Safety Riding
Astra Motor Bali Seleksi Duta Safety Riding 2024 di SMK PGRI 2 Badung. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam upaya menekan angka kecelakaan dan fatalitas, khususnya bagi generasi muda, Astra Honda Motor (AHM) dan Astra Motor Bali kembali memperkuat komitmennya. Salah satu langkahnya adalah dengan menyelenggarakan seleksi duta safety riding di sekolah binaan Astra Motor Bali.

Kegiatan ini dilaksanakan di SMK PGRI 2 Badung pada Jumat (17/5/2024). Tim Safety Riding Astra Motor Bali melakukan seleksi terhadap siswa yang ingin menjadi duta safety riding tahun 2024.

PIC Safety Riding dan Community Promotion Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi, menjelaskan kegiatan ini untuk menyeleksi siswa yang nantinya akan menjadi duta safety riding. Para duta ini akan bertugas menyebarkan edukasi tentang keselamatan berkendara kepada teman-teman mereka dan siswa di sekolah lain.

“Mereka yang menjadi duta safety riding ini akan menyosialisasikan safety riding kepada siswa-siswi sekolah lain dan tetap akan didampingi instruktur dari team Safety Riding Astra Motor Bali. Selain itu, duta Safety Riding 2024 ini juga akan diseleksi lagi untuk mewakili sekolah binaan safety riding Bali, untuk berkompetisi di ajang Safety Riding Camp Nasional, Juli mendatang. Sebanyak 30 siswa mengikuti seleksi duta safety riding ini, namun yang kami ambil hanya 20 orang siswa. Termasuk juga kepala sekolah, pembina kesiswaan, serta melibatkan guru BK,” jelas Ngurah Iswahyudi.

Baca Juga :  Pj Gubernur Bali Turut Dampingi Presiden RI Hadiri Gala Dinner WWF Ke-10 di GWK

Dalam kesempatan itu, Safety Riding Instructor, Yosepth Klaudius memberikan pelatihan dalam bentuk teori dan praktek berupa prediksi bahaya kepada siswa kelas X untuk terus #Cari_aman yang mengikuti seleksi ini.

“Dari hasil seleksi ini, peserta akan diberikan pembekalan berupa training for trainer. Yang mana setelah menjadi duta safety riding, mereka menyebarkan virus #Cari_aman ke lingkungan sekolah sendiri dan lingkungan sekolah yang ada di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung,” tambah Ngurah Iswahyudi.

Sebelum mereka menjadi duta safety riding untuk lingkungan sekolah sendiri dan sekolah lainnya di wilayah Mengwi, para siswa ini diberikan training for trainer, yakni materi dan mengajar safety riding. Dicontohkan Ngurah Iswahyudi, yakni standarisasi, penyampaian materi, dan penekanan berkaitan safety riding. “Hal ini terus berlangsung dan berlanjut dengan penilaian lagi sampai mereka dinyatakan lulus dan sudah layak untuk memberikan materi tersebut. (tis/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News