BPS
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karangasem, I Ketut Mondai. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Minimnya lapangan pekerjaan disinyalir membuat ribuan angkatan kerja di Kabupaten Karangasem menganggur. Bahkan hingga akhir tahun 2023 lalu, angka penduduk yang menganggur diperkirakan mencapai 8,6 ribu jiwa.

Mirisnya, dari angkatan kerja yang menganggur tersebut justru didominasi oleh kalangan dengan latar belakang pendidikan lulusan SMA keatas yang mencapai 2,87 persen sedangkan berpendidikan SMP ke bawah hanya mencapai 2,46 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karangasem, I Ketut Mondai ditemui wartawan diruang kerjanya, Senin (6/5/2024) tak menampik data tersebut. Ia mengatakan, beberapa faktor diduga menyebabkan banyaknya angkatan kerja dengan tingkat pendidikan SMA/SMK ke atas masih menganggur.

“Di samping minimnya lapangan pekerjaan, juga diduga karena mereka memilih – milih pekerjaan, sedangkan untuk yang berpendidikan SMP ke bawah kebanyakan menerima apapun pekerjaan yang ada,” ujarnya.

Baca Juga :  Dukung Perempuan Berdaya, Srikandi PLN Beri Bantuan Usaha untuk Ibu Disabilitas di Karangasem

ia mengatakan, berdasarkan data BPS Karangasem, angkatan kerja di Kabupaten Karangasem per Agustus 2023 lalau mencapai angka 330 ribu lebih penduduk. Mereka yang disebut angkatan kerja adalah penduduk usia kerja yang berumur 15 tahun ke atas. Dari jumlah tersebut tercatat 8,6 ribu penduduk menganggur sedangkan yang bekerja tercatat 321 ribu penduduk.

Untuk 321,5 ribu penduduk Karangasem yang bekerja, jika dilihat dari lapangan usahanya, usaha pertanian masih menyerap tenaga kerja yang terbanyak yaitu sebesar 26,80 persen, diikuti oleh Industri sebanyak 21,15 persen dan lapangan usaha perdagangan sebanyak 20,54 persen.

Baca Juga :  Naik Signifikan, Pemda Karangasem Anggarkan Rp1,1 Miliar Untuk Paskibraka 2024

Namun jika dilihat dari pendidikannya, pekerja di karangasem kebanyakan berpendidikan SMP ke bawah yang mencapai 65,12 perse, sementara pekerja yang berpendidikan SMA/SMK ke atas tercatat 34,88%. Hal ini memberikan gambaran bahwa pekerja di Karangsem kebanyakan termasuk pekerja dengan kualitas pendidikan dasar. Kondisi ini diduga akan berdampak kepada penghasilan atau upah yang mereka terima juga kecil.

“Namun demikian tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Karangasem per Agustus 2023 tercatat 2,61persen. TPT Agustus 2023 ini mengalami penurunan sebesar 0,48 persen poin jika dibandingkan dengan Agustus 2022 yang mencapai 3,09 persen. TPT Karangasem Agustus 2023 merupakan TPT terendah keempat se-Bali setelah Bangli 0,75 persen, Klungkung 1,29 persen, dan Jembrana 2,52 persen,” imbuh Pria asal Singaraja tersebut.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News