TMS
Keputusan Bawaslu Nyatakan Tiga Mantan Panwascam Selat TMS Dipertanyakan. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Tiga mantan Panitia Pengawas Kecamatan Selat yang bertugas saat Pemilu 14 Februari 2024 lalu kompak dinyatakan tidak memenuhi syarat saat kembali mengikuti tes Panwascam untuk Pilkada November mendatang.

Ketiga mantan Panwascam tersebut diantaranya, Mantan Ketua Panwascam, Ketut Beny Antara. Komisioner, I Gede Joniarta dan I Wayan Putra. Ketiganya dinyatakan tidak memenuhi syarat usai mengikuti tahapan evaluasi dan sleksi untuk perekrutan Panwascam Pilkada yang dilaksanakan baru-baru ini.

Kepada wartawan, Mantan Ketua Panwascam Selat, I Ketut Beny Antara sebelumnya mengaku sudah mengikuti proses tes melalui goOgle form, serta melengkapi portofolio dan tahap wawancara, hanya saja hasil nilai atas serangkaian tes yang dilakukan tidak dipublikasikan.

“kita sudah jawab semua, karena penilainnya sepertinya normatif, kalau misal kita baca catatan, seharusnya dibina dulu agar tau kesalahan kita dan kita jadikan intropeksi diri kedepannya,” ujarnya, Jumat (3/5/2024).

Baca Juga :  Koalisi Indonesia Maju Bali dan Nasdem Jalin Silaturahmi Menyambut Pilkada Bali 2024

Beny dan kawan -kawan pun menyoriti dasar evaluasi kinerja apa saja yang dipakai dalam menentukan kelulusan ini. Menurutnya, selama tahapan Pemilu berlangsung wilayah Kecamatan Selat berjalan aman terkendali.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Karangasem, I Nengah Putu Suardika mengakui ketiga mantan Panwascam Selat itu tidak lolos. Menurutnya, total ada 5 orang mantan Panwascam yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), satu diantaranya di Kecamatan Abang dinyatakan TMS lantaran tidak mendaftar kembali karena sudah memiliki pekerjaan lain, sedangkan satu di Kecamatan Sidemen dan tiga di Kecamatan Selat dinyatakan TMS karena nilainya di bawah passing grade.

Baca Juga :  Sidak RSUD Karangasem, Komisi IV DPRD Apresiasi dan Saran Perbaikan Layanan Pasien

“Setelah mengikuti serangkaian tes dan evaluasi. Hasilnya, nilai mereka berada di bawah pasinggrade sehingga dinyatakan TMS. Hasil tes mereka juga kita sampaikan ke provinsi,” kata Suardika.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News