Unud
Sosialisasi Audit Mutu Internal Berbasis Resiko. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Unit Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (UPPPM) Fakultas Kedokteran Universitas Udayana menyelenggarakan Sosialisasi Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis Resiko bertempat di ruang pertemuan Prof. dr. I Goesti Ngoerah Gde Ngoerah Denpasar, Kamis (7/9/2023).

Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah sebagai ajang konsolidasi auditor program studi di lingkungan FK Unud terhadap pengelolaan kegiatan audit mutu internal (AMI) berbasis risiko yang dijadwalkan berlangsung pada 22 September-13 Oktober 2023.

Acara ini dihadiri dan dibuka oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Perencanaan, Dr. dr. I Gede Eka Wiratnaya, Sp.OT(K). Dalam sambutannya Dr. Eka menyampaikan terima kasih kepada TPPM yang sangat luar biasa sehingga kegiatan akreditasi selama ini berjalan dengan baik serta mendapatkan nilai Unggul.

“Fakultas Kedokteran sekarang sudah 50% program studinya unggul, ini pencapaian yang sangat luar biasa. Harapan saya dengan adanya kegiatan ini kedepannya bisa mempersiapkan pelaksanaan AMI.” ucapnya.

Baca Juga :  Dishub Denpasar Mulai Uji Coba Kebijakan Arus Lalu Lintas di Kawasan Sanur

Acara dilanjutkan pemaparan materi oleh Dr. dra. Ida Ayu Alit Widhiartini, Apt, M.Si., dan Dr. dr. I Made Juli Sumadi, Sp.PA., tentang Tugas Auditor Dalam Pelaksanaan AMI Berbasis Resiko, Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran Indikator Mutu FK Unud.

Acara ini juga turut serta dihadiri oleh Koordinator Unit Pengembangan, Pembelajaran, dan Penjaminan Mutu (UP3M), dr. I Made Winarsa Ruma, Ph.D., serta Para Ketua TPPM Program Studi di lingkungan FK Unud.

Sekilas mengenai AMI, ini merupakan proses evaluasi internal yang diharapkan memberi informasi posisi dan capaian mutu prodi. Kegiatan AMI ini penting bagi institusi sebagai upaya meningkatkan penyelenggaraan mutu tri dharma perguruan tinggi secara berkelanjutan.

Penyelenggaraan sosialisasi audit berbasis risiko bagi auditor diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mengidentifikasi dan menetapkan risiko pencapaian sasaran dan tujuan prodi menggunakan standar penilaian akreditasi program studi. Dengan demikian prodi mendapatkan informasi perbaikan dan peningkatan mutu secara efisien dan efektif. (unud.ac.id/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News