Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARMeringankan beban masyarakat, Banjar Petangan Gede Desa Ubung Kaja memberikan fasilitas tempat belajar yang berisi fasilitas wifi gratis. Anak-anak dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk belajar di banjar yang sudah disesuaikan dengan protokol kesehatan, seperti jaga jarak dan tempat cuci tangan serta hand sanitizer.

Ini sebagai bentuk upaya meringankan beban orang tua terutama saat ini anak-anak belajar secara online memerlukan kuota sehingga dengan fasilitas ini anak-anak dapat belajar dengan online dengan adanya wifi gratis tanpa perlu membeli kuota internet lagi.

Ditemui di Banjar Petangan Gede Desa Ubung Kaja sore tadi, Sabtu (18/7/2020) saat mengadakan percobaan dan sosialisasi, Tokoh Masyarakat Desa Ubung Kaja, I Nyoman Gede Sumara Putra, ST, yang akrab disapa Mangde mengungkapkan ini merupakan kegiatan positif saling gotong royong meringankan beban masyarakat dan sangat kami apresiasi, mendukung program pemerintah dengan belajar di rumah dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. Sehingga kendala yang dihadapi masyarakat dengan pembelian kuota itu sendiri dapat diatasi dengan adanya fasilitas belajar bersama dengan wifi gratis.

“Dengan adanya kegiatan ini masyarakat terbantukan dan secara moril kami terus mendukung selama kegiatan tersebut positif dan membantu sesuai dengan asas gotong royong,“ ungkap mangde.

Baca Juga :  Taman Penasar Duta Denpasar Tampil Memukau di PKB XLI

Anggota Komisi II DPRD Kota Denpasar ini menuturkan, kami di dewan akan terus membantu bagaimana nantinya kebijakan yang memungkinkan bisa dibantu agar nantinya bisa meringankan beban orang tua di bidang pendidikan selama masa pandemi ini.

“Ini sebagai inisiator dan nantinya ini dapat dilakukan seluruh Denpasar bisa mencontoh kegiatan ini sehingga anak-anak dapat belajar dengan fasilitas wifi gratis,“ harap Mangde yang fokus terus bergerak bergotong royong membantu masyarakat.

Semetara itu, Kelian Banjar Petangan Gede, I Ketut Sumandi didampingi Kepala Kewilayahan Wayan Widiarta, ST serta perwakilan Penglingsir Puri Jero Petangan, dr. AA. Ngurah Trinanditya mengungkapkan, hari ini merupakan masa percobaan sehingga hari Senin nanti saat anak mulai aktif belajar akan bisa digunakan. Wifi gratis diberikan agar anak-anak dalam melaksanakan proses belajar mengajar tidak terhambat. Balai banjar ini nantinya dapat digunakan untuk proses belajar sebagai pengganti belajar di rumah, dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan yang ketat.

“Tujuan utamanya adalah untuk meringankan beban masyarakat, jadi orang tua tidak perlu pusing lagi membeli kuota untuk anaknya belajar sehingga anak dapat tetap mengikuti proses pelajaran di sekolah,“ pungkas I Ketut Sumandi.

Sebanyak 15 anak mengikuti masa percobaan belajar online di Banjar Petangan Gede dan mereka merasa senang dapat belajar walaupun dipisahkan oleh jarak sesuai dengan protokol kesehatan namun dengan fasilitas wifi gratis ini dapat belajar sepuasnya secara online tanpa dibebani oleh kuota internet lagi.(ads/bpn)