Badung Tuan Rumah Grand Final Mimbar Anak Bali XII Tahun 2018

49

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Kabupaten Badung sebagai tuan rumah Grand Final Mimbar Anak Bali XII tahun 2018, Grand final digelar di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Minggu (6/5/2018) kemarin.

Grand final terdiri dari 3 (tiga) sesi utama, pemberian materi, sidang (paripurna, komisi dan pleno), malam keakraban. Acara tersebut dihadiri Kadisdikpora Badung I Ketut Widi Astika, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Ni Luh Putu Praharsini, Wakil Ketua I TP. PKK Badung Ny. Kristiani Suiasa, Ketua Gatriwara Badung Ny. Ayu Parwata, Ketua WHDI Badung Ny. Isyudayani Astika, Ketua Dharma Wanita Persatuan Badung Ny. Nisye Yoga Segara, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Provinsi Bali, Ketua Komisi Perlindungan dan Pengawasan Anak Daerah Provinsi Bali, para Kadis Kabupaten/Kota, Ketua Gugus Tugas Kabupaten Layak Anak (KLA) Badung, Ketua Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia Badung, Forum Anak Daerah Provinsi Bali, Duta Anak Kabupaten/Kota se-Provinsi Bali.

Bupati Badung dalam sambutannya yang dibacakan Kadisdikpora Ketut Widi Astika mengampaikan, anak merupakan tunas, potensi dan generasi muda penerus cita-cita perjuangan bangsa, memiliki peran strategis dan mempunyai ciri serta sifat khusus yang menjamin kelangsungan eksistensi bangsa dan negara pada masa depan. “Untuk tumbuh dan berkembang secara optimal baik fisik, mental maupun sosial dan berahklak mulia, perlu dilakukan upaya perlindungan, serta dengan memberikan jaminan terhadap pemenuhan hak-hak anak salah satunyaadalah hak partisipasi anak,” katanya.

Dijelaskan, partisipasi anak adalah keterlibatan seseorang yang belum berusia 18 tahun dalam proses pengambilan keputusan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan dirinya dan dilaksanakan atas kesadaran, pemahaman serta kemauan, ketersediaan akses yang memungkinkan bagi anak-anak untuk berpartisipasi, mendorong dan meningkatkan kemampuan yang beragam yang dimiliki anak-anak dalam mengekspresikan pandangan mereka agar diraih bentuk kemitraan anak-anak dengan orang dewasa. Melalui grand final mimbar anak bali tahun 2018, anak-anak di provinsi bali dapat berpartisipasi dan berperan aktif pada setiap tahapan pembangunan yang terkait dengan kebutuhan dan kepentingan serta keinginan anak di provinsi bali. “Kepada duta anak kabupaten/kota kami ucapkan selamat berjuang meraih penghargaan duta anak bali tahun 2018,” tambahnya.

Ketua Panitia Mimbar Anak Bali XII/2018, Utari Paramita Devi melaporkan, untuk mendukung peran Forum Anak Daerah Provinsi Bali sebagai wadah partisipasi anak-anak di Provinsi Bali, maka selaku panitia pelaksana mengadakan kegiatan “MIMBAR ANAK BALI XII/2018” dengan tema “Berawal Dari Kita”.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan aspirasi anak-anak se-Bali yang nantinya akan menghasilkan Suara Anak Bali Tahun 2018 dan menjadi rekomendasi delegasi Bali dalam penyusunan Suara Anak Indonesia di tahun 2018.Disamping itu guna menghasilkan Duta Anak Bali 2018, agen pelopor dan pelapor pemenuhan hak anak serta perlindungan anak di Provinsi Bali. Duta Anak Bali yang terpilih akan mengemban tugas selama setahun kedepan dan siap berdedikasi untuk anak-anak di Provinsi Bali. Kegiatan telah dilaksanakan dari 4 sampai 6 Mei 2018 di Yayasan Maha Bhoga Marga danFinal di Gedung Kertha Gosana Kabupaten Badung yang diikuti 45 peserta.

Dukungan dana Pemkab. Badung dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung, dan didukung penuh oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Bali (DP3A). Para juri yang dilibatkan yakni, dr. I Gede Wahyu Adi Raditya, S.Ked, ‎Ida Bagus Mandhara Brasika, ‎Ni Luh Pebriani Dewi, ‎Komang Manik Kencana Dewi, Ida Ayu Nyoman Candrawati, Sh.M.Par. (humas-badung/bpn)