Seksologi
Departemen Andrologi dan Seksologi FK Unud Gelar Webinar Andrology Update. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Departemen Andrologi dan Seksologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana (FK UNUD) bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Andrologi (PERSANDI) Wilayah V Bali dan Nusa Tenggara mengadakan Webinar Udayana Andrology Update yang ke-7 (#UAU7) dengan topik ‘The Latest Approach in The Treatment of Erectile Dysfunction’ secara daring, Sabtu (12/3/2022).

Sejak ditemukan pada medio 1990, pengobatan Disfungsi Ereksi terutama oral erectogenic agent Phosphodiesterase-5 inhibitor (PDE-5i) telah mengalami pengembangan dari jenis, cara pemberian maupun sediaan yang ada. Mulai dari on demand, once daily hingga yang termuktakhir sediaan oral disolve film (ODF). Sehingga diperlukan wadah untuk Sejawat bersama membahas strategi pengobatan terkini dalam menangani Disfungsi Ereksi.

Baca Juga :  Administrasi Publik Gelar Workshop Pengembangan Kurikulum MBKM

UAU7 kali ini menghadirkan Prof. Dr. dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And(KSAAM) dan Prof. Dr. dr. Alex Pangkahila, M.Med.Sc, Sp.And (KSAAM)., sebagai pembicara, serta dr. Gede Wira Buana Yudha, Sp.And dari Universitas Mataram sebagai moderator.

Ketua panitia, dr. I Gusti Ngurah Pramesemara, S.Ked., M.Biomed., Sp.And., dalam laporannya menyampaikan UAU7 kali ini dihadiri total 238 peserta seluruh Indonesia dan dalam acara dirangkai dengan penghormatan kepada almarhum Prof. Dr. dr.FX Arif Adimoelja, M.Sc,Sp.And (KSAAM), Bapak Andrologi Indonesia dan Guru Besar Andrologi Universitas Airlangga.

Baca Juga :  FKH Unud Gelar Yudisium dan Pelantikan Dokter Hewan Tahun 2022

Dalam sambutannya Dekan FK UNUD, Dr. dr. Komang Januarta Putra Pinatih, M.Kes., menyampaikan pentingnya memahami penanganan Disfungsi Ereksi yang semakin banyak kasusnya dimasa pandemi Covid-19.

“Dan berharap kegiatan baik ini bisa berlangsung berkesinambungan,” ucapnya. (unud.ac.id/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini