jembrana
Bupati Jembrana Minta Berdayakan Potensi Desa. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – Bupati Jembrana, I Nengah Tamba membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kerjasama antar Desa dan Penyusunan Produk Hukum di Desa bagi Perbekel/Lurah se-Kabupaten Jembrana bertempat di Ruang Pertemuan Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Selasa (27/9/2022).

Pelaksanaan Bimtek tersebut dimaksudkan sebagai upaya untuk mengidentifikasi potensi yang dimiliki masing-masing desa serta dikolaborasikan dalam pengembangannya melalui kerjasama desa dan pembangunan kawasan perdesaan.

Perbekel sebagai pemegang kebijakan penyelenggaraan pemerintah di desa diharapkan mampu memahami terkait produk hukum di desa, sehingga dapat dijadikan pedoman dalam menyelenggarakan pemerintahan desa secara akuntabel dan profesional.

Dalam sambutannya, Bupati Tamba mengatakan banyak potensi yang ada di masyarakat belum dikelola secara maksimal, disini lah perlunya peran pemerintah desa dalam membina dan memfasilitasi sesuai dengan kewenangannya.

Baca Juga :  Bupati Tamba Respon Cepat Catatan Dewan

“Banyak potensi yang dimiliki oleh masyarakat kita di desa seperti produk unggulan dibidang pertanian, perdagangan, industri rumah tangga maupun sektor usaha mikro belum dapat dikelola secara baik dan maksimal. Seharusnya Pemerintah Desa bisa hadir untuk memberdayakan maupun memfasilitasi sesuai dengan kewenangan yang desa miliki,” ucapnya.

Pihaknya berharap Pemerintah Desa dan Kelurahan dapat mendukung program Pemerintah Daerah dalam mewujudkan masyarakat yang bahagia terutama melalui program pemberdayaan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Desa dan Kelurahan senantiasa fokus dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dan ikut mendukung program Pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Jembrana yang bahagia. Mulailah selalu berorientasi memajukan masyarakat desa/kelurahan melalui program-program pemberdayaan yang lebih bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” harap Bupati asal desa Kaliakah ini.

Bupati Tamba juga menyampaikan keinginan agar masing-masing desa memiliki produk unggulan, hal ini juga sebagai bagian dari menyambut Jembrana Emas 2026 yang nantinya diperkirakan banyak wisawatan akan datang ke Jembrana.

“Seluruh Perbekel/Lurah agar tetap semangat dan meningkatkan kinerja, saya ingin sekali setiap desa memiliki produk unggulan, one village one product,” tandasnya.

Sementara itu, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Jembrana, I Made Yasa melaporkan bahwa pelaksanaan Bimtek tersebut diikuti oleh seluruh Perbekel/Lurah se-Kabupaten Jembrana yang berjumlah 51 orang.

“Bimtek hari ini diikuti oleh seluruh Perbekel/Lurah se-Kabupaten Jembrana, dasar pelaksanaan UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa, Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Perencanaan Pembangunan di Desa, kerjasama ini nantinya akan didukung dengan APBDes seluruh desa di kabupaten Jembrana dan APBD Kabupaten Jembrana,” jelasnya.

Baca Juga :  Sambut Ramadhan, Bupati Jembrana Bagi-bagi Takjil ke Masyarakat

Lanjutnya, terkait materi yang disampaikan meliputi peningkatan pemahaman dalam penyusunan produk hukum desa, kerjasama antardesa, dan membangun kawasan perdesaan yang sejalan dengan berbagai situasi dan kondisi umum yang dibutuhkan dalam melaksanakan tugas dan fungsi Perbekel/Lurah.

“Bimtek dilaksanakan selama 1 hari dengan materi penyusunan produk hukum dan kebijakan pemerintah terhadap pelaksanaan pembangunan di desa.

Setelah dilaksanakan bimtek akan dilanjutkan dengan pelaksanaan orientasi lapangan yang dapat dijadikan bahan penerapan hasil pembelajaran,” pungkasnya.(ang/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini