BALIPORTALNEWS.COM – Dari total 20 medali emas yang diraih oleh atlet Bali dalam Pon XIX 2016, sebanyak 12 medali disumbangkan oleh atlet atlet Denpasar. Ini berarti separuh lebih medali emas diraih oleh atlet Denpasar. Sebagai bentuk apresiasi terhadap atlet atlet terutama atlet kota denpasar yang mewakili kontingen provinsi bali pada pekan olahraga nasional (PON) XIX Jawa Barat Tahun 2016, Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara bersama sejumlah pimpinan SKPD serta Perwakilan KONI Denpasar, secara khusus menyambangi dan beramah tamah dalam acara syukuran dengan atlet dan pelatih yang berpartisipasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX pada (28/9/2016) di Hotel Karang Setra, Bandung, Jabar.

Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara mewakili Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra memberikan apresiasi sebesar- besarnya atas pencapaian atlet – atlet Kota Denpasar dalam gelaran PON XIX Jawa Barat Tahun 2016.”Kita semua harus berbangga, namun kebanggan ini jangan hanya menjadi kebanggan semu. “Untuk para atlet, harapan yang telah dibebankan haruslah dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dengan senantiasa meningkatkan kualitas diri, Bekerja Keras, fokus, Konsentrasi dan Menjunjung tinggi nilai- nilai Profesionalisme dan Sportivitas agar kedepan mampu meraih prestasi yang lebih baik lagi” ujar Rai Iswara.

Baca Juga :  Tren Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Bali Terus Menurun

Ketua Harian KONI Denpasar, I.B Toni Astawa menyambut gembira hasil  yang diperoleh atlet – atlet Kota Denpasar pada PON XIX Jawa Barat tahun 2016, dimana total 170 pelatih dan atlet asal Kota Denpasar telah menunjukkan prestasi terbaik dan memenuhi target yang telah dibebankan yaitu meraih 12 medali emas dari total 20 medali emas yang diboyong Kontingen Provinsi Bali. “Diantaranya Cabang Kempo meraih 1 emas, Layar meraih 5 emas, Kriket meraih 2 emas, Pencak Silat meraih 1 emas, Angkat Besi meraih 1 emas dan Tarung Drajat meraih 2 emas” ujar Toni Astawa.

Lebih lanjut Toni Astawa mengatakan untuk meningkatkan prestasi kedepan, melihat perkembangan olahraga modern diperlukan pemberdayaan Sport Science dimana perlu dilakukan studi banding dengan fakultas keolahragaan di luar daerah terutama di pulau Jawa. “Hal tersebut perlu digencarkan demi kemajuan keolahragaan di Kota Denpasar” ujar Toni Astawa.

Baca Juga :  Tersedia Vaksin, Mendagri, Menkes, Kepala BNPB Kompak Tegaskan Prokes Tetap Jalan dengan Ketat

I Gusti Made Oka Sulaksana, atlet layar nasional asal Denpasar yang pada gelaran PON kali ini berhasil meraup dua medali emas di nomor perseorangan mengaku sangat bangga dapat kembali mempersembahkan medali bagi Kontingen Provinsi Bali.”Tentu masih banyak target yang ingin dicapai demi menjaga dan mengharumkan Bali, khususnya Kota Denpasar kancah olahraga” ujar Oka Sulaksana.

Pada Kamis (29/9/2016) Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara bersama Menteri Koperasi UKM, AAN Puspayoga dan rombongan menyaksikan pesta penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Tahun 2016 di Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Jawa Barat. (esa/humas pemkot dps/bpn)

Keterangan foto : RAMAH RAMAH – AAN Rai Iswara bersama sejumlah pimpinan SKPD saat beramah tamah dalam acara syukuran dengan atlet Kota Denpasar yang membela Bali pada pekan olahraga nasional (PON) XIX pada (28/9/2016) di Bandung, Jabar.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here