Rabies
Respon Laporan Gigitan Anjing, Dinas Pertanian dan Pangan Terjunkan Tim Vaksinasi ke Desa Kutuh. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Guna merespon laporan kasus gigitan anjing di Desa Kutuh Kecamatan Kuta Selatan, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung langsung menerjunkan Tim Vaksinasi untuk melakukan pencegahan dan pengendalian terhadap munculnya virus rabies di wilayah ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, I Wayan Wijana, S.Sos., M.Si., usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Banjar Panti Giri Desa Kutuh bersama Kabid Keswan I Gde Asrama, Kamis (3/2/2022).

Kepala Puskeswan Mengwi, IB Widnyana dan Prajuru banjar setempat mengungkapkan bahwa tindakan melakukan vaksinasi massal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus rabies karena wilayah Kecamatan Kuta Selatan termasuk daerah yang rentan terhadap virus rabies karena sebagai daerah tujuan wisata penduduknya sangat heterogen dengan mobilitas barang, orang dan hewan antar daerah yang sangat tinggi, oleh karena itu pihaknya tidak mau main-main dalam melakukan pencegahan untuk mengantisipasi merebaknya kembali kasus rabies.

Menurut Wijana, selama ini pihaknya fokus melakukan upaya antisipasi rabies di wilayah zona merah dengan melakukan vaksinasi massal secara intensif. Meskipun ada kendala di lapangan terkait pembatasan kegiatan karena pandemi Covid-19 dan keterbatasan anggaran, namun pihaknya tetap melakukan tindakan dengan penerapan prokes yang ketat. Hasilnya sudah lebih dari 6 bulan tidak ada laporan kasus gigitan positif rabies.

Baca Juga :  Virus Corona Terus Bermutasi Jadi Tantangan Pengembangan Vaksin

Sedangkan di Desa Kutuh sendiri kasus gigitan positif terakhir kali terjadi tahun sekitar tahun 2018. Masyarakat sangat antusias membawa anjingnya ke Balai Banjar untuk mendapat pelayanan vaksinasi tercatat sekitar 171 ekor anjing dan kucing peliharaan warga yang berhasil di vaksin kali ini.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini