Pengumuman UN, Siswa Diminta Jangan Corat-coret

BALIPORTALNEWS.COM – Terkait pengumuman hasil UN dan kelulusan pada Selasa (2/5/2017),pihak Disdik Provinsi mengimbau siswa jangan melakukan konvoi di jalan raya dan mencorat-coret seragam.

Kepala  Disdik Bali, Tjok Istri Agung (TIA) Kusuma Wardhani, mengharapkan para siswa  punya kesadaran tidak merayakan kelulusan secara berlebihan sebab proses pendidikan dan perjuangan meraih masa depan tidak terhenti begitu saja pasca pengumuman hasil UN dan kelulusan. ‘’Mereka masih harus mempersiapkan diri menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi ataupun langsung bekerja. Jadi tidak perlu euforia berlebihan,’’ katanya. (pra/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Nilai KSPAN SMAN 1 Pekutatan, Wagub Sudikerta Ajak Hindari HIV/AIDS

BALIPORTALNEWS.COM, JEMBRANA – Pemerintah Provinsi Bali telah bekerja keras melalui berbagai program pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam bidang kesehatan telah dibangun RSUD Bali Mandara (RSBM), RS Mata Bali Mandara, dan Puskemas Tingkat I, serta pelayanan JKBM yang telah terintegrasi dengan JKN. Namun masih banyak persoalan yang dihadapi, ada fenomena gunung es yang harus segera ditangani yaitu tingginya kasus HIV/AIDS. Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta saat Penilaian Lomba KSPAN Tingkat Provinsi Bali Tahun 2017 di SMA Negeri 1 Pekutatan, Selasa (17/10/2017).

“Masih banyak persoalan kesehatan yang kita hadapi di Bali. Langkah peningkatan pelayanan dan infrastruktur sudah dilakukan, tetapi belum menjangkau, belum mencukupi. Ada fenomena gunung es penyakit yang mematikan, yaitu HIV/AIDS,” kata Sudikerta.

Pada tahun 2008, penderita HIV/AIDS mencapai delapan ribu orang, sampai bulan Juni 2017 jumlahnya meningkat mencapai 17.280 orang. Pemerintah melakukan langkah-langkah awal dengan membentuk kelembagaannya, mulai dari tingkat pusat Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) sampai Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) di tingkat sekolah-sekolah. Kelembagaan ini diharapkan mampu memberikan edukasi dengan melakukan penyuluhan atau sosialisasi, pembinaan dan pendidikan tentang bahaya HIV/AIDS dan narkoba, mulai dari keluarga sendiri dan masyarakat.

Sudikerta menjelaskan, beberapa faktor tingginya penyebaran HIV/AIDS di Bali dikarenakan banyak masyarakat yang gonti-ganti pasangan, berhubungan seks bebas dan peredaran narkoba. Resiko tertinggi dialami oleh heteroseksual dan homoseksual.

“Saya mengajak masyarakat semua mari kita jaga kesehatan kita hindari diri dari penyakit HIV/AIDS dengan tidak berhubungan seks bebas, tidak mengkonsumsi zat adiktif, tidak menggunakan satu jarum suntik bergantian,” kata Sudikerta.

Lebih jauh Sudikerta menekankan adanya penegakan hukum yang juga perlu dilaksanakan, bekerjasama dengan aparat penegak hukum. Hal ini selaras dengan apa yang telah dilakukan Wakil Bupati Jembrana, Kembang Hartawan yang juga hadir pada kesempatan tersebut. Pihaknya melaporkan telah melaksanakan penertiban kawasan ‘remang-remang’ yang ada di wilayah Kabupaten Jembrana. Penertiban yang telah dilakukan diharapkan mampu menekan kasus HIV/AIDS.

Menurut Hartawan, ada upaya-upaya menghancurkan generasi muda kita, dengan menjadikan bangsa ini lemah, dengan banyaknya peredaran narkoba, seks bebas, dan banjir dengan produk-produk luar yang menjadikan kita bangsa konsumen. Sehingga kuncinya ada pada keluarga sendiri, dengan perhatian, pembinaan dan komunikasi dalam keluarga yang baik dan konsisten.

Sudikerta juga menyarankan adanya penguatan secara hukum dengan revisi peraturan agar dicantumkan sanksi yang berat baik bagi yang pengelola tempat, pengelola usaha, dan pelakunya. Pada acara penilaian KSPAN Anantha Bhatkti SMAN 1 Pekutatan tersebut juga dilakukan penyerahan profil diiringi prosesi tarian Rwa Bineda serta penampilan Seni Jegog Anantha Swara. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Badung Gelar Workshop Simda Perencanaan Se-Bali

BALIPORTALNEWS.COM – Untuk mendukung terwujudnya good governance dan clean government dalam penyelenggaraan otonomi daerah, Pemerintah Kabupaten Badung menggandeng Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Pusat dan BPKP Perwakilan Bali menggelar Workshop Simda Perencanaan (e-Planning) Se-Bali yang diselenggarakan di Ruang Krya Gosana Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Selasa (23/5)/2017.

Hadir dalam kesempatan Tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Adi Arnawa, Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Gatot Darmasto, Kepala  Perwakilan BPKP Provinsi Bali, Sudiro, Inspektur Kabupaten Badung Luh Putu Suryaniti, Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung serta perwakilan Bappeda dan BPKAD se Bali.

Dalam sambutan Bupati Badung yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Adi Arnawa dikatakan dalam UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah mengamanatkan perlunya penyempurnaan system perencanaan dan penganggaran yang berbasis teknologi sehingga dapat terintegrasi dengan baik dan mampu mempresentasikan aspek proses dan tahapan pelaksanaan perencanaan dan penganggaran untuk pemerintah daerah.

“Sistem perencanaan disertai dengan system penganggaran yang baik merupakan langkah untuk menentukan tindakan implementasi pembangunan daerah menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan pelaksanaan Workshop Simda Perencanaan (e-Planning) ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan aparatur perencana sehingga dapat dengan terampil memanfaatkan dan menggali peraturan sehingga mampu mengaplikasikan dalam mengelola dan menggunakan anggaran dengan menjunjung prinsip efektivitas, efisien, akuntabilitas dan transparansi.

“Kami juga berharap BPKP sebagai mitra kerja dapat membantu secara penuh untuk mengimplementasikan simda perencanaan (e-Planning), e-Musrenbang dan e-budgeting dalam penyususnan penganggaran pemerintah daerah sehingga dapat terwujud penyelenggaraan  pengelolaan keuangan daerah secara professional, terbuka dan bertanggungjawab ,” tambah Adi Arnawa.

Sementara itu Deputi Kepala BPKP Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah Gatot Darmasto dalam sambutannya mengatakan BPKP memandang perlu untuk memfasilitasi pemerintah daerah dalam menyususun dokumen perencanaan daerah sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Salah satunya dengan membangun Sistem Informasi Managemen Daerah (Simda) berbasis teknologi informasi sehingga system perencanaan pembangunan daerah  dapat terwujud secara transparan dan obyektif sehingga dapat mencegah terjadinya intervensi dalam proses penganggaran di pemerintah daerah,” imbuhnya.

Workshop Simda Perencanaan (e-Planning) Se Bali ini akan dilaksanakan selama 2 hari dari hari Selasa sampai hari Rabu 23-24 Mei 2016 dengan melibatkan 4 nara sumber dari BPKP dan dengan peserta dari Bappeda dan BPKAD se Bali. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

WHDI dan DWP Denpasar Ngayah Rejang Renteng di Pura Agung Jagatnatha

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar dibawah binaan Ny. Antari Jaya Negara dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Denpasar dibawah binaan Ny Ida Ayu Kerthi Rai Iswara bersama istri pimpinan OPD di lingkungan Kota Denpasar serta Bagian Kesra Setda Kota Denpasar ngayah mesolah Rejang Renteng pada Puncak Karya Pedudusan Agung dan Tawur Balik Sumpah Utama di Pura Agung Jagatnatha Denpasarpada Rahina Sukra Paing Dunggulan bertepatan dengan Purnama Kelima, Jumat (3/11/2017).

Dalam kesempatan tersebut tampak Penglingsir Puri Satria yang juga anggota DPD Dapil Bali, AAN Oka Ratmadi, Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara, Ketua DPRD Kota Denpasar IG Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Panglingsir Puri se-Kota Denpasar serta seluruh OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Denpasar berbaur bersama masyarakat melaksanakan persembahyangan besama.

Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Antari Jaya Negara ditemui usai Ngerejang mengaku merasa senang dan bahagia bisa meyadnya dengan ngerejang bersama ibu ibu PKK, DWP, WHDI Kota Denpasar. Ia mengatakan jenis tarian yang ditampilkan merupakan jenis tari Rejang Renteng yang merupakan salah satu tarian sakral di Bali . “Sekitar 30an penari ini melaksanakan proses latihan yang cukup singkat di Kantor Walikota Denpasar, namun karena sebagian besar sudah mahir menari jadi proses pemahaman materi tariannya tidak memakan waktu yang lama,” ujarnya.

Lebih lanjut Ny. Antari Jaya Negara mengatakan Gerak-gerik tari ini sangat sederhana namun progresif dan lincah. Biasanya pagelaran tari Rejang renteng ini diselenggarakan di pura pada waktu berlangsungnya suatu upacara adat atau upacara keagamaan.

Tarian ini ditarikan oleh penari-penari penuh dengan rasa hidmat, penuh rasa pengabdian kepada Dewa-Dewi dan penuh penjiwaan. Para penarinya mengenakan pakaian upacara yang sederhana dan bernuansa putih kuning, menari dengan berbaris melingkari halaman pura atau pelinggih yang dilakukan dengan berpegang-pegangan tangan. “Pihaknya selalu melaksanakan program rutin ngayah tari – tarian disetiap pelaksaan karya serta piodalan di pura Sad Khayangan seperti misalnya di Pura Agung Jagatnatha Denpasar,” ungkap Ny. Antari Jaya Negara. (eka/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Seorang Pria Rusak Kebun Kopi Karena Bisikan Setan

BALIPORTALNEWS.COM – Seorang pria dari Desa Belatungan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, I Putu Sub (46), tiba-tiba ngamuk dan merusak kebun kopi milik sepupunya, I Made Sua (51). Polisi kemudian menangkap dan mengamankan Sub di Polsek Pupuan.

Sementara Sub saat diinterogasi mengaku melakukan itu karena sesuai petunjuk atau bisikan dari gamang atau setan. Namun, perilakunya itu sempat membuat warga dan keluarganya panik karena ketakutan.

Sub pernah menjalani perawatan di RSJ di Bangli. Dia sempat ngamuk pada Senin (1/5) petang. Dia merabas belasan pohon kopi di lahan milik kakak sepupunya itu. Bahkan dia juga menantang dan datang ke rumah Sua, sambil membawa parang.

Kapolsek Pupuan AKP Ida Bagus Mahendra mengatakan, saat Sub diinterogasi, yang bersangkutan mampu menjawab dengan jelas setiap pertanyaan petugas. “Dia (Sub) tetap tidak mengakui perbuatannya (menebang pohon kopi), juga mengatakan tidak menantang dan mengancam saudara sepupunya itu dengan parang,” ujarnya.

Sementara dari rembuk keluarga, selanjutnya mohon kepada kepolisian setempat untuk mengamankan Sub di Polsek Pupuan. Pihak keluarga berencana akan kembali membawa Sub ke RSJ di Bangli. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Beberapa Waitress Sempat Terbirit Birit ke Sawah Saat Polisi Datangi Cafe Ini

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Polres Badung menggencarkan pencegahan terhadap peredaran narkoba dan bahan berbahaya serta mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.

Dipimpin Kabag Ops Polres Badung Kompol Ketut Sukarta,SH didampingi Kasat Intelkam dan Perwira Pengawas beserta Piket Fungsi, Senin (31/7/2017) melakukan pemeriksaan terhadap para Waitress dan pengunjung Cafe Madu di banjar Desa, Desa Angantaka kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung.

Kegiatan yang dimulai pukul 00.05 wita itu sempat mengagetkan para penikmat hiburan malam itu. Beberapa Waitress sempat lari terbirit ke sawah sawah sebelah areal cafe pada saat petugas Kepolisian tiba.

Setelah di himbau, mereka pun kembali ke dalam cafe dan petugas melakukan pemeriksaan baik itu administrasi kependudukan, senjata tajam dan narkotika.

Namun dari hasil pemeriksaan, petugas tidak menemukan adanya pengunjung yang membawa sajam, narkoba serta bahan berbahaya lainnya.

“Saya kaget atas kedatangan petugas, karena administrasi kependudukan kami habis masa berlakunya,” kata salah satu waitress yang tidak mau disebutkan namanya.

Terhadap para pengunjung maupun Para waitress yang administrasi kependudukan sementaranya telah habis masa berlakunya, petugas menghimbau agar sesegera mungkin untuk melakukan perpanjangan di kantor Desa setempat.

“Kami gencarkan peningkatan kegiatan Kepolisian melakukan razia di tempat hiburan malam maupun di tempat tempat lain termasuk di Jalan raya guna mencegah terjadinya peredaran narkotika dan bahan berbahaya masuk ke Wilayah Hukum Polres Badung serta mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya,” kata Kompol Sukarta. (guz/humas-polresbadung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Astra Motor Bali Luncurkan Pelumas AHM Oil Terbaru     

BALIPORTALNEWS.COM – Astra Motor Bali, sebagai main dealer sepeda motor Honda wilayah Bali, secara resmi meluncurkan AHM Oil terbaru yang mampu  melindungi mesin motor lebih lama, dan menghemat bahan bakar. Acara launching ini, digelar bersamaan dengan lunch Gathering seluruh jaringan resmi penjualan spare part wilayah Bali, di Hotel Royal Tulip Saranam Bedugul, Tabanan, Minggu (28/5/2017).

Pelumas terbaru ini, dikembangkan dengan formula baru pelumas mesin API SL berstandarisasi Japan Automobile Standard Organization (JASO) MA,dan MB dengan tingkat kekentalan 10W – 30. Melalui formula terbaru ini, AHM Oil kini memiliki daya lumas lebih sempurna yang mengurangi tingkat konsumsi bahan bakar, meningkatkan durabilitas mesin, menambah daya tahan terhadap temperatur tinggi, dan secara signifikan mengurangi tingkat penguapan oli beragam kelebihan AHM Oil ini turut berperan memproteksi mesin lebih lama.

Manager Spare Part Astra Motor Bali, Purnama Jaya, mengatakan, AHM Oil terbaru hadir dengan 5 varian, yakni SPX 1, SPX 2, MPX 1, dan MPX 2, serta MPX 3. Untuk para pengguna sepeda motor bebek dan sport, AHM menyediakan AHM Oil varian SPX 1, dan MPX 1,sedangkan untuk tipe motor skutik dapat menggunakan pelumas AHM Oil varian SPX 2, dan MPX 2. Selain itu, AHM juga menghadirkan alternatif pelumas AHM Oil MPX 3 dengan tingkat kekentalan tinggi atau high viscosity 20W-40 khusus untuk pengguna sepeda motor bebek dan sport tipe lama. “Tak hanya hadir dengan formula terbaru, AHM Oil kini memiliki kemasan botol yang lebih modern dan lebih mudah digenggam, serta dibalut dengan stiker yang terlihat lebih modern sehingga memberikan kesan dinamis,” kata Purnama Jaya.

Pelumas AHM Oil terbaru mengusung berbagai teknologi proteksi, seperti seperti Honda Cleansing Agent, Honda Anti Oxidant, Honda Visco Improver, dan Honda Smart Film serta Fully Syntetic Khusus untuk varian SPX series. Honda Cleansing Agent, merupakan teknologi yang digunakan untuk menjaga kerbersihan di dalam mesin, sehingga menghasilkan kinerja mesin sepeda motor yang lebih maksimal. Selain itu, Honda Anti Oxidant mampu memproteksi permukaan dalam mesin dari karat yang disebabkan proses oksidasi, sehingga membuat komponen mesin sepeda motor memiliki umur panjang.

Sedangkan Honda Visco Improver, merupakan teknologi yang menjamin kekentalan pelumas AHM Oil selalu dalam kondisi stabil, dan optimal di setiap kondisi suhu yang dihadapi. Hal ini berguna untuk memudahkan menyalakan mesin sepeda motor, serta menjaga suhu mesin tetap dingin ketika sepeda motor sedang menyala. Smart Film berfungsi untuk meminimalisir gesekan antarkomponen mesin dengan menggunakan teknologi smart film yang melapisi permukaan mesin.

Pada varian pelumas SPX series tedapat teknologi Fully Synthetic yang mengadopsi teknologi terbaru hydrocracked-isomerized, sehingga membuat pelumas varian ini lebih unggul dalam kualitas dan perlindungan mesin sepeda motor Honda. Dengan menggunakan teknologi hydrocrack lebih, varian ini meminimalkan proses oksidasi di dalam mesin dan menjaga suhu mesin tetap dingin. AHM juga melakukan penyegaran pada kemasan gear mesin Oil yang saat ini tampil lebih menarik.

Sementara Region Head Astra Motor Bali, Ronaldo Widjaja, menyatakan, sebagai bentuk komitmen dan  untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen  salah satunya dengan dukungan pelumas terbaik untuk menunjang kinerja mesin motor. AHM Oil terbaru ini, menjadi jawaban untuk konsumen yang menginginkan konsumsi bahan bakar motor yang lebih irit performa tinggi melalui perlindungan mesin tahan lama. AHM Oil terbaru saat ini, sudah bisa ditemukan di seluruh jaringan bengkel Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), dealer resmi Honda, dan toko suku cadang Honda di seluruh Indonesia.

Adapun harga untuk MPX-1 dengan volume 0.8 LT Rp 37.500, MPX-1 (1 LT) Rp 44.500, MPX-1 (1.2 LT) Rp 52.500, MPX-2 (0.8 LT) Rp 39.500, SPX-1 (0.8 LT) Rp 46.500, SPX-1 (1LT) Rp 52.500, SPX-1 (1.2LT) Rp 62.000, dan SPX-2 (0.8LT) Rp 47.500. (ngr/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Polres Badung Selalu Ada di Tempat Keramaian

BALIPORTALNEWS.COM – Wilayah hukum Polres Badung yang memiliki empat Polsek berusaha hadir pada setiap momen kemasyarakatan termasuk juga selalu hadir pada tempat-tempat hiburan guna menciptakan rasa aman dan nyaman di masyarakat.

Malam minggu merupakan waktu yang sering digunakan para penikmat hiburan malam untuk mendapatkan hiburan. Di wilayah hukum Polres Badung terdapat kawasan Petitenget yang banyak menyajikan hiburan-hiburan malam seperti Bar, Diskotik atau tempat yang menyediakan tempat untuk makan malam bersama keluarga terlebih Daerah tersebut menjadi tujuan wisata Pantai yang banuyak diminati para wisatawan.

Kepolisian Resor Badung dalam menjaga keamanan wilayahnya terutama pada Obyek Wisata selalu berdiri kokoh di depan Areal Areal tempat tersebut. Setiap hari Sabtu mulai pukul 20.00 Wita Anggota Kepolisian dari Polres Badung berkumpul di Areal Jaba Pura Petitenget. Seperti pada hari sabtu lalu, (20/2/2017) para Aparat Kepolisian terlihat berkumpul untuk mendengar arahan dari Wakapolres Badung Kompol Erwin Pratomo,S.I.K.

Mereka berkumpul dalam rangka persiapan untuk melaksanakan pengamanan pada tempat tempat hiburan yang ramai dikunjungi pengunjung seperti pertokoan, tempat hiburan serta Pperhotelan dan villa-villa yang ada di daerah Petitenget.

Dengan hadirnya aparat Kepolisian diharapkan para pelaku tindak kejahatan dapat mengurungkan niatnya untuk melakukan aksinya serta menciptakan rasa aman di masyarakat. (guz/humaspolbdg/bpn)

Ambulance Membawa Pasien Terlibat Kecelakaan

BALIPORTALNEWS.COM – Sebuah mobil dinas ambulance Desa Sedang, Abiansemal, Badung terlibat insiden kecelakaan dengan sebuah mobil ertiga di Persimpangan Lukluk, Mengwi, Rabu (22/2/2017) sekiranya pukul 10.30 Wita.

Bahkan, peristiwa tersebut terjadi saat ambulance sedang dalam perjalanan membawa pasien ke RSUD Mangusada.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, bahwa Mobil Ambulance Desa Sedang dengan nomor polisi DK 9123 F ini menabrak sebuah Mobil Ertiga nomor polisi DK 711 DW yang dikendarai oleh salah satu pegawai di lingkungan Pemkab Badung.

“Sekitar pukul 10.30 Wita kejadiannya. Mobil ambulance saat itu membawa pasien kemudian menabrak sebuah mobil berwarna hitam,” ungkap seorang sumber dilapangan, Rabu (22/2/2017).

Menurut keterangan saksi, saat itu mobil ambulance yang melaju dari arah timur (Darmasaba) menuju arah RSUD Mangusada dengan membunyikan sirine. Kemudian mobil ertiga melaju dari arah utara (penarungan) menuju selatan (sempidi).

Saat tiba di persimpangan, kedua mobil tersebut terlihat ragu-ragu untuk melaju, namun karena kedua mobil ini diduga menancap gas secara bersama akhirnya terjadilah kecelakaan.

Akibat dari peristiwa tersebut, mobil ambulance mengalami kerusakan pada bagian depan bagian kanan (lampu), sementara mobil ertiga mengalami kerusakan pada pintu depan bagian kiri hingga kaca samping pecah.

“Namun karena mobil ambulance membawa pasien dipersilahkan untuk mengantar ke rumah sakit. Tapi mobil yang ditabrak (ertiga) mengalami kerusakan cukup parah),” imbuh sumber seraya mengungkapkan kejadian ini mengakibatkan kerugian hingga jutaan rupiah.

Secara terpisah, Kasat Lantas Polres Badung Akp Putu Raka Wiratma, SH membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan Mobol Dinas Ambulance yang sedang membawa pasien, namun kejadian tersebut masih ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Badung, tegasnya. (guz/humaspolbdg/bpn)