25 C
Denpasar
Minggu, 19 Agustus 2018

Unit Turjawali Sat Sabhara Polres Buleleng Melaksanakan Pengawalan SSI

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Pada hari Jumat, 09 Juni 2017 pukul 10.30 Wita, Kru Kijang 903 Unit Turjawali Sat Sabhara Polres Buleleng Aiptu Kt. Apriantho dan Brigpol Putu Hendra HK melaksanakan Pengawalan SSI arah Barat, sasaran ATM Mandiri Suka Sari, Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kab. Buleleng.

Pengawalan SSI ini dilaksanakan untuk menciptakan rasa aman, guna mencegah tindak kriminal dan gangguan kamtibmas lainnya.

“Tugas Pengawalan SSI ini bagian tugas kepolisian untuk memberikan keamanan terhadap barang berupa uang dan petugas SSI yang melaksanakan Pengisian ulang pada ATM,” pungkas Kasat Sabhara AKP I Wayan Parta. (humas-polresbuleleng/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wabup Sanjaya Serahkan Kata-kata Mutiara Bung Karno Ke Sekolah-sekolah

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Kehidupan bangsa Indonesia saat ini sedang diuji dengan situasi intoleran yang dapat meruntuhkan nilai-nilai Pancasila. Generasi penerus bangsa Indonesia wajib bersama-sama mempertahankan Pancasila, NKRI, juga Bhinneka Tunggal Ika. Hal itu diungkapkan Wabup Tabanan I Komang Gede Sanjaya, saat menyerahkan kata-kata mutiara Bung Karno ke beberapa sekolah di Tabanan, Jumat (9/6/2017).

Sekolah yang dikunjungi Sanjaya, antara lain SD 5 Kediri, SD 2 Batannyuh, dan SMPN 1 Tabanan. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan I Wayan Adnyana, beberapa anggota DPRD Tabanan, dan Camat Tabanan.

“Tanggal 1 Juni merupakan momentum bersejarah bagi bangsa Indonesia, yang diperingati sebagai hari lahir Pancasila. Soekarno sebagai presiden pertama dan juga Proklamator Kemerdekaan Indonesia, lahir pada 6 Juni, dan 21 Juni 1970 adalah hari wafat Bung Karno. Maka kita patut berbangga dan bersyukur atas jasa-jasa beliau sebagai pendiri banga Indonesia. Maka dari itu, muncul ide untuk menyerahkan kata-kata mutiara Bung Karno ke sekolah-sekolah di Tabanan,” ungkapnya.

Menurutnya, tanpa ideologi Pancasila, bangsa akan runtuh. Generasi muda harus mengetahui hakikat pedoman Pancasila. “Kita di Bali memiliki toleransi tinggi. Bayangkan di tempat lain terjadi intoleransi yang keras. Mari kita arahkan anak-anak tentang hakikat pedoman, penghayatan, dan pengamalan Pancasila. Karena hanya itu yang dapat memegang keutuhan NKRI,” ujarnya.

Sanjaya berharap, kata-kata mutiara yang diserahkan dapat bermanfaat bagi siswa-siwa sekolah yang merupakan generasi penerus bangsa. “Saya mendapat tugas membagikan kata-kata mutiara yang dituliskan Bung Karno. Saya harap kata-kata mutiara ini untuk dipasang di kelas-kelas dan tempat strategis. Jadikan ide dan gagasan ini sebagai bintang pemimpin, sehingga anak-anak kita yang membaca mendapatkan motivasi bagaimana mengenang sejarah,” ujarnya.

Sanjaya juga mengingatkan arti penting Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika. “Indonesia banyak suku bangsa dan agama, maka Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sangat penting dalam kehidupan kita,” tukasnya. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Tinjau Proyek, Wagub Sudikerta Ingatkan Kualitas dan Ketepatan Waktu Pekerjaan

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Usai menyapa semeton Bali dalam acara Dialog Interaktif bertema Pemerataan dan Pengawasan Pembangunan Bali di RRI Pro 1 Singaraja, Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta didampingi Inspektur Provinsi Bali dan Kepala Biro Perekonomian Setda Provinsi Bali, meninjau Proyek Rehabilitasi dan Peningkatan Jaringan Irigasi di Tiying Tali, Kecamatan Sukasada dan Proyek Pengamanan Pantai Julah, di Kecamatan Tejakula, Buleleng, Kamis (15/6/2017).

Proyek pembangunan ini didanai dari dana alokasi khusus APBD Provinsi Bali tahun anggaran 2017 atas inisiatif Sudikerta untuk menindaklanjuti masukan dan keluhan masyarakat Buleleng. Proyek Rehabilitasi dan Peningkatan Jaringan Irigasi di Tiying Tali saat ini tahap pengerjaannya sudah mencapai 32%. Sudikerta menekankan kepada pihak kontraktor agar selalu memperhatikan dan menjaga kualitas pekerjaan dan selesai dengan tepat waktu sesuai kontrak. Nantinya jaringan irigasi tersebut akan mengairi enam subak yang ada di wilayah Desa Panji.

“Program kita selain membangun infrastruktur, sarana dan prasarana juga melakukan peningkatan bantuan BKK bagi subak, dari Rp. 50 juta tahun depan akan menjadi Rp.100 juta,” kata Sudikerta. Peningkatan bantuan ini tidak terlepas dari peran serta masyarakat yang selalu mendukung program-program Bali Mandara kedepan.

“Dengan perbaikan saluran irigasi ini diharapkan masyarakat petani di Tiying Tali dan sekitarnya ini mendapatkan layanan air untuk pertaniannya,” ujar Sudikerta.

Salah satu Pekaseh, I Made Asta menyampaikan terimakasihnya kepada Pemprov Bali khususnya Wagub Sudikerta yang telah memperjuangkan sehingga terlaksananya proyek irigasi ini. “Saya mengucapkan terimakasih atas bantuan bapak Wagub Sudikerta, sehingga kami bisa menikmati apa yang menjadi program bapak Mangku Pastika dan bapak Sudikerta,” ujarnya.

Usai meninjau Proyek Irigasi di Tiying Tali, Wagub Sudikerta melanjutkan peninjauan Proyek Pengamanan Pantai Julah, di Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Proyek pengamanan dari abrasi di pantai Desa Julah ini sudah mencapai realisasi fisik 20,6%.

Wagub Sudikerta menekankan kepada pihak rekanan agar proyek tersebut dapat diselesaikan pada pertengahan September 2017, sehingga pada musim penghujan nanti diharapkan tidak terjadi abrasi pantai dan masyarakat yang tinggal di pesisir pantai dapat terlindungi. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Gubernur Pastika Bantu Dua Bocah Yatim Piatu di Muncan Karangasem

BALIPORTALNEWS.COMMerespon informasi netizen yang disampaikan melalui akun media sosial, Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengutus sejumlah staf untuk melihat langsung kondisi dua bocah yatim piatu yang tinggal di Banjar Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat Kabupaten Karangasem, Selasa (11/10/2016).

Mereka adalah kakak beradik I Wayan Putra Darma Yoga (11) dan Ni Kadek Novita Dharmayanti (5). Dalam kesehariannya, dua bocah malang itu hanya dirawat oleh neneknya Ni Wayan Suantra (65). Karena tidak punya penghasilan tetap, untuk kebutuhan sehari-hari, wanita lanjut usia itu lebih banyak mengandalkan bantuan keluarga yang kebetulan tinggal tak jauh dari rumah mereka. Wanita yang juga biasa dipanggil Dadong Polos itu menuturkan, dua bocah itu buah hati dari putranya Nyoman Berata (38). Sementara sang ibu, Putu Sri Adnyani (35) memilih bercerai dan meninggalkan suaminya sekitar empat bulan yang lalu.

Ironisnya lagi, enam hari yang lalu bocah ini harus kehilangan sang ayah yang meninggal karena sakit menahun dan mengalami kelumpuhan sejak enam tahun terakhir. Dadong Polos menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur Pastika terhadap cucunya. Dia juga sangat berharap uluran tangan agar kedua cucunya tetap dapat melanjutkan pendidikannya.

Untuk meringankan bebah kedua bocah tersebut, Gubernur Pastika memberikan bantuan respon cepat berupa beras dan sejumlah yang tunai. Sementara untuk kelanjutan pendidikan kedua bocah malang tersebut, staf dari Biro Humas akan berkoordinasi dengan SKPD terkait. Sedangkan untuk bantuan lain seperti bedah rumah, kediaman yang saat ini ditempati dua bocah itu dinilai tak memenuhi syarat mendapat bantuan bedah rumah.

Sementara itu, Perbekel Banjar Susut Drs. I Gusti Lanang Ngurah menerangkan bahwa keluarga itu tak masuk daftar Rumah Tangga Sasaran (RTS). Namun melihat kondisi kedua bocah yang saat ini sudah yatim piatu, pihaknya akan berkoordinasi agar mereka bisa masuk dalam daftar RTS sehingga berhak atas sejumlah bantuan sosial. Penyerahan bantuan juga disaksikan Kepala Desa Muncan Wayan Nemu Antara. (hms prov bali/bpn)

Bupati Eka Bagikan Hewan Korban dan Sembako

BALIPORTALNEWS.COM – Sehari menjelang hari raya Idul Adha, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti membagikan hewan kurban dan paket sembako kepada umat muslim di Tabanan. Ada sebelas ekor kambing dan 275 paket sembako yang disebarkan ke sebelas titik di sepuluh kecamatan yang ada di Tabanan.

Hewan kurban dan sembako tersebut disalurkan secara simbolis oleh Ekalawya Educare Foundation dan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Tabanan, di Masjid Agung Tabanan, Minggu (11/9/2016). Hewan kurban dan paket sembako akan disebar ke sepuluh titik lainnya yang ada di masing-masing kecamatan oleh masing-masing anggota Fraksi PDI Perjuangan, sesuai daerah pemilihan.

Hadir dalam kesempatan itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan I Gede Suadnya Darma. Kemudian anggota Fraksi PDI Perjuangan seperti I Nyoman Suadiana, I Wayan Tamba, I Gusti Komang Wastana, I Made Suardika, dan I Made Suarta. Serta Camat Tabanan I GA Supartiwi dan Perbekel Dauh Peken.

Bupati Eka dalam pesannya menyampaikan bahwa penyerahan hewan kurban ini untuk membantu meringankan beban fakir miskin yang merayakan Idul Adha pada Senin (12/9/2016).

Hal penting lainnya yang juga melatari kegiatan ini, adalah ajaran Presiden Republik Indonesia Pertama, Ir. Soekarno atau Bung Karno, yang selalu menekankan Pancasila dan persatuan dan kesatuan bangsa. Salah satunya dengan merawat kerukunan antarumat beragama.

“Ini juga sebagai wujud dan implementasi terhadap ajaran Bung Karno yang selalu menekankan persatuan dan kesatuan sebagai modal berdiri dan tegaknya bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan I Nyoman Suadiana, sebelum melakukan penyerahan hewan kurban dan paket sembako secara simbolis. Kegiatan yang dilakukan Bupati Eka lewat Ekalawya Educare Foundation ini sebagai salah satu upaya untuk merawat kerukunan antarumat beragama di Tabanan.

“Saling menjaga dan memelihara kerukunan antarumat beragama ini sangat penting untuk dilakukan guna membangun Tabanan. Bukan hanya kepada komunitas muslim saja, namun kepada komunitas agama lainnya seperti Hindu, Buddha, Kristen Protestan, dan Kristen Katolik. Mari kita selalu menjaga dan memelihara kerukunan tersebut,” ujarnya menghimbau. (ita/bpn)

Tinjau Waduk Muara Nusa Dua, Wagub Sudikerta Lirik Destinasi Wisata Air

BALIPORTALNEWS.COM – Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta meninjau Waduk Muara Nusa Dua tepatnya di muara Tukad Badung Suwung, Denpasar, Selasa (20/6/2017). Waduk ini dibangun guna menyediakan air baku untuk memenuhi kebutuhan air bersih wilayah Denpasar dan Badung.

Wagub Sudikerta berharap selain waduk ini akan mampu mencukupi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Denpasar dan Badung, juga berharap kedepan akan dapat dikelola dengan baik sebagai tempat destinasi wisata yang baru. “Kedepan bagaimana waduk ini bisa dikelola dengan baik dan bersih sehingga mampu untuk mewujudkan destinasi baru pariwisata di Bali. Kalau mau berkembang pariwisata kita, obyek-obyek wisata yang baru itu harus kita bangun, dan ini merupakan salah satu peluang destinasi wisata air,” ujarnya.

Kepala Balai Wilayah Sungai Bali – Penida, Ketut Jayada menyampaikan permasalahan sampah masih menjadi kendala pengelolaan. Sampai saat ini pihaknya cukup kewalahan menangani sampah kiriman yang ikut aliran air sungai. Hal ini juga ditegaskan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali, Nyoman Astawa Riyadi mengungkapkan sampah-sampah yang harus ditangani rata-rata mencapai lebih dari lima truk per hari, sehingga perlu dilakukan penanganan yang optimal terhadap sampah-sampah yang terkumpul.

Menanggapi permasalahan sampah, Sudikerta menghimbau agar masyarakat sadar untuk tidak membuang sampah sembarangan. “Seperti banjir kemarin, itu karena ulah perilaku kita, kita semua punya andil untuk itu karena buang sampah sembarangan, rasa bakti kita kepada yang Maha Kuasa kurang, sehingga timbul seperti itu (red: banjir) dan akhirnya timbul penyesalan. Kita harus mengambil langkah, kita semua harus berbuat kebajikan, yang suka buang sampah sembarangan berhenti buang sampah sembarangan,”kata Sudikerta. Turut hadir mendampingi kunjungan tersebut Inspektur Provinsi Bali dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bali. (r/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Upacara Hari Lahir Pancasila di Badung, Presiden Mengajak Komponen Bangsa Menjaga Pancasila

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Kabupaten Badung, Kamis (1/6/2017) berlangsung khidmat. Upacara yang langsung dipimpin langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta ini turut dihadiri seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Badung, pimpinan DPRD Badung, serta segenap komponen masyarakat.

Bupati Giri Prasta pada kesempatan tersebut membacakan sambutan resmi Presiden RI Joko Widodo. Presiden berpesan agar Indonesia belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara.

“Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal lka, kita bisa terhindar dari masalah tersebut. Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri. Dengan Pancasila, lndonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat internasional untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur di tengah kemajemukan,” kata Bupati Giri Prasta membacakan sambutan presiden.

Presiden pun mengajak peran aktif para ulama, ustadz, pendeta, pastor, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi, TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila.

“Pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus terus ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila,” katanya lagi.

Disampaikan, bahwa komitmen pemerintah untuk penguatan Pancasila sudah jelas dan sangat kuat. Berbagai upaya terus diakukan. Telah diundangkan Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2017 tentang Unit Kerja Presiden Pembinaan ldeologi Pancasila. Bersama seluruh komponen bangsa, lembaga baru ini ditugaskan untuk memperkuat pengamalan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, yang terintegrasi dengan program-program pembangunan.

Pengentasan kemiskinan, pemerataan kesejahteraan dan berbagai program lainnya, menjadi bagian integral dari pengamalan nilai-nilai Pancasila.

Tidak ada pilihan lain kecuali harus bahu membahu menggapai cita-cita bangsa sesuai dengan Pancasila. Anak Bangsa harus menyatukan hati, pikiran dan tenaga untuk persatuan dan persaudaraan.

“Kita harus kembali ke jati diri sebagai bangsa yang santun, berjiwa gotong royong dan toleran. Harus menjadikan lndonesia bangsa yang adil, makmur dan bermartabat di mata internasional. Namun demikian, kita juga harus waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang AntiPancasila, Anti-UUD 1945, Anti-NKRl, Anti-Bhrnneka Tunggal Ika. Pemerintah pasti bertindak tegas jika masih terdapat paham dan gerakan komunisme yang jelas-jelas sudah dilarang di bumi lndonesia,” katanya.

“Sekali lagi, jaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan di antara kita. Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling bahu-membahu, bergotong royong demi kemajuan lndonesia,” tegasnya.

Dijelaskan bahwa Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan lr.Sukarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945. Adalah jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita.

Kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia.

Usai apel, Bupati Giri Prasta didampingi Wabup. Suiasa menyampaikan peringatan lahirnya Pancasila 1 Juni 1945 -1Juni 2017 ini merupakan momentum dan gerakan kita bersama untuk mempertahankan dan melaksanakan empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

“Kaitannya dengan empat pilar kebangsaan ini bagi kami itu harga mati,” tegasnya.

Terkait paham radikalisme, Bupati menegaskan akan melawan bersama-sama, menurutnya radikalisme itu tidak jamannya lagi dan tidak ada di Indonesia. “Kita harus betul bersama-sama bangkit, bergerak, berjuang bersama untuk Indonesia raya,” tukasnya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Selly Mantra : Pemilihan Kepala dan Guru TK Berprestasi Dukung Pembangunan Pendidikan

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kepala Taman Kanak-kanak (TK) Mandala Kumara, Ni Made Sulastri, S.E., Ak., S.Pd.AUD., dan guru TK Negeri Pembina Denpasar, Ni Wayan Budiasih, S.Pd., M.Pd., yang lolos tiga besar pemilihan kepala TK dan guru TK berprestasi dan berdedikasi tingkat Provinsi Bali sebagai duta Kota Denpasar, divisitasi tim Provinsi Bali, Senin (19/6/2017).

Acara dihadiri Bunda PAUD Kota Denpasar, Ny. IA Selly Dharmawijaya Mantra; Ketua GOP TKI Kota Denpasar Ny. Kerti Rai Iswara, Bunda PAUD Kecamatan, serta Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disdikpora Kota Denpasar, Drs. Made Merta, M.Si.

Selly Mantra mengungkapkan, pemilihan guru dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi tingkat PAUD tingkat Provinsi Bali tahun 2017 ini merupakan salah satu wahana komunikasi dan edukasi bagi para guru di tingkat PAUD. Melalui kegiatan ini diharapkan lebih meningkatkan kinerja seluruh komponen yang ada di sekolah, seperti guru, kepala sekolah dan juga tenaga kependidikan lainnya.

Oleh karena itu, sebagai Bunda PAUD, kata Selly Mantra selalu memberi dukungan untuk mengikuti lomba demi kemajuan dan keberhasilan pembangunan pendidikan. ‘’Setelah divisitasi dengan melihat realita, dari angka tiga berubah menjadi angka 1 alias juara I,’’ ucap Selly Mantra disambut aplaus luar biasa dari para hadirin.

Lanjut dikatakan selly Mantra, kegiatan pemilihan ini sangat trategis sebagai media mengevaluasi keberhasilan pembangunan pendidikan tingkat PAUD Kota denpasar sebagai baromerter pendidikan PAUD di Bali. Kegiatan ini sekaligus diharapkan dapat memberi pencerahan dan kejelasan arti pentingnya pendidikan bagi masyarakat, para pengelola pendidikan dan guru yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi pembangunan SDM.

Sementara Made Merta menambahkan, guru dan  kepala sekolah TK yang akan maju ditingkat Provinsi Bali tersebut lebih dahulu telah diseleksi di tingkat kota dan memperoleh hasil yang terbaik. Made Sulastri dan Wayan Budiasih, kata Made Merta, memperoleh  tes tulis kompetensi profesional/pedagogik, maupun unjuk kerja/presentasi, wawancara dan penilaian portofolio sangat tinggi.

Diharapkan, kepala TK berprestasi mampu meningkatkan motivasi dan profesionalismenya dalam pelaksanaan tugas profesionalnya. Sementara guru berprestasi harus mampu mendidik siswa-siswi dengan lebih baik. Di sini peran guru sebagai tenaga pendidik tidak bisa dikesampingkan. ‘’Penilaian ini tidak saja pada administrasi tetapi juga pada performance baik prestasi maupun attitude,” katanya. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Wabup Suiasa Ajak Seluruh Petugas Bekerja Serius dan Hati-Hati

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa memimpin Rapat Evaluasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap Kabupaten Badung di Ruang Kriya Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung Mangupraja Mandala, Senin (5/6/2017).

Kegiatan ini membahas tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap, yang akan dilaksanakan untuk mempercepat terwujudnya pendaftaran tanah diseluruh wilayah Indonesia, sesuai dengan amanat undang-undang nomor 5 tahun 190 pasal 19 ayat 1.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kanwil. BPN Provinsi Bali Jaya, Asisten  Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, IB. Yoga Segara, Kakan. BPN Badung, Gede Sumardan, Kepala Bagian Pemerintahan, A.A. Wardhika, Kabag Humas Putu Ngurah Thomas Juniartha, Dinas terkait dilingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, para Kepala Desa, perbekel se-Kabupaten Badung. Kepala Perkantoran Pertanahan Kabupaten Badung, Gede Sumardan dalam laporannya menyampaikan pemetaan dan pendataan tanah di Kabupaten Badung diperkirakan berjumlah 273.000 bidang tanah berdasarkan data per Januari 2017 yang terdaftar 211.000 bidang (70%) dan yang belum terdaftar 62.0000 bidang.

Dia melanjutkan, Pendaftaram Tanah Sistematis Lengkap dilaksanakan untuk mempercepat terwujudnya pendaftaran tanah diseluruh wilayah Indonesia, sesuai dengan amanat undang-undang nomor 5 tahun 190 pasal 19 ayat 1.

Namun hal tersebut belum dapat dilaksanakan secara maksimal karena pemerintah belum mempunyai dana yang cukup untuk melaksanakan pendaftaran tanah desa demi desa secara lengkap.

Khusus kabupaten Badung target PTSL (Pendaftaram Tanah Sistematis Lengkap) adalah 10.800 bidang dengan dengan biaya sebesar Rp. 209.000 per bidang. Dan target di tahun 2017 bila tercapai maka sisa bidang tanah di Kabupaten Badung sejumlah 51.200 bidang.

Seluruh Bidang tanah yang berjumlah 51.200 bidang akan tersertifikasi melalui PTSL tahun 2018 dengan dibiayai APBD Kabupaten Badung. Beberapa lokasi PTSL di Kabupaten Badung tahun 2017  yaitu desa Sangeh perkiraan jumlah bidang tanah 3.270 Ha.

Jumlah buku tanah 1.692, perkiraan bidang tanah belum terdaftar 1.578 Ha dan target 1.578 Ha bidang. Desa Carangsari perkiraan bidang tanah 4.154 Ha bidang, jumlah buku tanah 1.138 Ha bidang tanah yang belum terdaftar 3.016 Ha, terdaftar 3.016 Ha. Bidang dan ditargetkan 2.708 Ha Bidang.

“Hasil pelaksanaan PTSL adalah basis data pertanahan yang lengkap dan berintegrasi (Peta Tunggal) dengan data lainnya, sehingga akan menunjang pembangunan di Kabupaen Badung”. Tegasnya.

BPN Provinsi Bali Jaya, menambahkan bahwa Badung merupakan satu-satunya Kabupaten di Indonesia yang membiayai penyertifikatan tanah masyarakatnya dengan dilaksanakannya PTSL (Pendaftaram Tanah Sistematis Lengkap ). Tentunya hal ini juga akan berdampak positif terhadap perekonomian Kabupaten Badung.

“Apabila seluruh bidang tanah bersertifikat maka HT akan lebih besar. Tingginya Nilai HT adalah salah satu indikator pergerakan dan perputaran ekonomi  di daerah itu sendiri” ujarnya.

Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa dalam pertemuan tersebut mengajak seluruh masyarakat, aparat desa dan dinas terkait dilingkungan pemerintah kabupaten Badung untuk melakukan pekerjaan dan tugas tersebut secara bersungguh sungguh tentu dengan hati-hati karena urusan masalah tanah bukanlah pekerjaan yang mudah ini akan menjadi fatal bila mana ada kesalahan.

Untuk kelancarannya, lanjut pajabat asal Pecatu ini, diharapkan seluruh Perbekel Desa lokasi PTSL di Kabupaten Badung untuk bisa bekerja sama dan memberitahukan dan menghimbau warganya untuk segera mendaftarkan tanahnya kepada petugas BPN Kabupaten Badung. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

SOSIAL MEDIA BALI PORTAL NEWS

757FansSuka
4PengikutMengikuti
485PengikutMengikuti
3,369PengikutMengikuti
71PengikutMengikuti
12PelangganBerlangganan