Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara memberikan perhatian serius terhadap personel jajarannya yang telah secara sukarela menjadi pendonor plasma konvalesen.

Wujud perhatian pucuk Pimpinan Kodam IX/Udayana tersebut diwujudkan dalam sebuah acara penyerahan penghargaan terhadap 28 personel militer maupun PNS yang menjadi pendonor plasma konvalesen, bertempat di Aula Udayana Makodam IX/Udayana, Rabu (12/8/2020).

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara mengapresiasi niat dan ketulusan hati para pendonor plasma konvalesen dalam rangka membantu mempercepat penanganan Covid-19 di Bali.

“Penghargaan ini tidak sebanding dengan ketulusan dan niat baik para pendonor dan berharap kegiatan donor plasma konvalesen dapat menginspirasi segenap stake holder yang ada di Bali untuk tergerak hatinya melakukan hal serupa,” jelas Pangdam.

Donor telah dilakukan pada Selasa (11/8/2020) di aula Korem 163/Wira Satya bekerjasama dengan PMI Bali.

“Mereka saya anggap sebagai Veteran perang melawan Covid-19 karena mereka sudah berhasil sembuh. Harapan saya kepada seluruh masyarakat di Bali, mari kita sama-sama mendukung pemerintah khususnya Gubernur Bali untuk bisa melakukan berbagai upaya bagaimana meningkatkan kesembuhan, bagaimana menekan terjadinya kasus meninggal akibat Covid-19. Salah satu cara adalah dengan memberikan donor plasma konvalesen. Oleh karena itu bagi masyarakat yang sudah pernah terpapar Covid-19 dan saat ini sudah sembuh, saya imbau untuk mau dan berkenan secara suka rela memberikan donor darahnya atau plasmanya,” harap Pangdam.

Baca Juga :  GTPP Ingatkan Kewaspadaan Masyarakat Saat Perayaan Hari Suci Galungan, Wajib Terapkan Protokol Kesehatan

Di jajaran Kodam IX/Udayana khususnya wilayah Bali, Pangdam menjelaskan terdapat 51 orang terpapar Covid-19 dan 46 orang diantaranya sudah sembuh. Setelah diperiksa dan yang memenuhi syarat untuk memberikan donor darahnya sebanyak 28 orang.

“Atas nama pribadi, atas nama Pangdam IX/Udayana dan atas nama Kasad menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setingi-tingginya kepada Prajurit dan PNS yang dengan sukarela mendonorkan darahnya,” tambah Pangdam.

Dikatakan, upaya untuk mencegah Covid-19 kembali kepada kesadaran masyarakat untuk bisa beradaptasi dengan tatanan kehidupan baru. Hal ini sesuai dengan Instruksi Presiden bahwa perekonomian harus terus melaju sementara Covid-19 harus terus ditekan. Selain itu, sesuai Inpres juga menekankan kepada TNI-Polri untuk dapat mengubah perilaku masyarakat, serta menekan kasus-kasus baru positif Covid-19. Kedua tugas ini disebut pendisiplinan masyarakat dalam tatanan kehidupan baru.

Kadiskes Provinsi Bali, dr. I Ketut Suarjaya, MPPM mewakili Sekda Provinsi Bali menyampaikan tentang data Covid-19 di Bali yang masih terus perlu penanganan, salah satunya melalui terapi plasma konvalesen yang sangat memungkinkan untuk dikembangkan. Selain itu disinggung tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Bali sangat signifikan.

Baca Juga :  Saling Semangati, Manja Luncurkan "Rise"

Pemerintah Provinsi Bali mengapresiasi semua pihak dalam mendukung pelaksanaan donor plasma konvalesen, mulai dari PMI Bali, RS PTN Unud, RSUP Sanglah, dan Kodam IX/Udayana yang sudah melibatkan 28 personelnya sebagai pendonor.

Sementara dalam rangkaian kegiatan tersebut Pangdam IX/Udayana menyerahkan piagam penghargaan kepada Kadiskes Provinsi Bali selaku keynote speaker saat kegiatan Webiner yang diselenggarakan Kodam IX/Udayana pada Senin (10/8/2020). Penghargaan berupa piagam dan tali asih juga diserahkan secara simbolis kepada tiga perwakilan pendonor antara lain Peltu I Wayan Suamba, Praka Komang Roy Marganda dan PNS Luh Putu Prastika Utami.

Para penerima penghargaan mengucapkan terima kasih kepada Pangdam IX/Udayana seraya berharap kontribusi donor plasma yang dilakukan dapat bermanfaat bagi para pasien positif Covid-19 yang saat ini masih dalam perawatan. “Semoga kontribusi kami bermanfaat dan kita berdoa semoga pandemi Covid-19 cepat berlalu,” ujar mereka. (dar/bpn)