Hari Kesehatan Mental Sedunia
Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KLUNGKUNGMoment Hari Kesehatan Mental Sedunia atau World Health Mental Day menjadi hari spesial bagi Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia – PKHI Bali  melaksanakan pengabdian masyarakat kepada anak-anak Ashram Ghandi Puri, Desa Paksebali, Kabupaten Klungkung, Sabtu (10/10/2020) lalu.

Kegiatan baru pertama kali dilaksanakan tersebut memberikan Metode Self Hipnosis atau Hipnosis Diri dengan melibatkan para Instruktur disambut dengan antusias puluhan anak anak Ashram Gandhi Puri. Secara bergantian selama kurang lebih tiga jam mereka mendapatkan pemahaman sekaligus Hipnoterapi.

Kedatangan para pengurus PKHI Bali diterima langsung pemilik Ashram Gandhi Puri, Ida Rsi Putra Manuaba. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKHI Bali, Agung Lan Ananda didampingi Humas PKHI Bali, Jro Alit Budi Sastrawan  menyampaikan, selain sebagai bentuk pengabdian Perkumpulan Komunitas Hipnoterapi Indonesia kepada masyarakat, kegiatan perdana ini didampingi juga oleh Para Master ilmu terapan Hypnosis yg juga bertujuan untuk  mengenalkan lebih dekat Hipnoterapi sebagai salah satu metode menciptakan kesehatan pikiran manusia tanpa obat-obatan. Kegiatan tersebut juga menepis isu miring tentang Hipnoterapi selama ini dialamatkan pada ilmu yang berkembang pertama kali di Negara Amerika.

Baca Juga :  Klungkung Percepat Usulan Pahlawan Nasional Ida I Dewa Agung Jambe

“Ashram ini dipilih karena sebagai tempat tumbuh dan berkembang nya sebuah Lokal Jenius atau kearifan lokal di masyarakat. Mudah mudahan dapat diterima adik adik kita dan bermanfaat bagi kehidupan mereka,” ujar Agung Lan Ananda.

Agung Lan Ananda menyampaikan, hipnosis adalah salah satu cara mengoptimalkan salah satu gelombang otak yaitu Gelombang Tetta sebagai gelombang spiritual manusia. Bagi manusia mendapatkan sentuhan hipnoterapi membuat segala daya potensi dalam diri bangkit berujung tidak hanya pada kesehatan tetapi pada kesuksesan dalam kehidupan seseorang. Berdasarkan hasil penelitian di Negara Amerika, kualitas hidup ditentukan dengan kualitas alam bawah sadar manusia. Pikiran sadar hanya pengaruhnya sekitar dua belas persen terhadap kehidupan sedangkan pikiran bawah sadar sekitar delapan puluh delapan persen. Kedepan Organisasi akan melaksanakan secara rutin kegiatan seperti ini.

“Dengan hipnosis, adik adik ini mampu menciptakan goal,keinginan, dan cita cita mereka sejak dini menciptakan kesuksesan kehidupan,” tambahnya.

Sementara itu, pemilik Ashram Gandhi Puri, Ida Rsi Putra Manuaba menyampaikan, bahwa di saat Pandemi Covid-19 yang menjadi beban adalah psikis terutama anak anak muda. sekitar Bulan Maret hingga Sekarang, pihak Ashram tidak mengundang orang lain lebih banyak datang, tetapi kedatangan PKHI sangat luar biasa sekali dalam membantu anak anak Ashram dalam memecahkan masalah dalam diri selama ini telah dipendam. Kedepan kegiatan dapat terus digulirkan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga :  Bertemu Pejabat Kemenparekraf, Bupati Suwirta Sampaikan Program Pengembangan Destinasi

“Mewakili Ashram, saya sampaikan, terimakasih kepada Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia Bali telah memberikan pelayanan hipnosis,” ucap Ida Rsi Putra Manuaba.(ads/bpn)

Tinggalkan Komentar