Kebakaran
Personel Polsek Seltim dan Karyawan Umadhatu Ikuti Sosialisasi dan Simulasi Penanganan Kebakaran. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Personel jajaran Polsek Seltim dan karyawan Umadhatu mengikuti sosialisasi dan simulasi penanganan bencana kebakaran, di Vila Umadhatu, Banjar Megati Kelod, Desa Megati, Kecamatan Seltim, Kabupaten Tabanan. Kegiatan tersebut dibuka Kasatpol PP Tabanan, I Gede Sukanada, Kamis (13/1/2022).

Acara sosialisasi tersebut dihadiri Kapolsek Seltim, AKP Ni Luh Komang Sri Subakti, S.H., M.H., Camat Seltim I Putu Hendra Manik Astawa, Kasatpol PP Tabanan, I Gede Sukanada, Kabid Damkar, I Wayan Suaba, S.Sos., Manajer Umadhatu, Dewa Ayu Made Setiawati, perwakilan dari Dinas Perizinan Kabupaten Tabanan, Bu Endah, Bendesa Adat Megati Kelod, I Gusti Ngurah Aryawan, dan Perbekel Desa Megati diwakili Kaurpem.

Manajer Umadhatu mengatakan bahwa simulasi penanganan bencana merupakan inisiatif dari Kapolsek Seltim, yang bertujuan untuk keamanan lingkungan di sekitar vila. Juga selalu bersinergi dengan desa dinas maupun desa adat.

Sementara Kapolsek Seltim menyebutkan, di Kecamatan Seltim sudah membentuk asosiasi vila untuk pola-pola keamanan dan kelayakan.

Baca Juga :  PUPAR Unud Rekomendasikan Ratu Bhasma untuk Percepatan Desa Wisata Babahan

“Hal ini dilakukan bilamana pariwisata sudah mulai bangkit, dan kita sudah siap bergerak,” ungkapnya.

AKP Sri Subakti pun mengatakan bahwa di Umadhatu sering membuat even-even. Maka perlu melakukan koordinasi, karena perekonomian bisa bangkit di sini. Apa yang jadi standardisasi kelayakan bisa dikoordinasikan, seperti life jacket atau yang lainnya, sehingga jika setiap ada bencana kebakaran sudah ada langkah-langkah yang diambil dalam menyikapi situasi yang ada.

“Untuk itu, kenapa saya berkeinginan besar menyelenggarakan simulasi penanganan bencana kebakaran, ya karena saya ingin dengan pihak terkait tetap ada kerja sama melakukan pengawasan dan pemantauan,” ujarnya.

Camat Seltim, menyebut apa yang telah disampaikan Kapolsek Seltim tidak cukup hanya di Umadhatu, namun akan ditindaklanjuti di tempat lain.

“Kinerja di lapangan dalam mengambil tindakan perlu mengetahui tindakan apa yang harus diambil dalam persiapan ke depan. Diharapkan kepada karyawan vila pun siap di masing-masing tempat dalam menghadapi bencana, dan saling berkolaborasi,” harap Hendra Manik.

Baca Juga :  Tingkatkan Literasi Masyarakat, Pusat Kajian Lontar Unud Gelar Pengabdian Pembacaan Lontar

Sementara perwakilan dari Kadis Perizinan Tabanan, menyampaikan tentang standar kelayakan keamanan dalam penanganan bencana kebakaran, dalam upaya mengantisipasi kejadian bencana, sehingga dapat menjaga kenyamanan tamu dan bangunan, serta penekanan dan aturan perizinan bangunan.

Kasatpol PP Tabanan, I Gede Sukanada, mengatakan bahwa dalam simulasi penanganan bencana kebakaran, Kapolsek Seltim telah melakukan koordinasi yang baik, yang merupakan ide brilian dalam melaksanakan simulasi bencana kebakaran.

“Melihat situasi yang berkembang, Bali jadi taruhan. Kalau kita buka secara utuh, tidak semua orang patuh dengan aturan. Kalau tidak dibuka, banyak masyarakat tidak tahu terkait pencegahan bencana,” ujarnya.

Dia pun mengajak semua pihak untuk kolaborasi dalam menumbuhkebangkan komunikasi yang efektif. Misal, bila ada kebakaran, posisi di bawah secepat mungkin bisa disampaikan.

Baca Juga :  Bupati Suwirta Tinjau Bangunan Rusak Pasca Cuaca Buruk Kemarin di Kabupaten Klungkung

“Komitmen kami ada UPT di beberapa wilayah,” ujarnya, seraya menyebut terkait dengan vila harus mempunyai SOP penanganan bencana, dan kemampuan kerja sama dalam menangani bencana kebakaran, sehingga damkar siap membantu.

Acara dilanjutkan dengan berkeliling di objek vital di Vila Umadhatu. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Damkar Tabanan, tentang rawan bencana dan bencana yang mungkin akan terjadi, juga langkah dan tindakan yang dilakukan pertama kali oleh seluruh peserta, khususnya karyawan Umadhatu dalam menangani bencana kebakaran.

Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi penanganan bencana kebakaran, menggunakan alat pemadam api ringan di sebuah area Vila Umadhatu. Dalam simulasi tersebut, diperagakan bagaimana cara memadamkan api gas elpiji yang menyala, dan menggunakan alat pemadam api ringan secara benar, serta pemadaman api yang sedang menyala menggunakan apar, karung basah. (ita/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here