dagang daging
Suasana pedagang daging di Pasar Mambal. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Menjelang perayaan Hari Raya Galungan, yang jatuh pada 14 April 2021 mendatang, nampaknya telah memberikan pengaruh terhadap trend pada kenaikan harga bahan makanan yang terjadi di sejumlah wilayah di Bali.

Beberapa komoditi bahan makanan seperti, daging babi, daging ayam ras, cabai merah, dan bawang merah terpantau mengalami kenaikan harga. Walaupun kenaikan harga yang terjadi tidak begitu signifikan, dari beberapa komoditi bahan makanan tersebut, untuk daging babi terpantau paling dominan mengalami lonjakan harga yang cukup tinggi dari harga sebelumnya.

Baca Juga :  Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pasar Umum Gianyar

Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Mambal Abiansemal, Badung, Senin (12/4/2021) pagi, untuk harga kebutuhan pokok menjelang Galungan seperti janur, berada pada kisaran Rp20 ribu-Rp25 ribu per ikat, untuk harga Cabai Merah berada dikisaran Rp65 ribu perkilogram. Harga yang paling dominan terlihat mengalami kenaikan adalah daging babi, yang saat ini berada di kisaran Rp90 ribu hingga Rp100 ribu perkilogram, serta daging ayam ras yang mencapai harga Rp45 ribu per ekor.

Kenaikan harga yang terjadi pada daging babi dan daging ayam ras dikarenakan, adanya peningkatan permintaan dari bahan-bahan makanan tersebut, jelang perayaan Galungan pada 14 April mendatang.

Baca Juga :  Edukasi dan Cegah Penyebaran Covid-19, Gugus Tugas dan Relawan Provinsi Bali Sasar Terminal dan Pasar

Terkait tingginya angka permintaan dari bahan-bahan makanan tersebut. Pemkab Badung, melalui Dinas Pertanian dan Pangan, memastikan persediaan daging babi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan dalam kondisi yang aman.

“Kalau kami lihat dari tingkat populasi dari babinya itu sendiri, memang mengalami penurunan. Namun, beberapa peternak di Badung sudah melakukan restocking dari beberapa bulan yang lalu. Walaupun untuk babi yang siap potong jumlahnya ini tidak banyak, yang menyebabkan harganya kini masih tinggi, tetapi kami memastikan stocknya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Galungan dan Kuningan,” ungkap Kadis Pertanian dan Pangan Badung, Wayan Wijana, Minggu (11/4/2021) Dikutip dari Radar Bali.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini