BALIPORTALNEWS.COM – PT. Indo Jaya Motor dikabarkan siap meluncurkan produk motor listriknya melalui Electronic Vehicle Indonesia atau disingkat ELVINDO. Namun penamaan salah satu spesifikasi motor listrik tersebut banyak menuai protes oleh kalangan masyarakat khususnya umat Hindu setelah menggunakan nama kitab suci agama Hindu, yakni Veda.

Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) salah satu diantaranya yang melayangkan protes keberatan atas penggunaan nama kitab suci sebagai nama produk kendaraan bermotor tersebut.

 “Kami sudah layangkan surat protes kepada PT. Indo Jaya Motor. Kami sampaikan keberatan dengan penamaan tersebut,” ujar I Kadek Andre Ketua Presidium Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) .

Nama-nama produk Elvindo tersebut memang sarat dengan unsur keagamaan Hindu. Selain Veda, sejumlah tokoh dalam peradaban Hindu juga turut dijadikan nama spesifikasi produk diantaranya Bisma, Arjuna, dan Rama.

“Saya meyakini orang-orang di PT Indo Jaya Motor adalah orang-orang terdidik, sehingga pasti paham betul bagaimana menjaga etika dan menghargai kepercayaan dalam beragama,” Sambung Andre Nuaba.

“Reaksi yang sama, bahkan bisa lebih besar pula akan muncul ketika nama kitab suci agama lainnya dijadikan nama produk komersil” tegas Andre Nuaba melanjutkan.

KMHDI mendesak agar PT Indo Jaya Motor Electric segera menindaklanjuti tututannya agar tidak memunculkan konflik yang berkelanjutan dengan mengganti nama produknya.

“Untuk mencegah konflik horizontal, kami menuntut PT Indo Jaya Motor Electric agar merubah penggunaan nama Veda sebagai nama produk motor listriknya,” tutup Kadek Andre menyampaikan keberatannya.(humas-kmhdi/bpn)