Pasar Murah
Jelang Hari Raya Nyepi dan Ramadhan, Pemkot Denpasar Gelar Pasar Murah di Panjer. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Jelang momentum Hari Raya Nyepi 1945 Caka serta bulan suci Ramadhan 1444 H, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Mu’miniin BKDI Bali, menggelar Pasar Murah pada Rabu (15/3/2023). Pasar Murah ini merupakan salah satu langkah yang ditempuh Pemkot Denpasar untuk terus menekan laju inflasi.

Pada kesempatan itu, hadir meninjau langsung pelaksanaan kegiatan yang diadakan di halaman Mushola Baitul Mu’miniin BKDI, Panjer itu, Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara serta Kepala Disperindag Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari. Tampak hadir pula, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Trisno Nugroho.

Baca Juga :  Peluncuran Program TPAKD Kota Denpasar: Kredit/Pembiayaan Sektor Prioritas Pertanian, Simpanan Pelajar, dan UMKM Bali Nadi Jayanti

Wali Kota Jaya Negara mengemukakan, pelaksanaan Pasar Murah ini rutin dilakukan pihaknya dengan menyasar lokasi desa-desa di Kota Denpasar.

“Dalam pelaksanaannya, kami menggelar Pasar Murah di desa-desa dengan melibatkan sinergitas antar OPD. Terutama saat seperti menjelang momentum Hari Raya Nyepi dan juga bulan suci Ramadhan seperti ini, dimana masyarakat sangat membutuhkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” ungkapnya.

Jaya Negara berharap, melalui gelaran Pasar Murah yang turut menggandeng Perumda Pasar Sewakadarma dan juga Bulog serta sejumlah distributor ini sebagai upaya pengendalian inflasi bisa diwujudkan.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Trisno Nugroho mengungkapkan, apresiasinya atas pelaksanaan Pasar Murah ini, sebagai langkah nyata Pemkot Denpasar mengendalikan laju inflasi.

Baca Juga :  Serangkaian Pelaksanaan Posyandu Paripurna, Ketua TP PKK Kota Denpasar Ajak 240 Orang Lansia Tirta Yatra

“Pasar Murah seperti ini menghadirkan harga yang lebih murah dibanding pasaran karena kita langsung membelinya dari pemasok atau distributor. Untuk itu, pelaksanaan Pasar Murah ini kita harapkan bisa digelar sesering mungkin,” katanya.

Trisno Nugroho mengatakan, pihak BI sangat mendukung segala usaha yang dilakukan untuk menekan laju inflasi di tengah masyarakat, salah satunya melalui program penanaman cabai yang menggandeng banyak pihak, termasuk Pemkot Denpasar.

“Selain penanaman cabai, sebagai bentuk dukungan, hari ini kami juga memberikan 1.000 kupon potongan harga senilai Rp5 ribu, bagi warga yang berbelanja di Pasar Murah ini dengan menggunakan QRIS. Kami berharap, antusiasme warga dapat meningkat berbelanja di sini,” imbuhnya.

Baca Juga :  Masyarakat Banjar Tengah Peguyangan Antusias Ikuti Bank Sampah

Beberapa komoditas pangan pokok dijajakan di Pasar Murah ini dengan ragam variasi harga. Antara lain, bawang merah dengan harga Rp27 ribu, bawang putih harga Rp28 ribu, cabai rawit harga Rp67 ribu, dan juga cabai merah besar Rp28 ribu. Dan juga kebutuhan sembilan pokok seperti beras, minyak goreng, telur dan juga kebutuhan lainnya.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News