Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Untuk melatih peserta Kejar Paket C menghadapi UNPK, Disdikpora Kota Denpasar untuk pertama kalinya menggelar try out (ujian pemantapan) Paket C.

Menurut Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kota Denpasar, Made Merta,  ujian pemantapan ini sekaligus sebagai pedoman sekaligus refleksi para guru, sejauh mana bahan atau materi sudah diajarkan pada anak didiknya.

‘’Hasil ujian pemantapan sebagai evaluasi. Jika ada yang kurang, maka akan dilakukan pengayaan lagi sehingga peserta Paket C betul-betul siap menghadapi UNPK,’’ ujarnya, Senin (20/3/2017).

Sementara itu, jika  (UN) SMA-SMK pada 2017 hanya mengujikan empat mata pelajaran (mapel), dengan tiga mapel wajib dan satu mapel peminatan sesuai dengan pilihan siswa. Namun hal itu tak berlaku untuk Kelompok Belajar (Kejar) Paket C, yang harus mengikuti tujuh mapel.

Baca Juga :  FEB UGM Gelar Merdeka Belajar Bagi Tendik UGM

‘’Untuk Kejar Paket C, tak ada mata pelajaran peminatan, sehingga siswa harus menjalani ujian tujuh mata pelajaran. Tiga mata pelajaran wajib, tiga mata pelajaran pilihan di SMA sesuai dengan jurusan IPA atau IPS, plus mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan,’’ jelas Made Merta.

Tujuh mata pelajaran yang diujikan dalam UNPK tersebut meliputi, bahasa Indonesia, geografi, matematika, sosiologi, bahasa Inggris, ekonomi dan pendidikan kewarganegaraan untuk jurusan IPS. Sementara pada jurusan IPA diujikan bahasa Indonesia, kimia, matematika, biologi, bahasa Inggris, fisika dan pendidikan kewarganegaraan.

Baca Juga :  Pelantikan Pengurus KONI Kota Denpasar Periode 2017-2021

‘’Di Kejar Paket C tidak ada ujian sekolah berstandar nasional (USBN), ujian adanya hanya UN, jadi harus mengikuti UN komplet. Kalau di SMA kan ada USBN, jadi UN cukup mapel peminatannya saja,” jelas Made Merta.

Dia menambahkan, jadwal pelaksanaan UN Kejar Paket C sebagaimana tertuang dalam POS UN Nomor 0043/P/BSNP/I/2017 yang diterbitkan BSNP digelar pada 15 dan 16 April 2017 serta pada 22 dan 23 April 2017.

‘’Lulusan Kejar Paket punya hak egibilitas yang sama dan setara dengan pemegang ijazah sekolah formal SD, SMP dan SMA untuk mendaftarkan diri pada satuan pendidikan yang lebih tinggi. Selain itu, mereka juga punya peluang yang sama untuk bersaing memperebutkan lowongan pekerjaan baik pada instansi pemerintah (PNS) maupun swasta,’’ jelas Made Merta. (pra/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :