BALIPORTALNEWS.COMPemkot Denpasar terus melakukan upaya meningkatkan kebersihan aliran sungai di Kota Denpasar. Beberapa aliran dan bantaran sungai telah dilakukan penataan, dari kebersihan, infrastruktur, hingga pemberdayaan masyarakat desa setempat untuk terus berupaya mewujudkan sungai bersih. Beberapa diantaranya Tukad  Badung (Gajah Mada), Tukad Tagtag, Tukad Bindu, Tukad Pengembak Sanur, dan kawasan aliran Tukad Badung di Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan sebagai kawasan hilir.

Pada Kamis (29/9/2016) upaya kali bersih menjadikan kawasan hilir Sungai Badung di Desa Pemogan tepatnya dikawasan Jl. Taman Pancing menjadi kawasan alternatif wisata baru di Kota Denpasar. Melalui Badan Lingkungan Hidup Kota Denpasar, instansi terkait dan keterlibatan masyarakat Pemogan menyediakan beberapa perahu-perahu kecil dengan melibatkan pedagang terapung Ibu-ibu PKK Desa Pemogan menjadikan suasana baru dikawasan tersebut.

Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra hadir langsung bersama Ketua TP PKK Kota Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Denpasar A.A Bagus Sudharsana, dan instansi terkait berbaur dengan para pedagang terapung. Kegiatan ini juga rangkaian dari penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba sungai bersih yang dilaksanakan di empat Kecamatan di Kota Denpasar yang diraih Desa Sumerta Kauh sebagai Juara I, Juara II Desa Peguyangan Kaja, dan Juara III Desa Peguyangan Kangin.

Tampak Walikota Rai Mantra dan Ny. Selly memborong telur, sayur mayur, dan sayur urab khas masyarakat Desa Pemogan. “Program Kali bersih bukan baru pertama dilaksanakan, namun terus melakukan upaya mewujudkan kali bersih lewat penataan dan pemberdayaan masyarakat seperti pasar terapung saat ini,” ujar Walikota Denpasar I.B Rai Dharmawijaya Mantra. Desa pemogan menjadi kawasan hilir sungai Badung yang terus dilakukan upaya penataan lewat peran serta seluruh masyarakat.

Keterlibatan komunitas kali bersih desa pemogan menjadi salah satu upaya yang nantinya mampu menjadikan kawasan sungai ini sebagai tempat rekreasi, olahraga, peningkatan kesehatan dan peningkatan perekonomian masyarakat. Rai Mantra juga meminta Kepala Desa Pemogan untuk melakukan perencanaan pasar terapung secara berkelanjutan, baik berjualan pagi hari maupun sore hari.

“Kami akan memberikan bantuan perahu-perahu dan modal usaha kepada masyarakat yang ingin berjualan dipasar terapung ini,” ujar Rai Mantra sembari mengatakan Tahun 2017 akan dilaksankan penataan dikawasan ini bersama Kementerian PU melalui Satker Pengairan Wilayah Bali Nusra.

Kepala Desa Pemogan Komang Wiryanata mengatakan kita akan laksanakan secara berkelanjutan program pasar terapung dikawasan sungai ini. Tentu hal ini juga tak terlepas dari penataan yang telah dilakukan Pemkot Denpasar dengan rencana kedepan pembangunan beberapa fasilitas publik dikawasan Taman Pancing ini.  (pur/humas pemkot dps/bpn)