Minuman Herbal
Tim Wira Usaha Desa Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Di tengah pandemi Covid-19 adanya trend untuk hidup sehat adalah hal yang saat ini menjadi prioritas masyarakat. Seperti halnya dibuktikan dengan adanya Minuman Herbal.

Produk turunan madu lebah ini juga dikembangkan oleh UMKM Amerta Herbal Desa Buahan dengan bentuk minuman herbal yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Dalam hal ini permasalahan branding dan pemasaran yang masih belum optimal menjadi salah satu permasalahan yang perlu menjadi perhatian dan pendampingan khusus dalam rangka pengembangan UMKM ini secara lebih lanjut.

Baca Juga :  Bersinergi dengan Kementrian ESDM, Dekranas Laksanakan Webinar dan Pelatihan Pengembangan UMKM di Kawasan Geopark Gunung Batur

Berdasarkan beberapa permasalahan tersebut, melalui program Wira Desa diharapkan dapat memberikan edukasi kepada para kelompok ternak lebah mengenai produksi, manajemen, dan pemasaran.

Pada tanggal 27 September 2021 lalu, Tim Wira Usaha Desa melakukan pelatihan pembuatan Minuman Herbal kepada UMKM Amerta Herbal yang dipandu oleh JIC (Junior Indonesian Chef).

Menurut Jodhy Setiawan selaku Ketua Umum JIC (Junior Indonesian Chef) mengatakan bahwa pembuatan minuman herbal ini sangat berdampak positif kepada masyarakat setempat, hal ini dibuktikan dengan penggunaan bahan-bahan yang mudah ditemukan tentu saja berkhasiat bagi kesehatan tubuh di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Bangkitkan UMKM dengan Digitalisasi dan Networking

“UMKM Amerta Herbal telah memiliki produk minuman herbal yang berbahan dasar madu kele-kele. Dari program pelatihan ini bermanfaat kepada UMKM Amerta Herbal dalam memproduksi minuman herbal berbahan dasar madu yang dapat diperjualbelikan hingga menjadi produk berkhasiat yang dicari oleh masyarakat luas di tengah pandemi Covid-19,” tutur Arya Wiradharma selaku Ketua Program Wira Usaha Desa IPB Internasional.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here