Jalan
Lalin di Depan Kantor Camat Selat Disebut Mirip Luar Negeri. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, KARANGASEM – Pemandangan lalulintas di jalan raya depan Kantor Camat Selat, Karangasem disebut mirip lalulintas di luar negeri, dimana laju kendaraan yang seharusnya di sebelah kiri berubah menjadi jalur kanan.

Kondisi ini terjadi bukan karena ada regulasi baru terkait lalulintas di jalur itu, melainkan karena sejumlah kendaraan dengan muatan berat seperti truk material beralih haluan untuk menghindari jalan rusak di sepanjang jalur tersebut.

Kerusakan jalan berstatus jalan provinsi tersebut sudah terjadi sejak bertahun-tahun silam. Saat ini kondisinya cukup memprihatinkan, selain lubang menganga dimana-mana juga badan jalan bergelombang sangat parah. Terlebih saat musim hujan, lubang tertutupi genangan air hingga cukup berbahaya untuk dilalui terutama oleh pengendara sepeda motor.

Sejumlah tokoh masyarakat hingha anggota dewan pun sudah berulang kali menyuarakan kondisi jalan tersebut agar bisa segera mendapat sentuhan perbaikan, namun sayangnya sampai saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki.

Baca Juga :  Belasan Warga Sibetan Diduga Terkena Meningitis Usai Konsumsi Olahan Daging Babi Mentah

“Parah, jalan dibiarkan rusak bertahun-tahun, tolong agar segera bisa diperbaiki,” celetuk salah seorang pengemudi saat media ini turun melihat kondisi jalan tersebut, Jumat (19/4/2024).

Sementara itu, Kadis PUPR Karangasem, Wedasmara yang sebelumnya sempat mengungkapkan bahwa sesuai hasil kordinasinya dengan PU Provinsi Bali menyebutkan pada tahun 2024 ini, jalir tersebut belum mendapatkan anggaran untuk perbaikan dari provinsi.

Hanya saja, yang terbaru pihak PUPR Karangasem mendapat informasi bahwa PUPR Provinsi Bali akan melakukan pergeseran anggaran tahun 2024 ini agar bisa melakukan kegiatan pada ruas jalan Amlapura – Rendang tersebut.

“Kabid BM Provinsi Bali bilang karena keterbatasan anggaran tahun ini memang belum dianggarkan untuk di sana, namun katanya akan melakukan pergeseran anggaran mereka di tahun 2024 ini untuk bisa melakukan kegiatan di ruas jalan Amlapura rendang tersebut,” terang Wedasmara.(st/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News