21.6 C
Denpasar
Selasa, 23 Oktober 2018

Disdikpora Latih Guru Matematika

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, menggelar workshop metode belajar mengajar Kurikulum 2013 mata pelajaran matematika, 10-13 September di UPT Rumah Pintar. Workshop diikuti 72 guru matematika kelas IX SMP/MTs negeri dan swasta se-Kota Denpasar.

Pelaksana Teknis Kegiatan, Ni Made Tirta Ariantini, S.Pd., M.Pd., mengatakan, workshop ini digelar dengan tujuan agar para guru matematika memahami pentingnya penyusunan soal USBN serta prosedur dan langkah-langkahnya. Para guru dapat mengembangkan indikator soal berdasarkan kisi-kisi USBN yang dikembangkan oleh BSNP.

Selanjutnya para guru matematika dapat menulis butir-butir soal matematika sesuai kisi-kisi yang didapatkan, serta dapat menelaah butir-butir soal yang dibuat dengan menggunakan instrumen telaah kualitatif butir soal. Selain dapat merakit soal yang selanjutnya menjadi paket soal untuk digunakan dalam ujian.

Dari workshop ini, kata Tirta Arintini yang juga Kasi Kurikulum dan Penilaian Bidang Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, hasil yang diharapkan adalah tersedianya paket soal matematika untuk pemantapan UN dan USBN tahun 2018/2019. Ini tak terlepas dari komposisi penyusunan soal yang dikeluarkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dimana 20-25 persen soal USBN berasal dari Kemendikbud, sedangkan 75-80 persen soal disusun oleh guru.

Sementara Kabid Pembinaan Pendidikan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag., mengatakan, guru harus mampu menjadikan matematika sebagai pelajaran yang menyenangkan dan bukan menjadi momok bagi siswa. Menurut dia, matematika juga akan terus dipakai sebagai modal kemampuan belajar dan berpikir seumur hidup.

Wiratama menyebutkan, sebenarnya setiap anak didik memiliki dasar kemampuan untuk memahami matematika. Hanya saja dalam proses belajar selanjutnya mungkin saja menghadapi hambatan dan keterbatasan sehingga siswa menganggap bahwa pelajaran matematika itu sulit.

Wiratama mengatakan, bagaimana menjadikan matematika menjadi pelajaran yang disenangi siswa adalah tugas berat bagi guru pengampu mata pelajaran matematika. Tugas guru matematika adalah menjadikan matematika sebagai pelajaran yang menyenangkan. Guru harus mampu membangun minat belajar siswa di bidang matematika, memberikan motivasi serta mendampingi siswa ketika menghadapi kesulitan.

Wiratama menegaskan, peran guru sangat penting dalam menyukseskan USBN. Guru memiliki kewenangan sebagaimana diatur dalam UU (Sisdiknas). Setelah guru mengajar mereka juga berwenang untuk melakukan evaluasi terhadap siswa. Dan, USBN memberikan kesempatan pada para guru untuk meningkatkan kemampuan membuat soal yang baik dengan tingkat penalaran tinggi.

Menurut dia, biaya pelatihan guru tersebut sepenuhnya ditanggung pemerintah daerah melalui APBD Kota Denpasar tahun anggaran 2018. Workshop menghadirkan fasilitator dari Widyaiswara LPMP Provinsi Bali. (tis/bpn)

Pameran “Sensibility Line” Di Griya Art Gallery

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Griya Art Gallery di Griya Santrian a Beach Resort and Spa mempersembahkan pameran bertajuk Sensibility Line, Jalur Artistik Made Wiradana.

Karya-karya Made Wiradana menyuguhkan bebagai komposisi dengan karakter figuratif yang berjejal memenuhi bidang kanvas yang begitu besar. Tampak dari dekat banyaknya kehadiran figur-figur manusia dan binatang yang dikomposisikan saling tumpang tindih. Sosok figur tersebut berkarakter gambar “naif primitif’ kelihatan seperti bernarasi dan ada interaksi yang intens antara figur. Tetapi jika dilihat dari jarak jauh, terlihat ada komposisi berupa tekstur abu kecoklatan dan hitam, ditambahkan aksen-aksen warna merah dan biru yang diterapkan untuk membloking beberapa figur.

Secara visual yang hadir dalam pencerapan adalah komposisi bernuansa abstrak, sama sekali tidak nampak narasi. Karakter garis spontan dan eskpresif, diperkuat dengan aksen warna kontras, tidak terbebani narasi, sengaja dibiarkan mengalir dengan liar. Wiradana mengontrol keliaran tangannya dalam menorehkan garis dengan jalan memberikan aksen-aksen bloking warna, dan sensibilitas dalam mengatur komposisi antara garis, tekstur, bidang dan warna.

Sensibilitas yang dibangun dengan penghayatan mendalam aspek-aspek formal seni rupa, dilatih secara intensif melalui proses kreatif yang tak pernah jenuh. Proses ini tidak mulus, namun bergerak dinamis pada jalur kreativitas Wiradana sendiri, sebagai sensibility lineLine diartikan kekuatan garis dan jalur, karena kekhusyukan pada eksplorasi tersebut.

Seniman Made Wiradana lahir di Denpasar pada 27 Oktober 1968. Lulus dari Akademi Seni Rupa Jojgakarta pada tahun 1995 dan pernah menerima berbagai penghargaan diantaranya Philip Morris Art Awards (1995, 1998), Belgium Ambassador Art Award (2006), Beijing Art Institute for Art Appreciation (2017) dan Gold Medal Asian Art Bienial Hongkong tahun ini.

“Saya sangat bangga bisa mewadahi presentasi karya-karya indah ini di Griya Santrian Gallery, diharapkan pameran ini dapat memicu dialog yang lebih intens lagi perihal gagasan dan ide-ide kreatif lainnya,” ungkap Ida Bagus Gede Sidharta Putra, pemilik Griya Santrian Gallery sekaligus general manager Hotel Griya Santrian. (r/bpn)

Pemkot Denpasar Buka Lowongan 249 Formasi CPNS 2018

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah Kota Denpasar membuka lowongan 249 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Tahun 2018. Dimana sebelumnya sebanyak 82 Pemda Provinsi, Kabupaten dan Kota yang berkas usulan kebutuhan CPNSnya dipandang lengkap dari keseluruhan 525 Pemda yang mengajukan usulan kebutuhan CPNS se-Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut dokumen rahasia yang diserahkan dari Kemenpan RB dibuka langsung secara bersama-sama oleh Sekda Kota Denpasar, A.A.N Rai Iswara bersama Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Ketut Mister yang disaksikan oleh media Pers serta OPD terkait lainnya, Senin (10/9/2018) dikantor Walikota Denpasar.

Dalam kesempatan tersebut Sekda Rai Iswara mengatakan dibukanya lowongan CPNS ini pihaknya akan melakukannya dengan transparan dan terbuka sehingga pelaksanaan proses seleksi bisa berjalan dengan sebaik-baiknya. “Yang terpenting dalam hal ini adalah bagaimana insan Pers dapat membantu kita untuk menginformasikan yang dibingkai dengan pengawalan sehingga hal ini bisa berjalan dengan sebaik-baiknya. Tanpa peran media kegiatan ini mustahil bisa berjalan dengan baik, oleh sebab itu kami titip kepada media untuk menginformasikan kepada masyarakat luas,”pungkas Rai Iswara.

Sementara Kepala BKPSDM Kota Denpasar, I Ketut Mister didampingi Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM, Komang Lestari Kusuma Dewi, mengatakan adapun beberapa dasar hukum dari pengadaan CPNS 2018 ini adalah mengacu pada UU No 5 Tahun 2014 tentang ASN, PP No 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PN, dan Permenpan RB No 36 Tahun 2018 tentang Kreteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018.

Kemudian untuk terselenggaranya seleksi CPNS yang terbuka, transparan dan jujur maka proses pendaftaran seleksi CPNS hanya dilakukan secara terpusat melalui portal Nasional Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) dan seluruh Tes menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional di wilayah masing-masing, sementara Kota Denpasar berada di wilayah Kanreg X BKN. Untuk selanjutnya setelah melakukan pembukaan dokumen maka tahapan selanjutnya dari proses seleksi CPNS ini meliputi, Persiapan (Pekan II September sampai dengan Pekan II Oktober 2018) meliputi Tahap pengumuman dan pendaftaran. Seleksi (Seleksi Kompetensi Dasar/SKD dan Seleksi Kompetensi Bidang/SKB) Pekan III Oktober sampai dengan November 2018.

Pengumuman Kelulusan (Pekan IV November 2018 dan Pemberkasan pada Desember 2018. “Kalaupun ada informasi yang kurang jelas masyarakat bisa langsung datang ke kantor BKPSDM jalan Mataram No 2 Lumintang Denpasar atau bisa melihat di website BKPSDM pada https://bkpp.denpasarkota.go.id,” kata Mister.

Lebih lanjut Mister mengatakan adapun Formasi CPNS Kota Denpasar Tahun 2018 berjumlah 249 formasi yang meliputi 205 formasi Tenaga Pendidikan dan 44 formasi Tenaga Kesehatan. Sejatinya pihaknya mengajukan 824 formasi usulan sesuai dengan analisa kebutuhan PNS di Kota Denpasar dari validasi BKN dan Menpan RB harus sesuai dengan Batas Usia Pensiun (BUP) PNS Tahun 2017 menjadi 249 formasi. (ngurah/humas-dps/bpn)

Denpasar Tuan Rumah PEDA XXVI Petani Nelayan Provinsi Bali

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pelaksanaan Pekan Daerah  (PEDA) XXVI Petani Nelayan 2018 Provinsi Bali mrupakan kegiatan daerah dalam memaksimalkan potensi para petani dan nelayan. Tahun 2018, Kota Denpasar mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah penyelenggara. Acara ini dibuka secara langsung oleh Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Jumat (7/9/2018). Dalam kesempatan tersebut secara khusus hadir Ketua KTNA (Kelompok Tani Nelayan Andalan) Nasional, H. Winarno Tohir.

Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa bangga karena PEDA Petani dan Nelayan adalah acara yang sangat positif untuk membangkitkan semangat para petani. “Di era teknologi dan informasi yang semakin cepat ini, pengembangan sektor pertanian sangat memiliki peluang besar,” terangnya.

Lebih lanjut disampaikan terkait keberadaan Rumah Kemasan di Kota Denpasar senantiasa menjadi inovasi dalam bidang pengemasan produk pertanian agar memiliki nilai jual yang lebih tinggi. “Rumah Kemasan di Kota Denpasar adalah upaya kami bersama untuk mengajak para petani mampu mengemas produk hasil olahan ataupun hasil panennya lebih cantik dan sehat,” tambahnya.

Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada tuan rumah yang dalam hal ini Pemerintah Kota Denpasar yang telah memfasilitasi acara ini dengan baik. “Terima kasih kepada Walikota dan jajarannya karena sudah melaksanakan dan memfasilitasi acara ini secara baik, kami harapkan sinergitas ini selalu terjaga,” ungkapnya.

Selain itu, sosoknya juga menyinggung terkait dengan peran Kelompok Tani dan Nelayan yang memiliki peran krusial untuk meningkatkan potensi di masing-masing Kabupaten/Kota. Tidak hanya melakukan penyuluhan semata, namun juga senantiasa melakukan pelatihan termasuk mengatur strategi marketing agar produk olahan ataupun hasil panen dapat laku di pasaran tentunya dengan harga yang baik.

Diketahui bahwa scara ini berlangsung dari tanggal 7-12 September 2018 yang berlangsung di Kawasan Lapangan Lumintang Denpasar, dengan menghadirkan deretan stand pameran potensi pertanian dan nelayan di Kabupaten/Kota di Bali hingga acara temu karya dan asah terampil. (humas-dps/bpn)

Pemkot Denpasar Siapkan Aplikasi Penunjang Kepegawaian

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Untuk memberikan pelayanan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Denpasar ke depan akan melengkapi pelayanan dengan aplikasi penunjang kepegawaian. Sehingga pelayanan maksimal dapat diberikan kepada ASN di lingkungan Pemkot Denpasar. Demikian disampaikan Kepala BKPSDM Kota Denpasar, Ketut Mister ditemui usai membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Kepegawaian di lingkungan Pemkot, Selasa (4/9/2018) di ruang pertemuan BKPSDM.

Ketut Mister yang didampingi Sekretaris BKPSDM, I Wayan Sudiana mengatakan bahwa berdasarkan hasil evaluasi dalam bidang pelayanan administrasi kepada ASN di Kota Denpasar masih dijumpai ASN di Kota Denpasar yang belum mengetahui kapan yang bersangkutan mendapatkan hak seperti naik pangkat, menerima gajih berkala, berhak atas penghargaan satya lancana, dan kapan mereka pensiun. “Untuk meminimalisir terjadinya permasalahan ASN lupa akan hanya seperti dimaksud, maka dalam waktu dekat ini para ASN di Kota Denpasar akan dilengkapi dengan sebuah aplikasi penunjang manajemen kepegawaian,” ujarnya.

Sementara itu, dijelaskan oleh Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan, A.A.N. Oka Wiranata aplikasi penunjang kepegawaian ini berbasis web browser diakses melalui android dan dapat dilakukan dengan sarana telephone genggam android. Dimana setiap ASN di Kota Denpasar dengan mengetik amatya.denpasarkota.go.id dapat langsung melihat terkait dengan profil pribadinya, kemudian dapat juga dilihat kapan mereka naik pangkat, gaji berkala, kapan berhak mendapatkan penghargaan satya lancana, dan waktu pensiun.

Selain informasi data pribadi, para ASN juga dapat melakukan koreksi data pribadi, apabila terjadi kesalahan data. Dalam aplikasi yang memiliki makna birokrasi pemerintahan ini akan ditentukan aturan main penggunaan aplikasi ini. Misalnya sejauh mana ASN dapat melakukan koreksi terhadap data yang ditampilkan, sehingga data pokok tentang administrasi seorang ASN dapat dijamin keamanannya. Dan bagi pengelola kepegawaian di masing-masing OPD akan diberikan user id dan password termasuk juga pimpinan perangkat daerah  dengan mengakses aplikasi ini dapat melihat kondisi stafnya secara administrasi kepegawaian.

Lebih lanjut menurut Gung Oka mengatakan bahwa upaya yang dilakukan oleh BKPSDM Kota Denpasar dalam mengoptimalkan pelayanan administrasi bagi ASN ini sebagai bentuk dukungan terhadap program smart city yang diprogramkan Walikota Denpasar. Selain itu aplikasi penunjang kepegawaian  sekaligus langkah awal pihak BKPSDM dalam berinovasi mempermudah layanan di bidang kepegawaian.

Upaya berikutnya dalam upaya mengoptimalkan pelayanan administrasi kepegawaian pihaknya juga akan melakukan penilaian pelaksanaan administrasi kepegawaian di masing-masing OPD. Kegiatan yang diberi nama Nayaka Praja Nugraha, melibatkan Kantor Regional X BKN Denpasar.

Dan sebagai upaya memberikan pelayanan yang lebih optimal serta memanjakan para ASN di Kota Denpasar, BKPSDM akan melakukan pelayanan delivery administrasi kepegawaian. “Saat ini para ASN maupun pegawai yang ditugaskan mengurus kepegawaian mereka mengambil baik SK kenaikan pangkat maupun SK Satya Lancana ke kantor BKPSDM, tetapi kedepan pihak kami yang akan mengantarkannya ke masing-masing perangkat daerah,” pungkasnya. (humas-dps/bpn)

Pemkot Denpasar Apresiasi Atlet Peraih Medali Emas Asian Games 2018

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Usai mengharumkan nama Indonesia di Asian Games 2018, Atlet binaan KONI Denpasar Komang Harik Adi Putra dan Sanggoe Darma Tanjung disambut hangat Pemerintah Kota Denpasar di Kantor Walikota Denpasar, Selasa (4/9/2018).

Secara khusus Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra bersama  Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara dan Ketua KONI Denpasar Ida Bagus Toni Astawa , menyambut kedatangan 2 atlet kebanggan Kota Denpasar yang berhasil mengharumkan nama Kota Denpasar, Bali dan Indonesia di kancah Internasional.

Diketahui bahwa Denpasar Komang Harik Adi Putra adalah atlet Binaan KONI Denpasar yang berhasil meraih emas dalam cabang olahraga Pencak Silat putra kelas 65-70 kg dan Sanggoe Darma Tanjung yang meraih perak dalam cabang olahraga Skateboard.

Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra mengapresiasi atlet Denpasar yang telah mampu memberikan spirit dan penghargaan bagi Indonesia dibidang olahraga khususnya Pencak Silat dan Skateboard. “Kami tentunya merasa sangat bangga dengan prestasi yang ditorehkan, semua ikut berbangga, selamat untuk perjuangan yang tidak sia-sia karena berhasil membuat bangga,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan bahwa mendapatkan emas dalam ajang Internasional bukanlah hal yang mudah, dan semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi untuk generasi-generasi berikutnya untuk lebih semangat menggapai prestasi. “Pemerintah akan terus berupaya memfasilitasi para atlet, dan KONI Denpasar juga harus menjadikan keberhasilan ini sebagai acuan untuk terus mengapresiasi setiap prestasi para atletnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota Rai Mantra menyerahkan dana apresiasi Rp. 100.000.000,- kepada Komang Harik Adi Putra, dan Rp. 50.000.000,- kepada Sanggoe Darma Tanjung.

Sementara itu, atlet peraih emas Komang Harik Adi Putra, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas sambutan dan apresiasi dari Pemerintah Kota Denpasar. “Saya tidak menyangka diberikan sambutan luar biasa ini, perjuangan saya di ajang kemarin membuat saya merasa sangat bahagia, karena dapat mempersembahkan emas untuk Indonesia, Bali, dan khususnya Kota Denpasar tercinta,” ungkapnya.

“Dana yang diberikan akan saya simpan untuk keperluan pendidikan dan masa depan, tentunya saya juga berharap atlet-atlet yang lain jangan putus asa dan terus berjuang karena dukungan pemerintah sangat luar biasa,” terangnya.

Hal senada diungkapkan, Ketut Mudastra selaku orang tua yang memanjatkan rasa syukur atas keberhasilan anaknya serta terima kasih atas apresiasi yang diberikan oleh Pemkot Denpasar. “Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kota Denpasar kepada para atlet khususnya anak saya, kami sebagai orang tua tentnya mendukung dan terus mendoakan agar ananda kami tdapat terus berjuang mengharumkan nama bangsa,” ungkapnya.

Euforia menyembut atlet kebanggan ini juga akan dilanjutkan sore hari, Komang Harik Adi Putra dan Sanggoe Darma Tanjung akan diarak keliling Kota Denpasar. (dev/humas-dps/bpn)

Dishub Denpasar Kembali Tertibkan Kendaraan Parkir Sembarangan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan Kota Denpasar, Polri, TNI, serta instansi terkait kembali melakukan penertiban terhadap  kendaraan yang melanggar rambu lalulintas atau parkir sembaranga, Senin (3/9/2018) di kawasan Jalan Taman Pancing Denpasar. Pelaksanaan penertiban dalam upaya mendukung kelancaran dan meminimalisir kecelakaan lalu lintas turut menertibkan sedkitnya 13 kendaraan. Dimana terdapat 4 kendaraan yang dilakukan penabutan pintil, 1 digembok, dan 8 di tempel stiker.

Kepala Bidang Pengendalian Operasional Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Dinas Perhubungan Kota Denpasar Ketut Sriawan mengatakan kegiatan penertiban ini bertujuan untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat agar tertib dan peduli keselamatan berlalu lintas. Mengingat Jalan Taman Pancing merupakan jalur alternatif yang padat kendaraan. Sehingga dengan adanya parkir sembarangan yang menggunakan sebagian badan jalan dan bantaran sungai ini akan berdampak pada gangguan lalu lintas seperti kemacetan dan lain sebagainya.

“Hingga saat ini pelanggaran masih didominasi pada salah parkir dan melanggar rambu lalu lintas. Bagi yang melanggar, Dishub tetap mengenakan sanksi berupa penempelan stiker, penggembokan kendaraan, menderek serta menjatuhkan tilang,” ujarnya.

Sriawan juga mengatakan, tindakan tegas yang dilakukan jajaran Dishub Denpasar pada intinya untuk menciptakan kelancaran dan ketertiban dalam berlalu lintas. Karena itu kedepan pihaknya sewaktu-waktu akan tetap melakukan penertiban guna memberikan pemahaman akan pentingnya tertib lalu lintas dan parkir yang baik bagi masyarakat.

“Harus ada tindakan tegas untuk mengatasi hal ini karena sudah mengganggu pengguna lalu lintas lainnya,” kata Sriawan.

Dalam kesempatan tersebut pihaknya turut menginformasikan kepada masyarakat agar kedepannya bagi pengguna jalan raya agar tertib dan mematuhi rambu berlalu lintas apabila ditemukan pelanggaran parkir akan ditindak sesuai dengan Perda Nomor 13 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Perhubungan di Kota Denpasar.

Dimana, penegakan perda tersebut dilakukan dengan cara penggembosan ban dan pencabutan pentil ban, setelah sebelumnya telah digunakan cara penderekan dan penggembokan bagi para pelanggar. Sehingga diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelanggar untuk tidak mengulangi kembali memarkir kendaraan di pinggir jalan atau lokasi yang terdapat larangan parkir.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak serta tim yang bertugas sehingga upaya bersama dalam menciptakan Denpasar yang tertib dapat tercipta,’ ungkapnya. (ags/humas-dps/bpn)

Cegah Pembuangan Anjing Liar, Pemkot Kembali Gelar Sterilisasi Anjing Gratis

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dinas Pertanian Kota Denpasar bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Udayana, Yayasan BAWA (Bali Animal Welfare Association) dan Komunitas Dharma Sanur kembali melakukan vaksinasi, sterilisasi dan kastrasi gratis terhadap anjing dan kucing, di Pasar Sindu Sanur pada Jumat (31/8/2018).

Sterilisasi adalah mengangkat organ reproduksi anjing betina (atau disebut juga kastrasi pada pengangkatan testikel anjing jantan).  Kegiatan yang digelar sejak pagi disambut antusias warga yang berbondong-bondong membawa anjing dan kucingnya datang langsung ke Pasar Sindu.

Kadis Pertanian Kota Denpasar, I Gede Ambara Putra bersama Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kota Denpasar, Dayu Martini mengatakan, kegiatan vaksinasi rabies gratis ini merupakan kegiatan rutin yang di adakan setiap tahunnya. Namun kali ini kegiatan vaksinasi rabies ini ditambah dengan sterilisasi dan kastrasi yang dikhususkan pada Hewan Penular Rabies (HPR) lokal yakni anjing.

Kata Ambara , di Denpasar saat ini populasi anjing lokal lebih banyak dibandingkan anjing RAS, dimana terdata tahun 2017 estimasi populasi anjing mencapai angka 96.791 ekor. Dari data populasi anjing tersebut, sebanyak 54.894 ekor telah di vaksinasi di dalam rumah maupun di luar rumah. Untuk itu, Dinas Pertanian Kota Denpasar mengkhususkan sterilisasi dan kastrasi pada anjing, sebab dari angka tersebut banyak yang merupakan anjing liar.

“Dengan banyaknya populasi tersebut makanya kami mengadakan sterilisasi dan kastrasi gratis untuk mengendalikan populasi hewan tersebut, karena banyak masyarakat yang masih membuang anjing maupun kucing di jalanan, terutama lokal. Diharapkan masyarakat sadar diri dan tidak lagi membuang anjing maupun kucing lokal ke jalanan lagi, jika ada yang membuang maupun menemukan anak anjing dan kucing liar di wilayah Denpasar tolong bisa langsung dilaporkan ke kami di Dinas Pertanian Kota Denpasar, kami akan menindak lanjutinya,” ungkapnya.

Tim Koordinator Komunitas Dharma Sanur, Drh. Made Indrayadnya Suarayana, melalui program Dharma Sanur yang merupakan pilot project bagaimana cara pengendalian rabies berbasis Desa. Pihaknya mengaku telah melaksanakan sensus ke rumah-rumah untuk mencari permasalahan yang dialami masyarakat tentang hewan peliharaan dan mencari solusi bersama. Melalui kegiatan ini tentunya kami berharap dapat menekan populasi anjing liar serta dapat memberikan edukasi tentang merawat anjing dengan baik. “Setelah kami mencari informasi ke masyarakat, kami mengadakan kegiatan ini agar masyarakat paham dan mengerti cara merawat anjing. Tentunya melalui sterilisasi  ini juga kami upayakan agar masyarakat tidak membuang anak anjing ke jalan yang nantinya bisa menganggu kenyamanan masyarakat karena anjingnya tidak terurus,”harapnya.

Sementara salah satu warga AA. Mutiara, yang mensterilkan anjing peliharaanya mengaku sangat terbantu dengan adanya vaksinasi dan sterilisasi tersebut. Karena biaya untuk sterilisasi hewan peliharaan saat ini cukup mahal. “Saya melakukan sterilisasi ini untuk menjaga anjing saya tetap sehat dan tentunya dapat menekan populasi. Dan saya juga mengharapkan kepada masyarakat agar tidak membuang anjing lagi ke jalanan terutama anjing lokal, jika tidak mau memiliki memelihara anak-anak anjing lebih baik anjingnya disterilkan dari pada dibuang ke jalanan,” ujarnya. (eka/humas-dps/bpn)

Figo, Bawa Nama Indonesia di Sepak Bola Internasional

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Nama Aloysius Figo Mariano Danna, siswa kelas VII.E SMPN 11 Denpasar, membawa nama besar Indonesia dalam kejuaraan sepak bola U-12 Soong Ching Ling Cup di China, belum lama. Ia adalah salah satu timnas Indonesia dalam kejuaraan bergengsi internasional itu.

Prestasi Figo disambut gembira Kepala SMPN 11 Denpasar, Drs. Putu Jaya, M.Psi. Bahkan ia dibuatkan acara khusus saat upacara bendera, Senin (27/8/2018) kemarin, untuk memotivasi siswa lain berprestasi.

Figo lolos bergabung sebagai timnas U-12 setelah ia tampil sebagai pemain terbaik di SSB Mandala United. Figo menekuni sepak bola sejak kelas I SD. Bermain di China adalah pengalaman pertamanya. Mengambil posisi sebagai bek, penampilan Figo di turnamen internasional ini semakin mengasah kemampuannya dalam memainkan si kulit bundar.

Figo yang bercita-cita ingin menjadi pemain sepak bola internasional ini, pada September mendatang akan kembali mewakili Indonesia dalam kejuaraan sepak bola di Malaysia. Ia pun miliki komitmen untuk menggapai cita-cita lewat latihan dan kerja keras.

Selain Figo, dua siswa SMPN 11 Denpasar lainnya juga menyumbang prestasi bergengsi di tingkat nasional. Ia adalah Sayu Bella Sukma Dewi dan Pande Made Jaya Sedana Putra, atlet balap sepeda berprestasi milik Bali. Sayu Bella meraih juara I dan Sedana Putra meraih juara II dalam kejurnas, belum lama ini.

Kasek Putu Jaya menyambut positif prestasi yang diraih peserta didiknya. Apalagi mereka telah membawa nama besar Bali dan Indonesia di kancah nasional dan internasional. Dengan senyum mengembang, ia mengatakan, prestasi yang diraih anak didiknya menjadi cambuk bagi siswa lain untuk berprestasi.

Prestasi ini ia sebut mutiara terpendam yang sangat luar biasa dimiliki sekolah. Putu Jaya mengatakan, SMPN 11 Denpasar banyak menyimpan mutiara-mutiara yang terpendam. Potensi siswa inilah yang kini terus digali untuk mengangkat nama besar SMPN 11 Denpasar, dulu dikenal sebagai sekolah negeri yang paling tidak negeri karena gedung dan fasilitasnya tak setera dengan negeri.

“Untuk mencari bibit-bibit olahraga yang unggul, anak-anak pulau tidak kalah saing dan bisa memberikan hasil terbaik,” ujar Putu Jaya.

Menurut Putu Jaya, kegiatan keolahragaan sangat potensial dikembangkan di SMPN 11 Denpasar. Menurut dia, SMPN 11 Denpasar harus memiliki keunggulan di olahraga, dan dapat dibanggakan bersama nantinya. Bibit-bibit muda harus digembleng dan dikembangkan agar dari SMPN 11 Denpasar untuk Kota Denpasar dan Bali memiliki atlet-atlet yang dapat dibanggakan. (tis/bpn)

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
6PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
83PengikutMengikuti
16PelangganBerlangganan