istimewa/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANASecara bertahap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana menyalurkan bantuan sembako kepada warga yang terdampak Covid-19.

Penyerahan dilakukan secara langsung oleh Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan selaku Wakil Ketua I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, di dua titik, yakni  Kelurahan Dauhwaru dan Dangintukadaya, Jumat (24/4/2020).

Bantuan sembako dikhususkan bagi warga kurang mampu dari desa/kelurahan terdampak yang memiliki kasus positif Covid-19. Untuk tahap awal, Pemkab Jembrana telah menyiapkan 7.080 paket sembako yang dibagikan tiap bulan selama tiga bulan. Selain itu, disiapkan cadangan beras pemerintah sebanyak 100 ton. Cadangan beras disiapkan agar kebutuhan pangan keluarga kurang mampu dan rentan yang mengalami kesulitan dalam memenuhi nafkah selama pandemi tetap terpenuhi.

“Bantuan paket sembako ini tahap awal, kepada masyarakat yang terdampak langsung Covid-19. Penerima merupakan warga yang sudah terdaftar sesuai pendataan yang dilakukan masing-masing desa/kelurahan,” jelasnya.

Wabup Kembang juga berharap bantuan yang diberikan mampu meringankan beban warga di tengah situasi pandemi corona yang saat ini masih berlangsung.

Baca Juga :  Tiga Siswa SMP di Kota Denpasar Jadi Pemenang Ki Hajar STEM 2020

“Kita sudah salurkan bantuan bagi warga terdampak, tidak hanya sumbernya dari donatur atau sumbangan masyarakat, tapi juga melalui dana jaring pengaman sosial yang dialokasikan pemerintah daerah. Mudah-mudahan dapat bermanfaat dan memenuhi kebutuhan sehari hari,” tandasnya.

Untuk memutus penyebaran Covid-19, Wabup Kembang juga mengingatkan warga penerima disiplin dan selalu mengikuti anjuran pemerintah.

“Wabah Virus Corona ini jangan dianggap remeh, tapi tidak boleh panik, harus senantiasa waspada. Pakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan. Semoga keadaan ini segera membaik,” paparnya.

Salah satu warga penerima bantuan dari Kelurahan Dauhwaru, Netes, mengucapkan terima kasih atas bantuan dan perhatian pemerintah daerah. Sehari-hari Netes yang mengandalkan hasil berjualan bunga, mengaku merasakan dampak dari pandemi corona yang tengah berlangsung.

“Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah atas bantuannya. Bantuan ini bisa untuk mencukupi keperluan dapur sehari-hari,” ujarnya. (agg/bpn)