Bitcoin, Sistem Transaksi Global Terdesentralisasi

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Banyak masyarakat berpikir Bitcoin adalah hal yang sangat membingungkan, kenyataanya Bitcoin adalah sesuatu yang secara sederhana dapat dimengerti. Bila ditanya bitcoin itu apa? maka yang paling sederhana untuk menjelaskannya adalah, Bitcoin adalah sistem kas transaksi global yang terdesentralisasi.

Seperti yang kita ketahui bersama, setiap institusi penyedia jasa keuangan termasuk bank pasti memiliki buku akuntansi mereka. Pastinya ada biaya, waktu dan tenaga yang harus dikeluarkan untuk menjalankan transaksi tersebut. Karena itu kita sebagai pengguna dikenai biaya tambahan oleh bank saat kita mengambil maupun menyimpan uang kita setiap bulan.

Lantas apa yang salah dengan hadirnya mata uang digital seperti Bitcoin? Bitcoin hadir guna mengubah sistem buku-buku kas tersebut menjadi satu sistem akuntansi global. Manfaatnya tentu saja untuk mengurangi biaya dan waktu.

Siapakah yang Menciptakan Bitcoin?
Bitcoin ditemukan oleh sekelompok orang dengan nama Satoshi Nakamoto. Sistem Bitcoin hasil ciptaan Satoshi bersifat Open Manner, maksudnya kode pemrograman hasil kriptografi dari Bitcoin dapat dilihat dan diperiksa oleh orang di seluruh dunia. Jadi, tidak ada rahasia yang tersembunyi dan penciptanya tidak memiliki konflik kepentingan atau biasa disebut conflict of interest.

Jika Anda tertarik untuk mengetahui seperti apa bahasa pemrograman atau algoritma Bitcoin, maka Anda dapat mengunduh riset Satoshi Whitepaper. Jurnal dengan sembilan halaman tersebut menjelaskan algoritma matematika Bitcoin. Kalian yang tertarik bisa mengunduh materi jurnal tersebut di Bitcoin.org.(rsv/bpn)

Transaksi Tanpa Batas Dengan “Cryptocurrency”

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Cryptocurrency adalah mata uang digital yang menggunakan prinsip-prinsip kriptografi tertentu yang kegunaannya dapat dipertukarkan. Seperti mata uang resmi, misalnya Rp atau mata uang di negara tempat seseorang tinggal lainya, Cryptocurrency dapat digunakan sebagai mata uang yang dapat dipertukarkan. Tetapi ada perbedaan besar karena tidak diatur sama sekali oleh bank di negara manapun. Cryptocurrency pertama adalah Bitcoin yang mulai diperdagangkan sejak tahun 2009 namun saat ini ada ratusan mata uang crypto lainnya dan sering disebut sebagai Altcoin.

PERBEDAAN
Cryptocurrency memperoleh nilai hanya berdasarkan penawaran dan permintaan, tidak seperti mata uang normal yang diatur oleh bank sentral suatu negara dan pemerintahan yang mencetak mata uang resmi untuk menentukan nilainya.

Perbedaan utama lainnya antara kedua mata uang tersebut adalah bahwa kebanyakan cryptocurrency memiliki batas berapa banyak yang akan beredar seperti Bitcoin yang hanya akan ada 21 juta yang pada akhirnya akan menurunkan produksi Bitcoin. Tidak seperti mata uang resmi suatu negara dimana dicetak lebih banyak dan dapat menciptakan inflasi, sedangkan cryptocurrency diperoleh dengan cara ditambang oleh banyak orang.

CARA MENDAPATKAN CRYPTOCURRENCY?
Untuk mendapatkan cryptocurrency terdapat dua cara utama yaitu dengan melakukan perdagangan dan pertambangan. Untuk menjadi penambang dibutuhkan sistem komputer khusus dan cara termudah untuk mendapatkan cryptocurrency adalah melalui ratusan pertukaran di mana mereka mengizinkan perdagangan dengan mata uang crypto dan mata uang resmi. Apapun metode pembayaran yang digunakan, transaksi dapat berlangsung dengan nilai pasar sekarang. Cryptocurrency juga dapat dibeli antar orang ke orang dan jenis transaksi ini biasanya melalui platform pertukaran.

Cryptocurrency dipilih untuk diperdagangkan dengan cara disimpan di dalam dompet. Dompet dapat ditransaksikan dimanapun para pedagang berada dengan perangkat baik komputer ataupun selular. Cryptocurrency dapat digunakan pedagang untuk menukarkannya dengan mata uang resmi atau cryptocurrency kembali.

APA MANFAATNYA?
Cryptocurrency tidak diatur, karena itu pertukaran antar penggunanya tidak ada batasan. Hal ini memberi privasi bagi pedagang karena transaksi pribadi tidak dapat dilacak dan para pengembang cryptocurrency terus berupaya meningkatkan privasi ini. Karena tanpa batas atau keterlibatan bank, hal ini membuat biaya menjadi semakin rendah serta tidak ada kerugian yang harus dikhawatirkan.

Tidak ada bank sentral yang ikut terlibat dan hampir setiap negara di dunia akan menerima transaksi cryptocurrency. Oleh sebab itu, transaksi yang tidak ada batasnya dapat dilakukan secara global.(rsv/bpn)

iLOTTE Mantapkan Posisi sebagai e-Commerce Pilihan untuk Brand Kenamaan

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Tahun ini, digitalisasi menjadi salah satu pendekatan penting bagi banyak brand kenamaan yang berjaya di pasar offline untuk dapat bertahan di pasaran; hadir di online pun bukan lagi pilihan melainkan keharusan mengingat belanja online bukan lagi semata gaya hidup melainkan sudah menjadi kebutuhan masyarakat.

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) pun mengakui memang masyarakat tengah mengalami perubahan perilaku, khususnya dalam pola belanja yang mana saat ini jumlah volume transaksi secara online telah meningkat 1,5% di atas transaksi konvensional/offline.

Brandbrand kenamaan lokal dan internasional pun makin mengukuhkan visibilitasnya untuk hadir secara online. iLOTTE, joint venture dari Salim Group dan LOTTE Group, yang khusus menawarkan produk-produk asli dan berkualitas menjadi tempat berlabuh brandbrand tersebut dalam upaya menjangkau konsumen Indonesia yang semakin fasih dan gemar berbelanja online.

Kategori produk kecantikan dan perawatan masih menjadi andalan iLOTTE. Hal ini merespon minat konsumen yang mana pangsa produk kecantikan dan perawatan diperkirakan akan mencapai lebih dari Rp 100 trilliun, mengutip data dari Kementerian Perindustrian RI. Brandbrand besar seperti Lancome,  SK-II, Guerlain, dan Kiehls kini telah bergabung dalam bagian Brand Mall di iLOTTE.

Bergabungnya brandbrand kenamaan tersebut juga sejalan dengan tren make-up tahun 2018 ini adalah natural glam make-up ala Korea, dan dalam rangka memperkuat posisinya sebagai pusat brand Korea, iLOTTE juga telah memperluas jajaran produk kecantikan Korea dengan menyediakan produk-produk ternama seperti Dr. Jart+, The Face Shop, The Saem, Tony Moly, VOV, Holika Holika, Missha, Secret Key, dan Too Cool for School.

Dari lini fashion, beberapa merk ternama yang baru saja bergabung sebagai Brand Mall iLOTTE di akhir 2017 seperti Giordano Ladies – retailer yang berfokus pada koleksi wanita dan dikenal berkualitas, The Goods Dept. – dengan koleksi barang-barang fashion dan lifestyle buatan negeri sendiri maupun desainer dan brand internasional, serta Anne Avantie – salah satu desainer kebaya adibusana terbaik di Indonesia.

Sedangkan brandbrand yang segera akan bergabung pada akhir bulan Januari ini antara lain:  Leica – kamera  premium yang berkualitas tinggi dan telah diakui secara global; dan dari kategori Home Living, Toto Kitchen (untuk koleksi premium wardrobe yang merupakan rangkaian produk untuk penyimpanan pakaian pribadi dan Kitchen Set yang merupakan koleksi dapur dengan desain modern minimalis) juga akan segera bergabung sebagai mitra eksklusif online iLOTTE, menandai kali pertamanya brand tersebut bekerjasama dengan e-Commerce di Indonesia.

Menargetkan generasi muda Indonesia yang modern, segar, memiliki semangat tinggi dan mudah beradaptasi, iLOTTE memulai cara menarik konsumen dengan cara digitalisasi yang berbeda dan semakin luwes mengikuti pergerakan tren konsumen Indonesia. Tidak hanya unik mengusung konsep mall-in-mall, iLOTTE pun apik menata jajaran fitur yang memanjakan konsumen.

Salah satunya, fitur Shopping Show yang menawarkan berbagai produk dilengkapi dengan video dan promosi spesial dalam jangka waktu tertentu. Fitur ini telah menjadi favorit para konsumen, menambah kelengkapan dari berbagai fitur khas dari iLOTTE lainnya. Selain itu, melalui blog www.iSTYLE.id , iLOTTE berbagi artikel menarik dengan memberikan trend update terbaru dan menginspirasi millennials seputar Fashion, Beauty, dan Lifestyle.

Melalui berbagai fitur unik dan blog yang menginspirasi, produk-produk dengan kualitas terpercaya dan layanan prima,  iLOTTE ingin menjadi teman terbaik bagi para konsumen digital di Indonesia. (r/bpn)

Tekan Kenaikan Harga Beras Pemkot Denpasar Gelar Operasi Pasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Harga beras di seluruh wilayah Indonesia saat ini mengalami kenaikan yang signifikan.  Untuk menekan kenaikan harga beras khususnya di Denpasar, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar menggelar Operasi Pasar di seluruh Pasar Tradisional yang ada di Denpasar yang dimulai dari bulan Desember lalu.  Hal ini disampaikan Kepala Bidang Kerjasama dan Perlindungan Disperindag Kota Denpasar, Jarot Agung Iswayudi usai Operasi Pasar Rabu (17/1/2018)

Lebih lanjut Jarot mengaku, kenaikan harga beras juga terjadi  di Kota Denpasar mencapai 13.63% hingga 15%. Beras yang mengalami kenaikan seperti beras premium yang semula harganya RP 11.000 menjadi Rp 12.500, beras C4 Super harga semula Rp 10 ribu menjadi Rp Rp11.500.

Kenaikan harga beras tersebut disebabkan karena belum musim panen dibeberapa daerah sumber pasokan. Selain itu kenaikan harga disebabkan karena musim hujan yang berkepanjangan sehingga  berpengaruh pada produksi gabah menjadi beras. Untuk menekan kenaikan harga yang signifikan di Denpasar maka dari itu Disperindag Kota Denpasar bekerjasama dengan Bulog menggelar operasi pasar.

Beras yang dioperasikan oleh Bulog adalah beras medium dengan dijual Rp 9.350/kg. Beras yang dioperasikan juga tidak langsung dijual di pasar kepada pembeli. Namun beras yang didistribusikan Bulog langsung dipasok ke pedagang pasar dan distributor langsung. Sedangkan untuk operasi pasar Pemerintah Kota Denpasar hanya bisa diberikan sebanyak 18,9 ton.

Wilayah yang dilakukan operasi pasar adalah menyasar Pasar Tradisional seperti, Pasar Nyanggelan, Pasar Intaran, Pasar Agung, Pasar Anggabaya, Pasar Sanglah dan Pasar Pedungan ‘’Semoga dengan cara itu tidak terjadi kenaikan harga beras secara  signifikan,’’ harapnya. (ayu/humas-dps/bpn)

Linknet Berhasil Meraih 2 Juta Homes Passed

BALIPORTALNEWS.COM – PT Link Net Tbk (“Link Net” atau “Perseroan”; kode saham: “LINK”) melaporkan pencapaian 2 juta homes passed pada akhir tahun 2017. Para pemegang saham Perseroan juga menyetujui pembelian kembali saham Perseroan (share buy back) pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilaksanakan hari ini, tanggal 15 Januari 2018.

Saat pemaparan publik setelah RUPSLB, Link Net juga melaporkan pencapaian yang luar biasa pada tahun 2017 dengan meraih total 2.000.000 homes passed. Pencapaian ini memberikan penambahan lebih dari 170,000 home passed dan jauh melebihi target acuan awal 150.000 homes passed di sepanjang tahun 2017.

Pada acara RUPSLB, para pemegang saham Perseroan memutuskan dan menyetujui pembelian kembali saham Perseroan dengan harga saham maksimal sebesar Rp6.000,- per saham, dengan total maksimum 7,1% dari pembayaran saham dan akan dilaksanakan dalam periode 18 bulan, dimulai dari tanggal 15 Januari 2018, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Para pemegang saham juga menyetujui perubahan administratif terhadap dua pasal pada Anggaran Dasar Perseroan, sejalan dengan peraturan pasar modal.

Atas pencapaian ini, Irwan Djaja, Direktur Utama dan CEO, mengatakan, “Pencapaian 2 juta homes passed merupakan tonggak sejarah penting bagi Link Net. Hal ini dimungkinkan berkat kerja keras dari seluruh karyawan, terutama adanya koordinasi yang baik dari divisi roll out, operasional, dan teknologi. Investasi ini juga dimungkinkan karena adanya eksekusi yang solid dan konsisten dari tim divisi sales dan marketing. Mereka memastikan tingkat utilisasi tetap tinggi pada jaringan yang telah dibangun, sehingga pengembalian investasi dapat dicapai dengan lebih cepat.”

Lebih lanjut, Irwan Djaja, mengatakan, “Persetujuan pembelian kembali saham Perseroan dengan harga maksimal Rp6.000,- per saham, menunjukkan kepercayaan dan keyakinan yang kuat dari para pemegang saham terhadap prospek Perseroan.” (r/bpn)

Pemkot Komit Ekonomi Kerakyatan, Jadikan Pasar Badung Pasar Terbaik

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Revitalisasi pasar tradisional atau pasar rakyat di Kota Denpasar getol dilakukan Pemkot Denpasar dalam penguatan ekonomi kerakyatan. Secara keseluruhan terdapat 23 pasar tradisional yang telah direvitalisasi dari 33 pasar tradisional yang ada. Dalam waktu dekat ini Pemkot juga mendukung revitalisasi Pasar Phula Kerti yang berada di Desa Dauh Puri Klod, Denpasar Barat yang kini dikelola Banjar Kaja, Desa Pakraman Sesetan, Denpasar Selatan.

Komitmen ini juga terus dilakukan lewat tahapan pembangunan Pasar Badung yang segera rampung pada tahun 2018 ini. “Pembangunan Pasar Badung tahap pertama dari dana pemerintah pusat telah selesai, dan akan dilanjutkan kembali yang diharapkan rampung tahun 2018 ini,’’ ujar Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra, Sabtu (6/1/2018) saat menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pasar Kamboja bertempat di Gor Ngurah Rai Denpasar. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara, Kadis Koperasi Denpasar Made Erwin Surya Dharma Sena, Kepala Perusahaan Daerah (PD) Pasar Denpasar I.B. Kompyang Wiranata.

Kegiatan RAT dihadiri ribuan para anggota dari pedagang pasar diantaranya pedagang Pasar Badung dan Pasar Kreneng, yang diharapkan Walikota Rai Mantra agar para pedagang selalu menjaga kebersihan lingkungan pasar. Jika kebersihan dan ketertiban tetap terjaga maka pasar tradisional mampu bersaing dengan pasar modrn. Begitu juga rampungnya nanti pembangunan Pasar Badung diharapkan kepada para pedagang untuk tetap menjaga ketertiban dan kebersihan lingkungan. Sehingga harapan bersama nantinya dapat terwujud untuk menjadikan Pasar Badung sebagai pasar terbaik di Kota Denpasar.

Menurut Rai Mantra program revitalisasi pasar di Kota Denpasar tidak saja melakukan penataan fisik pasar, namun juga memperhatikan pengelolaan pasar tradisional yang telah mampu memberikan dampak positif pada kegiatan ekonomi kerakyatan.

Merevitalisasi Pasar Sindu, Pasar Agung, Pasar Nyanggelan Panjer dan beberapa pasar desa lainya telah mampu memberikan peningkatan omset pasar. Seperti Pasar Agung Peninjoan yang sebelum direvitalisasi hanya mencapai omset Rp. 3 miliar, namun setelah direvitalisasi mampu mencapai omset Rp. 14 miliar.

Begitu juga hal yang sama dirasakan Pasar Nyanggelan Panjer, serta Pasar Sindu Sanur yang telah menjadi pasar tradisional terbaik ditingkat Asia Tenggara. Bagaimana langkah ini nantinya mampu membawa Pasar Badung menjadi pasar terbaik seperti program revitalisasi pasar tradisional lainnya yang telah dilaksanakan dibeberapa pasar tradisional yang ada.

“Pasar tradisional dan koperasi menjadi sebuah simbul ekonomi kerakyatan, sehingga pasar tradisiobnal di Kota Denpasar agar selalu tertib dan menjaga kebersihan,’’ ujar Rai Mantra.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Rai Mantra juga mendengar masukan dari para pedagang Pasar Kreneng untuk dapat dilakukan penataan dan revitalisasi. Hal ini ditanggapi langsung Rai Mantra untuk segera dijadikan program kedepan merevitalisasi Pasar Kreneng. (pur/humas-dps/bpn)

“Hellporkbali” Semarakan Kuliner Denfest ke-10

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Denpasar Festival ke-10 telah dibuka, Kamis (28/12/2017) kemarin oleh Wali Kota Denpasar. Kegiatan tetap di akhir tahun yang digelar Pemkot Denpasar ini merangkul sejumlah pelaku UKM untuk ikut ambil bagian dalam menjajakan hasil prioduknya. Tidak sedikit pelaku UKM baru, bisa ikut dalam menyemarakan kegiatan yang terpusat di kawasan Patung Catur Muka, Denpasar ini.

Seperti yang terlihat di antara deretan stand kuliner di Jalan Gajah Mada Timur. Salah satu stand yang dikelola anak-anak muda, menawarkan menu spesial, pork ribs. Selain itu, stand dengan label Warung Ayo  ini  tidak banyak menawarkan menu kepada pengunjung. “Kita memang menawarkan menu secara khusus,” ujar pemilik Warung Ayo,  A.A. Ngurah  Abiyoga.

Selain menu utama berupa pork ribs, stand yang dikemas cukup unik ini juga menawarkan menu pendamping, french fries. Sementara untuk minumannya, Abiyoga menawarkan orange juice dan ice tea. Harga yang ditawarkan pun cukup murah bila melihat jenis menunya.

“Untuk menu kita tawarkan yang simple saja, pork ribs dan frecnh fries saja,” jelas pemuda yang juga mahir main kendang ini.

Menurut Abiyoga, apa yang dilakukan ini berawal dari sebuah hobi. Bersama empat rekan sebayanya, ia memulai usaha kreatif ini untuk ikut meramaikan kuliner di Bali. Abiyoga yang merupakan putra dari Menteri Koperasi dan UMKM ini menawarkan produk kulinernya melalui online. Ia memanfaatkan media sosial, baik instagram, @hellporkbali, serta memanfaatkan whatsapp untuk menerima pesanan. “Kini sudah mulai ramai, dan teman-teman sudah kewalahan untuk melayani pembeli. Ke depan, kami akan bekerjasama dengan Gojek, sehingga bisa lebih aman untuk deleverynya,” ujar mahasiswa tingkat akhir di Universitas Nasional, Jakarta ini. (ays’/humas-dps/bpn)

Solusi Azure Stack dari telkomtelstra Perkuat Optimalisasi Bisnis Sejalan dengan PP No. 82/2012

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Telkomtelstra, sebuah perusahaan joint-venture antara Telkom Indonesia dan Telstra Australia, hari ini, dalam acara ‘Thought Leadership Implementasi Infrastruktur Hybrid Cloud untuk Residensi Data Lokal dalam Menjawab PP No.82 tahun 2012’ yang di selenggarakan di Hotel Kempinski, Jakarta, menegaskan kesiapannya untuk mendukung optimalisasi bisnis Enterprise di Indonesia melalui penyediaan layanan hybrid cloud kelas dunia melalui solusi Azure Stack.

Hal ini juga merupakan bukti komitmen telkomtelstra untuk membantu Penyelenggara Sistem Elektronik bagi Pelayanan Publik di Indonesia untuk bisa mematuhi kewajiban untuk menempatkan Data Center dan Disaster Recovery Center (DRC) di Indonesia, sebagaiman diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2012 (PP No. 82/2012) tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Acara diskusi panel tersebut dihadiri oleh perwakilan dari telkomtelstra, Microsoft Indonesia dan pelanggan yang sudah menikmati  solusi cloud dari telkomtelstra.

“Kesiapan telkomtelstra dalam menyediakan solusi Azure Stack yang dilengkapi dengan teknologi terdepan ini adalah merupakan bentuk dukungan dalam penerapan regulasi pemerintah atas kebijakan data residensi lokal yang terdapat di dalam PP No. 82/2012,” ungkap Erik Meijer, Presiden Direktur telkomtelstra.

Telkomtelstra, yang didukung oleh teknologi Microsoft, masuk ke pasar cloud Indonesia yang sedang bertumbuh dan membantu perusahaan-perusahaan lainnya untuk menaati kebijakan data dalam negeri, mengurangi pengeluaran dan inefisiensi bisnis, serta kinerja akses yang lebih baik, serta di saat yang bersamaan telkomtelstra juga memastikan hadirnya cloud di Indonesia dengan kualitas dan standar global.

“Kami mengerti bahwa dengan mengelola data secara bijaksana, organisasi-organisasi di Indonesia dapat mendorong produktivitas, meningkatkan mobilitas, dan melakukan inovasi baru pada layanan digital di berbagai institusi demi tercapainya misi transformasi digital mereka. Perubahan menuju intelligent cloud akan membuka lebih banyak kesempatan untuk memajukan kemampuan bisnis, mengurangi biaya, dan meningkatkan efisiensi bisnis mereka. Bersama Telkomtelstra sebagai mitra Azure Stack di Indonesia, kami berkomitmen untuk memaksimalkan bisnis pelanggan kami melalui ekosistem hybrid cloud yang memperhatikan secara seksama kapasitas keamanan, transparansi, dan kepatuhan regulasi lokal,” ujar Mulia Dewi Karnadi, Director – One Commercial Partner & Small Medium Corporate Segment (OCP&SMC) Microsoft Indonesia.

Transformasi digital telah merubah seluruh hal terkait dengan aplikasi teknologi digital pada seluruh aspek kehidupan masyarakat. Kedaulatan data merupakan dasar yang mendukung kepastian transformasi digital pada suatu negara dengan adanya suatu payung hukum dari suatu negara untuk memastikan keamanan data penting, sensitif dan rahasia dari ancaman pihak luar.  Melalui komputasi awan, perusahaan dapat mengikuti kepatuhan untuk kedaulatan data ini tanpa menghiraukan terjadinya optimalisasi bisnis. Perusahan dapat membangun pusat data yang terkonsolidasi,  fleksibel, dan memiliki kemampuan untuk menyimpan data yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja.

Teknologi cloud merupakan fondasi dari percepatan transformasi digital saat ini dan masa yang akan datang  dan telah menjadi tulang punggung bagi banyak perusahaan untuk bertransformasi ke dunia digital dalam proses bisnisnya demi mengejar efisiensi dan perubahan tren dunia bisnis. Oleh karena itu, banyak perusahaan dari berbagai sektor industri kini banyak mengandalkan cloud untuk mendukung pengembangan bisnisnya.

Erik Meijer menambahkan “Dengan semakin meningkatnya kebutuhan akan transformasi digital di setiap lini bisnis di Indonesia, solusi cloud memungkinan para pelaku bisnis dalam mempercepat pertumbuhan bisnis perusahaan, meminimalisasi biaya operasional perusahaan dan keleluasaan dalam mengadopsi teknologi terbaru untuk optimalisasi bisnis tanpa harus mengeluarkan investasi besar untuk membeli perangkat keras baru.”  Semua hal ini tentunya adalah nilai lebih yang sangat berharga bagi suatu perusahaan.”

Terlebih lagi, penggunaan platform Azure Stack telkomtelstra bagi instansi pemerintahan untuk inovasi layanan dan perpajakan juga dapat mendorong efisiensi kinerja serta memajukan perekonomian Indonesia dalam jangka panjang.

Telkomtelstra saat ini menyediakan produk, jasa, dan solusi (Managed Network Services, Integrated Service Management and Professional Services) terpercaya bagi pelanggan pebisnis di Indonesia. Telkomtelstra akan meluncurkan produk tahap keduanya, termasuk managed cloud, unified communications dan integrated suite dari Managed Security Products. (r/bpn)

Huawei Hadirkan Platform Infrastruktur yang Siap untuk Dukung Transformasi Keuangan Digital bagi Sektor Perbankan di Indonesia

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Transaksi jual-beli telah melalui proses evolusi yang panjang, dimulai dari sistem barter, menjadi sistem uang, dan sekarang dengan cepat telah memasuki masa pembayaran digital, yang memberikan kemudahan dan kenyamanan.

Dengan populasi lebih dari 260 juta orang (terbesar ke-4 di Asia Tenggara), Indonesia termasuk negara dengan pertumbuhan pasar e-commerce terbesar di Asia Tenggara, didukung dengan tren pembayaran digital/non-tunai (cashless payment) dengan nilai transaksi lebih dari USD 18.611 juta di tahun 2017 dan diprediksi akan mencapai USD 36.607 juta di tahun 2021.

Di saat yang bersamaan, terdapat 280 juta koneksi telepon genggam, yang dimiliki oleh lebih dari 80% jumlah populasi di Indonesia. Akan tetapi, hanya 143 juta penduduk yang memiliki kartu debit dengan 117 juta penduduk lainnya yang belum memiliki rekening bank (unbanked people). Di antara 117 juta penduduk ini, terdapat 100 juta penduduk yang memiliki telepon genggam. Hal ini menandakan bahwa masih besarnya jumlah populasi penduduk Indonesia yang memiliki telepon genggam namun tidak memiliki rekening bank.

Saat ini, pemerintah Indonesia secara terus-menerus fokus untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi digital di Asia Tenggara pada tahun 2020. Melalui program Gerbang Pembayaran Nasional (GPN), transaksi non-tunai akan menjadi pilihan yang tepat untuk transparansi dan perhitungan pajak yang lebih baik.

Disamping itu, terdapat beberapa keuntungan utama dengan diterapkannya transaksi non-tunai, seperti transaksi yang lebih aman, mengurangi risiko penggunaan tunai, biaya penggunaan yang rendah, kemudahan penggunaan dan efisiensi, mendukung regulasi finansial, serta risiko yang lebih rendah terhadap praktik penipuan dan pencucian uang.

Menjawab kebutuhan tersebut, platform infrastruktur yang disediakan oleh Huawei menjadi solusi yang sempurna dan dapat mendukung industri perbankan di Indonesia di era digital ini, sehingga memungkinkan bank untuk mengakomodir perubahan tren dan kebutuhan nasabah, dan disaat yang bersamaan meningkatkan kualitas layanan bank untuk jangka panjang.

Hingga saat ini, solusi infrastruktur Huawei telah digunakan oleh bank-bank terkemuka di Indonesia, terutama untuk komputasi awan, Big Data, server, jaringan, dan alat penyimpanan, untuk memperkuat infrastruktur perbankan. Huawei menyediakan platform infrastruktur yang tangguh dan handal untuk mendukung transformasi digital bank yang dapat menyediakan pembayaran digital bagi para nasabah.

Melalui kolaborasi yang bersifat saling menguntungkan antara Huawei dengan pelanggan serta para mitra, Huawei menyediakan platform layanan finansial dengan standar dan praktik global bersama dengan para pakar di dunia untuk industri ini.(r/bpn)