Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA – Pihak Lion Air Group membantah beredarnya informasi yang mengatakan Lion Air Group (Lion Air, Wings Air dan Batik Air) berhenti beroperasi. Justru mulai Juli 2020 ini pihaknya akan menaikkan kapasitas penerbangan hingga bulan-bulan berikutnya.

“Jadi tidak benar informasi itu, kami sedang telusuri sumbernya. Malah kami akan menambah kapasitas terbang,” kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro.

Dikatakannya, Lion Air Group akan terus mengoperasikan pesawat-pesawatnya untuk melayani rute-rute penerbangan domestik dimana saat ini permintaannya terus meningkat.

Layanan penerbangan berjadwal dari dan menuju kota-kota besar hingga setingkat kecamatan atau kabupaten, antara lain mencakup Jakarta (Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma), Banda Aceh, Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Palembang, Jambi, Bengkulu, Lampung, Bangka Belitung, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Lombok, Bali, Kupang, Pontianak, Palangkaraya, Balikpapan, Banjarmasin, Tarakan, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Manokwari, Timika, Jayapura, Merauke, Berau,  Sampit, Lubuk Linggau, Labuan Bajo, Luwuk, Tambolaka, Waingapu, Bima, Sumbawa, Ende, Gunung Sitoli dan wilayah atau daerah lainnya.

Baca Juga :  Tim Yustisi Denpasar Kembali Jaring 19 Orang Langgar Protokol Kesehatan  

Lion Air Group juga terus melayani dan mengembangkan rute-rute lainnya seiring permintaan layanan transportasi udara.

“Kami optimis, bahwa tren perjalanan udara akan terus membaik dan meningkat sejalan kemudahan persyaratan bepergian menggunakan pesawat udara bagi penumpang,” imbuhnya.

Pelaksanaan penerbangan Lion Air Group tetap menjalankan protokol kesehatan, dengan harapan agar setiap operasional memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan (safety first) dan dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

“Kami pun secara konsisten menjalankan proses sterilisasi, kebersihan serta perawatan pesawat sesuai dengan program perawatan secara berjadwal dan tidak berjadwal. Hal ini untuk memastikan bahwa pesawat dalam kondisi aman dan laik terbang serta untuk merencanakan dengan tepat persiapan penerbangan,” pungkasnya. (dar/bpn)