Vaksin
Sekda Dewa Indra Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi untuk Anak Usia 12-17 di Gianyar. Sumber Foto : Istimewa

Dari pantauan di lapangan, Sekda Dewa Indra menilai pelaksanaan vaksinasi anak usia 12-17 yang dikoordinir sekolah berjalan tertib. Dengan pengaturan sedemikian rupa, anak-anak datang ke sekolah dengan tertib, mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dengan benar dan mencuci tangan dengan sabun di air mengalir sebelum masuk ruangan. Memanfaatkan ruang kelas yang ada, anak-anak pun dibagi ke dalam sejumlah ruangan.

Mereka yang baru datang diarahkan ke ruangan khusus pengisian formulir, selanjutnya secara bertahap dipanggil menuju ruangan screening, vaksinasi dan observasi. Pola ini diterapkan untuk mencegah terjadinya kerumunan pada siswa. Dalam peninjauan, Sekda Dewa Indra juga berinteraksi langsung dengan para siswa yang mengikuti vaksinasi.

Baca Juga :  Pujawali di Pura Sakenan Terapkan Protokol Kesehatan dengan Ketat

“Gmana rasanya setelah divaksin, ndak sakit kan,” tanyanya yang dijawab tidak oleh para siswa.

Kepada mereka yang masih menunggu giliran divaksin, Dewa Indra berpesan agar tidak tegang. Ia juga menekankan para guru agar memastikan anak-anak sarapan terlebih dahulu sebelum divaksin.

Sekda Dewa Indra berharap, pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 12-17 tahun ini bisa lebih dipercepat. Selain memperluas cakupan herd immunity, vaksinasi bagi kelompok anak ini juga berkaitan dengan percepatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

Selain meninjau pelaksanan vaksinasi, dalam kunjungan di tiga sekolah, birokrat kelahiran Singaraja ini memastikan ketersediaan ruang belajar di tiap sekolah untuk mendukung PTM yang disesuaikan dengan ketentuan protokol kesehatan.

Baca Juga :  Pilkel Serentak Tahun 2021 di Buleleng Terapkan Prokes Ketat

Terkait dengan pola pembelajaran, ia berpendapat ke depannya lembaga pendidikan tak mesti hanya berpatokan pada PTM. Menyiasati kurangnya ruang belajar, ia menyarankan pemberlakuan sistem kombinasi PTM dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini