Pohon
Tanam Ratusan Pohon, Wabup Sutjidra Harapkan Seluruh Komponen Masyarakat Ikut Berpartisipasi. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Wakil Bupati (Wabup) Buleleng, I Nyoman Sutjidra menegaskan banyak hal yang bisa dilakukan untuk menjaga lingkungan. Salah satunya melakukan penghijauan dengan menanam pohon, baik dilakukan secara pribadi maupun melalui program pemerintah. Seluruh komponen masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi serta secara rutin melakukan penghijauan di wilayah masing-masing.

Hal tersebut dikatakan Wabup Sutjidra usai berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan yang diselenggarakan oleh Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kabupaten Buleleng di Bendungan Renon Gerokgak, Desa Gerokgak, Kecamatan Gerokgak, Jumat (24/12/2021).

Sutjidra menyebutkan, penghijauan adalah kegiatan penting dan mendasar untuk dilakukan melihat topografi Kabupaten Buleleng yang sebagian besar pegunungan dan bebukitan.

Penghijauan melalui penanaman pohon diharapkan dilakukan seluruh pihak. Baik mandiri maupun melalui program pemerintah. Dengan penghijauan yang masif, masyarakat yang berdiam di hulu maupun di hilir bisa terhindar dari bencana alam.

“Nah penghijauan ini juga membuat lestari alam dan lingkungan kita, juga sebagai catchment area,” paparnya.

Penanaman pohon, menurit Sutjidra tidak hanya sebagai bentuk pelestarian alam penghijauan. Namun juga memberikan dampak yang sangat baik bagi pertanian maupun perkebunan di wilayah Kabupaten Buleleng. Semakin banyak pohon yang ditanam oleh masyarakat di wilayah Kabupaten Buleleng, daerah tangkapan air akan bertambah. Sehingga ketersediaan air bisa tercukupi dengan baik.

Baca Juga :  Hardcoff, Cafe dengan Suasana Santai di Tengah Kota Denpasar

”Ini strategis sekali, kita harapkan seluruh,  bukan hanya dari FPK saja tapi dari seluruh komponen masyarakat agar rutin melaksanakan kegiatan penghijauan,” tegas Sutjidra.

Sebelumnya, ketua panitia kegiatan penghijauan I Ketut Derestika dalam laporannya mengatakan penghijauan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi bencana alam seperti banjir dan erosi. Selain itu, juga turut serta menjaga keseimbangan lingkungan, meningkatkan kesejahtraan masyarakat, dan sebagi salah satu cara untuk mengubah perilaku masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan penghijauan juga termasuk dalam kegiatan-kegiatan pembauran kebangsaan yang diamanatkan dalam peraturan Mendagri, preaturan Gubernur Bali dan keputusan Bupati Buleleng tentang pedoman penyelenggaraan pembaruan kebangsaan di wilayah Kabupaten Buleleng.

Baca Juga :  Universitas Bali Dwipa Berbagi untuk Kemanusiaan

Dengan melibatkan beberapa organisasi serta masyarakat setempat, sebanyak 200 pohon yang terdiri dari jenis pohon cempaka dan pohon mahoni serta beberapa pohon pucuk merah bantuan dari dinas lingkungan hidup ditanam secara bersamaan di area Bendungan Renon Gerokgak.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini