysia. Bahan khusus ini menjadi yang pertama kali dikenakan para pecinta lari di ajang serupa di Indonesia.

Sejak pukul 04.15 WIB para peserta sudah memasuki arena Scientia Square Park dan mulai melakukan kegiatan pemanasan Combat for Fitness Dance yang dibimbing para instruktur dari Gold’s Gym. Sebelum lomba dimulai, para peserta membakar semangat mereka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Tepat pukul 05.00 WIB event dimulai dengan melepas peserta lari dari kategori half marathon (21,1K), diikuti peserta lomba 10K pada pukul 05.30 WIB dan pelari di kategori lomba 5K pada pukul 05.45 WIB.

Business Director BFI Finance, Sutadi, menjelaskan bahwa sebagai perusahaan yang dalam kesehariannya berkutat dengan kebutuhan pembiayaan masyarakat, BFI Finance menyadari bahwa gaya hidup sehat adalah kunci dari kesuksesan karir dan kehidupan. Lomba lari ini sesuai dengan visi Perusahaan, yaitu menjadi mitra solusi keuangan yang terpercaya dengan turut berkontribusi terhadap peningkatan taraf hidup masyarakat. “Karena itu ‘BFI RUN for Healthy Lifestyle’ menjadi tema yang dipilih untuk lomba lari kali ini,” imbuhnya.

Sementara Bertha Gani, Race Director RunID, menyatakan kebanggaannya karena BFI Finance kembali  menggandeng RunlD sebagai mitra race management untuk menggarap mekanisme lomba dan pencatatan waktu selama BFI RUN 2018.

Melengkapi keseruan berolahraga dan berlomba, panitia menyediakan mist shower di beberapa titik lari agar peserta dapat tetap segar, dengan menyediakan minuman Pocari Sweat untuk melindungi peserta dari dehidrasi. BFI Finance juga menggandeng Pic2Go Indonesia agar peserta lomba tidak hanya berkesempatan mengabadikan momen lari dalam bentuk foto, namun juga tersedia dalam format video. Foto dan video tersebut secara otomatis tersambung ke akun Facebook peserta.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan peserta selama berlangsungnya BFI RUN 2018, peserta lomba mendapat jaminan asuransi dengan nilai pertanggungan hingga Rp50 juta untuk cacat tetap kematian dan penggantian biaya medikal hingga Rp5 juta. Untuk itu BFI Finance menggandeng mitra strategis yang menaruh perhatian pada perlindungan dari berbagai risiko, antara lain Asuransi ABDA, ASWATA, Asuransi Sinarmas, dan Asuransi Asoka Mas.

Seusai lomba, peserta lomba menikmati hiburan yang menampilkan sajian musik The Angel’s Percussion serta penampilan dari female DJ Nilam Puspita, penampilan manusia patung (humanoid) hingga permainan rodeo bulls dan palu godam sambil menikmati Bazaar Kuliner dari food truck yang tersebar di sekitar tempat acara berlangsung. Untuk berbelanja di food truck ini para peserta bisa memanfaatkan pembayaran menggunakan kartu Mandiri e-money senilai Rp50.000 yang sudah termasuk dalam paket lomba untuk peserta.

Di sepanjang arena turut hadir stand-stand dari para sponsor yang akan memberi layanan asuransi dan pengelolaan keuangan sesuai dengan kebutuhan para peserta. Selain itu, peserta juga bisa memeriksakan kesehatan mereka secara cuma-cuma untuk pemeriksaan gula darah dan tensi dari tim Pramita Lab. Konsep ini menggenapkan keseluruhan kemasan acara yang menawarkan ambiance yang lebih segar, muda, dan modern.

“Apapun target personal Anda, kami berharap BFI RUN akan memberikan Anda pengalaman seru, kenyamanan berlari dan kegembiraan berkumpul dengan sesama penggemar lari, dan menjadi agenda tahunan Anda,” tandas Sudjono. (r/bpn)

Ayu Pastika Ajak Masyarakat Cegah Kanker dengan Terapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat

BALIPORTALNEWS.COMPenyakit kanker  merupakan penyebab kematian nomor 2 terbesar di dunia bahkan jumlah korban jiwa yang disebabkan penyakit ini jumlahnya melebihi kematian gabungan yamg diakibatkan oleh virus HIV/AIDS, TBC dan malaria.

Sehingga sangat beralasan hal ini perlu mendapat perhatian serius dari semua pihak agar akibat yang ditimbulkan dari penyakit ini dapat ditekan.

Upaya menekan penyakit tidak menular namun mematikan ini dapat ditempuh salah satunya dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), antara lain adalah dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi,  berolahraga secara teratur, tidak merokok, tidak mengkonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, dan bahkan yang saat ini tengah menjadi trend adalah mengkonsumsi makanan organik tanpa ada pengggunaan pupuk kimia.

Demikian disampaikan Ayu Pastika seusai dilantik sebagai Ketua Pengurus Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Bali di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Jumat (21/10/2016).

Ayu Pastika juga menambahkan, disamping pola hidup sehat  upaya deteksi dini terhadap penyakit kanker juga memegang peran  penting, mengingat saat ini hampir 60 % penderita kanker datang kerumah sakit dalam kondisi stadium lanjut  dalam artian pengobatan  yang dilakukan sering tidak lagi dapat menyembuhkan.

“Penyakit ini sangat mematikan dan sudah banyak menelan korban jiwa, untuk itu mari kita memulai menerapkan pola hidup bersih sehat dimulai dari diri dan lingkungan kita sendiri. Di samping juga jangan lupa melakukan deteksi dini terhadap gejala kanker. Jika ada keluhan segera periksakan diri ke petugas kesehatan terdekat, semakin dini terdeteksi maka semakin besar harapan untuk sembuh “ ujarnya.

Secara khusus Ayu Pastika juga menyemangati para penderita kanker untuk tidak putus asa dalam menjalankan upaya penyembuhan.  Ia juga menekankan pentingnya  peran keluarga dan orang orang terdekat untuk mendukung upaya pengobatan yang harus dijalani para pasien kanker.

“Saya juga mengimbau kepada masyarakat yang salah satu anggota keluarganya ada mengidap penyakit kanker agar secara serius, telaten dan penuh kesabaran mendukung upaya pengobatan yang harus dijalani pasien. Dukungan dan kasih sayang merupakan salah satu obat yang diperlukan para pengidap penyakit kanker,” ujarnya.   

Berkenaan dengan pelantikan pengurus YKI Cabang Bali yang baru saja dilantik, Ayu Pastika menyampaikan bahwa organisasi sosial nirlaba ini  akan terus berupaya meningkatkan perannya dengan membuat program unggulan yang bermanfaat untuk masyarakat sesuai dengan visi dan misi Bali Mandara.

Hal senada juga disampaikan Gubernur Bali Made Mangku Pastika dalam sambutannya pada acara pelantikan tersebut dimana  Pastika  menyampaikan apresiasinya atas semua program yang telah dilaksanakan oleh YKI dan  berharap agar YKI Cabang Bali lebih meningkatkan efektivitasnya  dengan berbagai kegiatan bermanfaat mulai dari promosi dan prevensi, penyuluhan, pencegahan serta penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP).

Tidak terhenti sampai disitu, YKI juga diharapkan terus menjalin kerja sama dengan PKK untuk melakukan kegiatan penyuluhan dan deteksi dini langsung ke desa desa. “Menyelamatkan satu nyawa manusia lebih mulia daripada membangun  pagoda tingkat  9, dan YKI telah melaksanakan tugas mulia ini dan saya sangat mengapresiasinya,“ pungkasnya.

Dalam acara pelantikan yang juga dihadiri oelh Ketua YKI Pusat yang diwakilkan oleh anggota Bidang Organisasi YKI Pusat Watie Soeharnanto serta Kepala SKPD terkait di lingkungan Pemprov Bali, dilantik sebanyak 32 pengurus YKI Cabang Bali ( Koordinator) Masa Bakti 2016-2021 ini  berdasarkan kepada Surat Keputusan No 385/ SK.Cab/YKI/IX/2016.

Seusai upacara pelantikan, acara dilanjutkan dengan rapat kerja pengurus YKI Cabang Bali Masa Bakti 2016-2021 yang dipimpin langsung oleh Ketua YKI Cabang Bali yang baru saja dilantik kepengurusannya. (hms prov bali/bpn)

Tato/Rajah Antara Fashion Dan Perlawanan

BALIPORTALNEWS.COM, MEDAN – Medan Creative Hub akan mengadakan kegiatan dengan tema “TATTOOISME” dengan materi kegiatan Live Tattoo, Pameran Desain Tattoo, Pemutaran Film tentang Tattoo, Akustikan dan juga Diskusi tentang Tattoo dengan pemantik diskusi Ahmad Arief Tarigan, satu bagian paragraf dari tulisan pengantar diskusi, arief berbicara tentang tato/rajah: dari prasangka ke Fashion-Perlawanan.

Ketika berada di tengah ruang sosio-kultural, tato memuat kandungan pesan yang kompleks sebagaimana kompleksitas aspek sosio-kultural itu sendiri. Tato bergeser sakral ke profan, dari sesuatu yang terkait dengan Illahiah dan kesucian ruhani bergeser ke (atau malah dominan) ke aktivitas keduniawian. Tato tak semata berbicara atas nama dirinya sendiri melainkan bersuara lewat gestur, prilaku dan imaji yang dimunculkan dari prilaku ‘orang bertato’.

Tato bertransformasi menjadi fesyien (fashion), yaitu aksesoris yang melekat dikenakan seseorang atau kelompok tak melampaui pesan dan makna sosial. Para pelaut di era penjelajahan bangsa-bangsa Eropa (abad 16) turut andil mempromosikan ini. Rajah tubuh para pelaut kemudian diasosiasikan dengan ‘kebebasan’ laut lepas sebagai antitesa aristokrasi dan kekakuan wilayah daratan. Di sini, tato atau rajah tubuh secara perlahan memupuk bakat subversif kekuasaan moral-intelektual.

Di Indonesia sendiri, pada tahun 1980-an dan 1990-an, pe-tato-an para penghuni penjara juga massif terjadi. Stigma tato identik dengan kriminalitas saling berkelindan satu sama lain. Ada aksi-ada reaksi, selalu saja begitu. Tato sebagai ekspresi perlawanan justru memperoleh energi dari tekanan yang dihadapi. Dari benua Eropa, tato bermigrasi ke ‘tanah harapan’ benua Amerika. Di tempat baru ini, ia dihidupi budaya pop dan terduplikasi berbagai penjuru dunia melalui raksasa industri hiburan terutama di era paska Perang Dunia Kedua.

Tato dan industri hiburan, ternyata berkontribusi pada satu pewacanaan baru, yaitu subkultur anakmuda (youth subculture) bergenre seni rajah tubuh (body art painting). Genre yang secara permukaan menampilkan diri sebagai ekspresi artistik namun secara laten ‘menginterupsi’ pendisplinan tubuh fisik dan tubuh pikiran yang dikungkung kekuasaan moral-intelektual. Bersuara mengingatkan bahwa ada ‘dunia lain’ di luar dunia yang secara formal dan umum dikenal kebanyakan. Dalam tulisan Ahamad Arief Tarigan

Kegiatan ini akan dimulai pada pukul 14.00 wib dengan Live Tattoo dengan Artis Tattoo : Gabe Tattos (Hand Poke Traditional), Andy Billox  (Modern Tatto/ Realism),Vio Tattoo ( Modern Tatto, Realism),Devin Tattoo (Modern Tatto) dan  Body Painting oleh Bandiet Tatto. Pada Pukul 19.30 wib Diskusi tentang tattoo akan dimulai dengan narasumber Radjah Naibaho (Traditional Tatto) dan  Lya. Kegiatan ini bersifat gratis atas kerjasama Rumah Karya Indonesia dengan Sumatera Utara Tattoo Solidarity dan nantinya akan ada pemutaran film tentang tattoo dan pertunjukan musik ungkap ojax manalu salah satu Kuraktor di Medan Creative Hub.(r/bpn)

Ini Dia Produk dan Layanan Unggulan APEX

BALIPORTALNEWS.COM – Salah satu layanan unggulan APEX adalah prosedur facelifts tanpa operasi seperti Ultherapay, Thermage Vector lift dan Enerjet yang mengurangi tampilan kerutan dan keriput di kulit wajah serta membuat wajah tampak lebih awet muda. Perawatan revolusioner ini juga mengurangi munculnya bekas luka dan jerawat yang menodai kecantikan alami. Tim medis profesional APEX juga akan melakukan facials tingkat tinggi yang dapat mencerahkan dan meratakan warna kulit.

Teknologi terbaru di APEX, Smile Lift by Fotona4D® adalah prosedur non-bedah untuk mengatasi kekenyalan kulit, guratan, kerutan, kempot, warna kulit tak rata dan tekstur kulit pada wajah. Fotona4D® merupakan rangkaian perawatan menggunakan laser yang bersinergi dan tidak merusak eksterior wajah dan interior rahang, sehingga memungkinkan ketebalan kolagen berkontraksi dan mengencangkan dan menambah volume tanpa suntikan. Dengan dua tipe panjang gelombang laser (Er:YAG dan Nd:YAG) dan 4 moda perawatan, proses anti penuaan yang cukup jelas mengatasi di 4 level yang berbeda, bekerja lebih dalam, menyeluruh dan menyambungkan struktur kulit selain juga mengatasi ketidaksempurnaan.

Fungsi empat “dimensi” dalam Fotona4D® merujuk pada empat jenis perawatan khusus: SmoothLiftinTM, FRAC3® , PIANO® dan SupErficialTM, keempatnya saling berkontribusi mencegah penuaan wajah dengan sedikit atau anestesi lokal, sehingga perawatan dapat dilakukan sepanjang tahun.

Setelah perawatan selesai dilakukan, pasien tetap dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari. Rangkaian sesi perawatan yang dianjurlan untuk mencapai hasil yang optimal adalah 3 sesi, dengan jeda perawatan 14 hingga 28 hari. Setiap prosedur masing-masing akan memakan waktu 45 – 60 menit per sesi.

“Selain itu, di APEX Medical Center, pasien dapat pula mendapatkan layanan penurunan lemak melalui teknik modern Coolsculpting (Zeltiq), Bodytite and Liposonix. Teknik ini mengurangi kantong-kantong lemak pada tubuh dan membantu mengencangkan tubuh dan membentuk kontur badan. Di APEX, pasien dapat memilih untuk memindah lemak tubuh ke payudara, wajah atau bagian lainnya,” papar Dr. Pawcsuntorn.

Lebih jauh lagi, APEX Medical Center akan membantu pasien yang memiliki masalah apapun dengan rambut, termasuk melenyapkan rambut yang diinginkan dari berbagai tempat berbeda di tubuh Anda dengan terapi laser. Tersedia juga layanan transplantasi rambut dengan teknologi robotik bagi mereka yang mengalami kebotakan.

“Untuk menolong pasien kami merasa nyaman dengan penampilannya, kami berfokus untuk membuat setiap sesi perawatan nyaman dan menyenangkan. Staf terlatih kamo juga akan mengajak setiap pasien memahami prosedur perawatan yang mereka lalui dan mendiskusikan pilihan-pilihan yang mereka miliki, sehingga mereka bisa mengambil kepitusan yang tepat. Di state-of-the-art clinic milik kami, kami menolong setiap pasien mendapatkan solusi untuk permasalahan kulit dan tubuh yang mereka hadapi sesuai kebutuhan. Pastinya setiap orang ingin tetap sehat dan tampil menarik di segala usia,” tutup Dr. Pawcsuntorn. (r/bpn)

Periksa Kehamilan, Cegah Kematian Saat Melahirkan

BALIPORTALNEWS.COM – Untuk mengantisipasi terjadinya kematian ibu dan anak harus dilakukan proteksi secara dini terhadap ibu hamil, dengan memeriksakan dirinya secara berkala minimal 4 kali selama trimester kehamilannya.

“Angka kematian Ibu dan Anak di Indonesia cukup tinggi antara 20-30%, ini perlu disikapi bersama bagaimana cara pencegahannya,’’ ujar Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Bali, Ayu Pastika saat membuka acara Pertemuan TP PKK kab/kota dan Ketua POKJA IV kab/kota terkait upaya meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Badan Diklat Provinsi Bali, Selasa (30/8/2016).

Lebih lanjut Ayu Pastika juga menekankan peran pemerintah khususnya melalui Dinas Kesehatan kabupaten/kota dalam melakukan sosialisasi terhadap hal tersebut. Disamping itu, peran Tim Penggerak PKK yang terdapat pada masing-masing wilayah di Bali, juga harus terlibat dalam membantu tenaga kesehatan terutama yang di puskesmas dan posyandu agar bisa memberikan pelayanan pemeriksaan pada semua ibu hamil di wilayahnya.

Dari data Dinas Kesehatan Provinsi Bali tahun 2015, jumlah ibu hamil sebanyak 70.000 orang, dari jumlah tersbeut yang datang ke pelayanan kesehatan sebanyak 98,4%, sisanya 1,6% tidak mendapatkan pelayanan kesehatan. Hal ini dikarenakan, banyak masyarakat yang tidak mau datang bahkan tidak mengetahui bahwa kehamilan tersebut harus diperiksanakan secara rutin.

Ayu Pastika melihat meski para bidan desa telah melaksanakan program kunjungan rumah untuk ibu hamil, namun sejumlah kendala masih terjadi terutama kesulitan menjangkau masyarakat yang berada pada wilayah pelosok, ilmu pengetahuan kesehatannya masih minim dan lebih memilih cara-cara tradisional atau dukun. “Inilah yang perlu kita bantu di kesehatan dengan menggerakan kader-kader pada kelompok Dasa Wisma dan bapak/Ibu TP PKK di wilayah masing-masing sehingga ibu hamil di seluruh Bali mendapat pelayanan kesehatan”, pungkasnya.

Ia sangat berharap dengan peran aktif para kader TP PKK dapat terus mendukung pelayanan kesehatan masyarakat khusunya para ibu hamil. “Para kader mempunya peran strategis dalam mengawal pembangunan terutama bagi peninkatan kualitas sumber daya manusia dalam menciptakan generasi emas yang sehat, cerdas dan berakhlak mulia demi mewujudkan Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera (Bali Mandara),” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara pertemuan I Wayan Widia, melaporkan bahwa acara pertemuan tersebut bertujuan untuk menyelaraskan komitmen TP PKK se-Bali dalam mencegah angka kematian ibu dan anak di Provinsi Bali. Pertemuan yang diikuti 58 peserta terdiri dari TP PKK kabupaten/kota, Ketua Pokja IV dan seorang penanggung jawab promosi Kesehatan masing-masing kab/kota.

Materi disampaikan Kasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat Direktorat Kesehatan Masyarakat, Kementrian Kesehatan RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Bali. (r/humas prov.bali/bpn)

Rai Mantra Lepas Jalan Sehat Pungut Sampah ST Santika Budhi

BALIPORTALNEWS.COM – Serangkaian memperingati HUT Sekaa Truna Santika Budhi ke-18, Banjar Kayumas Kelod, Kelurahan Dauh Puri, Kecamatan Denpasar Timur, melaksanakan berbagai kegiatan. Pada Minggu (14/5/2017) kegiatan jalan sehat menghiyasi kegiatan hari jadi Sekaa Teruna Banjar Kayumas Kelod yang dilepas Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra bersama tokoh banjar setempat yang ditandai dengan pelepasan balon.

Ratusan masyarakat Banjar Kayumas Kelod tumpah ruah ke jalan untuk mengikuti jalan sehat yang sudah ditunggu-tunggu sejak pagi hari. Masing-masing peserta tampak telah membawa kantong sampah masing-masing dan bersiap berjalan sambil memungut sampah.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan Sekhaa Truna Santika Budhi serta mengajak generasi muda maupun masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Kegiatan jalan sehat bisa diisi dengan kegiatan pungut sampah disepanjang jalur lintasan. Sehingga kegiatan disamping memberikan dampak kesehatan juga berdampak pada kebersihan lingkungan,’’ ujar Rai Mantra.

Lebih lanjut Rai Mantra mengatakan, pihaknya akan terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Desa/Kelurahan di Denpasar guna mengatasi permasalahan sampah. Disamping itu  menggalakan kegiatan gotong royong secara rutin sehingga mampu secara bersama-sama mewujudkan kebersihan lingkungan.

Tidak hanya lingkungan saja, sungai pun harus mendapatkan perhatian yang serius dan melarang keras masyarakat menjadikan sungai sebagai tempat membuang sampah.

“Kita harus secara bersama-sama mewujudkan Denpasar bersih, sehat, dan hijau, hal ini harus dimulai dari diri sendiri, kemudian yang terpenting juga harus menggetok tularkan kepada generasi muda,” ujar Rai Mantra.

Ketua ST Santika Budhi, Alit Aryana Putra ditemui disela-sela kegiatan mengatakan serangkaian memperingati HUT ST Santika Budhi, pihaknya mengadakan berbagai acara seperti kegiatan donor darah, cek kesehatan gratis untuk masyarakat, serta gerak jalan sehat sambil memungut sampah plastik.

Terkait permasalahan kebersihan menurut Alit Aryana sudah sepantasnya kita selaku masyarakat wajib untuk ikut menjaga kebersihan. Hal ini tidak saja menjadi tanggungjawab pemerintah, namun mampu secara bersama-sama mendukung pemerintah mewujudkan lingkungan bersih. Lewat kegiatan jalan sehat ini disamping untuk kesehatan juga diharapkan memberikan dampak bagi lingkungan.

Adapun rute yang ditempuh dengan mengambil start dari jalan Kapten Regug menuju jalan Udayana kemudian menuju jalan Surapati lalu ke utara menuju jalan Kepundung belok kanan ke jalan Patimura kemudian kearah selatan menuju jalan Melati kembali ke arah jalan Surapati dan finish di jalan Letda Winda.

“Kegiatan seperti ini kedepannya akan kami lakukan secara berkelanjutan, selain itu  kegiatan seperti ini untuk merangsang generasi muda dan masyarakat ikut serta peduli dan tergerak bersama terhadap kebersihan, sehingga akan tercipta lingkungan yang bersih dan nyaman,” kata Aryana Putra.

Hal senada disampaikan Kelian Adat banjar Kayumas Kelod, Made Kamajaya, memang sudah sepantasnyalah kita selaku masyarakat selalu membudayakan pola hidup sehat serta menjaga kebersihan lingkungan. Made Kamajaya juga mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh ST Santika Budhi ini dengan mengadakan jalan sehat sambil memengut sampah plastik.

Selain itu peran ST Santika Budhi ini juga sangat dirasakan di Banjar Kayumas Kelod, seperti pada setiap kegiatan dan upacara adat di Banjar mereka selalu terlibat serta menunjukan eksistensinya sebagai generasi muda. (ngurah/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Rai Mantra Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan dan Antisipasi DBD  

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam upaya menekan Kasus Demam Berdarah (DBD) Kota Denpasar bebas dari penyakit Demam Berdarah, Dinas Kesehatan Kota Denpasar melaksanakan pencanangan Gerakan 3M sebelum musim penularan DBD (G 3M SMP) yang dipusatkan di Desa Sanur Kaja pada, Jumat (17/11/2017) .

Pencanangan yang dibuka langsung Walikota Denpasar IB. Rai Dharmawijaya ditandai dengan penyerahan bubuk abate kepada seluruh Camat di Kota Denpasar sekaligus memberi arahan cara menjaga kebersihan dan mengajak siswa serta masyarakat mempraktekan langsung gerakan 3M.

Dalam kegiatan tersebut Walikota Rai Mantra juga sempat memfogging salah satu rumah di seputaran Desa Sanur Kaja serta memberikan hadiah berupa tabungan di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Sanur Kaja bagi siswa yang mampu mempraktekan cara-cara mencegah penyakit DBD seperti mengubur barang bekas, penyebaran bubuk abate serta menjadi juru pemantau jentik mandiri.

Penyakit DBD sudah menjadi masalah Nasional karena jumlah penderita dan kematian yang diakibatkan cukup tinggi sehingga dapat menimbulkan keresahan masyarakat terutama di Kota-kota besar termasuk Kota Denpasar. Penyakit DBD merupakan penyakit yang bersifat endemis, dimana dalam 3 Tahun terakhir kasus DBD selalu saja ada setiap tahunnya dan cenderung terjadi kejadian luar biasa (KLB).

Oleh karena itu, upaya strategis yang terbukti efisien dn efektif dalam pemberantasan penyakit tersebut adalah melalui Gerakan Mandiri Pemantau Jentik (Gema Petik) yang terus dicanangkan Pemerintah Kota Denpasar.

“Selama air tergenang dan ada larvanya maka sampai anak cucu kita akan beresiko terkena DBD. Untuk itu upaya Gema Petik ini perlu kita gaungkan, agar masyarakat selalu menumbuh kembangkan budaya bersih dan sehat,” ujar Walikota Rai Mantra saat membuka pecanangan G 3M SMP.

Dari hasil evaluasi kasus DBD di Kota Denpasar dari bulan Januari sampai Oktober 2017 sebanyak 910 kasus dengan angka kejadian (Insiden Rate/ IR) 99,53  per 100.000 penduduk. Hasil tersebut mengalami penurunan pada periode yang sama di Tahun 2016 yakni 356,20 per 100.000 penduduk dengan total kasus 2.339 orang dan angka kematian 0,72% yakni 17 orang.

Sedangkan kecamatan yang beresiko lebih tinggi tertular DBD pada Tahun 2017 yakni Kecamatan Denpasar Timur dengan IR 104,01 per 100.000 penduduk (total kasus 162 orang) dan angka kematian (CFR) 1,85% (3 orang), Kecamatan Denpasar Barat dengan IR 127,79 per 100.000 penduduk (total kasus 338 orang) dan CFR 0,29% (1 orang), sedangkan Kecamatan Denpasar Utara dengan IR 62,07 per 100.000 penduduk (total kasus 125 orang) dan Kecamatan Denpasar Selatan dengan IR 97,38 per 100.000 penduduk ( total kasus 285 orang) dengan angka kematian 0% (0 orang).

“Berpacu pada data yang ada, kasus DBD di Denpasar mengalami penurunan.Namun tidak terlepas dari hal tersebut melalui Bulan Bakti G 3M SMP ini diharapkan dapat meningkatkan Angka Bebas Jentik, membudayakan prilaku sehan dan bersih serta menekan angka penyakit DBD di Kota Denpasar,” harap Rai Mantra. (eka/humas-dps/bpn)  


Pantau terus baliportalnews.com di :