Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARDimasa new normal, dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan, SMK PGRI 3 Denpasar membuka kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sekolah setempat pagi tadi, Senin (13/7/2020).

Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 13 hingga 15 Juli mendatang. Pembukaan masa pengenalan lingkungan sekolah ini juga berlangsung secara virtual atau online diikuti siswa baru dari rumah, dimana memberikan suasana dan kesan yang berbeda dari tahun sebelumnya.

Secara resmi masa pengenalan lingkungan sekolah telah dibuka, dalam masa new normal kegiatan ini tetap mengacu pada protokol kesehatan. Acara ini resmi dibuka secara simbolis dilakukan penyematan kepada dua perwakilan siswa baru dan dikuti satu perwakilan siswa dari masing masing kelas dimana sebelumnya diawali pengarahan oleh Sekda Provinsi Bali.

MPLS kali ini tentu terasa berbeda dari sebelumnya di tengah suasana Covid-19 karena dilakukan secara virtual. Demikian disampaikan, Kepala SMK PGRI 3 Denpasar, Drs. I Nengah Madianyana, MM., ketika ditemui di sekolah setempat, Seni (13/7/2020).

Baca Juga :  Walikota Dorong SMP Laksanakan UN Berintegritas

Lebih lanjut Drs. I Nengah Madiadnyana, MM., menyampaikan tema dari masa pengenalan lingkungan sekolah kali ini mengangkat tema “Pendidikan Berkualitas dan Berkarakter Menuju Lulusan yang Berkompeten dan Berkemajuan Global”.

Tema ini diangkat dengan harapan lulusan SMK PGRI 3 Denpasar nantinya dapat memiliki kemampuan dan keahlian yang mampu bersaing di kancah nasional dan internasional. Untuk kali ini masa pengenalan lingkungan sekolah keseluruhan di ikuti 555 siswa baru. Meskipun demikian dit engah suasana Covid-19 ini, patut bersyukur karena masyarakat masih mempercayakan putra putri mereka di SMK PGRI 3 Denpasar.

Baca Juga :  Tambah Wawasan, MAN 1 Kediri Kunjungi FMIPA Unud 

“MPLS kali bertemakan, “Pendidikan Berkualitas dan Berkarakter Menuju Lulusan yang Berkompeten dan Berkemajuan Global”, kegiatan tersebut diikuti 555 siswa baru, kalau dari target sesuai jumlah siswa dilepas 654 orang, jadi masih kurang sekitar 100 siswa untuk memenuhi daya tampung sekolah, meskipun demikian dengan kondisi seperti sekarang ini, kita tetap bersyukur sebagai sekolah unggulan SMK PGRI 3 Denpasar tetap mempertahankan kedisiplinan menuju pendidikan berkarakter dan bermoral demi menghasilkan lulusan terbaik di bidangnya,” ucap Madiadnyana yang juga Ketua YPLP Kota PGRI Denpasar.

Untuk materi pada masa pengenalan kehidupan sekolah di masa new normal sangat sederhana. Berbeda dari tahun sebelumnya, SMK PGRI 3 Denpasar memberikan materi baik pengenalan lingkungan sekolah, guru, pegawai secara umum dilakukan secara virtual kepada siswa, tetapi ada diberikan secara langsung kepada beberapa siswa, namun tidak mengurangi makna dan tujuan dari sebuah pengenalan kehidupan sekolah.

Baca Juga :  Perkuat Penanganan Covid-19, Sekda Dewa Indra Sambut Baik Sinergitas Akademisi, TNI-POLRI dan Birokrasi

“Semua materi diberikan pada MPLS kali ini dilakukan secara virtual kepada siswa di rumah, hal ini karena situasi Covid-19. Sesuai dengan petunjuk dan arahan dari pemerintah khususnya Dinas Pendidikan Provinsi Bali untuk tetap mengacu pada protokol kesehatan, meskipun berlangsung dalam suasana yang berbeda MPLS dapat berjalan lancar sesuai harapan kita bersama agar siswa siap ketika berada pada lingkungan baru mereka,” tutup Madianyana.(ads/bpn)