Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Guna mewujudkan generasi muda mandiri yang mampu bersaing di era globalisasi ini, Pemkab Badung melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Naker) Badung menggelar pelatihan mekanik sepeda motor bagi siwa SMK PGRI 2 Badung.

Pelatihan ini telah berlangsung selama tiga bulan dan secara resmi ditutup Kadis Perindustrian dan Naker Badung Drs. IB Oka Dirga, di Kantor Dinas Perindustrian dan Naker, Puspem Badung, Kamis (27/7/2017). Dari pelatihan ini semua peserta yang berjumlah 30 orang dinyatakan lulus dan diberikan sertifikat serta uang saku.

Dalam sambutannya Kadis Perindustrian dan Naker Badung IB Oka Dirga menyampaikan, bahwa masalah ketenagakerjaan adalah masalah yang sangat krusial dan potensial sehingga perlu mendapat perhatian serius semua pihak, baik pemerintah, swasta/perusahaan maupun perseorangan.

Jumlah angkatan kerja dan pencari kerja cukup tinggi, menuntut adanya suatu tindakan dari pelaku serta pemangku kebijakan agar mampu mencetak calon-calon tenaga kerja handal dan kompeten sehingga mampu bersaing merebut kesempatan kerja.

Baca Juga :  Rai Mantra Hadiri Upacara Padudusan Alit Banjar Den Yeh Peguyangan

Dijelaskan keberadaan Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) sangat potensial mencetak calon-calon tenaga kerja yang kompeten. Saat ini Badung memiliki binaan 28 LPKS sebagai modal potensial dalam usaha menuntaskan angka pengangguran dan kemiskinan sebagaimana telah dicanangkan dalam Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB).

“Kami pemerintah telah bersinergi dengan LPK dalam menyediakan tenaga kerja mekanik yang handal. Pemerintah sebagai penyandang dana dan LPK sebagai lembaga investasi SDM yang sangat membantu pemerintah daerah dalam pencapaian PPNSB,” jelasnya.

Pelatihan mekanik sepeda motor yang diikuti 30 peserta ini hasilnya cukup baik, karena 6 orang diantaranya sudah bekerja, 23 orang pada posisi daftar tunggu setelah interview di perusahaan otomotif Astra dan satu orang melanjutkan kuliah.

Sementara Kabid Penempatan, Pelatihan dan Perlindungan Tenaga Kerja I Dewa Nyoman Suarteja, SE, M.Si selaku Ketua Panitia melaporkan, maksud dari pelatihan ini guna memberikan pengetahuan, bimbingan dan ketrampilan di bidang otomotif  khususnya mekanik sepeda motor.

Selain itu mendekatkan out put pelatihan dengan kesempatan kerja di dunia industri otomotif. Sedangkan tujuannya, meningkatkan keahlian, ketrampilan, profesionalisme dan kompetensi peserta dibidang mekanik sepeda motor serta umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pelatihan dilaksanakan semala 90 hari dari tanggal 19 April hingga 18 Juli 2017 dengan jumlah peserta 30 orang. Hingga berakhirnya pelatihan, para peserta dinyatakan lulus 100 % berdasarkan hasil evaluasi yang dilaksanakan Tim Pelatih serta telah terpilih tiga peserta terbaik.

Baca Juga :  Kesbangpol Monitor Keberadaan Ormas

Selama pelatihan, pemberian teori sebanyak 30% dan praktek kerja 70%. Pelatih berasal dari instruktur di Kabupaten Badung yang telah mempunyai kompetensi dibidang mekanik sepeda motor. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :