bapang barong
Suasana Lomba Bapang Barong Buntut dan Mekendang Tunggal Se-Bali yang digelar Komunitas WYP Art Fondation serangkaian Hut WYP Art Fondation ke-12 di Wantilan Pura Dalem Bungkeneng, Desa Adat Tonja, Minggu (9/10/2022). Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Komunitas WYP Art Fondation menggelar Lomba Bapang Barong Buntut dan Mekendang Tunggal Se-Bali. Kegiatan yang dilaksanakan serangkaian HUT WYP Art Fondation ke-12 ini dibuka Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara dengan menarikan Punggelan Barong di Wantilan Pura Dalem Bungkeneng, Desa Adat Tonja, Minggu (9/10/2022). Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Bali, A.A Gede Agung Suyoga, Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, I Ketut Suteja Kumara, Anggota DPRD Kota Denpasar, I Nyoman Sumardika, Camat Denpasar Utara, I Wayan Yuswara serta undangan lainya.

Pimpinan Sanggar, Gede Putra Wirawan, S.Sn didampingi Ketua Panitia, Komang Krisna Haris Setyawan  menjelaskan, Lomba Bapang Barong Buntut dan Mekendang Tunggal se-Bali ini dilaksanakan serangkaian HUT WYP Art Fondation ke-12 yang jatuh pada 10 Oktober. Dimana, pelaksanaan kegiatan ini diharapkan mampu menjadi wahana dalam mengembangkan bakat dan minat generasi muda terhadap Tari Barong dan Mekendang Tunggal.

Baca Juga :  Pebalap Astra Honda Bidik Gelar Juara ARRC 2019

“Tatasan merupakan daerah yang terkenal dengan Kesenian Barong, inilah yang menjadi semangat bagi kami generasi muda untuk mengambil peran dalam melestarikan warisan budaya leluhur,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan, Lomba ini diikuti oleh 20 peserta yang berasal dari seluruh Bali. Seluruh peserta merupakan anak muda yang berusia maksimal 17 tahun. Nantinya, para pemenang yang terdiri atas Juara I, II dan III dari masing-masing kategori akan mendapatkan hadiah berupa piala, piagam dan uang tunai. Sedangkan Juara Harapan I, II dan III akan mendapatkan piala dan piagam.

Baca Juga :  K9 Polda Bali Lakukan Sterilisasi Terhadap Kendaraan Para Delegasi

“Semoga kegiatan ini dapat terlaksana secara berkelanjutan guna mendukung kelestarian seni budaya dan tradisi, khususnya Tari Barong Ket,” jelasnya.

Sementara Kadis Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara memberikan apresiasi pelaksanaan Lomba Bapang Barong Buntut dan Mekendang Tunggal yang digelar WYP Art Fondation. Hal ini sejalan dengan Visi Kota Denpasar, yakni kota kreatif berbasis budaya menuju Denpasar Maju.

Dikatakan Raka Purwantara, kita ketahui bersama bahwa Tatasan merupakan salah satu daerah yang terkenal akan kesenian Barong. Bahkan pada gelaran PKB XLIV Tahun 2022 lalu, Duta Kota Denpasar pada Lomba Bapang Barong yang diwakili oleh Sekehe Barong Tatasan sukses menjadi Juara I.

“Tentu harapan kami sebagai pemerintah, kegiatan positif ini dapat dilaksanakan berkelanjutan, seiring dengan beragam kegiatan yang dilaksanakan Pemkot Denpasar, sehingga secara berkelanjutan dapat mendukung pelestarian dan pengembangan seni budaya, adat dan tradisi Bali,” ujar Raka Purwantara sembari mengucapkan selamat HUT WYP Art Fondation ke-12.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini